Gelapkan Uang Puluhan Juta, Karyawan Koperasi di Tempuling dipolisikan

Tembilahan, detikriau.org – DT (18) karyawan salah satu Koperasi di Jalan Provinsi Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir dilaporkan pimpinan Koperasi, Aris (29) atas dugaan penggelapan uang milik perusahaan.

Laporan penggelapan ini diterima oleh Polsek Tempuling pada Kamis 22/12/2016 sekira pukul 11.00 Wib.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, dugaan penggelapan ini diketahui pada Rabu tanggal 16 Desember 2016 sekira pukul 20.00 WIB.

Ketika itu pelapor mengumpulkan karyawannya untuk menghitung tagihan dari para nasabah. Saat Aris bertanya kepada DT tentang tagihan, DT menjawab bahwa tagihannya masih banyak yang belum dibayar oleh nasabah.

Karena merasa curiga dan tidak puas dengan jawaban DT, Aris berusaha menyelidiki sendiri kegiatan tagihan yang dilakukan DT

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2016 sekira jam 19.30 WIB pada saat pelapor melakukan kegiatan rutin menghitung tagihan yang dijalankan karyawan, pelapor kembali menanyakan kepada terlapor bagaimana tagihan dan tunggakan yang dijalankannya kemudian dijawab pelapor bahwa uang lebih kurang Rp. 30 juta tersebut hanya sebagian saja yang dijalankannya

Setelah dihitung, barulah diketahui bahwa terlapor sudah menghabiskan uang Koperasi  yang dijalankannya sebesar lebih kurang Rp. 20,4 juta

“karena mengetahui uang perusahaan sudah digelapkan karyawannya, Arispun membuatkan laporan kepada pihak kepolisian,” Ujar Kapolsek.

“Pelaku sudah kita amankan di Polsek Tempuling untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya./ Am




Hingga Tanggal 11 Desember “Jokowi” Berada di Tembilahan. Ada Apa?

Jokowi (kiri) pose bersama Kadiskop UMKM Inhil, DR Dianto Mampanini SE MT (dua dari kanan) sambil memperlihatkan contoh kerajinan rumahtangga berbahan tempurung kelapa
Jokowi (kiri) pose bersama Kadiskop UMKM Inhil, DR H Dianto Mampanini SE MT (dua dari kanan) sambil memperlihatkan contoh kerajinan rumahtangga berbahan tempurung kelapa

Tembilahan, detikriau.org – Sejak tanggal 6 Desember hingga 11 desember 2016 Jokowi akan berada di Kabupaten Indragiri Hilir. Jokowi menginap di salah satu Hotel di jalan lingkar Tembilahan.

Namun Jokowi yang satu ini bukanlah Presiden RI Joko Widodo. Ia adalah Jokowiyono.

Jokowiyono pernah menjadi teman satu komunitas koperasi di Solo bersama Joko Widodo sebelum orang yang kini menjadi pemimpin nomor 1 di Indonesia itu menjadi Walikota Solo.

Jokowiyono  hadir di kota Tembilahan sebagai tenaga pelatih pembuatan kerajinan rumah tangga pemanfaatan tempurung kelapa untuk souvenir dan penghias mebel.

“Sebelum kegiatan di Tembilahan, saya juga telah memberikan pelatihan serupa di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bagan Siapiapi.”sampaikan Jokowi kepada detikriau.org, rabu (7/12/2016)

Mengetahui ketersedian bahan baku tempurung kelapa yang begitu melimpah di Kabupaten Inhil menurutnya jikalah bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan serius, ia meyakini akan berdampak yang sangat besar terhadap penghidupan masyarakat.

Di solo menurutnya juga, untuk mendapatkan bahan-baku tempurung kelapa, mereka harus membeli seharga Rp 200 – Rp 300 per butir dan kadang-kadang bahan baku itupun tidak tersedia.

“Disini semua tersedia dengan melimpah. Bahkan katanya cenderung masih dianggap sebagai limbah. Ini potensi luar biasa asalkan kita mampu mengelola dan memanfaatkannya dengan benar,” pendapat Jokowi

Ia juga meyakini jika peserta pelatihan kali ini mampu dan serius menyerap transfer ilmu dengan baik, kedepannya bukan tidak mungkin kerajinan dari tempurung kelapa akan menjadi salah satu daya tarik wisata bagi Kabupaten Inhil.

“Sepertinya daerah Kasongan di Yogyakarta. Hanya dengan mengolah material tanah menjadi berbagai produk kerajinan, kasongan kini menjadi salah satu tujuan wisata.” Dicontohkannya./dro




Permudah UMKM, Diskop UMKM Inhil Gelar Pertemuan Bersama Beberapa Instansi.

DSC_7583TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan dengan sejumlah instansi di Kantor Diskop UMKM jalan KH Dewantara Tembilahan, Rabu (27/4/2016) sore.

Sejumlah instansi tersebut adalah Dewan Koperasi Indonesia Daerah Inhil (Dekopinda Inhil), Bank Mandiri, BRI, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Perikanan dan Kelautan Inhil, Dinas Tanaman Pangan Inhil serta beberapa undangan lainnya.

Dalam pertemuan ini, Kepala Diskop UMKM Inhil Dianto Mampanini didampingi Sekretaris dinas Azwardi, Kabid UMKM Sumiati, Kabid Koperasi Masril dan Kabid Promosi Arbain.

Pertemuan tersebut merupakan sebagai tindak lanjut meningkatkan serta mengembangkan usaha mikro hingga menengah serta koperasi yang ada di Inhil. Yang mana, upaya tersebut tidak luput dari kerjasama yang baik antara Diskop UMKM dengan beberapa instansi terkait.

“Bagaimana caranya kedepan, kalau pemilik usaha hendak berurusan ke Diskop UMKM ini tidak terdapat kesulitan. Kami akan upayakan semudah-mudahnya selagi dalam jalur yang benar,” kata Dianto Mampanini.

Sebelumnya, Diskop UMKM ini sudah menyatakan komitmen akan menggandeng beberapa instansi tersebut. Misalnya BPN, jika Koperasi maupun UMK di Inhil tidak memiliki sertifikat bisa segera mengusulkan pengadaan di BPN. Begitu juga dengan tambahan modal usaha di Bank./Mirwan




2016, Diskop UMKM Inhil Akan Bubarkan 116 Koperasi. Ini Daftarnya…

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah mengantongi sejumlah nama-nama koperas yang bakal dibubarkan.

Rencana pembubaran tersebut akan berlangsung pada tahun 2016 ini juga. Sebab, banyak koperasi yang dinilai sangat pasif dan memang semestinya diambil kebijakan tegas.

“Bagi yang termasuk dalam daftar nama ini dan ingin tetap melanjutkan, segera melapor ke dinas. Kalau tidak ada kabar, maka akan dibubarkan dalam tahun ini,” tegas Kepala Diskop UMKM Kabupaten Inhil, Dianto Mampanini.
Ini nama-nama koperasi yang telah terdaftar di Diskop UMKM Inhil sebagai rencana pembubaran:

Kecamatan Tembilahan

1. Kop. Anugerah jl. Diponegoro no. 42 tembilahan.
2. Kop. Bmt al-kausar jalan h. Said tembilahan.
3. Kop. Karya bersama prima jl. Telaga biru no. 69 tembilahan kota.
4. Kop. Kerabat madani jl.telaga biru no.475 tembilahan.
5. Kop. Mutiara gaung jl.mataram iii tembilahan
6. Kop. Batang mas jl. Prof. M. Yamin lr. Perigi raja
7. Kop. Bersama kita bisa jl. Diponegoro gg. Cempaka tbh
8. Kop. Bmt. Alhidayah jalan kembang tembilahan
9. Kop. Darussalam jl. Pendidikan no.15 tembilahan
10. Kop. Usaha mitra agrobisnis jl.swarna bumi no.05 tbh
11. Kop. Keluarga tani jl. Pendidikan no. 35 tembilahan
12. Kop. Agro lestari jl. Sungai beringin tbh
13. Kop. Beringin mandiri sungai beringin
14. Kop. Beringin jaya sungai beringin
15. Kop. Kita jl. Sungai beringin, kel. Sei. Beringin tbh
16. Kop. Sejahtera mandiri jl. Tj. Harapan
17. Kop. Bkm maju bersama rt 01 rw 02 pekan arba
18. Kop. Usaha jadi parit 6, kel. Pekan arba
19. Kup pertasi kencana sungai perak tembilahan.

Kecamatan tembilahan hulu
1. Kop. Amanah umat jl.grilya no.12 tbh. Hulu
2. Kop. Indra gemilang jl.telaga biru prt.8 tbh hulu
3. Kop. Jiwa mandiri jl. Gerilia gg. Buatan no.3
4. Kop. Multi guna jl. Harapan tbh. Hulu

Kecamatan tempuling
1. Kop. Ngudi luhur desa teluk kiambang
2. Kop. Sri gemilang dsn harapan baru, teluk kiambang
3. Kop. Kuntum mekar desa karya tunas jaya
4. Kud. Usaha bersama karya tunas jaya

Kecamatan kempas
1. Kop. Sejahtera mandiri desa mekar jaya, pekan tua
2. Kop. Sumber tani rumbai jaya
3. Kop. Tani jaya desa kelapa sawit – rumbai jaya
4. Kop. Usaha bersama sejahtera desa sungai gantang
5. Kop. Giat tani prt. Siputat sei. Gantang
6. Kud hidup bahagia desa tl. Kiambang

Kecamatan enok
1. Kop. Sentosa jl. Mesjid no. 57 rt. 02/03, enok
2. Kud. Tunas baru enok
3. Kud harapan jaya desa pusaran enok
4. Kop. Karya subur pengalehan enok
5. Kop. Mitra usaha bersama sungai rokan
6. Kop. Karya makmur dsn setia kawan sei- ambat
7. Kop. Suri tauladan desa sungai ambat
8. Kop. Tani inhil sejahtera desa syuhada enok.
9. Kop. Mekar sari jl. H.adnan no.01 desa simpang tiga

Kecamatan kuindra
1. Kop. Teluk dalam indah desa teluk dalam
2. Kop. Bina nelayan sungai bela
3. Kop. Perikanan bahagia sungai bela
4. Kop. Bujang gagah tanjung lajau
5. Kop. Kemitraan pl. Air tawar tanjung lajau

Kecamatan concong
1. Kud karya baru concong luar

Kecamatan batang tuaka
1. Kop. Setia bakti sungai luar
2. Kop. Perkebunan masana sungai luar
3. Ksu citra sebatu prt. 5 kuala sebatu
4. Kop. Semoga jaya desa tj. Siantar
5. Kop.berkah sawit mandiri desa sungai dusun ,

Kecamatan gaung anak serka
1. Kpri bina sepakat kantor camat teluk pinang
2. Kud teluk pinang teluk pinang
3. Kop. Swadiri parit sepantun sungai empat
4. Kopkar harapan sejahtera teluk naga – sungai empat

Kecamatan gaung
1. Kpri usaha sepakat jl.riau no.10 kuala lahang
2. Kop. Tani bersama lahang baru
3. Kop. Gaung bersahabat prt.pisang lahang tengah
4. Koperaasi dua sekawan desa sungai baru

Kecamatan tanah merah
1. Kopkar a.e. brothers pt. A.e. brothers kuala enok
2. Kopkar harapan makmur pt. Bsm. K.uala enok

Kecamatan reteh
1. Kop. Perikanan kuala kerang desa kuala kerang
2. Kopkar.tkbm.pulau kijang pulau kijang

Kecamatan sungai batang
1. Kop. Usaha tani dan nelayan kuala sungai batang.
2. Kop. Telaga tani desa benteng.

Kecamatan mandah
1. Kop. Lintas indragiri pasar mandah
2. Kop. Mandiri sejati batang tumu
3. Kud igal
4. Kopkar ubbi mekar pt. Ubi mekar

Kecamatan keritang
1. Kop. Mekar sari desa kotabaru keritang.
2. Kop. Sandang tani kota baru siberida
3. Kop. Mutiara permata keritang jl.pemuda kotabaru
4. Kop. Jaya bersama prt. 15 – pengalehan
5. Kop. Mitra langgeng persada prt. Mutiara desa pengalehan
6. Kop. Purnama pengalehan
7. Kop. Tani makmur pengalehan


Kecamatan kemuning
1. Kopkar seberida wana sejahtera pt. Sws selensen
2. Kop. Panas dingin batu ampar
3. Kop. Al-irsad dusun tua- keritang
4. Kop. Bina usaha bersama desa kemuning muda.
5. Kop. Prakarya desa sekara.

Kecamatan kateman
1. Kop. Lubuk intan sungai gutung.
2. Kop. M.ventura wahana mitra desa sungai guntung kel. Tagaraja
3. Kop. Mina karya bersama kelurahan taga raja.
4. Kop. Tri jaya mandiri sungai guntung kel.taga raja.
5. Kopkar.seroja pt. Pulau sambu guntung
6. Kop.riak kuala desa kuala selat.
7. Kop.tenggiri putih desa kuala selat.
8. Kop. Dewi jaya sungai simbar
9. Kop.mekar jaya desa simbar

Kecamatan pelangiran
1. Kop. Bina gambut desa simpang keteman
2. Kop. Karya manidiri lubuk kempas
3. Kud. Maju sejati desa simpang keteman
4. Kop. Keluarga sejahtera upt. Xi guntung ii
5. Kop. Pelita abadi upt. Xi. Sp 14 ghs x desa saka palas jaya

Kecamatan teluk belengkong
1. Kopkar.sadar setia sentosa pt. Sti tl. Belengkung desa saka rotan
2. Kop sumber sejahtra km 00 pt ghs i tl.belengkong desa gembaran
3. Kopkar multi gambut saka pasir teretang teluk belengkong pt.mg industri
4. Kop. Mitra karya tani upt. Iii desa sumber jaya
5. Kop. Pelita jaya upt xii guntung ii
6. Kopkar .ajah masa pt. Ghs. Sungai guntung. Ii
7. Kop. Sumber makmur upt. Iv desa sumber makmur jaya
8. Kop. Panca lestari desa sumber sari jaya
9. Kop. Gambut gemilang pt. Enam desa kelapa patih jaya
10. Kop. Sadar bakti upt. Ii ghs. Ii. Desa hibrida jaya

Kecamatan pulau burung
1. Kop. Karya pasar komplek prt.1 desa pulau burung
2. Kop. Sekunder trans sakti desa sari intan
3. Kop. Tri luhur desa sari intan
4. Kopkar. Mitra kelola mandiri pt. Rstm p. Burung
5. Kop. Karya manunggal upt. X. Pulau burung desa suka jaya./Mirwan




Sejumlah Anggota KUD BS Protes. Pengurus Dinilai Tidak Transparan Bagikan SHU

“ Ancam Akan Lanjutkan ke Proses Hukum”

Rengat, detikriau.org – Sejumlah anggota KUD Bina Sejahtera mempertanyakan hasil pengelolaan kebun plasma milik mereka selama 6 tahun terakhir. Mereka menuding pengurus KUD tidak transparan serta mengancam akan membawa persoalan ini ke proses hukum.

“Kita mempertanyakan hasil kebun plasma milik kita yang di kelola koperasi selama 6 tahun, kita minta diaudit hasil pendapatan KUD Bina Sejahtra selama 6 tahun terakhir, proses ini akan kita lanjutkan ke hukum,” Sampaikan Anggota KUD BS, Kharudin, senin 18/4

Menurutnya, SHU bagi anggota untuk bulan Oktober, November dan Desember 2015 hanya Rp 275 ribu. Anggota juga mempertanyakan tidak adanya peningkatan penghasilan kebun selama enam tahun.

Tidak cukup hanya sebatas itu, Kharudin juga mengkritik kebijakan pengurus yang tidak pernah mengundangnya setiap kali ada rapat-rapat koordinasi. Padahal ia anggota koperasi dan memiliki KTA.

Semestinya   harus ada pemberitahuan  yang sampaikan ke anggota, bahkan ia juga mendapatkan informasi pengurus koperasi malah mengundang anggota koperasi yang tidak punya kartu KUD Bina Sejahtra.

“Memang infonya yang kami dengar anggota KUD Bina Sejahtra banyak menjual keanggotaannya, tetapi kami tidak pernah menjual keanggotaan,” protes Kharudin sambil memperlihatkan kartu keangotaan KUD miliknya dan juga sejumlah rekannya.

Hal senada juga disampaikan Syamsul Bahri anggota KUD Bina Sejahtra yang mengaku menerima hasil plasma sejak tahun 2007, namun penghasilan tidak masuk akal, sejak 6 tahun trakhir ini ia mengaku hanya menerima hasil kebun pertiga bulan sebesar Rp 270 ribu.

“Kita sepakat minta diaudit hasil KUD Bina Sejahtra 6 tahun terakhir ini. Kita menduga hasil kebun plasma digelapkan,” kata Syamsul.(Zal).

Terkait persoalan ini, Ketua KUD BS Zainal  menyatakan bahwa koperasi yang dipimpinnya belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT),

“Tahun ini kita memang belum melaksanakan RAT. Tahun sebelumnya RAT kita laksanakan sekitar bulan juni.  Sekarang kita sedang mempersiapakan pelaksanaan RAT. Dinas Koperasi UMKM juga telah menyurati KUD BS di awal tahun 2016” UJAR zainal.

Zainal juga menyatakan penolakan jika disebut tidak transparan dalam pembagian SHU,

“itu tidak Benar, sebab dalam 3 bulan sekali kita mengadakan rapat Koordinasi bersama sejumlah anggota, dan sejak saya Menjabat menjadi Ketua KUD BS sejak enam tahun yang lalu, kita juga telah merapikan AD/ART KUD BS, Tentang masa kepemimpinan KUD BS,”

“kalau Dulu masa bhakti pengurus KUD BS tidak jelas berapa lama tetapi dimasa kepengurusan saya menjadi 3 tahun, dan hanya boleh menjabat selama dua periode saja, memang RAT tahun ini masa Penggantian kepengurusan baru, sebab saya telah menjabat dua Periode” ucapnya.

Untuk sekedar diketahui, KUD Bina Sejahtra bermitra dengan perkebunan kelapa sawit PT Teso Indah yang mengelola lahan perkebunan Daerah Aliran Sungai (DAS) meliputi desa Sialang dua dahan, Rantau bakung, Pekanheran, redang, Danau baru, Alangkepayang, Barangan dan Pasiringgit./ Zal

 




Kadiskop UMKM Buka RAT Koppas Kasuma Ke-21

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Diskop UMKM)  membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pasar Karya Subur Mandiri (Koppas Kasuma) ke-21, Rabu (23/3/2016) malam.

Rapat tersebut berlangsung di kantor Koppas Kusuma jalan H Said Tembilahan yang dihadiri langsung oleh Ketua Koppas Kusuma H Muchlis D, ketua RT setempat serta para anggota koperasi.

Kepala Diskop UMKM Dianto Mampanini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya RAT. Menurutnya, usia Koppas Kasuma bukanlah usia muda, namun sudah cukup berpengalaman dalam menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat.

Untuk itu, diharapkannya kepada seluruh pengurus Koppas Kasuma untuk dapat mengembangkan ke arah yang lebih besar lagi, khususnya kepada sektor ril sesuai kebutuhan masyarakat.

“Bergeraklah dibidang tertentu yang dibutuhkan mayoritas masyarakat kita, salah satu contohnya seperti membantu permodalan usaha dengan harapan ada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Dianto.

Namun disamping itu, ia memberi saran tegas kepada koperasi-koperasi yang ada, apapun bentuk kinerjanya, harus mengutamakan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Koppas Kusuma H Muhclis D mengatakan bahwa seluruh anggotanya saat ini tercatat sebanyak 464 anggota. 90 persen diantaranya adalah para pedagang dan selebihnya para PNS. / Mirwan