KAPOLRES TEGASKAN UNTUK PERERAT KEMITRAAN DENGAN MASYARAKAT

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan HUT Ke-66 Bhayangkara, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK,M.Si kembali nyatakan komitmen untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat. Hal ini menurut Kapolres sangat diperlukan dalam rangka mensukseskan berbagai tugas dan tanggungjawab kepolisian khususnya dalam mewujudkan pelayanan prima di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Dengan kondisi geografis Kab. Inhil jika dihubungkan dengan jumlah personil kepolisian, saya rasakan sangat tidak mencukupi. Tanpa adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat, walaupun masih bisa bekerja, tentunya akan terasa cukup berat. Satu-satunya jawaban adalah dengan membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat,” Jelas Kapolres Inhil ketika dikomfirmasi Www.detikriau.org Usai acara syukuran peringatan HUT Ke – 66 Bhayangkara bertempat di Aula Kantor Mapolres Inhil, Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (1/7/2012).

Ditambahkan Kapolres, menurut aturan Internasional, rasio petugas kepolisian, minimal 1 orang polisi sebanding dengan 400 orang penduduk. Dengan jumlah penduduk Kab. Inhil sebanyak kurang lebih 700 ribuan, idealnya jumlah personil Polres Inhil sebanyak 1.600 hingga 1700 personil.” Jumlah personil polres Inhil sebanyak 788 petugas, artinya kita masih jauh dari mencukupi,” Ujar Kapolres.

Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo juga berharap demi memberikan dukungan kesuksesan Polri dalam menjalankan tugas haruslah dibangun kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. ”Saya nilai kinerja Polres Inhil selama ini sudah cukup baik dengan bukti terciptanya suasana keamanan masyarakat yang kondusif. Saya juga berharap agar kemitraan ini dapat semakin ditingkatkan agar tugas kita dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur juga dapat berjalan baik dan aman,” Harap Wabub yang saat itu didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair Malomo.

Dalam acara peringatan syukuran HUT Ke-66 Bhayangkara ini disamping dihadiri oleh petinggi kepolisian Polres Inhil juga tampak dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo, Wakil Ketua DPRD Inhil, H. Jubair malomo serta didamping beberapa orang anggota DPRD Inhil, Ibu-Ibu Bhayangkari, Purnawirawan Polri, Tokoh Masyarakat, Pemuda,  dan Agama. (fsl)




POLRES INHIL AKAN SIKAT ANGGOTA NAKAL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Wakapolres Inhil, Kompol Imran Amir bertekad untuk membersihkan seluruh oknum anggota nakal dari jajaran Polres Inhil. Untuk itu ia sangat berharap kerjasama masyarakat untuk memberikan informasi.

“Ulah tiga oknum anggota kita yang tersangkut masalah psikotropika ini tentunya memberi catatan buruk ditubuh kepolisian. Untuk anggota seperti ini, saya tidak akan pandang bulu.” Ungkap Wakapolres saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (26/1).

Diakui Wakpolres, dari 800an jumlah personil di satuan Polres Inhil menurutnya tentu tidak semua baik.”Makanya kita sangat berharap kerjasama dari masyarakat. Kalau ada masyarakat yang melihat personil kita yang nakal, segera informasi kepada kita. Kita akan tindak dengan tegas dan berikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”ujar Wakapolres berharap.

Ketika dipertanyakan Vokal apa sanksi untuk tiga anggota polres terkait masalah psikotropika ini. Wakapolres mengatakan prosesnya tetap sesuai ketentuan perundang-undangan.”Untuk kasus ini, tentu pidananya yang dulu kita majukan. Setelah ia selesai menjalani hukuman, baru kita lanjutkan melaui proses sidang di Komisi Kode Etik (KKE). Sanksi terberatnya adalah pemecatan dari keanggotaan. Ini tidak ada tawar menawar karena sudah menjadi komitmen dari Polri,”Jawab Wakapolres dengan nada tegas.(fsl)