Selagi Sehat, BPJS Kesehatan Tembilahan Ajak Masyarakat Daftarkan Diri

bpjsTEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tembilahan mengajak Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS selagi dalam kondisi sehat.

“Selagi sehat sebaiknya segera mendaftarjan diri, karena BPJS Kesehatan cukup membantu ketika sedang dalam kondisi kurang sehat, terlebih dalam kondisi sakit parah,” sampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan Yessy Rahmi melalui Kanit Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (KPP), Erinaldi Mukhlis, Rabu (4/2/2015).

Ia menjelaskan BPJS Kesehatan menerima semua kalangan, baik PNS maupun non PNS. Di Kabupaten Inhil, disebutkannya ada 18 kalangan yang telah mendaftarkan diri menjadi peserta.

Dari 18 itu terdiri dari Kepolisian RI, PBI (APBN), PBI (APBD), pegawai BUMN, pegawai pemerintah non PNS, pegawai swasta, pejabat negara, pekerja mandiri, penerima pensiun pejabat negara, penerima pensiun PNS, penerima pensiun POLRI, penerima pensiun swasta, penerima pensiun TNI, perintis kemerdekaan, PNS daerah, PNS pusat, TNI angkatan darat dan terakhir Veteran.

“Keseluruhan jumlah peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Inhil dari semua kalangan itu sudah mencapai 202.563 orang. Data tersebut merupakan data perjanuari,” jelasnya.

Untuk pekerja mandiri, diterangkannya bahwa pekerja mandiri tersebut merupakan masyarakat umum yang ikut andil mendaftarkan diri menjadi peserta. Hingga saat ini, peserta dari pekerja mandiri itu sudah mencapai 7.340 orang. Menurutnya, melihat dari angka penduduk Kabupaten Inhil jumlah peserta pekerja mandiri tersebut masih dikatakan sedikit.

Ia juga menerangkan untuk masyarakat umum yang merupakan pekerja penerima upah itu terdiri dari tiga kelas yang menggunakan iuran dengan angka yang berbeda-beda. “Paling besar itu pada kelas I sebesar Rp 59.500 perorangnya, yang perlu diingatkan untuk pembayaran ini paling lambat per tanggal 10 setiap bulannya, jika terlambat maka akan dikenakan denda 2 persen,” ujarnya.

Seterusnya jika sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan maka akan diberikan kartu peserta sebagai tanda bukti sah untuk memperoleh pelayanan kesehatan sarta mendapatkan pelayanan kesehatan yang telah difasilitasi, khususnya bagi pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS.(mirwan)




Peneliti: Ternyata, Penyebab Kanker adalah Nasib Buruk

ilustrasi-kanker-paru-_130428202536-233detikriau.org WASHINGTON — Selama ini para ahli kesehatan menyatakan, kanker dan tumor disebabkan oleh pola makan tidak sehat hingga gen turunan. Namun, penelitian terbaru justru menemukan, penyebab kanker adalah nasib buruk.

Telegraph melansir, para peneliti fakultas kedokteran Universitas John Hopkins di Amerika Serikat (AS) menemukan, penyebab utama kanker bukan pola hidup tidak sehat atau ketidaksempurnaan DNA, melainkan nasib buruk.

Para peneliti memberi pernyataan tersebut karena dua per tiga kasus kanker disebabkan oleh kesalahan tak sengaja yang terjadi di pada proses pembelahan sel dalam tubuh. Kesalahan ini murni terjadi di luar kendali.

Para peneliti juga menemukan, semakin sering suatu sel membelah diri untuk menjaga kesehatannya, tambah besar pula kemungkinan kanker untuk tumbuh. Ini menjadi kali pertama para peneliti dapat memberikan penjelasan kenapa beberapa jenis kanker lebih umum dibanding jenis yang lainnya.

Sebagai contoh, kanker usus besar lebih umum dibandingkan dengan kanker usus kecil. Karena sel-sel di usus besar membelah diri dua kali lebih cepat dibandingkan dengan sel di usus bagian atas.

Dari 31 kasus kanker yang diteliti oleh para peneliti Universitas John Hopkins, hanya sembilan yang terkait dengan pola hidup maupun kesalahan genetik. Sementara 22 kasus kanker lainnya lebih disebabkan pada “nasib buruk” dari pembelahan sel.

Pembelahan sel hal yang penting bagi tubuh untuk memperbarui dan memperbaiki kerusakan dalam tubuh. Tetapi, terkadang satu susunan dalam DNA tidak tergandakan dengan baik saat proses replikasi berlangsung. Hal inilah yang kemudian menghasilkan sel kanker.

Namun, para pakar kesehatan menilai penelitian ini menunjukkan bahwa penting bagi seseorang untuk menurunkan risiko kanker. Hal ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi asupan sehat, olahraga serta berhenti merokok.

Meskipun penyebab kanker adalah nasib buruk, mereka menyatakan risiko kanker tetap terkait dengan kombinasi gen, lingkungan serta aspek lain yang sebenarnya dapat dikontrol oleh seseorang.(rol)




Bupati Inhil Canangkan Kesatuan Gerak PKK

Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK Inhil serta Unsur Muspida Inhil dengan Anak Murid SLBTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mencanangkan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan, di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf, Senin (20/10/2014).

Kehadirian PKK, kata Bupati memang sangat diharapkan untuk mendukung Pemerintah dalam menyukseskan pembangunan. Terlebih di era kepemimpinannya yang baru menginjak kurang lebih satu tahun. Sehingga masih banyak tugas yang meski diselesaikan.

“Kita sadar bahwa proses pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, maka harus didukung oleh semua lapisan masyarakat,” tegas Bupati Inhil.

Pada kesempatan itu orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga mengajak seluruh organisasi perempuan mendukung penuh segela program pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga tingkat daerah.

Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan tersebut juga disejalankan dengan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN). Momen itu kita Bupati hendaknya dijadikan motivasi untuk mejadikan yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, menyebutkan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap tahunya. Dimana salah satu tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan KB dan Kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat.

”Kegiatan ini merupakan moment starategis dalam melaksanakan program kependudukan  dan KB Kesehatan secara gratis. Hal ini menunjukkan bahwa PKK sangat peduli dengan kepentingan masyarakat dalam membangun keluarga,” jelasnya.(dro/*1/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Lantik Pengurus P2TP2A Periode 2014-2017

Foto: Syahrul badrin, Humas Pemkab Inhil
Foto: Syahrul badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melantik pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Inhil periode 2014-2017. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Engku Kelana Tembilahan ini sekaligus disejalankan dengan kegiatan seminar kesehatan bagi kaum perempuan. Selasa (9/9/2014) 

Dalam amarannya bupati menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Inhil dalam melaksanakan Peraturan Pemerintah RI nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, yang mengamanatkan bahwa program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

P2TP2A yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang berbasis masyarakat, merupakan pusat pelayanan yang terintegrasi dalam upaya pemberdayaan perempuan diberbagai bidang pembangunan, serta perlindungan perempuan dan anak dari berbagai jenis diskriminasi dan tindak kekerasan termasuk perdagangan orang.

“Oleh sebab itu kepada pengurus P2TP2A yang baru di lantik, saya menaruh harapan besar kiranya Saudara-saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik baiknya serta penuh tanggung jawab, dan dipundak Saudara-saudara pulalah Organisasi ini dapat berjalan dengan baik apabila Saudara-saudara melaksanakannya dengan tulus dan ikhlas.” Pesan Bupati

Bersempena dengan kegiatan ini ditambahkan Bupati, juga akan dilaksanakan seminar tentang kesehatan perempuan. Hal ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemberdayaan perempuan, karena perempuan atau ibu merupakan aset bangsa, negara dan juga aset daerah yang harus diberdayakan dan dijaga kesehatannya.

Selain itu perempuan juga merupakan salah satu unsur kekuatan masyarakat, ditangannya lahir generasi harapan masa depan agama dan negara. Dengan kelembutan hati dan perasaannya, dengan kekuatan tekat dan kemauannya, dengan kegigihan dan keuletannya dalam melahirkan, merawat, dan mendidik buah hatinya, akan lahir generasi yang tangguh, bermartabat  dan berakhlak mulia, yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa, negara dan daerah tercinta. Kepadanya kita sandarkan proses peralihan generasi dan peradaban ini.

“Sehingga menjaga kesehatan bagi perempuan  menjadi hal penting yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupannya,” Tambahkan Bupati

Masih menurut Bupati, pemeliharaan kesehatan merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Untuk itu perlu pengetahuan agar kita bisa menjaga pola hidup sehat dalam hidup dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan seminar ini adalah salah satu upaya dan sarana untuk menimba ilmu pengetahuan, agar kita dapat mengetahui berbagai jenis penyakit dan dapat melakukan tindakan terhadap berbagai gejala penyakit itu, khususnya penyakit yang sering diderita oleh para wanita.

“Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh peserta yang berasal dari berbagai organisasi perempuan, kiranya dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, dan saya berharap pengetahuan yang didapat melalui seminar ini dapat pula di kembangkan dan di informasikan kepada seluruh anggota organisasi masing-masing dan juga kepada seluruh masyarakat di Indragiri Hilir ini.” Tandas Bupati

Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM dan beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. (rul/adv pemkab inhil)