Ketua DPRD Inhil Desak Pemrov Riau Segerakan Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Inhil

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kiri) duduk berdampingan dengan Bupati, HM Wardan saat menghadiri kegiatan BB GRM kemaren di Keritang. Foto : Mirwan
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kiri) duduk berdampingan dengan Bupati, HM Wardan saat menghadiri kegiatan BB GRM kemaren di Keritang. Foto : Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mensegerakan melaksanakan pekerjaan pembangunan infrastruktur ruas jalan Provinsi yang ada di Inhil.

Desakan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam melalui sejumlah awak media, kemaren di Kecamatan Keritang. Menurutnya, mayoritas jalan Provinsi yang ada di Inhil saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, bahkan ada beberapa titik yang sudah tidak layak untuk dilewati lagi.

“Kami dapat informasi, ada beberapa jalan Provinsi di Inhil yang telah dianggarkan dan sudah lelang, tentu setelah melihat kondisi di lapangan inikan jadi persoalan, sebab itulah kami desak Pemprov segerakan pelaksanaan perbaikannya,” pinta Dani

ditambahkannya, pembangunan infrastruktur jalan itu sangat penting, sebab merupakan saranan umum yang bisa dinikmati masyarakat banyak. Apalagi jika jalan itu merupakan satu-satunya akses menuju daerah lain.

Dan ini katanya, tidak hanya sebatas menikmati jalan saja, yang tertenting itu menjadikan satu akses yang mendukung pada pengembangan potensi perekonomian masyarakat.(mirwan/adv)




Bupati Inhil Resmikan Fisik DMIJ 2014 di Kotabaru Siberida

Penandatanganan prasasti Program DMIJKeritang (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melakukan kunjungan kerja dalam rangka meresmikan hasil pembangunan fisik program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2014 di Desa Kota Baru Siberida Kecamatan Keritang. dalam kunker kali ini, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat esselon serta Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah, Kamis (15/1)

Bupati dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kecamatan Keritang yang dinilai telah melaksanakan salah satu program unggulan Pemkab Inhil ini dengan baik dengan capaian progress 100 persen pada 1 Kelurahan dan 16 Desa di Kecamatan Inhil bagian selatan itu.

“Dengan tuntasnya pekerjaan ini saya berharap manfaatnya akan dapat dirasakan masyarakat dan jangan lupa untuk bersama-sama memeliharanya agar usia ekonomisnya dapat dinikmati dalam jangka waktu lebih panjang,”Syukur Bupati

Usai melakukan peresmian, Bupati beserta rombongan juga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Besar Al-Muttaqin Kelurahan Kotabaru Reteh kecamatan Reteh. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan sebanyak 20 buah Kitab suci Al qur’an yang diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program magrib mengaji. (adv pemkab inhil)




Kedapatan Mencuri, Pemuda Pengangguran ditangkap Polisi

Pencuri_NekatKeritang (detikriau.org) – Kedapatan mencuri Handphone, pemuda pengangguran warga Parit 2 Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang berinisial Ef (18) berurusan dengan aparat kepolisian.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK Msi melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, Selasa (6/1) sekitar pukul 03.00 Wib dinihari, Korban, Hermansyah yang sedang tertidur lelap tiba-tiba saja terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari bagian dalam rumahnya.

“Secara perlahan korban mengintip dan mendapati pelaku sedang melakukan aksinya. Tanpa pikir panjang korban langsung meneriaki maling. sontak pelaku kabur dengan membawa barang hasil curianya,”ujar Warno.

Usai kejadian, korban yang sudah mengenali pelaku langsung melaporkan kepada petugas kopilisan. Setelah menerima laporan petugas melakukan pengejaran dan sekitar pukul 07.00 Wib dihari yang sama pelaku berhasil ditangkap tanpa ada perlawanan.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yang dicuri. Seperti  1 unit PS beserta 4 unit HP. “Kita sudah mintakan keterangan kepada pelaku, korban dan 1 orang saksi bernama Jusliwati,”Pungkas Warno.(dro/*1)




Warga Teluk Kelasa Impikan Listrik PLN

listrik-malukuKeritang (detikriau.org) – Sebanyak lebih kurang 650 Kepala Keluarga di Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang memimpikan masuknya penerangan listrik yang bersumber dari PLN. Penglolaan listrik desa yang selama ini dimanfaatkan sebagai satu-satunya sumber listrik masyarakat semakin terasa berat. Terlebih lagi setelah naiknya harga BBM.

“Dengan biaya produksi tinggi akibat kenaikan BBM, harga jual kepada pelanggan pastinya juga akan meningkat. Banyak pelanggan kami yang saat ini menunggak tak mampu membayar tagihan,” ungkap Kades setempat, Riduan, Rabu (24/12).

Agar impian itu dapat terpenuhi, kata Riduan pihak desa sudah mengajukan permohonan secara resmi. Namun sampai saat ini belum ada realisasi.

Ditambahkan Riduan, dari jalur utama sumber aliran listrik PLN ke desanya berjarak sekitar lebih kurang 7 Km. jarak itu menurutnya tidaklah terlalu jauh jika pihak terkait memiliki niat baik. Apalgi memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.(dro/*1)




Tilawah Qur’an Tingkat Anak-Anak, Mutia Nur Akbah Antar Inhil Masuki Babak Final

DSC_6662 - CopyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Salah seorang Kafilah Kabupaten Inhil yang berasal dari pelajar SMPN 1 Keritang Kecamatan Keritang, Mutia Nur Akbah berhasil mengantarkan khafilah tilawah Qura’an tingkat Anak-anak masuk ke babak final pada perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke XXXIII.

Untuk kategori putra, utusan Inhil, Hafis Salman Al-Hafis dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman harus puas sampai babak semi final dikarena terbentur kondisi kesehatan sehingga saat seleksi tidak mampu tampil secara maksimal.

“meski begitu kita termasuk pihak keluarga tetap merasa bangga” tutur guru pembimbing Bustami.

Semenatara itu Ketua Dewan hakim, H Masari mengaku bahwa dalam kategori Maqra tilawah anak-anak ini, semua peserta telah memberikan yang terbaik, namun dari semua yang terbaik tentunya harus kita pilih yang lebih terbaik lagi, dimana penilai tersebut sebanyak 4 bidang yakni tajwid, Fasiha, lagu dan suara. Masing bidang-bidang penilaian tersebut dinilai 3 dewan hakim dengan total 12 dewan hakim.

Sementara itu ditempat terpisah Amir ahmad dan Nurhasiah yang merupakan orang tua Mutia Nur Akbah mengaku bersyukur atas masuknya anaknya tersebut dibabak final. Mereka berharap semoga difinal nantinya putrinya dapat memberikan yang terbaik dalam meraih juara demi mengharumkan nama kabupaten Inhil.

Mutia Nur Akbah sendiri merupakan pelajar SMPN 1 Kerintang Kelas VII yang saat ini berusia 12 tahun. Ia tampil nomor urut 017 dengan nomor peserta 041.(dro)




7 Unit Pemukiman Penduduk di Kec Keritang Ludes Terbakar

138680_620Keritang (detikriau.org) – Sedikitnya 7 unit rumah penduduk di Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang ludes di lalap api, Selasa (7/10) sekitar pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno, Api pertama kali muncul  dari rumah salah seorang korban bernama Amang, selanjutnya mejalar kesejumlah rumah disekitarnya.

“Kebetulan bahan rumah terdiri dari bahan yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat menjalar ke rumah korban lainya,” jelasnya

Melihat kejadian itu warga setempat berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun api baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB. Belum dapat diketahui apa penyebab dari musibah tersebut.

“Kerugian materil akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp150 juta. Sedangkan penyebabnya masih dalam penyelidikan petugas. Untuk mengumpulkan bukti awal petugas sudah memasang garis polisi dan sejumlah saksi sedang dimintai keterangan.” Tandas Paur Humas.

Secara terpisah, Sekretaris Desa Pasar Kembang, M Iksan mengatakan saat ini 8 Kepala Keluarga dari 7 unit rumah yang terbakar sudah diungsikan di rumah tetangga dan sanak keluarga. Seorang bocah juga diakuinya sempat mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Kotabaru Seberida.

“8 KK dari 7 rumah yang terbakar kehilangan tempat tinggal. Untuk membantu para korban warga saling membahu mengumpulkan sumbangan di sekitar lokasi kejadian,” ujar M Iksan, Rabu (8/10) melalui selularnya.

Dokter Puskesmas Kotabara Seberida, Regy, yang menangani bocah malang itu mengaku kondisi korban tidak terlalu parah. Luka bakar yang dideritanya hanya sekitar 15 persen. Meski demikian pihaknya tetap memberikan pelayanan medis terbaik.(dro/*1)