Diskes Gelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Kesehatan Puskesmas Dalam Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan sambutan
Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan sambutan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB) dan Gizi menggelar pertemuan peningkatan kapasitas petugas kesehatan Puskesmas dalam pelaksanaan Kelas Ibu Hamil, Minggu (7/6/2015) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Hotel Grand Tembilahan ini, turut dihadiri narasumber dari Diskes Provinsi Riau dan diikuti puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan Puskesmas, pengurus IBI dan jajaran Diskes Inhil, serta perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam sambutannya mengatakan, faktor yang berkontribusi terhadap kematian ibu secara garis besarnya dapat dikelompokan menjadi penyebab langsung dan tidak langsung.

Penyebab langsung kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, seperti pendarahan, pre eklampsia/eklampsia, infeksi, persalinan macet dan abortus.

“Sedangkan penyebab tidak langsung kematian ibu adalah faktor-faktor yang memperberat keadaan ibu hamil, seperti 4 terlalu, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak kelahiran,” tutur Alvi.

Adapun upaya menurunkan angka kematian ibu ini dapat dilakukan dengan sejumlah cara, diantaranya meningkatkan status kesehatan ibu, puskesmas dan jajarannya serta rumah sakit rujukan menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan ibu, baik yang bersifat promotif, preventif maupun kuratif dan rehabilitatif.

Selain itu dapat dilakukan melalui upaya pelayanan kesehatan pada ibu hamil berupa pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, penanganan komplikasi, pelayanan konseling KB dan kesehatan reproduksi.

“Saya harapkan kehadiran para peserta ini dapat membantu memecahkan masalah maupun kendala yang dihadapi di lapangan, dengan menentukan skala prioritas masalah, merencanakan, melaksanakan dan melaporkan kegiatan, dalam rangka menanggulangi masalah-masalah yang ada saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) KIA, KB dan Gizi Dinkes Inhil, Siti Munziarni menjelaskan bahwa Kelas Ibu Hamil merupakan sarana belajar kelompok bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang menjaga kehamilan, persiapan persalinan, perawatan nifas dan perawatan bayi baru lahir dengan menggunakan Buku KIA,” imbuhnya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Pendampingan Tata Kelola Dana Kapitasi JKN

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat menyampaikan paparan materinya kepada para peserta
Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat menyampaikan paparan materinya kepada para peserta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan pendampingan tata kelola dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Rabu (6/5/2015).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Wisma Indah Sari Tembilahan ini diikuti 50 peserta, yang terdiri dari 25 Kepala Puskesmas dan 25 Bendahara JKN.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam sambutannya berharap agar setelah mengikuti pertemuan ini, para peserta bisa mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang telah didapatnya di tempat tugas masing-masing.

“Ke depan, saya harapkan adanya ketertiban dalam pencatatan dan pelaporan keuangan, baik itu pada pendapatan dan pengeluaran dana kapitasi JKN, yang setiap bulannya di laporkan ke Dinkes Inhil,” tutur Alvi.

Para peserta saat mendengarkan penyampaian materi dari narasumber
Para peserta saat mendengarkan penyampaian materi dari narasumber

Sementara itu, Panitia Pelaksana, drg Enni Kholisatun menjelaskan, pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada aparatur di Puskesmas, khususnya dalam pemanfaatan dana kapitasi JKN, sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan pertemuan ini, kita harapkan pengelolaan dana kapitasi JKN di setiap Puskesmas akan lebih tertib dan teratur, baik dari segi penganggaran, pemanfaatan dan pelaporannya,” terang Enni, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pembiayaan dan Jamkesmas Diskes Inhil.

Adapun narasumber dalam pertemuan pendampingan tata kelola dana kapitasi JKN tersebut, yakni dari perwakilan Bagian Keuangan dan Bagian Hukum Setda, serta Inspektorat Kabupaten Inhil.(adi/adv)




Akhir Tahun Masyarakat Diminta Sudah Urus Peralihan ke BPJS

“Tahun Ini Jamkesda Berakhir”

bpjs_3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) sejak beberapa tahun belakangan, direncanakan akan berakhir pada tahun 2015 ini.

“Karena itu, pada tahun 2016 mendatang semua peserta Jamkesda sudah harus menggunakan BPJS,” tutur Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (P2KPK), NS Matzen MSi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaskan Matzen, ke depan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait kebijakan ini, khususnya kepada Puskesmas dan lintas sektor terkait, seperti aparatur di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Dengan begitu, mereka nantinya diharapkan bisa memberikan informasi kepada masyarakat, bahwasanya tahun 2016 nanti seluruh masyarakat Inhil, baik pengguna Jamkesda maupun Jamkesmas harus beralih ke BPJS,” terangnya.

Di dalam program BPJS itu, lanjut Matzen, masyarakat bisa memilih sendiri kategori atau kelas yang akan diambilnya, seperti ruang perawatan kelas I, II dan III.

“Jadi, kita imbau kepada masyarakat yang sudah memiliki Jamkesda, supaya di akhir tahun ini sudah mengurus BPJS, karena nantinya juga ada petugas dari BPJS yang datang dan menginput langsung data-data masyarakat, baik di tingkat kecamatan, kelurahan hingga pelosok desa,” imbuhnya.(adi/adv)




28 CPNS Dari Tenaga Honorer Dokter Ikuti Pembekalan

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan materi pada pembekalan CPNS dari tenaga honorer dokter
Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan materi pada pembekalan CPNS dari tenaga honorer dokter

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Sebanyak 28 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari tenaga honorer dokter mengikuti pembekalan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (16/2/2015).

Pembekalan yang dipusatkan di aula Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini dilaksanakan selama 3 hari, yang diisi dengan materi pembekalan pada pagi hari dan pelaksanaan orientasi pada sore harinya.

“Jadi, mereka ini akan turun langsung ke unit dan bidang kerja,” tutur Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya.

Dikatakan Alvi, melalui pembekalan ini diharapkan seluruh CPNS dari tenaga honorer dokter dapat memahami aturan dan beban kerja di lingkungan Diskes Inhil, sehingga memperkuat fungsi dan peran mereka di lapangan.

“Dengan begitu, akan ada koordinasi yang jelas terhadap berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Apalagi, dokter adalah tim inti dalam pelayanan kesehatan, khususnya di Rumah Sakit dan Puskesmas,” terangnya.

Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan Mkes memberikan arahan kepada CPNS dari tenaga honorer dokter sebelum mengikuti pembekalan
Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan Mkes memberikan arahan kepada CPNS dari tenaga honorer dokter sebelum mengikuti pembekalan

Dijelaskan mantan Kepala Bappeda Inhil ini, pilihan profesi menjadi seorang dokter secara fungsional adalah dokter umum, tetapi status mereka juga melekat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang merupakan abdi negara dan pelayan masyarakat

“Jadi, mereka harus benar-benar berada di tempat tugasnya masing-masing dan semaksimal mungkin melakukan peran dan fungsinya sebagai seorang dokter, yang telah ditempatkan di 28 wilayah terpencil dan sangat terpencil di Negeri Seribu Parit ini,” tegasnya.

Adapun materi pembekalan yang diberikan kepada 28 CPNS dari tenaga honorer dokter ini, meliputi bidang kepegawaian, keuangan dan perlengkapan, serta perencanaan dan pengendalian masalah kesehatan.(adi)




Kadiskes : Bangun Negeri Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan sambutan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.
Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie memberikan sambutan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Seluruh aparatur di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer, diajak untuk mengkolaborasikan semangat Maulid Nabi dalam ikhtiar membangun daerah, dengan spirit baru menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam sambutannya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H di lingkungan Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, Jum’at (23/1/2015).

Dikatakan Alvi, berbagai penguatan dan pembinaan moral, mental dan akhlak yang dilakukan oleh individu muslim, lembaga dakwah, pendidikan dan pemerintah di seluruh nusantara merupakan sebuah wujud tanggungjawab bersama terhadap masa depan peradaban dunia Islam dan Bangsa Indonesia.

“Mari kita semua berikhtiar dengan segala daya dan upaya, untuk membangun negeri ini dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Insya Allah, negeri kita akan aman dan damai, sejahtera lahir dan batin, serta memperoleh keberkahan dari Allah SWT,” tutur Fauzar.

Selanjutnya, mantan Kepala Bappeda Inhil ini mengucapka terima kasih kepada seluruh jajarannya, yang selama ini telah berpartisipasi aktif dalam menjalankan dan mensukseskan berbagai program pembangunan, baik itu di Diskes maupun Pemkab Inhil, sehingga daerah ini selalu aman, damai dan berbagai prestasi pembangunan dapat kita raih.

“Mudah-mudahan, melalui peringatan Maulid Nabi ini kita dapat terus mempererat tali silaturrahmi antar sesama, dalam upaya meningkatkan kinerja terutama dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat, serta mendukung dan mensukseskan berbagai program pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Al-Ustadz Suhaili dalam tausiyahnya juga mengajak seluruh yang hadir saat itu, untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah SAW, yang merupakan nabi junjungan alam dan nabi akhir zaman.

“Bagi siapapun yang ingin mendapat banyak bidadari di surga nanti, banyak-banyaklah bershalawat, karena dengan begitu Insya Allah kita juga akan mendapat syafaat di hari akhir kelak,” imbuhnya. (adi)