Diduga Selewengkan Dana BOS, Ketua Komite Laporkan SMKN 1 Kempas ke Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komite SMK Negeri 1 Kempas melaporkan sekolah Negri itu kepihak Kepolisian, Selasa (26/4/2016). Pasalnya, sekolah kejuruan itu diduga telah melakukan penyelewengan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Terpaksa kami laporkan karena indikasi penyalahgunaan wewenang anggaran itu cukup kuat dengan data-data yang ada,” kata Ketua Komite SMKN 1 Kempas, Sartono Hadi kepada detikriau.org, Rabu (27/4/2016).

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik saat dikonfirmasi membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima secara resmi.

Namun kepolisian saat ini belum bisa memberikan keterangan lebih luas karena masih mempelajari isi laporan tersebut.

“Kita pelajari terlebih dahulu, nanti ditindak lanjuti,” singkat Kapolres./ Mirwan




Polres Inhil Sita Ratusan Kaleng Miras di Kempas

TEMBILAHAN, detikriau.org – Jajaran kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penyitaan ratusan kaleng Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Kempas, Senin (25/4/2016) malam.

Ratusan kaleng itu terdiri dari berbagai merk, ABC sebanyak 30 kis atau 720 kaleng dan merk Mansion House 10 kis atau 478 kaleng, Anggur Merah ukuran kecil 2 kis atau sebanyak 26 botol dan Anggur Merah ukuran besar 3 kis atau sebanyak 36 botol.

Penjual miras berinisial Y turut diamankan petugas untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Soal Tsk, kita periksa hari ini juga dan nanti kita koordinasikan kepada JPU,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Selasa (26/4/2016).

Kini, ratusan Miras dari berbagai merk beserta Tsk nya sudah dibawa ke Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan./ Mirwan




Brutal, Merampok, Remaja di Kempas Ini Hadiahi Puluhan Hujaman Kapak di Tubuh Korbannya

Pelaku, Yo, tengah, saat diamankan petugas kepolisian
Pelaku, Yo, tengah, saat diamankan petugas kepolisian

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tindak pidana curas yang dilakukan Yo (16) Warga Kecamatan Kempas Kabupaten Inhil ini terbilang sadis. Hanya demi sebuah dompet berisikan uang Rp 397 ribu, Yo membabi buta babat korbannya Santoso (44) dengan belasan hujaman kapak.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP  Hadi Wicaksono, Sik, peristiwa tindak pidana curas ini dilakukan pelaku dikediaman korban di RT 3 RW 04 Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas pada rabu (13/4/2016) malam

Korban saat mendapatkan perawatan di fasyankes setempat
Korban saat mendapatkan perawatan di fasyankes setempat

Menjalankan aksinya, sekitar pukul 21.00 WIB,  seorang diri, pelaku memasuki rumah melalui jendela kamar korban. Setelah masuk, pelaku langsung menyerang dengan sebilah kapak hingga mengakibatkan korban mengalami belasan luka.

“Dia (pelaku, red) terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Setelah menganiaya korban,pelaku langsung kabur membawa dompet korban yang berisikan uang tunai sebesar Rp 397 ribu,” kata Kapolres, Kamis (14/4/2016).

Mendapatkan laporan, pihak kepolisian sektor setempat segera melakukan penyelidikan. Sekira pukul 01.00 WIB dini hari, petugas kepolisian setempat berhasil mengetahui keberadaan pelaku serta mengamankannya dengan sejumlah barang bukti.

Sedangkan korban, malam itu juga dilarikan warga setempat ke Puskesmas Rawat Inap UGD Kecamatan Kempas.

Hasil visum, ditubuh korban didapati luka dibagian telinga, alis kepala bagian kiri, luka robek dipangkal lengan bawah sebelah kanan, luka di belakang telinga kiri selebar 3 x 1/2 cm dengan jarak luka, bengkak di leher belakang, luka di bagian kepala atas kiri 4 x 1/2 cm bengkak, luka di bagian kepala belakang, di bagian telinga belakang sebelah kanan, di bagian telinga kanan, di bagian kepala kanan dan luka di leher sebelah kanan./ Mirwan




Bupati Buka Kegiatan Sikat Gigi Massal Tajaan PDGI Inhil

KEMPAS (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi kegiatan Sikat Gigi Massal 1000 murid SD dan 100 anak PAUD di lapangan sepak bola Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas, Jum’at (18/3/2016).

Kegiatan tajaan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Inhil ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Ketua PDGI Inhil, perwakilan Dinkes dan Disdik Inhil serta sejumlah pejabat kecamatan setempat.

Selain itu tampak juga dipadati ribuan pelajar SD dan PAUD se Kecamatan Kempas dan didampingi para guru.

Bupati Inhil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pihak penyelenggara. Sebab menurutnya, kegiatan tersebut dinilai sangat positif untuk diterapkan para anak-anak usia dini demi kelangsungan kesehatan gigi.

“Saya harapkan kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja namun yang terpenting adalah tindak lanjut disetiap harinya,” kata Wardan.

Kepada pihak terkait, diharapkan Bupati untuk tetap meningkatkan sosialisasi kesehatan gigi, minimal katanya mampu mempertahankan yang sudah ada. Karena menurutnya budaya sehat itu sangat dibutuhkan dan harus berlanjutan sedini mungkin.

“Untuk itu, saya menegaskan kepada para jajaran pemerintah untuk diprogramkan kegiatan seperti ini kedepannya,” tutup Bupati. Mirwan/adv

 




Bupati Inhil Pimpin Langsung Panen Raya di Kempas

KEMPAS (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin langsung pada pelaksanaan panen raya di kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas, Rabu (9/3/2016).

Panen tersebut juga tampak diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil, unsur Forkopimda, Asisten 2 Setdakab Inhil, Ketua Koni Kabupaten Inhil dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan kebanggaan kepada para pejuang-pejuang swasempada pangan. Semoga panen hari ini barokah bagi masyarakat. Saya akan memberikan support dan dukungan sesuai dengan anggaran yang ada,” kata Bupati Wardan.

Pada kesempatan itu, ia juga menghimbau kepada para petani agat memanfaatkan lahan-lahan yang ada dalam meningkatkan swasempada pangan. Sebab dinilainya sekarang cukup bnyak lahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kempas khususnya.

“Kepada dinas terkait, saya berharap untuk dapat merancang semacam Design sebagai upaya pengaktifan lahan yang tidur,” pintanya.

Kedepa lanjut Wardan, kalau bisa tidak hanya 2 kali panen saja dalam satu tahun. Namun mampu sampai 3 atau 4 kali panen. Targetnya Inhil kembali mampu menjadi pemasok padi terbanyak di Provinsi Riau. Mirwan/adv




Kabut Asap Semakin Pekat, Inhil Terpantau 50 Titik Api

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Titik api di kabupaten Inhil meningkat tajam. Pantauan satelit terra dan agua pertanggal 27 agustus 2015, hanya ditemukan tiga titik api di Desa Bayas jaya Kecamatan Kempas. Tiga hari berselang, minggu (30/8/2015) jumlah titik api terpantau menjadi 50 titik.

“Hasil pantauan Satelit Terra dan Aqua dari Sipongi.menlhk.go.id pada hari Minggu (30/8, red) kemarin, jumlah titik api yang ditemukan di Kabupaten Inhil kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni mencapai 50 titik,” kata Kepala BLH Kabupaten Inhil H Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf melalui sambungan selularnya, Senin (31/8/2015).

Dirincikannya, keberadaan 50 titik api tersebut terdeteksi di desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas 17 titik, Desa Kempas Jaya Kecamatan Kempas ada 1 titik, desa Belaras Kecamatan Mandah 1 titik, Desa Bente Kecamatan Mandah 2 titik, Desa Igal Kecamatan Mandah 5 titik, Desa Pelanduk Kecamatan Mandah 2 titik Sesa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning 1 titik, Sesa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling 1 titik, Desa Rambaian Kecamatan GAS 4 titik, Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung 1 titik dan Desa Teluk Kabung Kecamatan Gaung 15 titik.

Ia menerangkan, penyebab munculnya sejumlah titik api tersebut mayoritas dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilakukan secara sengaja oleh segelintir masyarakat setempat.

“Mengantisipasi hal ini, kita telah mengkoordinasikan dengan pihak kecamatan, salah satunya dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang berkebun dan berladang agar tidak lagi melakukan pembakaran lahan,” paparnya. (mirwan)