ditargetkan Februari, Pelaksanaan Kegiatan APBD Inhil 2015 dimulai

DSC_1466 copyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memberikan jeda waktu selambatnya 2 bulan bagi seluruh SKPD untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum dimulai pelaksanaan kegiatan yang sudah dianggarakan pada APBD Inhil Tahun Anggaran 2015.

Penegasan ini disampaikan Bupati pada rapat evaluasi fisik dan keuangan pembangunan Kabupaten Inhil tahun anggaran 2014 serta penyerahan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun anggaran 2015 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (2/1/2015).

Tahap persiapan itu menurut Bupati diawali menyusun kelengkapan administrasi untuk mengusulkan siapa yang menjadi pengguna anggarannya, kuasa pengguna anggaran, PPTK, Bendahara dan lainnya. dalam waktu 1 bulan ini paling lambat diminta Bupati seluruhnya sudah tuntas.

“Target saya februari berbagai kegiatan sudah kita mulai, seperti untuk pelaksanaan terder lelangnya,” Tegas Bupati.

Jika, pada akhir bulan kedua dan terdapat SKPD yang tidak mengindahkan, maka akan dilakukan evaluasi dan akan ada sanksi  yang diberikan. “Karena semuanya itu target, kegiatan anggaran tahun 2015 harus lebih baik lagi pelaksanaannya dari tahun sebelumnya,” pinta Bupati

Diakhir kalimatnyanya Bupati berpesan agar semua SKPD bekerja sesuai aturan yang telah ditetapkan, bekerja perfesional serta memiliki data valid dan akurat. “kalau serius pasti bisa dan terselesaikan dengan baik” Tandas Bupati. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Buka Kegiatan Sosialisasi Satu Desa Satu PAUD

Bupati saat menyampaikan sambutan
Bupati saat menyampaikan sambutan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Satu Desa Satu PAUD yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Inhil akhir pekan kemaren. Acara ini turut dihadiri oleh Wabup Inhil H. Rosman Malomo, Sekda Kab.Inhil H. Alimuddin RM, Bunda PAUD Kab. Inhil Hj. Zulaikhah wardan, Ketua GOPTKI Kab. Inhil Hj. Haryati Alimuddin, Wakil Ketua TP.PKK Kab. Inhil Hj. Siti Bungatang Rosman serta beberapa pejabat du lingkungan Pemkab Inhil dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa pembangunan pada bidang Pendidikan tidaklah sama halnya dengan pembangunan di bidang-bidang lainnya. Jika pembangunan pada bidang lainnya, niscaya kita akan melihat produk atau hasilnya dalam rentang waktu yang relatif singkat. Namun, tidak demikian jika kita melaksanakan pembangunan di bidang pendidikan.

Pembangunan di bidang pendidikan membutuhkan waktu yang sangat panjang, karena fokus pembangunan di bidang pendidikan adalah membangun jatidiri manusia seutuhnya, baik jasmani maupun rohani. Oleh karena itu hasil dari pembangunan di bidang pendidikan baru bisa kita lihat dalam kurun waktu satu generasi pendidikan yang berkisar antara 16 tahun sampai 19 tahun, yaitu pendidikan dasar (SD+SMP) 9 tahun, pendidikan menengah 3 tahun.

“dan pendidikan tinggi sekurang-kurangnya 4 sampai 6 tahun. Itulah yang dimaksudkan satu generasi pendidikan.” Ujar Bupati

Perlu disadari kata Bupati lagi pembangunan pendidikan yang sangat fundamental itu sesungguhnya terletak pada pendidikan usia dini, yaitu ketika anak berusia mulai 0 tahun sampai 6 tahun. Karena pada tahapan ini merupakan awal dilaksanakannya pendidikan kepada anak, yaitu awal bagi seorang anak untuk melakukan interaksi, beraktifitas fisik dan psikis, baik melalui pendidikan rumah tangga, maupun pendidikan di masyarakat.

Oleh karenanya sangat tepat bahwa Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah telah merancang pembangunan pendidikan untuk anak usia dini melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal yang tertera dalam Rencana Strategis Kementerian kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai program strategis untuk mempersiapkan anak Indonesia yang cerdas, berilmu pengetahuan, berakhlak mulia, dan terampil sebagai manusia paripurna yaitu Insan Kamil sebagai kado pada Ulang Tahun Emas Republik Indonesia yang ke-100 tahun, pada Tahun 2045 yang akan datang.

Inilah bentuk investasi masa depan yang sangat diperlukan,” Tegas Bupati

Bertolak dari pemikiran tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berupaya untuk melakukan program-proram strategis bagi pembangunan pendidikan, khususnya pembangunan pendidikan pada Sub Pendidikan Anak Usia Dini. Program-proram strategis tersebut kita tuangkan dalam berbagai kegiatan guna menunjang dan mendukung pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini dalam upaya melakukan perluasan aksesibility Pendidikan Anak Usia Dini guna melakukan pemerataan pelayanan bagi anak-anak usia 0 sampai 6 tahun di seluruh pelosok Desa dan Dusun di Kabupaten Indragiri Hilir.

Di samping melakukan perluasan akses, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir secara bersamaan juga terus berupaya melakukan peningkatan kualitas kelembagaan dan pelayanan Pendidikan Usia Dini, baik dalam bentuk memenuhi kebutuhan gedung bangunan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif yang Refresentatif sekurang-kurangnya 1 PAUD Holistik Integratif disetiap Kecamatan sebagai PAUD model.

Kegiatan peningkatan mutu kelembagaan dan pelayanan PAUD, juga dilaksanakan dalam bentuk memberikan bantuan pendidikan ke jenjang S1 PAUD bagi para pendidik PAUD dengan sistem sharing anggaran antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, dan Insya Allah pada saat ini para pendidik PAUD yang mengikuti program peningkatan kualifikasi ke jenjang S1 PAUD sudah mencapai 80 orang dan sudah memasuki semester 5 dan semester 3.

Kegiatan peningkatan mutu lainnya berupa pelatihan dasar bagi pendidik PAUD, Ujian Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan Pendidik PAUD, Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelola PAUD, Jambore PTK PNFI, Jambore Himpaudi, dan lain sebagainya.

“Dalam upaya penguatan kelembagaan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga menyediakan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) secara bertahap untuk seluruh lembaga PAUD.” Tandas Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Larwasda

Foto: Humas Pemkab Inhil
Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda). Kegiatan tajaan Badan Inspektorat Inhil yang dilaksanakan digedung Tasik Gemilang, Jalan baharuddin Jusuf ini juga dihadiri Wakil Bupati, H Rsoman Malomo, Asisiten I, H Darussalam, Kepala SKPD, Kepala Bagian Dilingkungan Sekretariat Daerah Kab.inhil, Camat dan Bendahara Se-Kecamatan Inhil. Senin (15/12)

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini diantaranya adalah untuk mengevaluasi tindaklanjut hasil temuan oleh masing-masing satker atas apa yang telah disampaikan badan Inpektorat inhil baik secara internal maupun ekternal.

“nantinya Jika ada yang tidak menindaklanjuti, pastinya akan kita berikan sanksi,” Ujar Bupati

Kedepan Bupati berharap tidak ingin lagi mendengar adanya temuan yang berulang-ulang. Tahun ini ada temuan, tahun depan pun masih hal yang sama itu juga yang menjadi temuan. Menurut Bupati itu sama artinya tidak ada perbaikan.

“Kita betul-betul harus memaksimalkan tugas dan tanggungjawab yang sudah diberikan. Kita harus bekerja sesuai target. Setelah selesai rapat ini, seluruh satker saya minta segera lakukan rapat dan data apa-apa saja yang menjadi temuan yang sudah disampaikan inspektorat dan tindaklanjuti segera,” Perintah Bupati.

Panitia pelaskana, melalui sekretaris Ispektorat Inhil, Muamar Qadafi menegaskan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan termasuk mengetahui hasil tindak lanjut pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan sampai tahun 2014.

“Kita ingin mengetahui sejauhmana tanggung Jawab SKPD serta Rencana Action untuk menyelesaikan hasil pemeriksaan yang tertuang dalam LHP itu,” Ujar mantan Kabag Sosial Setdakab Inhil ini

Ditambahkannya, acara yang dilaksankan hari ini adalah dalam rangka upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Inhil dan Wakil Bupati Inhil berkesempatan memberikan penghargaan rencana aksi (action plan) percepatan penyelesaian tindaklanjut hasil pemeriksaan tahun 2014 kepada Kepala BKD, Kepala Satpol PP, Camat Gaung dan Camat Batang Tuaka. (dro/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Hadiri Rapat Evaluasi DMIJ 2014

Bupati saat memimpin rapat DMIJTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan memnghadiri sekaligus memimpin secara langsung kegiatan rapat evaluasi program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tajaan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bertempat di Hotel Telaga Puri Tembilahan, Kamis (11/12/2014).

Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BPMPD Inhil H Yulizal S.Sos MM serta diikuti sebanyak 300 peserta terdiri dari Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Inhil serta pendamping desa di lingkungan Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil menyampaikan bahwa untuk program DMIJ itu harus sukses dijalankan, ketika ada beberapa persolaan dilapangan diminta Bupati segera ditanggulangi oleh pihak terkait. Sebab, DMIJ itu merupakan program utama kepemimpinan Warohmah pada periode ini.

“DMIJ inilah salah satu janji politik saya ketika ingin menjabat sebagai Bupati Inhil kemaren, oleh karena itu saya harapakan setiap yang terkait program ini harus dijalankan dengan serius dan sukseskan semaksimal mungkin,” kata Bupati

Pada laporan 10 Desember kemaren lanjutnya, sudah ada empat kecamatan yang mencapai progress hingga 100 persen, dan ini merupakan pertanggung jawaban yang resmi oleh pihak yang menangani terhadap setiap desa itu.

“Diantara 4 kecamatan itu ialah, kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), kecamatan Tempuling, kecamatan Kemuning dan kecamatan Tembilahan Hulu,” Rinci Bupati

Sementara itu, dari sumber BPMPD Inhil, bahwa keseluruhan total alokasi dana pada tahun 2014 ini sedikitnya berjumlah Rp 105,25 Milyar pada realisasi pencairan dana ke desa per tanggal 10 Desember dan per 5 Desember 2014 untuk kemajuan Fisik.(mirwan/adv pemkab inhil)




Penutup Rangkaian Kegiatan HKN, Minggu, Diskes Inhil Agendakan Senam Sehat

Bupati Inhil saat melakukan pemukulan gong tanda dimulainya pencanangan kegiatan POMP Filariasis tahap 3 serta Inhil bebas pasung 2017 bertempat di kantor Diskes Inhil kemarean.
Bupati Inhil saat melakukan pemukulan gong tanda dimulainya pencanangan kegiatan POMP Filariasis tahap 3 serta Inhil bebas pasung 2017 bertempat di kantor Diskes Inhil kemarean.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penutup serangkaian kegiatan Sempena peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 50 tahun 2014, Minggu, 16 November mendatang, Diskes Inhil akan melaksanakan Senam Sehat Bugar yang diikuti sekitar 600-an peserta yang melibatkan  jajaran Pemerintah, masyarakat  dan mitra kerja Dinas Kesehatan.

Sejalan dengan kegiatan itu, dihari yang sama, Diskes Inhil juga akan berpartisipasi dalam pemecahan record “Komitmen Tidak Merokok” yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia oleh jajaran kementrian kesehatan RI yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Pos Yandu yang telah dilaksanakan Diskes Inhil pada juli 2014 yang lalu.

“Pemenang lomba, Posyandu Anggrek Bulan Desa Pulau Kecil Kecamatan Reteh ini juga berhasil menyabet juara pertama ditingkat Provinsi Riau yang penyerahan penghargaannya telah dilakukan pada peringatan HKN tingkat Provinsi di Pekanbaru kemaren,” Terang Kadiskes Inhil, Dr Alvi Furwanti Alwie SE MM, kamis (13/11/2014)

Sehari sebelum penutup serangkaian kegiatan HKN 2014 ini, sabtu (15/11/2014), Diskes Inhil juga menggelar kegiatan Gerak Jalan Santai yang dilanjutkan dengan lomba Hand Hygiene Dance.

Ditambahkan mantan Kepala Bappeda Inhil ini, berbagai kegiatan lainnya sempena peringatan HKN yang telah dilaksanakan, adalah pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi, lomba dokter kecil tingkat kabupaten bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Inhil, serta pemberian obat masal pencegahan Filariasis tahap ke 3 serta Pencanangan Inhil bebas Pasung tahun 2017 yang saat itu juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan.

Serangkai dengan kegiatan POMP Filariasis tahap ke tiga serta pencanangan Inhil bebas pasung 2017 juga telah dilaksanakan pelantikan Mabisaka dan Sakabakti Husada (SBH) Dinas Kesehatan Inhil.

“Agar lebih akrab, 11 November kemaen kami juga melaksanakan malam keakraban antara Diskes dengan seluruh Kepala Puskesmas. Agenda ini dimanfaatkan untuk berkoordinasi tentang program-program kesehatan,” tambahnya.

Agar program-program pemerintah dapat tersosialisasi dengan baik hingga ke tingkat paling bawah, lembaga yang bergerak dibidang kesehatan ini juga melakukan penyuluhan PHBS  tingkat Sekolah Dasar dan lomba  Cuci Tangan Pakai Sabun tingkat Taman Kanak Kanak ( TK ). (dro)




UPT Puskesmas Tembilahan Turun Ke Sekolah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tembilahan Kota turun ke Sekolah se-Tembilahan. Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya untuk melakukan pantauan kesehatan para pelajar dari tingkat SD sampai SMP/MTs  sederajat di kota Tembilahan.

Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota melalui dokter Umum, dr Eka Alpasra menyatakan bahwa kegiatan ini secara tidak langsung berupa sosialisasi untuk meningkatkan kesehatan bagi para pelajar yang masih dalam jangkauan UPT tersebut.

“Kegiatan yang kami laksanakan yaitu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang dilaksanakan dalam waktu yang berbeda,” kata dr. Eka Alpasra, Rabu (12/11/2014).

Dijelaskan, UKS dan UKGS ini dilaksanakan menyangkut  penjaringan kesehatan serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bagi pelajar yang relatif masih muda.

Salah seorang pelajar setingkat SMP, Wahyu mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan serupa ini. Setidaknya, dengan kedatangan petugas kesehatan kesekolah, disamping mereka dapat memeriksa kesehatan, yang lebih terpenting lagi secara bertahap akan menimbulkan kesadaran dari siswa akan arti pentingnya menjaga kesehatan.

“Mudah-mudahan kegiatan serupa ini tetap terus berjalan. Kalau sehat, kitapun akan dapat belajar dengan nyaman,” Ujarnya. (mirwan)