Rektor IPDN Jatinangor Berikan Pembekalan 96 Kades se Kabupaten Meranti

SELATPANJANG (detikriau.org) – 96 Kepala Desa se Kabupaten Meranti ikuti kegiatan Bimtek tajaan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD). Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Afifa, Selatpanjang ini menghadirkan Rektor IPDN Jatinangor Dr. Suhajar Dewantoro, selasa (19/5) sore kemaren.

Dalam pemaparannya, Dr. Suhajar Dewantoro menjelaskan bahwa sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif, keberhasilan pemerintahan dibuktikan dengan keberhasilan pemimpin daerah dalam mensejahterakan masyarakat, bukan hanya dilihat dari sesuatu yang monumental.

Pemerintah harus dapat memanfaatkan kearifan lokal untuk membangun suatu daerah. Tugas kepala desa sesuai amanah UU adalah melindungi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan mencerdaskan masyarakat. ” aartinya tugas pemerintah jangan lari dari tujuan dasar negara ini,” Terangnya.

Sementaraitu, peran dari Kades sebagai pengelola desa bertindak sebagai pengambil keputusan didesa dan harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan.

Sebagai Kades harus bisa berada didepan, menjadi motivator masyarakat, karena Kades merupakan ujung tombok pemerintahan disuatu Negara terutama berperan dalam mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah. Selain itu Kepala Desa harus mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa.

Dalam kegiatan tersebut, Para Kades diberikan pembekalan mengenai petunjuk teknis pelaksanaan program pendapatan desa, diharapkan melalui Bimtek tersebut, para Kades mendapat pemahaman tentang penyelenggaran pemerintah desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan sesuai kewenangan. Selain itu meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan yang ada di desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, dengan narasumber, Rektor IPDN Dr. H. Suhajar Dewantoro dan Direktur Program Pasca Sarjana IPDN ini juga dohadiri oleh Sekda Drs. Iqaruddin, Kepala BPM-PD Meranti Drs. Ikhwani, Asisten III Sekdakab, Kadis, Kaban, Kabag dijajaran Pemkab Meranti, serta Para Kades Se-Kabupaten Meranti.(eko)




Persiapan Jambore TP PKK Inhil Capai 65 Persen

Suasana rapat TP PKK Inhil
Suasana rapat TP PKK Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Persiapan kegiatan jambore TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang telah mencapai 65 persen.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua II TP PKK Kabupaten Inhil Hj Haryati kepada awak media usai memimpin rapat jambore kedua di gedung Dharma Wanita Tembilahan, Rabu (6/5/2015).

“Hari ini kita melakukan rapat kedua, kita sudah sepakat tanggal 4 Juni 2015 hari puncak jambore PKK tahun ini,” kata Hj Haryati yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksanan Jambore TP PKK Inhil tahun 2015.

Ia menjelaskan, nantinya kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 2 Juni. Dimana, di dalamnya dimeriahkan beberapa perlombaan diantaranya cerdas cermat, pidato dan lain sebagainya, termasuk juga lomba bazar.

Untuk lomba bazar, dikatakan Haryati sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab tahun lalu bazar bukan untuk diperlombakan, namun hanya sebatas memeriahkan semata. “Kalau tahun ini kita coba perlombakan,” katanya.

Disamping itu, Haryati juga mengatakan kemungkinan peserta yang mengikuti akan mencapai 300 lebih mulai dari anak PAUD hingga ibu-ibu, dan ini berpedoman dari jambore tahun lalu.

“Supaya tahun ini lebih sukses, maka kami akan melakukan rapat pematangan lagi beberapa waktu kedepan bersama beberapa SKPD pendukung, seperti Dinas Kesehatan Inhil, BPMPD Inhil dan lainnya,” tutupnya.(mirwan/adv)




Wabup Inhil Buka Bimtek Penerapan Aplikasi SIM-PATEN

Pembukaan BIMTEK Penerapan Aplikasi SIM-PATEN TH 2015 yang di tandai dengan Pemukulan gong oleh Wakil BupatiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen – Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (SIM-PATEN) di gedung Engku Kelana Tembilahan, Rabu (18/3/2015).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan harapan dengan pelaksanaan bimtek tersebut aparatur pemerintah dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal.

“Fungsinya bisa kita rincikan menjadi tiga bagian yakni fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan pembangunan dan terakhir fungsi pengaturan,” ungkap Rosman.

Dari keterangan itu, maka Wabup meminta kepada pemerintah kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil ini untuk betul-betul mampu memberi layanan kepada masyarakat. Sebab katanya, kehadiran pemerintahan saat ini tidak patut lagi sebagai yang dilayani, namun harus menjiwai sebagai pelayan masyarakat.

Sementara itu, Kasubit Fasilitasi Pelayana Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri Basuki Harjana menyatakan bahwa dengan adanya PATEN ini bisa mempermudah dalam proses perizinan yang di atur dalam sistem Komputerisasi atau online tanpa menunggu Pejabat Pemberi izin. “Selain itu, pelimpahan PATEN ini juga memperhatikan karakteristik Kecamatan,” katanya.

Pada acara Bimtek ini, Wabup terlebih dahulu melakukan penyerahan Plakat dari Pemkab Inhil kepada Kasubit Fasilitasi Pelayanan Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendragri dan dilanjutkan dengan penyerahan Komputer kepada Perwakilan Kecamatan.

Selain Kasubit Fasilitasi Pelayana Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendragri, kegiatan yang ditaja Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Inhil ini juga turut hadir beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)




Puskesmas Pengalihan Enok Gelar Program Kelas Ibu Hamil Massal

puskesmas pengalihanPENGALIHAN (detikriau.org) – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Pengalihan, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar program kelas ibu hamil massal, Kamis (26/2/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Puskesmas Pengalihan, Kecamatan Enok ini turut dihadiri Kepala Diskes Inhil diwakili Kasi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni, Kepala Puskesmas Pengalihan, Baihaki dan Bidan Koordinator, Ayu Leningsih beserta jajaran dan diikuti seluruh ibu hamil di wilayah Puskesmas Pengalihan.

puskesmas pengalihan enokKasi KIA, KB dan Gizi Diskes Inhil, Siti Munziarni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pencapaian program kesehatan ibu dan anak, serta dalam upaya penurunan jumlah kematian ibu dan anak di Negeri Seribu Parit.

“Terlaksananya program kelas ibu hamil massal ini, atas kerjasama UPT Puskesmas dan Bidan Koordinator, dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor, yakni melalui Tim Penggerak PKK Kecamatan Enok,” tutur Munziarni.

Adapun materi yang diberikan pada pelaksanaan program kelas ibu hamil massal tersebut, diantaranya pemberian informasi tentang kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kehamilan, HB dan pemeriksaan gigi.

“Selain itu, juga dilakukan senam bersama, hypnoterapi dan pemberian doorprize kepada para peserta,” terangnya.(adi)




Wakili Bupati, Sekda Inhil Resmikan Program DMIJ di Kempas

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM meresmikan hasil pelaksanaan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Kempas, Senin (16/2/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna, Desa Bayas Jaya ini sempena dengan Tabligh Akbar, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Al-Muhajirin dan Pelantikan Pengurus Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Kempas.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Alimuddin mengatakan, Program DMIJ ini merupakan program yang digagas oleh Pemkab Inhil, dalam upaya memberdayakan masyarakat desa untuk pembangunan daerahnya.

“Pada Program DMIJ penyaluran dananya dibagi sesuai dengan tipologi desa dan kemampuan aparatur pemerintahannya dalam pengelolaan dana pembangunan ini,” tutur Sekda.

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM menandatangani prasasti program DMIJ
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM menandatangani prasasti program DMIJ

Adapun Desa dengan kategori Desa Swadaya dikucurkan dana sebesar Rp 300 juta, Desa Swakarya Rp 500 juta, Desa Swasembada Rp 750 juta dan Desa Mandiri sebesar Rp1,2 miliar.

Dengan pembagian kategori desa penerima dana Program DMIJ ini, lanjut Sekda, maka dapat dilakukan evaluasi dan penyaluran dana pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pembangunan di desa tersebut.

“Dalam penyusunan programnya, Kita harapkan anggaran diprioritaskan untuk pembangunan jalan poros atau jalan penghubung antar Desa ke Kecamatan,” terangnya.

Kemudian, Sekda menyatakan sangat mengapresiasi atas terlaksananya Program DMIJ yang menjadi prioritas di Kecamatan Kempas ini, seperti Pembangunan Jalan, Jembatan, serta kegiatan fisik dan non fisik lainnya.

“Meskipun saya yakin dalam pelaksanaannya tidak sedikit kendala yang ditemukan, namun masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Kempas dapat mengatasinya secara bersama-sama,” imbuhnya. (adv/humas)




Ismet Ahyani Buka Musrenbang Kelurahan Seteba

DSC_0848Tembilahan (detikriau.org) – Camat Tembilahan, H Ismet Ahyani membuka kegiatan Musrenbang tahun anggaran 2016 di Kelurahan Seberang Tembilahan Barat. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Lurah setempat ini turut dihadiri oleh Lurah, Seklur, Para kasi Kelurahan Seteba, Ketua RT/RW, para kepsek, ketua kelompok tani, Pengelola PAUD ,Tokoh Ulama dan undangan lainnya. Selasa (27/1)

Dalam sambutannya, Camat berharap apa-apa yang nantinya dihasilkan pada musrenbang Tingkat kelurahan Seteba ini akan dilanjutkan ke tingkat Kecamatan hingga ke Tingkat Nasional. “Saya berharap agar kiranya semua usulan pada Musrenbang ini dapat ditampung dan mudah-mudahan dapat direalisasikan sehingga akan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” Ujar Camat

Sementara itu, Lurah Seteba H.Marba’i menyatakan bahwa musrenbang ini dilaksanakan berdasarkan Permendagri No 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara, penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan Daerah.

Beberapa hal yang dibahas dalam Musrenbang tersebut diantaranya bidang Infrastruktur dan sarana transfortasi, pendidikan, kesehatan, perkebunan dan pertanian, kelautan dan perikanan, kessos, Koperasi dan UKM serta pertambangan dan energi.(dro/adv pemkab inhil)