Diskop Rohil Gelar Pelatihan Manajemen Kopersi

Foto koperasiBagansiapiapi (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan UKM Rohil gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi /KUD. Pada Kegiatan, Diskop Mengundang Sebanyak 40 Koperasi yang ada dirohil.

Kegiatan Pelatihan dibuka secara resmi Oleh Kadiskop UKM Rohil, Jon Syafrindow, Selasa (11/08/2015) bertempat di Hotel Lucky Star. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Pekanbaru, Abakin.SE dan Dari Diskop Sendiri ini diagendakan berlansung selama 4 Hari, dimulai tanggal 11 hingga 14 agustus 2015.

Kadis Koperasi UKM, Jon Syafrindow dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan manusia telah menjadi pokok yang tak bisa dipisahkan dari upaya mengatasi berbagai problema yang dihadapi Koperasi/UKM, hal ini tidak saja terkait dengan begaimana kualitas Sumber Daya Manusia yang mampu  memodrenisasi usahanya lewat penguasaan teknologi, tapi juga terletak pada kemampuan manajerialnya.

Maka upaya pendidikan dan pelatihan  kemampuan mengakses informasi dan teknologi dengan pemanfaatan secara optimal, serta kemampuan manajerial para pengelola Koperasi/UKM masih amat diperlukan.”Dalam kaitan  itu bila SDM handal maka diharapkan mereka mampu mengembangkan klaster-klaster bisnis dengan baik dan kokoh.”Ujar Jon.

Dirinya Juga berharap dengan  pelatihan manajemen pengelolaan Koperasi/KUD ini membawa dampak positif dan nyata bagi koperasi/KUD, berupa peningkatan kualitas SDM, peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja serta pengerjaan pengelolaan Koperasi/KUD yang akuntabel atau dapat di pertanggung jawabkan dengan baik.

“karena  dari  321 unit Koperasi yang ada di Kabupaten Rohil masih ditemukan 242 unit koperasi yang  tidak aktif.”Pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri ditujukan untuk  meningkatkan kualitas manajerial pengelolalaan  koperasi, semangat kewirausahaan , kreativitas pengelolaan  koperasi, kinerja, produktivitas koperasi dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan koperasi. (tris/adv)




Wardan: Akhir Juli, Seluruh Proses Lelang Harus Tuntas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menekankan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyelesaikan seluruh kegiatan yang memerlukan proses lelang atau tender pada akhir Juli 2015 ini.

Penekanan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini saat berbincang dengan sejumlah awak media di rumah dinasnya, Jalan Kesehatan Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Bupati Wardan, saat ini secara keseluruhan, progres kegiatan dan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan Pemkab Inhil baru mencapai sekitar 40 persen.

Oleh karena itu, pencapaian progres ini harus terus ditingkatkan, dengan memaksimalkan kinerja dan mengoptimalkan keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah kerja masing-masing.

“Harapan saya, akhir Juli ini semua proses lelang dan tender selesai. Jadi, bisa langsung dikerjakan,” tutur Bupati Wardan.

Apalagi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini menargetkan, paling lambat pada Bulan September mendatang seluruh kegiatan fisik sudah dikerjakan oleh pihak rekanan.

“Dengan begitu, di awal Desember nanti semua kegiatan sudah selesai tanpa adanya kendala dan hambatan yang dapat menyebabkan serapan APBD rendah serta tidak maksimal,” imbuhnya. (adi/adv)




Bupati Inhil Hadiri Halal Bihalal Alumni APDN Angkatan IX Tahun 1985

IMG_20150720_164530-1Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan didampingi Istri, Hj Zulaikhah Wardan beserta Kabag Humas Setdakab Inhil Ahmad Ramani, menghadiri acara Halal Bihalal alumni APDN angkatan IX tahun 1985 di Kelurahan Tangkerang Labuai kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Senin (20/7/2015).

Kegiatan yang dipimpin oleh Bupati Wardan ini dihadiri sejumlah alumni dari APDN yang telah sukses dari angkatan tersebut, diantaranya Sekda Kabupaten Bengkalis, Sekda Kabupaten Rohil, Kepala Bappeda Provinsi Kepri, Kepala Pemberdayaan Perempuan Provinsi Riau dan Asisten I Provinsi Kepri, selain itu juga diramaikan sahabatnya satu angkatan kurang lebih 40 orang.

Saat dikonfirmasi, Bupati mengatakan kalau silahturahmi seperti ini sangat bermanfaat karena dapat bertukar pikiran dan bisa berdiskusi tentang berbagai program-program pembangunan daerah, sehingga tentunya akan ada nilai lebih yang dapat diambil.

“Pada daerah lain contohnya, atau masukan-masukan untuk meyusun program-program kedepan, itu sudah menjadi satu wawasan bagi kita,” ujar Wardan.

Pada waktu itu, Bupati juga sangat bersyukur karena ramai teman-temannya yang datang, bahkan kerabat dari SMA hingga SMP. Bupati berharap agar kegiatan serupa ini kiranya selalu dilaksanakan tiap tahunnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bengkalis H. Burhanuddin saat dikonfirmasi memuji salah satu temannya yang saat ini sedang menjabat sebagai Bupati Inhil. “Untuk diketahui, bahwa H Wardan kami unggulkan, terutama dibidang agama dan menjadi imam kami dan berbagai hal lainnya,” imbuhnya. (Humas/adv)




Kelurahan Seteba Buka Kegiatan Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015

bpsTembilahan (detikriau.org) – Lurah Seberang Tembilahan Barat Kecamatan Tembilahan, H Marbai, membuka kegiatan Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015. Acara bertajuk Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan di Aula kantor Kelurahan Seteba ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pusat Statistik ( KSK Tembilahan) Anita dan Fasilisator , Afrizal dengan peserta ketua RT dan RW se Kelurahan Seteba. Kamis (11/6/2015).

Lurah Seteba dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 460/2254/SJ tentang Pemutakhiran Basis Data Terpadu program perlindungan sosial. Ia berharap berharap kepada Ketua RT dan RW memberi data yang akurat kepada petugas.

Sementara itu Afrizal selaku Fasilisator kegiatan menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memutakhirkan kembali basis data terpadu pada tahun 2011 yang lalu untuk mendapatkan data pasti apakah nama-nama yang sudah tercetak pada dokumen PBDT 2015  penerima Program Perlindungan Sosial masih ada, pindah, tidak ada karena meninggal atau tidak dikenal.

Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap,Tahap pertama pemutakhiran data pada tingkat Forum Konsultasi Publik dan tahap kedua melalui pencacahan secara langsun ke rumah tangga sasaran.(way)




Sempena Milad Emas Inhil, Diskes Lakukan MBS Malaria di Kecamatan Kateman

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan kegiatan Mass Blood Surveys (MBS) Malaria di Kecamatan Kateman, Rabu (10/6/2015).

Kegiatan ini sempena dengan peringatan hari jadi Negeri Seribu Parit ke-50 atau yang dikenal juga dengan Milad Emas Kabupaten Inhil.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, Malaria merupakan penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hal itu disebabkan karena penyakit ini masih sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah endemis bahkan tidak jarang sampai menimbulkan angka kematian yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, mulai tahun 2008 lalu indikator keberhasilan program penanggulangan Malaria dipertajam dari Annual Malaria Incidence (AMI) menjadi Annual Parasite Incidence (API), yang normalnya di bawah 1 persen.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil ini, pihaknya melakukan kegiatan MBS secara bertahap di Negeri Seribu Parit, yang anggarannya diperoleh dari APBD Inhil dan dana bantuan dari Global Fund untuk Malaria.

“Tujuan MBS ini, untuk mengetahui apakah masih ada penularan Malaria di Kecamatan Kateman, khususnya di daerah endemis, yakni Desa Kuala Selat dan Sungai Simbar. Selain itu, dimaksudkan untuk membantu diagnosa dan pemberian pengobatan melalui metode preventif dan kuratif,” terang Alvi kepada detikriau.org di Tembilahan.

Adapun sasaran kegiatan tersebut, adalah seluruh masyarakat desa dari umur 9 tahun ke atas. Dimana, di Desa Kuala Selat sebanyak 1.150 orang dan di Desa Sungai Simbar sebanyak 1.000 orang.

“Melalui kegiatan seperti ini, ditambah dengan penyuluhan-penyuluhan dari petugas kesehatan, diharapkan target kita eliminasi Malaria tahun 2017 dapat tercapai,” pungkasnya.(adi/adv)




Feriyandi : Timbul Kesan, Pemerintah Bohong dan Bohong Lagi

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Terjadinya pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) pada tahun anggaran 2015 ini membuat sejumlah kegiatan dan program pembangunan yang telah direncanakan dan dianggarkan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tertunda.

Kendati demikian, Pemkab Inhil diingatkan untuk tidak begitu saja melupakan berbagai kegiatan dan program pembangunan tersebut, karena masyarakat sudah tidak sabar dan menantikan realisasi dari janji-janji Pemerintah Daerah (Pemda).

Agar masyarakat tidak kembali kecewa, Wakil Ketua DPRD Inhil, Feriyandi mmeinta kepada Pemda untuk memprioritaskan pelaksanaan berbagai kegiatan dan program yang tertunda tersebut pada pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 mendatang.

“Sesuai dengan surat edaran Bupati Inhil, anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dipangkas 25 persen. Pemangkasan ini, tentu berimbas pada tertundanya beberapa kegiatan pembangunan daerah. Jadi, kita harapkan kegiatan yang tertunda atau yang tidak terlaksana pada 2015 wajib diprioritaskan pada APBD 2016,” tutur Feriyandi kepada awak media, Minggu (7/6/2015).

Dijelaskan Feriyandi, perencanaan yang baik itu adalah perencanaan yang berkelanjutan dan konsisten. Untuk itu, sudah sepantasnya kegiatan yang tidak terlaksana di tahun 2015 jangan langsung hilang seperti ditelan bumi.

“Jika hilang di tahun 2016 nanti, ini menunjukan bahwa kinerja perencanaan yang buruk, tidak kosisten, terkesan pembodahan dan pembohongan kepada masyarakat,” terangnya.

Apalagi, lanjut politisi dari Partai Golkar Inhil ini, semua kegiatan dan program tersebut sudah dianggarkan dan bahkan telah disosialosasikan oleh Pemda di berbagai kesempatan, baik ketika acara di desa dan kelurahan, kecamatan hingga dalam pelaksanaan Musrenbang.

“Apa yang telah disampaikan ini, tentunya didengar dan dicatat oleh masyarakat, bahkan ada yang sudah diukur serta dibuat perencanaan pembangunannya. Jadi, jangan sampai timbul kesan di masyarakat, pemerintah bohong dan lagi bohong lagi,” tambahnya.

“Yang jelas, kita semuanya berharap agar tahun demi tahun pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Inhil makin meningkat,” pungkasnya.(adi/adv)