IPMTI Taja Seminar Kewirausahaan

“Mindset harus dirubah dari mencari kepada menciptakan peluang kerja”

Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil M Zuhri yusuf saat membuka kegiatan
Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil M Zuhri yusuf saat membuka kegiatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ikatan Pemuda Masyarakat Tempatan Indragiri Hilir (IPMTI) menggelar seminar kewirausahaan di aula Grand Hotel Tembilahan, Rabu (30/9/2015).

Seminar yang bertajukkan “ entrepreneurship is the way of life” ini dibuka resmi oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Zuhri Yusuf dan dihadiri ratusan peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-kota Tembilahan.

Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil Zuhri yusuf dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas digelarnya kegiatan itu. Sebab menurutnya, kewirausahaan tersebut merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan, apalagi dikalangan pelajar dan mahasiswa.

DSC_5548“Karena pelajar dan mahasiswa itu pola fikirnya masih jernih dan masa depan masih panjang. Harapan untuk berwirausaha itu sangat memungkinkan, kalianlah generasi muda harapan semua pihak, terutama keluarga di rumah,” ungkapnya.

Bahkan ia menyampaikan, keberadaan LSM dan mahasiswa serta pelajar adalah satu komponen yang sangat kritis terhadap permasalahan dan ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan daerah, terutama perkembangan pola fikir masyarakat.

“Atas nama pemerintah, saya mengharapkan ikhtiar dari LSM ini dapat menjadikan lembaga perubahan pola fikir generasi baru,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, M Zainal Redo saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini digelar satu hari. Usai mengikuti kegiatan, seluruh peserta akan diberikan sertifikat yang tidak hanya sebagai tanda keikutsertaan pelatihan tetapi juga diharapkan akan dapat dijadikan spirit untuk menciptakan peluang usaha yang akan berguna bagi orang banyak.

“Sudah bukan jamannya lagi generasi muda berpola pikir mencari pekerjaan. Mindset harus dirubah dari mencari kepada menciptakan peluang pekerjaan.” Sampaikannya. (mirwan)




Bupati Inhil Janjikan Evaluasi Kinerja SKPD

“Tidak terlaksananya kegiatan yang ada, itu disebabkan adanya ketidak sesuaian regulasi dengan kondisi di lapangan seperti penggunaan Dana Alokasi Khusus Sarana Prasarana perbatasan dan juga adanya keraguan dalam memahami Peraturan Perundang-Undangan baik anggaran hibah dan bansos maupun pemahaman dalam peraturan pengadaan barang dan jasa serta aturan-aturan lainnya”

DSC_5420TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyampaikan tanggapan terhadap pandangan umum Fraksi DPRD Inhil tentang nota keuangan dan Ranperda perubahan APBD Kabupaten Inhil tahun 2015 pada sidang Paripurna di Kantor DPRD Inhil Tembilahan, Kamis (17/9/2015).

Dalam pidatonya, Bupati berjanji akan mengevaluasi terhadap kinerja SKPD terkait dan juga melakukan pembenahan dan peningkatan SDM serta optimalisasi terhadap data-data pendukung terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tanggapan tersebut ditujukan kepada Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mempersoalkan terkait PAD. Dijelaskan, pada tahun 2014 lalu besaran Silpa yang digunakan pada tahun ini diliputi adanya sisa DBH dana reboisasi yang belum digunakan.

“Sedangkan tidak terlaksananya kegiatan yang ada, itu disebabkan adanya ketidak sesuaian regulasi dengan kondisi di lapangan seperti penggunaan Dana Alokasi Khusus Sarana Prasarana perbatasan dan juga adanya keraguan dalam memahami Peraturan Perundang-Undangan baik anggaran hibah dan bansos maupun pemahaman dalam peraturan pengadaan barang dan jasa serta aturan-aturan lainnya,” ungkapnya.

Untuk kedepan lanjutnya lagi, perlu peningkatan SDM dalam memahami Peraturan yang ada dan mendesak Pemerintah Pusat dan Provinsi agar lebih jelas dan tegas dalam pembuatan Peraturan.

Terkait perkebunan masyarakat, ia mengaku adanya perbedaan pandangan pada dinas terkati seperti Dinas Perkebunan dan Dinas Bina Marga. Meski begitu, ia menyatakan hal tersebut menjadi perhatian serius bagi Pemkab Inhil untuk kedepannya.

Disamping itu, Bupati sempat menyampaikan bahwa saat ini Pemkab terus berupaya menyelamatkan perkebunan dengan mendistribusikan alat berat kepada kecamatan.

“Ini dilakukan melalui SKPD terkait dan kita harapkan dapat lebih optimal yang dilakukan sesuai terhadap regulasi terkait,” katanya yang ditujukan kepada Fraksi Golkar.

Namun dari keseluruhan tanggapan, Ia mengaku tetap harus membahas kembali secara detail kepada SKPD-SKPD terkait di lingkungan Pemkab Inhil supaya dapat dipahami hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan terlaksana sesuai harapan. (mirwan)




Bupati Pimpin Apel Pembukaan Jambore TP PKK Inhil

DSC_5371TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin apel pembukaan kegiatan Jambore Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (6/9/2015).

Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, sejumlah camat dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil serta dipadati sejumlah ibu PKK dari 20 Kecamatan.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali dan tentunya Pemkab sangat mensuport, karena dalam Jambore itu banyak kegiatan-kegiatan positif di dalamnya. Terlebih kegiatan ini dapat meningkatkan silaturrahmi antara kader PKK se-Inhil,” kata Wardan.

Disampaikan Bupati, berdasarkan informasi bahwa mulai saat ini Jambore tersebut sudah sangat jarang digelar pada tingkat Provinsi, begitu juga ditingkat Kabupaten dan kota di Riau.

DSC_5374Lain halnya dengan Inhil, diakui Wardan semangat para ibu-ibu PKK menggelar Jambore itu sangat antusias. Semoga saja katanya kedepan Kabupaten Inhil dapat menyukseskan 10 program PKK secara optimal.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan saat dikonfirmasi mengatakan, kalau pelaksanaan Jambore ini merupakan tajaan yang kedua kalinya setelah tahun lalu.

“Jambori ini diikuti oleh pengurus PKK Inhil, ketua PKK Kecamatan, ketua PKK Desa dan Kelurahan se- Kabupaten Inhil dengan jumlah 346 peserta. Sedangkan kegiatan-kegiatannya akan dilaksanakan di gedung wanita dan LAM-R Tembilahan,” kata Zulaikhah. (mirwan/adv)




UPT Puskesmas Sungai Iliran Gelar Sikat Gigi Massal

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – UPT Puskesmas Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) menggelar kegiatan sikat gigi massal bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah kerjanya.

Kegiatan yang diikuti siswa kelas 1-6 SD Negeri 17 Teluk Sungka ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut, serta mengurangi angka kesakitan gigi dan mulut yang dapat mengganggu kelancaran aktifitas siswa sehari-hari.

Kepala UPT Puskesmas Sungai Iliran, Hendra mengatakan, pemberian pemahaman tentang menyikat gigi yang benar sejak dini merupakan hal yang sangat berguna, karena anak akan melakukan kebiasaan tersebut hingga tumbuh dewasa nanti.

image-1Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan bukan saja dapat meningkatkan semangat, kepedulian, komitmen, serta gerakan nyata kesehatan terutama kesehatan gigi dan mulut, akan tetapi menjadi wadah bagi tenaga kesehatan gigi di daerah setempat untuk melayani masyarakat, serta menjadi pemicu akan melakukan terobosan baru dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat.

“Dengan terjaganya kualitas kesehatan gigi masyarakat, nantinya akan berkontribusi secara positif terhadap kulitas kesehatan masyarakat secara umum dan mencegah munculnya penyakit berbahaya lainnya,” tutur Hendra, kemarin.

Selanjutnya dijelaskan Hendra, kegiatan ini juga sangat perlu disosialisasikan sejak usia dini, khususnya melalui lembaga pendidikan setingkat SD sederajat.

“Dengan begitu, diharapkan anak-anak usia dini akan mendapatkan kesehatan mulut dan gigi yang merupakan faktor kesehatan jasmani secara keseluruhan,” imbuhnya.(adi/adv)




Diskes Gelar Lokakarya dan Sosialisasi PKPR di Tempuling

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar lokakarya dan sosialisasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Kecamatan Tempuling, Kamis (13/8/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula UPT Puskesmas setempat ini, dihadiri Camat, Upika, tokoh masyarakat dan tokoh agama, seluruh staf Puskesmas, Kepala Sekolah serta Guru BP dari 17 SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Tempuling.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni mengatakan, pelaksanaan lokakarya dan sosialisasi PKPR ini, dikarenakan jumlah sasaran remaja cukup besar dan merupakan calon generasi mendatang, yang diharapkan memiliki tingkat intelegensia yang tinggi.

“Setelah dilakukan survei terhadap 464 siswa yang ada di Kecamatan Tempuling, didapatlah hasil bahwa masih banyak remaja yang tidak mendapatkan informasi tentang kesehatan dan masih ada pemahaman yang salah tentang perilaku menyimpang pada remaja,” tutur Imun, begitu ia akrab disapa.

Selanjutnya, melalui kesempatan tersebut juga dibentuk struktur kepengurusan dan kesepakatan dalam penyelesaian masalah remaja di Kecamatan Tempuling yang pembentukannya dipimpin langung oleh Camat setempat.

Dengan telah terbentuknya kepengurusan dan kesepakatan dalam menangani masalah kesehatan remaja ini, Imun berharap tidak hanya sebatas membentuk pengurus saja tetapi hendaknya dapat peran aktif dengan melibatkan masyarakat serta lintas sektor terkait, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan PKPR.

“Kepada kepengurusan yang telah terbentuk, diharapkan bisa melakukan evaluasi secara berkesinambungan sehingga remaja mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatannya,” imbuhnya. (adi/adv)




Berasal Dari 8 Instansi. ULP Rohil Lelang 200 Lebih Kegiatan Fisik dan Non Fisik.

ULPBagansiapiapi (detikriau.org) -Tahun Ini,Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) melelang sebanyak 200 lebih Kegiatan baik fisik maupun nonfisik. Kegiatan yang dilelang berasal dari 8 Instansi Yang Ada Dirohil.

Kegiatan tersebut berasal dari Dinas Bina Marga dan Pengairan,Dinas Pendidikan,Dinas Pariwisata,Dinas Kesehatan,Bapedalda dan Rumah Sakit,Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan KPUD Rohil.

” Untuk KPUD,Mereka numpang lelang,itu kegiatannya untuk perlengkapan pilkada nanti.kegiatan yang kami lelang,paling besar dananya berasal dari Dinas Bina Marga,Dananya 25 Milyar,Judul Kegiatannya Saya lupa.” Ujar Ketua ULP Rohil, Andreas Disela-Sela Kegiatan Jalan Sehat Lansia,(Rab 12/08/15).

Untuk Pengumuman Pemenang Lelang, Kabag Progdal Ini belum bisa memastikan,karna menurutnya lelang yang dilaksanakan oleh ULP tidak serentak, makanya pengumuman pemenang-pun tentu tidak serentak.

“lelang tak serentak,tergantung dokumen yg diserahkan oleh dinas. tapi sudah ada beberapa dinas kegiatan yang kami lelang sudah masuk tahap pengumuman karna mereka lebih dahulu menyerahkan dokumen, tapi mayoritas sudah dilelang.”pungkas Andreas.(tris/adv)