Tertangkap CCTv “bertangan panjang” 2 Pria Ini di Ringkus Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua warga Kilometer 6 Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang terpaksa diamankan. Pasalnya, keduanya tertangkap kamera CCTv sedang melakukan pencurian 1 unit handphone merk Samsung Galaxy V dan 1 buah Flashdisk merk Toshiba.

Identitasnya adalah Md (23) dan Un (19). Mereka dilaporkan oleh korban Samsul (33) warga Desa Nusantara Jaya Kecamatan Keritang yang kehilangan barang tersebut.

Peristiwa terjadi saat memarkirkan sepeda motornya di area parkir BRI Unit Kotabaru Jalan Pemuda Kotabaru Kecamatan Keritang, Jum’at (17/2/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

H.S, mengatakan bahwa kejadian itu bermula saat korban meninggalkan sepeda motornya di area parkir BRI Unit Kota Baru, karena ada urusan di Bank tersebut.

“Setelah urusannya selesai, korban kemudian kembali ke tempat sepeda motornya diparkir. Saat itu, korban melihat bahwa jok motornya telah dibongkar orang secara paksa. Korban langsung memeriksa dan tidak menemukan lagi barang tersebut,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono, Senin (20/2/2017).

Menerima laporan, petugas Polsek langsung melakukan penyelidikan. Dari olah TKP dan rekaman CCTV, pelaku bisa diidentifikasi dan mengarah kepada dua orang tersebut.

Setelah dilakukan pelacakan, akhirnya keberadaan dapat diketahui berdomisili di Kilometer 6 Desa Lintas Utara.

Pada hari Minggu (19/2/2017) keduanya berhasil diciduk dalam rumahnya. Saat itu kedua pelaku tidak melakukan perlawanan.

“Saat ini, kedua orang pelaku sudah diamankan di Polsek Keritang untuk Penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya./mirwan




Ini Penjelasan Kapolres Inhil Terkait Terbakarnya Pos Satpol Air

2 orang korban kebakaran saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan
2 orang korban kebakaran saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK menjelaskan hingga saat ini penyebab kebakaran yang menghanguskan Pos Satpol Air di parit 19 Kelurahan Tembilahan Hilir Kecamatan Tembilahan masih dalam lidik.

Saat amukan jago merah membakar pos Satpol air yang berlokasi dipinggiran bantaran sungai Indragiri itu dijaga oleh tiga orang petugas piket yakni; Brigadir Dasandri, Brigadir HS Siregar dan Brigadir Fredi Ary.

“Luka bakar 2 (dua) orang PHL Sat Polair, saat ini telah mendapatkan perawatan di UGD RS Puri Husada Tembilahan,” Sampaikan Kapolres dalam press rilis melalui sambungan WA, selasa (20/12/2016) malam

Diterangkan, kronologis peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 18.45 Wib . Saat Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar baru selesai melaksanakan sholat maghrib di mesjid sekitar kantor Sat  Polair Parit 19, mereka melihat api sudah mulai membesar di bagian belakang kantor Pos Polair.

Selanjutnya Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar langsung mengambil ember berisi air dan mencoba melakukan upaya pemadaman.

Saat melakukan pemadaman tersebut 2 orang PHL dari Sat Polair bernama Joni dan Putra mencoba menyelamatkan speed boat yang ditambatkan di kantor tersebut namun api semakin besar hingga membakar beberapa speed boat yang terparkir dikantor Sat Polair.

Akibatnya Joni dan Putra yang berusaha menyelamatkan Speedboat mengalami luka bakar.

Selanjutnya Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar mencoba menghubungi rekan rekannya yang lain untuk membantu memadamkan api dan dua orang korban yang terluka segera dilarikan kerumah sakit Puri Husada untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dugaan awal asal api berasal dari arus pendek listrik diruangan Pos Polair.” Akhir Kapolres./dro