Malam Badadapatan diharapkan Dapat Pererat jalinan Silaturahmi

Bupati Inhil, HM Wardan di dampingi Istri, Hj Zulaikah menerima cinderamata dari Ketua TP PKK Kab Kotabaru Prov Kalsel. Foto; Rul, Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan di dampingi Istri, Hj Zulaikah menerima cinderamata dari Ketua TP PKK Kab Kotabaru Prov Kalsel. Foto; Rul, Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menghadiri pagelaran kesenian Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, dalam rangka malam badadapatan dengan masyarakat Kota Tembilahan, Rabu (1/10) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini, turut dihadiri oleh Unsur Muspida, sejumlah pejabat eselon, Ketua dan Pengurus Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Inhil, tokoh masyarakat banjar, Ketua TP PKK dan Kepala Disporabudpar Kabupaten Kotabaru, serta Sekjen KBB Pusat, H Saripuddin dan rombongan lainnya.

IMG_0264 - Copy copyBupati Inhil yang ditemui sejumlah awak media menyatakan, sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pagelaran seni tersebut. Bupati berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat jalinan silaturrahmi antar sesama masyarakat, terutama masyarakat suku Banjar di Kabupaten Inhil.

“Semoga dengan acara ini, dapat lebih menguatkan hubungan silaturrahim antar bubuhan, khususnya keluarga yang datang dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan masyarakat Kabupaten Inhil terutama Kota Tembilahan. Ke depan, mudah-mudahan kita bisa melakukan kunjungan balasan ke masyarakat banjar yang ada di Kalsel,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kabupaten Kotabaru, H Ras Rajudi juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Pemkab Inhil dan seluruh masyarakat, terutama bubuhan banjar yang ada di Kota Tembilahan dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan jalinan silaturrahmi yang telah terbina dengan baik selama ini dapat terus dipertahankan dan lebih di tingkatkan lagi di masa mendatang. terutama dalam upaya melestarikan berbagai kesenian dan keberadaan bubuhan banjar di seluruh daerah,” Harapnya. (rul/adv pemkab inhil)




Bos Investasi “Bodong” Amanah di Ringkus Polisi di Kalsel

Kantor Investasi Amanah Jalan Mandala Tembilahan saat di Police Line Polisi
Kantor Investasi Amanah Jalan Mandala Tembilahan saat di Police Line Polisi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tamat sudah pelarian yang dilakukan oleh H.Selamat pemilik dana investasi “Amanah” berlokasi di Jalan Mandala Kota Tembilahan, setelah akhirnya ditangkap oleh Tim gabungan Polda Riau dan Polres Inhil bekerjasama dengan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

H.Selamat pemilik investasikan menjajikan tersebut, ditangkap Tim gabungan di Kabubaten Banjar Kalimantan Selatan, pada Jum”at (22/3). Informasi terakhir hingga berita ini ditulis Ia sudah mendekam di Rutan Polda Riau.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK,M.si melalui Kasat Reskrim AKP.Kurniawan Setywan SIK ,Ahad (24/3) membenarkan ketangkapnya pemilik Investasi Amanah tersebut.

“Memang betul, H.Selamat sudah ditangkap di Kalimantan Selatan. Saat mereka sudah diamankan di Polda Riau dan masih menjalani proses penyidikan, untuk mengetahui aset-aset yang dimiliki,”kata Kasat Reskrim.

Selain itu dijelaskan oleh AKP.Kurniawan Styawan SIK bahwa H.Selamat juga mengakui kesalahannya, karena sudah merasa tidak bisa membayar apa yang sudah dijanjikan terhadap para nasabahnya, sehingga Ia nekat kabur sampai ke Kalimantan Selatan, jelasnya.(dro/*4)

 

 




Gagal Sabet Perunggu, Jabar Tuding Wasit Tidak Adil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat (Jabar) menilai kepemimpinan wasit dalam laga tanding perebutan medali perunggu PON XVIII Riau, Sabtu (15/9) tidak adil.

Pernyataan ini disampaikan pelatih Tim Futsal Jabar, Oce dalam konfrensi Pers diruang Media Center usai laga tanding mereka menghadapi Kalimantan Selatan dengan skor 2-4. “Saya tak perlu komentar banyak, yang jelas semua juga melihat dan menilai kepemimpinan wasit. Sungguh sangat mengecewakan” Ujar Oce

Ketika kembali dipertanyakan wartawan terkait kepemimpinan wasit yang dinilai tidak adil ini, Oce menolak melanjutkan. Yang jelas menurutnya cukup dengan kata “Tidak adil.

Laga hidup mati perebutan medali perunggu Tim Futsal Jabar Vs Kalimantan Selatan hari ini sempat memukau ribuan mata penonton. Jual beli serangan silih berganti. Kedua tim saling ngotot untuk melesakkan kulit bundar ke jala gawang lawan.

Dimenit-menit awa babak pertama, pemain Jabar , Gustian memanfaatkan dengan baik overan bola dari lini tengah dan gol perdanapun tercipta.

Kebobolan satu Gol, Kalsel seakan naik temberang,l seluruh personil Tim Kalsel ngotot mengerahkan semua kemampuan, dimenit ke 19, pemain Kalsel, Fahrolrozy berhasil menyamakan kedudukan. Tidak berpaut jauh, memanfaatkan overan bola dari pojok kiri, pemain Kalsel bernomor punggung 5, Dwi Ari Setiadi  kembali menambahkan gol. Skor sementara 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pemain Jabar nomor punggung 14, Abdul Azizi berhasil menyamakan skor 2-2 dengan memanfaatkan kemelut dimuka gawang Kalsel. Dalam babak kedua ini, Kalsel 3 kali secara berturut-turut mendapatkan kesempatan melakukan tendangan pinalty. Sayangnya, tiga eksekusi langsung ini sama sekali tidak mendulang gol.

Kegagalan ini membuat anak-anak kalsel tidak patah semangat, mereka semankin gencar membangun serangan. Kemudian pemain kalsel, Fahruruzy berhasil mengecoh kiper Jabar dan Golllll….

Ketinggalan 1 gol, Jabar berusaha membalas. Menerapkan strategi kekuatan penuh, Kiper Jabar maju membantu serangan. Sayangnya, strategi ini justru menguntungkan Kalsel, lewat bola lepas di tengah lapangan, pemain kalsel, Afif Tammy berhasil menambah kemenangan dan skor berubah 4-2 dan tetap bertahan hingga peluit panjang tanda usai pertandingan berbunyi.(fsl)




Antisipasi Membludaknya Penonton di Laga Final, Polres Inhil Siagakan Tambahan Personil Pengamanan

Cabang Olahraga Futsal PON XVIII Riau  —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepolisian Resort Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir menerjunkan sebanyak 142 personil guna lakukan pengamanan PON XVIII Riau Cabang Olahraga Futsal di Tembilahan. Memasuki babak final, Sabtu (15/9), siang ini, Kepolisian kembali akan menambah jumlah personil pengamanan.

“Kita turunkan sebanyak 142 orang personil yang ditugaskan untuk pengamanan pondokan kontingen, Venue Futsal dan termasuk pengaturan lalu lintas di jalan. Mengantisipasi membludaknya jumlah penonton, kita juga sudah menyiagakan tambahan personil,” Jawab Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.

Dalam laga final siang ini akan dilangsungkan dua pertandingan. Laga perebutan medali perunggu, Tim Futsal Kalimantan Selatan akan berhadapan dengan Tim Jawa barat. Kemudian di pertandingan bergengsi, perebutan medali emas, Tim unggulan Sumatra Barat akan menghadapi Tim DKI Jakarta.

Sebagaiman diketahui, sehari sebelumnya, Jum’at (14/9), DKI berhasil lolos ke babak final setelah menyingkirkan Kalsel dengan kemenangan tipis, 1-0. Sedangkan Sumatra Barat, yang tercatat sebagai Tim tanpa kekalahan melaju ke Babak Final setelah berhasil menggulung Tim Jawa Barat dalam drama adu finalty dengan skor 9-6. (dro)




Sumbar Bungkam Kalsel Dengan Kemengan Tipis

Tembilahan (www.detikriau.org) – Menghadapi Sumatra Barat, Tim Futsal Kalimantan Selatan yang notabenenya mendapatkan dukungan besar dari masyarakat kota Tembilahan dipaksa harus akui kekalahan tipis dengan skor 1-2.

Dalam laga tanding, rabu (12/9), Kedua Tim ini sama-sama memiliki kualitas dan materi pemain yang cukup baik, hanya saja keberuntungan lebih berpihak kepada tim futsal sumbar. hingga laga kali ini, terbilang laga adu gengsi ke dua pulau besar di indonesia.

diawal babak pertama, pola permainan dan serangan lebih banyak dukuasai oleh tim futsal kalsel. beberapa kali tekanan sempat merepotkan pemain bertahan sumbar. sehingga, penjaga gawang sumbar, harus berjibaku membendung gempuran anak-anak kalsel.
tepatnya pada menit ke 11 babak pertama, pemain tengah sumbar bermana ori,  diganjar wasit dengan kartu kuning karena melakukan
pelanggaran keras. Hingga peluit panjang tanda usainya babak pertama, skor 0-0 tidak berubah.
memasuki babak ke dua, tim futsal sumbar dan kalsel sama-sama meningkatkan tempo permainan, alhasil pada menit ke lima babak ke dua, pemain sumbar, ismail, berhasil melesakan sepakan keras kaki kananya hingga ke dudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sumbar.
ketinggalan 1 gol, anak-anak kalsel seakan tidak terima, terlihat sekali-kali penjaga gawangnya ikut membantu melakukan serangan. dengan demikian semakin merepotkan barisan pertahanan sumbar.

Namun dengan ketenangan disertai skill yang baik, tim futsal sumbar mampu membalikkan keadaan dan menambah pundi-pundi gol. kali ini, gol sumbar diciptakan melalui rahmad, yang mendapat umpan cantik pada menit ke 15 babak kedua dan kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan sumbar.
satu menit dari gol tersebut, anak-anak kalsel semakin mengganas, dengan serangan beruntun akhirnya mereka berhasil membalas gol ke dua sumbar, melalui kaki yendri dan kedudukan berubah menjadi 2-1.

7 detik menjelang laga usai, anak-anak kalsel hampir mampu menyamakan ke dudukan. hanya saja sumbar lebih diberikan keuntungan, bola berhasil dibendung sehingga laga ini harus ditutup dengan skor 2-1 bagi kemenangan sumbar.
usai pertandingan, pelatih kepala sumbar, syafrianto rusli, mengucapkan puji sukur kepada tuhan, karena sumuanya tidak terlepas
dari rencananya. “alhamdulillah, kemenangan ini merupakan hasil perjuangan anak-anak, pertandingan hari ini ini terbaik dan bersih
serta tidak ada masalah,”ungkapnya singkat.
syafrianto mengharapkan, bermain tanpa kekalahan tidak membuat anak asuhnya sombong, hingga lengah. dengan demikian laga selanjutnya tetap bermain enjoy tanpa beban dan tekanan.
sedangkan pelatih kalsel, mustohir arifin mengakui permainan tim sumbar sangat bagus, dan pertahanan timnya memiliki kelemahan hingga gawangnya berhasil dibobol sumbar. meski demikian dia menyebutkan, timnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
“kita masih memiliki kesempatan untuk lolos ke semi final. kami akan berusaha keras untuk menang saat melawan jateng besok,”ungkapnya optimis.(*1/dro)




12 PROVINSI ADU LAGA DIHARI PERTAMA

Cabor Futsal PON XVIII Riau

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – laga dihari pertama pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Futsal PON XVIII Riau, Tim tuan rumah, Riau dipaksa bertekuk lutut dari Tim Sumatra Utara dengan skor tipis 1-2.  Meski kota Tembilahan di  laga Cabor yang pertama kali diperlombakan dalam ajang PON ini dibawah kelamnya kabut asap, tapi pertandingan dapat berlangsung dengan lancar.

Laga awal di Group A, Tim Futsal Papua berhadapan dengan Tim Jawa Tengah, pertandingan berakhir dengan skor imbang 7-7. Sementara itu pertandingan di Group B, Tim Futsal tuan rumah Riau yang turun dengan kostum hijau hitam harus mengakui keunggulan Tim lawan Sumatra Utara dengan skor tipis 1-2.

Di Group C,  Tim Futsal dari Nusa Tenggara Timur yang harus berhadapan dengan salah satu Tim unggulan yang digadang-gadangkan sebagian besar pencinta Futsal di Kota Tembilahan akan menjadi peraih medali Emas Cabor Futsal, DKI Jakarta, setelah mendapatkan serangan secara bertubi-tubi akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dan terpuruk dengan skor telak 0-3.

Laga berikutnya di Group A, Tim Futsal Provinsi Gorontalo yang berhadapan dengan Tim Provinsi Sumatra Selatan menampilkan permainan dalam tempo cepat dan saling membalas serangan. Dengan kerja keras, Tim Sumatra Selatan akhirnya mampu mengunguli Tim lawan dengan skor 7-5.

Dipertandingan berikutnya, Tim Futsal Provinsi Kalimantan Selatan yang notabenenya mendapatkan dukungan besar dari warga kota Tembilahan karena hubungan kedaerahan ternyata mampu ditahan imbang oleh Tim lawan Provinsi Jawa Barat dengan skor imbang 1-1.

Laga akhir dihari pertama, Tim futsal Provinsi Sulawesi Selatan dipaksa mengaku kalah dari Tim Sumatra Barat dengan skor 5 -7. (fsl/z)