Jangan Seperti Tahun Lalu, Disbun Diminta Segera Realisasikan Pembangunan Tanggul

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Perkebunan (Disbun) diminta, untuk segera merealisasikan pengerjaan proyek pembangunan tanggul, seperti yang sudah masuk dalam rencana dan program kerja di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil, AMD Junaidi dalam rapat dengar pendapat bersama Disbun, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Junaidi, Disbun harus benar-benar fokus dan memprioritaskan program pembangunan di bidang pertanian, seperti pembangunan tanggul, drainase, pintu klep dan lain sebagainya.

“Kami minta pihak Disbun lebih memperhatikan nasib masyarakat terutama para petani kelapa, karena saat ini jumlah buah yang dihasilkan dari pohon kelapa milik para petani sudah semakin berkurang, yang diakibatkan oleh intrusi air laut dan berbagai gangguan alam lainnya,” tutur Junaidi.

Ditambahkan politisi partai Golkar ini, bidang pertanian harus menjadi prioritas utama dalam program pembangunan Pemkab Inhil ke depan, apalagi mengingat sekitar 70 persen masyarakat di Negeri Seribu Parit ini menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian kelapa.

“Yang paling dibutuhkan para petani kita saat ini adalah tanggul. Jadi, Disbun seharusnya mengutamakan pelaksanaan program pembangunan tanggul bagi petani.” Ingatkannya.

Menanggapi permintaan tersebut, perwakilan Disbun Kabupaten Inhil menyatakan bahwa pihaknya akan segera merealisasikan pelaksanaan dan pengerjaan pembangunan tanggul.

“Paling tidak, pertengahan Bulan Februari nanti kita sudah mulai melakukan pengerjaan di lapangan,” imbuhnya.(adi)




Dewan Pinta Pemkab Inhil Evaluasi Pembinaan Qori dan Qoriah

Ketua Komisi IV DPRD Inhil
Ketua Komisi IV DPRD Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembinaan qori dan qori’ah.

Hal itu dimintakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto saat menggelar hearing bersama Bagian Kesra Setda, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Menurutnya, dengan prestasi hanya pada peringkat ke 7 pada ajang MTQ Riau ke 33 kemaren, masihlah sangat jauh dari harapan.

“Agar kedepannya ada perbaikan maka harus ada perhatian yang lebih dari Pemkab Inhil, baik itu pencarian dan pembinaan qori dan qori’ah, serta tenaga pengajarnya,” pintanya.

Atau jika perlu, Pemkab Inhil bisa belajar dengan kabupaten lain yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, seperti Kabupaten Rohul yang sudah dua kali berturut-turut menjadi juara umum pada penyelenggaraan perhelatan religius tersebut.

Dijelaskan politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Inhil ini, hasil yang diperoleh Kafilah Kabupaten Inhil pada MTQ lalu hendaknya tidak terulang kembali, karena dengan kabupaten yang penduduknya banyak seperti Inhil ini, bagaimana mungkin hanya mampu meraih peringkat ke-7.

“Tidak akan ada keberhasilan tanpa pembinaan, maka dari itu agar lebih maksimal harus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di berbagai bidang,” imbuhnya.(adi)




Bupati Harapkan Inhil Menjadi Negri yang Baldatun, Taiyibatun Warabbun Ghafur

Bupati Inhil menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi di Mesjid Ja'mi Raudhatul Muslimin.Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan berharap kedepannya di Kabupaten Inhil akan tercipta suasana sebagai sebuah Kabupaten yang Baldatun, Taiyibatun Warabbun Ghafur.

Harapan ini disampaikan Bupati saat menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H bertempat di Masjid Jami’ Raudhatul Muslimin, Jl Trimas Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan, Selasa (13/1) malam kemaren.

Pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, Asisten II, H Fauzar, beberapa kepala SKPD, Camat, Lurah, Alim-ulama dan Tokoh Masyarakat ini, Bupati nyatakan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya dirayakan masyarakat dengan penuh kemeriahan. Tidak hanya di kota Kabupaten tetapi kegembiraan itu juga dirasakan hingga kepelosok-pelosok desa.

“Mari kita jadikan suri tauladan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi junjungan Alam untuk menjalani kehidupan di bumi ini, karena dalam diri rasulullah itu terdapat rahmat bagi seluruh alam.” Ujar Bupati

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk saling bekerjasama dengan pemerintah dalam menyusun kegiatan dan program prioritas yang menjadi tuntutan masyarakat, seperti halnya perbaikan infrastruktur. Meski dengan keterbatasan dana, Bupati tegaskan akan tetap berupaya maksimal memberikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Insyaallah, dengan do’a, kesungguhan dan kebersamaan, apa yang sudah kita programkan akan mendapatkan ridho Allah,” Yakini Bupati

Peringtan Maulid Nabi ini menghadirkan penceramah dari kota Pekanbaru, HM Asrori MA. Dalam tausiyahnya ia mengingatkan kepada seluruh umat islam Khususnya yang berada di Kabupaten Inhil.untuk selalu mengenang sejarah dan tahun kelahiran nabi muhammad S.A.W. Diharapkan dengan melakukan hal itu akan muncul rasa cinta kepada nabi muhammad S.A.W.

“Kita harus selalu berupaya untuk menteladani Akhlak nabi junjungan alam ini.” PEsannya. (humas/adv pemkab Inhil)




DPPK Insel Tetap Optimis Wujudkan Pemekaran

Ketua DPPK Insel, Kamal
Ketua DPPK Insel, Kamal

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Presidium Pembentukan Kabupaten (DPPK) Insel tetap menyatakan keoptimisan untuk mengupayakan terwujudnya pembetukan kabupaten Indragiri Selatan. Meski aturan terbaru tentang pemekaran sudah diberlakukan, hal itu diyakini tidak akan meyurutkan langkah mereka untuk terus berjuang.

“Kita tidak akan menarik mundur apa langkah yang sudah dijalankan. Kita tetap optimis meskipun harus kembali berjuang lebih keras,” Sampaikan Ketua DPPK Insel, Muhammad Kamal ditemui di gedung  DPRD Inhil kemaren.

Dikatakan Kamal, apa yang mereka perjuangkan ini sepenuhnya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik kedepannya. Dengan terwujudnya pemekaran, ia berkeyakinan upaya mempercepat kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Inhil dibagian selatan itu akan lebih cepat tercapai.

“Yang namanya usaha tidak boleh cepat menyerah. Tantangan adalah batu ujian. Jika kita yakin disertai do’a dari seluruh masyarakat, kami berkeyakinan usaha dengan penuh pengorbanan selama ini tidak akan sia-sia,” Yakini Kamal.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan sudah kembali mengkomunikasikan rencana pembentukan Insel kepada pihak DPRD Inhil. Ia berharap hasil pertemuan pertemuan itu dapat segera direkomendasikan ke Komisi II DPR RI dalam konteks percepatan pemekaran kabupaten Insel.

Diakuinya dengan terbitnya turan pembentukan daerah otonomi baru itu akan sedikit memperlambat rencana pemekaran, sebab peraturan pemerintah baru ini membutuhkan waktu pembahasannya cukup lama.

Langkahnya saat ini, dijelaskan Kamal bahwa pihaknya segera mempersiapkan seluruh administrasi yang belum disempurnakan yang diminta oleh Komisi II DPR RI dan termasuk hal-hal yang lain yang masih dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil.

“Kita pastinya juga berharap agar Bupati Inhil memberikan bantuan maksimal sesuai komitmen beliau saat maju dalam kampanye pilkada Bupati beberapa waktu yang lalu,” Tandas Kamal. (dro/mirwan)




Ujian CPSN 2014 Dimulai Rabu Mendatang

wabup-inhil-beria-arahan-kpd-peserta-ujian-cpns-umumTEMBILAHAN (detikriau.org) – Panitia penyelenggara ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menjadwalkan pelaksanaan ujian mulai dilaksanakan pada Rabu 29 Oktober 2014 mendatang.

“Peserta yang sudah daftar ulang yang batas akhirnya hari ini akan langsung mendapatkan nomor ujian, sehingga mereka bisa tahu kapan jadwal ujian dan dimana lokasinya,” sampaikan Kepala BKD Inhil, Syaifuddin. Senin (27/10/2014)

Dijelaskannya, Ujian dilaksanakan 5 sesi dalam satu hari, terkecuali pada hari pertama yang hanya dijadwalkan 4 sesi. Sesi pertama dimanfaatkan panitia untuk acara pembukaan.

“Pelaksanaan ujian akan berlangsung selama 11 hari ke depan, dengan lokasi di Gedung Tasik Gemilang, Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Ortal Setdakab Inhil ini.

Lanjut Syaifuddin, ada beberapa ketentuan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta seleksi CPNS. Antara lain, peserta tidak dibenarkan membawa apa-apa ke dalam ruangan ujian, kecuali Pensil dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

“Seleksi dilakukan secara ketat dan terbuka. Kita selalu mengingatkan agar peserta tidak berbuat curang, seperti menggunakan tenaga joki. Bagai yang kedapatan maka panitia berhak mengeluarkanya. Sedangkan terlambat 15 menit tidak boleh, apalagi lebih,” tuturnya.(dro/*1)




Serapan APBD baru Capai 30 Persen, Dewan Desak Pemkab Bekerja Maksimal

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Berdasarkan hasil evaluasi progres fisik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), pencapaian serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 ini baru sekitar 30 persen.

Dengan hasil capaian yang masih rendah tersebut, bila dihitung dengan jumlah hari yang tersisa, tentunya mengisyaratkan kepada semua pihak, untuk segera menstimulasi seluruh SKPD terkait agar bekerja secara maksimal, guna menggesa realisasi dan progres serapan APBD Kabupaten Inhil.

“APBD berfungsi sebagai otorisator, perencanaan, pengawasan, distribusi dan stabilisasi, dengan masih rendahnya penyerapan APBD ini jelas menganggu fungsi yang melekat di APBD itu sendiri, sehingga apa yang diharapkan tidak sesuai dengan outputnya,” ujar Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat memimpin Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Selain itu, beberapa persoalan lainnya yang harus segera diselesaikan adalah terkait konflik lahan perkebunan antara perusahaan dengan masyarakat tempatan, persoalan Unisi, serta pemekaran Kabupaten Inhil. “Isu-isu ini tentunya harus segera ditindaklanjuti setelah komisi di DPRD terbentuk,” terangnya.

Selanjutnya, Politisi dari PKB Inhil ini mengajak semua pihak, untuk selalu membuka mata dan telinga, dalam rangka mendengar aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, agar setiap persoalan yang disampaikan dapat dicari dan diberikan solusi serta pencerahan, sehingga kejadian yang terjadi di Desa Pungkat, tidak terulang lagi di daerah lainnya.

“Kami juga sangat berharap kepada Pemkab Inhil, supaya lebih menfokuskan percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih belum dan sedang dikerjakan di masing-masing SKPD, sehingga penyerapan APBD hingga akhir tahun 2014 ini bisa mencapai angka yang maksimal,” imbuhnya.(dro/adv DPRD Inhil)