Inhil Disepakati Diadakan PBL, SRG dan PL

IMG_20150812_164713PEKANBARU (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah disepakati untuk mengadakan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), Sistem Resi Gudang (SRG) dan Pasar Lelang (PL). Kesepakatan itu merupakan keputusan bersama dalam rapat Disperindag Provinsi Riau dan Kementrian Pendagangan RI di Gedung Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (12/8/2015).

Pada rapat yang diikuti Bupati Inhil HM Wardan dan Wakil Ketua Komisi III Inhil Edy Sindrang itu tampak dihadiri langsung oleh Kepala Biro Analisis Pasar Kementrian Perdaganagan RI Mardjoko dan Tenaga Konsultan Kajian desk research kopra sebagai subyek komoditi PBK, SRG dan PL Dr Tri Yuni Hedrawati.

“Dalam rapat itu, disepakati di Kabupaten Inhil akan didirikan PBK, SRG dan PL setelah pihak Kementrian Perdagangan melakukan Survei ke Kabupaten Inhil. Dalam hal ini, sebagai pimpinan daerah Inhil, saya secara terbuka kepada pihak Kementrian Perdagangan RI untuk melihat kondisi industri kopra di lapangan,” ungkap Wardan.

Pada kesempatan itu juga, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat mengharapkan agar komoditi Kopra Provinsi Riau, terkhusus di Kabupaten Inhil dapat segera terwujudkan. Dan ini sangat tidak mustahil, apalagi katanya, dari penuturan Kadisperindag Provinsi Riau saja dilingkungan Riau untuk komoditas Kopra masuk dalam komoditi perdagangan terjangka.

Bahkan, berdasarkan pendapat Mardjoko, terangnya, Kopra di Kabupaten Inhil telah cukup memenuhi syarat pemberlakuan SRG. Adapun diantara syaratnya yakni, memiliki daya simpan paling sedikit 3 bulan, memiliki standar mutu, jumlah minimum barang yang disimpan dan harga berfluktuatif. Pada intinya, dari rapat tersebut, Kabupaten Inhil ini berpeluang cukup besar untuk diberlakukannya PBK, SRG dan PL. (mirwan/adv)




Di Inhil, Harga Daging Sapi Masih Stabil

sapiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Harga daging Sapi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terbilang masih stabil. Meski belakangan dikabarkan, sebagian daerah di Pulau Jawa terjadi mogok pasokan dagangan daging Sapi.

“Harga daging Sapi di daerah kita stabil,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Inhil H Fahrulrozy, Rabu (12/8/2015).

Sementara itu, salah satu pedagang daging Sapi di kota Tembilahan, Miskal saat dikonfirmasi juga menuturkan hal yang serupa, kestabilan harga daging itu katanya sudah berlangsung sejak awal Idul Fittri lalu.

Selain relatif kestabilan harga, stok daging pun masih mencukupi. Dimana, khusus untuk dagangan sapi di pasar Trapong Selondang Kelapa jalan Yos Sudarso Tembilahan setiap harinya memotong 2 ekor Sapi.

“Beberapa waktu belakang hingga sekarang, harga sapi yang dijual masih Rp 120 ribu perkilo gram,” katanya. (mirwan)




Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Inhil Lakukan Reses Kedua Tahun 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan reses tahap dua di tahun anggaran 2015.

Reses yang merupakan kunjungan kerja anggota DPRD ke masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing ini, bertujuan untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dari para konstituen, khususnya yang berhubungan dengan program pembangunan daerah.

Sekretaris DPRD Inhil, H Fauzan Hamid mengatakan, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Badan Musyawarah (Bamus), pelaksanaan reses tersebutdimulai sejak tanggal 10 hingga 15 Agustus 2015 nanti.

“Reses ini dimaksudkan untuk mengevaluasi sejauh mana kemajuan dan perkembangan pembangunan di seluruh daerah di Inhil, baik itu pelaksanaan pembangunan pada tahun-tahun sebelumnya maupun untuk pembahasan perencanaan pembangunan di tahun berikutnya,” tutur Fauzan kepada awak media, Selasa (11/8/2015).

Selain itu, lanjut mantan Asisten II Setdakab Inhil ini, melalui reses tersebut diharapkan dapat lebih mempererat jalinan silaturrahmi antara para wakil rakyat dengan konstituennya.

“Dengan telah ditetapkannya jadwal reses ini, diharapkan pelaksanaan di lapangan bisa lebih maksimal,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskes Inhil Evaluasi Pelaksanaan JKN di Puskesmas

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan evaluasi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semester I tahun anggaran 2015 di wilayah Puskesmas, Senin (10/8/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan ini, sempena Halal Bihalal yang ditaja oleh BPJS Cabang Tembilahan bekerjasama dengan Diskes dan Rumah Sakit di Kabupaten Inhil.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPKDPK), Ns Matzen Msi mengatakan, pada pertemuan tersebut dibahan tentang rujukan pasien JKN dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dasar ke Rumah Sakit.

“Saat itu, juga dibahas masalah pengklaiman pasien BPJS di Puskesmas perawatan, serta kunjungan peserta JKN, baik rawat jalan maupun rawat inap,” tutur Matzen.

Selanjutnya, yang tidak kalah penting untuk menjadi pembahasaan, yakni terkait peran atau tugas masing-masing stakeholder terkait, mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, Diskes hingga BPJS Kesehatan tentang proporsi penggunaan dana kapitasi 75 persen bagi jasa pelayanan petugas Puskesmas dan 25 persen untuk dana operasional Puskesmas.

“Dari hasil pembahasan itu, pihak Puskesmas meminta agar sarana dan prasarana yang dibutuhkan guna penunjang pelayanan kesehatan masyarakat dapat dipenuhi, seperti tenaga doktes dan ketersediaan obat-obatan,” imbuhnya. (adi/adv)




Kejurda Tinju Amatir Elite Ditutup, Inhil Peroleh 9 Medali

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) peroleh sebanyak 9 Medali pada ajang Kejuaraan tinju amatir Elite tingkat Provinsi Riau di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan tahun 2015 yang dibuka resmi pada tanggal 5 Agustus dan berakhir pada tanggal 8 kemaren.

Dari 9 medali itu terdiri dari 3 Medali Emas dan 2 Medali Perak oleh petinju putri, sedangkan petinju putranya memperoleh 4 Medali Perunggu. Hebatnya, petinju terbaik putri pada kejurda tersebut diraih petinju dari Inhil atas nama Warni Halwa.

Adapun keseluruhan petinju putri yang memperoleh Medali itu adalah, untuk ketiga Medali Emas diperoleh Siti Khalifah, Warni Halawa dan Pipit Nova. Untuk medali Perak diperoleh Nur Afni dan Herlina. Sedangkan petinju putra yang memperoleh keempat Medali Perunggu adalah Alfian, Indra, Raja dan Agung.

“Berdasarkan pengumuman kejuaraan kemaren, Kabupaten Kampar sebagai juara Umum dan disusul oleh daerah kita, Kabupaten Inhil,” sampaikan Ketua Pengcab Pertina Kabupaten Inhil, H Sirajuddin, Senin (10/8/2015).

Dari hasil itu, ia mengaku sangat bangga dan sangat berterima kasih atas dorongan dan dukungan penuh oleh Bupati Inhil HM Wardan dan Ketua KONI Kabupaten Inhil H Syamsuddin Uti.

Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas prestasi dan kerja keras yang sudah diberikan oleh pelatih, official serta para atlet pada masing-masing sarana tinju yang telah memberikan hasil membawa nama daerah.

“Dari prestasi yang sudah diraih agar kiranya dapat dipertahankan serta ditingkatkan dimasa mendatang pada even kejurda maupu kejurnas tinju yang akan diikuti nantinya,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Bukan Hanya Milik Petugas dan Diskes, Seluruh Pihak Diminta Turut Berdayakan Keberadaan Posyandu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh pihak terkait yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk turut bersama-sama dalam memberdayakan keberadaan Posyandu di wilayahnya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan, Suhariani SKM kepada detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Suhariani, Posyandu adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), yang berasal dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

“Jadi, Posyandu bukanlah milik petugas kesehatan ataupun Diskes. Karena itu, perlu adanya dukungan dan kerjasama dari seluruh lintas sektor,” tambahnya.

Selanjutnya, Suhariani meminta kepada seluruh petugas kesehatan dan pengurus Posyandu yang ada di Negeri Seribu Parit, untuk terus meningkatkan kinerja dan jalinan kerjasama antar lintas sektor terkait.

“Ini semua, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)