Bulan Ini, Bandara Tempuling Kembali Operasional

“Susi Air Layani Penerbangan Pekanbaru-Tembilahan”

susi airTEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah sekian lama tak berfungsi, Bandara Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir kini kembali beroperasi. Satu kali dalam sepekan, Susi Air melayani penerbangan Pekanbaru – Tembilahan. Untuk tahap awal penerbangan hanya dilayani 2 kali dalam sebulan.

“Untuk bulan Desember hanya ada 2 kali peneribangan Pekanbaru-Tembilahan, yakni tanggal 4 dan 11 Desember. Namun tahun depan, mulai Januari 2015 mendatang maskapai ini akan melayani penerbangan rute tersebut satu kali dalam sepekan,” ujar Tantawi Jauhari, Rabu (3/12).

Susi Air memiliki 12 seat dalam satu kali penerbangan dengan biaya Rp 300 untuk sekali terbang. Jika kedepannya nanti cukup banyak minat masyarakat, Pemerintah Kabupaten akan berusaha menambah jadwal terbang 2 atau 3 kali dalam sepekan.

Sebelumnya Bandara Tempuling juga pernah dimanfaatkan untuk penerbangan komersil Batam-Tembilahan PP. Saat itu Aviastar yang melayani rute ini. Dinilai tak bisa menutupi biaya operasional penerbangan rute itu terpaksa dihentikan.

“Kita berharap untuk maskapa Susi Air bisa melayani penerbangan di Inhil. Ke depan tak hanya rute Pekanbaru-Tembilahan, tapi kebeberapa daerah lainya, Batam dan Jambi,” imbuh Tantawi Jauhari.(dro/*1)




Kontur Tanah Labil dan Kendaraan Tonase Tinggi dituding Percepat Kerusakan Jalan

jalan-rusakTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir, H Fauzar menerangkan bahwa kerusakan beberapa ruas jalan yang baru selesai dikerjakan disebabkan oleh beberapa faktor, baik kontur tanah yang labil termasuk melintasnya kendaraan bertonase tinggi.

“Persoalan inilah yang kita hadapai. Dengan kondisi tanah yang labil kemudian dilintasi kendaraan berat, maka aspalnya akan mudah mengelupas dan pecah. Namun untuk perbaikanya masih menjadi tanggung jawab rekanan hingga 6 bulan setelah selesainya pekerjaan,” Terang Fauzar, senin (1/12)

Mantan Kepala Bappeda Inhil itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengawal agar rekanan memenuhi seluruh tanggungjawab yang sudah disepakati sesuai ketentuan.

“Kita tak akan main-main. Kami akan desak rekanan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Selagi itu masih dalam masa pemeliharaan atau tanggung jawab mereka,” tegasnya.

Menurut Fauzar, saat ini pihaknya masih mendata ruas jalan mana saja yang sudah mulai rusak untuk kemudian disampaikan kepada pihak rekanan pelaksana.

Pantauan lapangan, beberapa ruas jalan yang baru dibangun namun sudah mengalami kerusakan, diantaranya jalan Batang Tuaka, jalan Abdul Manaf, Jalan H Sadri, Jalan Kartini dan Jalan Prof M Yamin Parit 15 Tembilahan Hilir, serta sejumlah ruas lainya.(dro/*1)




Usai di Tembilahan Hulu, Pelatihan Jurnalistik Kembali digelar di Tempuling

foto bersama usai pelatihan jurnalistik di tempuling. Foto Humas Pemkab Inhil/way
foto bersama usai pelatihan jurnalistik di tempuling. Foto Humas Pemkab Inhil/way

Tempuling (detikriau.org) – Bagian Humas Setda kabupaten Indragiri Hilir kembali melaksanakan pelatihan jurnalistik di Kecamatan Tempuling bertempat di Aula kantor Camat setempat, Senin (1/12). Sebelumnya kegiatan serupa ini juga dilaksanakan di Kecamatan Tembilahan Hulu.

Hadir dalam kesempatan ini, kasubag kerjasama media dan pers, Fery Irawan, Kabid Tapem Kantor Camat Temnpuling, H Baharudin beserta Staf, Lurah/kades dan Para peserta utusan dari Kelurahan/Desa Se-kecamatan Tempuling.

Dijelaskan Feri Irawan, kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan dunia jurnalistik bagi aparatur pemerintah, mulai dari SKPD sampai kelurahan atau desa serta untuk memberikan pengetahuan jurnalistik dasar bagi peserta sehingga mengetahui tentang berbagai hal dan kaedah jurnalistik.

“Kita berharap dengannya para aparatur pemerintahan dapat memahami fungsi jurnalistik serta dapat memberikan informasi yang benar untuk disampaikan kepada publik.” Sampaikan feri

Dalam kesempatan itu, ditambahkan Feri, Kabag Humas Setdakab Inhil Ramdani dalam pelatihan sebelumnya juga sempat berpesan agar pejabat pemerintah jangan pernah takut dan apriori kepada media. Bahkan seharusnya media dapat lebih dirangkul agar penyampaian informasi kepada masyarakat dapat terkomunikasikan dengan baik.

Adapaun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini yakni mengenai peranan kehumasan, organisasi pers, kaidah penulisan dan kode etik jurnalistik dengan mengahdirkan Narasumber dari Bagian Humas Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri hilir bekerjasama dengan organisasi pers di Inhil. (dro/adv pemkab inhil)




Pemerintah Berikan Bubuk Abate Secara Gratis

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi apalagi izin kepada perorangan atau pihak-pihak lain untuk melakukan penjualan bubuk anti nyamuk Abate.

Diskes telah menginstruksikan pada puskesmas untuk membagikan bubuk abate kepada masyarakat yang memerlukannya secara gratis.

‘’Artinya, jika masyarakat datang dan meminta bubuk abate kepada kita, maka bubuk abate itu akan diberikan secara gratis, tak ada pemungutan bayaran lainnya. Tetapi jika memang persedian sedang tidak ada dan masyarakat memebutuhkan, sebaiknya membeli ditempat-tempat resmi seperti apotik.’’ jelasnya.

Bahkan, jika ada kasus DBD di masyarakat untuk kemudian pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan fogging dan pemberian bubuk abate disertai dengan penyuluhan maka itu juga akan diberikan secara gratis pada masyarakat.

‘’Jadi tak ada bubuk abate yang dijajakan sampai kerumah-rumah penduduk atau semacamnya. Untuk itu, kita mengimbau agar RT/RW dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak tertipu oleh perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab. bubuk abate itu diberikan secara gratis alias tidak dijualbelikan oleh pemerintah,’’ terangnya kembali.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat dibeberapa kecamatan mengaku adanya oknum yang menjual bubuk Abate ke rumah-rumah. Dimana orang tersebut mengaku sudah menjalin kerjasama dengan dengan Diskes Inhil. (dro)




Wabup Inhil: Kelola dan Manfaatkan Hutan Sesuai Aturan

DSC_0109TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rosman Malomo, meminta kepada seluruh pihak untuk memanfaatkan hutan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.

Permintaan ini disampaikanya saat membuka bimbingan teknis kebakaran hutan dan lahan dan implementasi peraturan perundang-undangan kehutanan di Aula Bappeda Inhil, Selasa (25/11).

“Hutan adalah paru-paru dunia. Harusnya dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada.,” ujar Rosman.

Peringatan akan aturan main tersebut merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk menjaga kelestarian hutan. Mengingat keberadaan hutan sangat dibutukan dalam jangka panjang.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Inhil, HM Thaher, menambahkan bagi perusahaan yang telah di audit oleh tim UKP4 tentang kepatuhan sesegera mungkin harus menindak lanjuti rekomendasi-rekomendasi tersebut.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil aakan konsisten terhadap pecegahan karhutla dan sebagainya,” sebut mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Inhil itu.

Kegiatan tajaan Dishut Inhi ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari aparat pemerintahan desa serta masyarakat umum. Pihak-pihak tersebut akan bekerja sama dengan Pemkab untuk mencegah terjadinya Karhutla.(dro/*1)




25.750 RTS di Inhil Mulai Terima PSKS

277165_jokowi-luncurkan-kartu-sakti_663_382TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 25.750 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai menerima dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Senin (24/11).

Pengambilan dana sebesar Rp 200 ribu perbulan ini, dilakukan di masing-masing cabang Kantor Pos di kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil.

Kepala Kantor Pos Tembilahan, Ade Novel mengatakan, dana tersebut akan dibayarkan untuk 2 bulan, yaitu Bulan November dan Desember 2014, sehingga dana yang dikeluarkan Kantor Pos dan diterima RTS adalah sebesar Rp 400 ribu.

“Kami menjadwalkan pembayaran ini akan tuntas maksimal hingga tanggal 2 Desember nanti,” Sampaikan Ade.

Kendati demikian, lanjut Ade, berhubung Kantor Pos hanya ada di 12 kecamatan, sehingga ada beberapa kecamatan yang pengambilanan dana PSKS ini bergabung dan ada juga pembayarannya dilakukan di titik komunitas.

“Untuk beberapa desa atau kecamatan, ada juga pembayaran komunitas. Rencananya komunitas di Belengkong, Concong, Pulauburung, serta beberapa tempat lainnya,” Tandasnya.(dro/A)