Direktorat Pol Air Polda Riau Kunjungi Inhil

1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Direktorat Polisi Air Polda Riau Kombes Pol, Deny Pudjianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pada kunjungannya, ia langsung melakukan peninjauan terhadap  Pos Polisi Air yang ada di Kabupaten Inhil, Rabu (18/2) kemaren.

Kunjungannya ini bermula bersilaturrahmi di kediaman Bupati Inhil HM Wardan, selanjutnya ia beserta jajarannya menuju ke Kantor Bea Cukai Inhil, Pos Polisi Air Polda Riau di Parit 19 Tembilahan, pos Mako Sandar Kapal Di Pol Air Polda Riau, Mapolsek Gaung Anak Serka dan terakhir rombongan berziarah ke makam Tuan Guru Syekh Abdul Rahman Siddiq di Hidayat Kecamatan Kuindra.

Menurut Kombes Pol, Deny Pudjianto bahwa kunjungannya ini merupakan kunjungannya yang ke-4 setelah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Siak, Bengkalis dan Pelalawan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja untuk memantau langsung personil-personil yang ada di Kabupaten-kabupaten,” katanya.

Diterangkannya, tujuan memantau langsung ini untuk melihat langsung kinerja anggota yang bertugas di perairan dan memberikan semangat. Selain itu, juga bertujuan menjalin hubungan dengan unsur keamanan di perairan Inhil khususnya, diantaranya Bea Cukai, KSKP dan KPLP.

Ia mengharapkan kerjasama yang baik dari masyarakat Inhil untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan di wilayah ini, dan melaporkan apabila terdapat ada kejadian kepada petugas keamanan di laut.(mirwan)




DKPP Inhil Akan Benahi Taman Swarna Bumi dan Gadjah Mada

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) komit benahi di dua taman yang ada di kota Tembilahan, yakni Taman di Jalan Swarna Bumi dan Taman di Jalan Gadjah Mada.

Pernyataan ini disampaikan Kepala DKPP Kabupaten Inhil Eddywan Syasby melalui Kabid Pertamanan, Azwizarwi, Selasa (17/2/2015). Dikatakannya, kedua taman tersebut harus dikembangkan sebagai ojek untuk bersantai bagi warga kota Tembilahan maupun warga yang berkunjung ke kota Tembilahan ini.

“Taman itu mempunyai fungsi dan manfaat tersendiri seperti yang dimanfaatkan kebanyakan orang untuk bersantai melepaskan lelah, belajar dengan santai dan dijadikan tempat bermain bagi anak-anak,” katanya.

Selain itu lanjutnya, bebatuan yang ada di taman Jalan Gadjah Mada khususnya berguna untuk kesehatan bagi para Lansia yang berjalan di batu itu. Maka demikian, pihak DKPP Inhil berkomitmen untuk membenahi kedua taman itu untuk ditingkatkan pelestariannya.

Ia menjelaskan, rencana pembenahan ini salah satunya berupa penambahan pepohonan yang akan bermanfaat untuk berteduh. Artinya, dengan adanya pohon nantinya, para pengunjung taman akan lebih tertarik dan lebih merasakan kenyamanan.

Ditambahkan, menanam pohon nanti butuh waktu yang lama, dan ini perlu kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat untuk saling menjaga dan pemeliharaannya.

“kita berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan di taman kota kita ini sebagai fasilitas umum milik seluruh masyarakat juga, tidak hanya mengandalkan kinerja yang dimiliki oleh petugas kami,” harapnya.

Untuk jumlah tenaga operasional DKPP Inhil ini cukup banyak. Jika dirincikan katanya, maka terbagi pada 3 orang mandor, 1 orang penata lampu, 18 juru taman, 10 orang juru tebas , 10 lampu, dan 3 koordinator. (mirwan/adv pemkab inhil)




Sekda Inhil Lantik Pengurus BPD se-Kecamatan Kempas

KEMPAS (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM melantik pengurus Badan Permusyarawatan Desa (BPD) se-Kecamatan Kempas yang berlangsung di Desa Bayas Jaya, Senin (16/2/2015).

Dalam pemaparannya, Sekda menyebutkan BPD ini bagian dari Pemerintah Desa yang merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam menyelenggarakan Pemerintah Desa.  Anggota yang termuat dalam BPD itu merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah.

“BPD bersama dengan Kepala Desa nantinya berfungsi menetapkan Peraturan Desa serta berupaya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” ungkap Alimuddin.

Maka dengan demikian lanjut Sekda, Pemerintahan Desa dituntut untuk mampu menumbuh kembangkan partisipasi dan peran aktif dari masyarakat dalam proses kepemerintahan, terlebih pada proses pembangunan desa.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan selamat atas pelantikan dan selamat bertugas kepada Pengurus BPD yang baru dilantik di Kecamatan Kempas ini, semoga kedepan roda kepemerintahan desa berjalan lebih baik lagi,” imbuhnya. (mirwan/ adv pemkab inhil)




Pemprov Riau diminta Segera Perbaiki Ruas Jalan Provinsi yang Rusak

HerwanissitasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta untuk segera memperbaiki ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang saat ini kondisinya sudah rusak parah dan sangat memprihatinkan.

Pasalnya, selain mengganggu aktifitas dan arus transportasi masyarakat setempat, kerusakan ruas jalan provinsi yang dipenuhi lubang-lubang besar menganga ini, juga telah memakan korban diakibatkan terperosok dan terjatuh saat melintas di jalan tersebut.

“Kebetulan saya ada dilokasi ketika kejadian jatuhnya seorang pengendara di Jalan Telaga Biru Tembilahan kemarin. Jadi, jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalan itu bisa terus menimbulkan korban,” tutur Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas, Senin (16/2/2015).

Dijelaskan Herwanissitas, sesuai dengan Undang-undang lalu lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan angkutan jalan, memungkinkan setiap pengguna jalan raya negara, jalan provinsi, jalan kabupaten dan jalan kota bisa menuntut pemerintah untuk mengganti rugi atas kecelakaan yang dialami oleh setiap warga Negara Indonesia.

Dimana, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, sebagaimana Pasal 273 ayat 1 2,3 dan 4 dikatakan bahwa setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas, sehingga korbannya luka ringan, berat hingga meninggal dunia, maka penyelenggara jalan dalam hal ini Pemerintah dapat dituntut dengan hukuman pidana.

“Jika sampai korbannya meninggal dunia bisa dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp 120 juta. Makanya jangan sampai ada korban baru, kondisi ini sudah sangat memprihatinkan, jadi harus segera diperbaiki,” pungkasnya.(adi)




2015, Inhil Tuan Rumah Pucak HUT Satpol PP dan Linmas

devile-satpol-pp-kab-inhil-saat-peringatan-hut-satpol-pp-ke-63-dan-hut-linmas-ke-51-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-di-jln-gajah-mada-pekanbaru-jumat-19-april-2013TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan HUT Linmas ke-53 tahun 2015 tingkat Provinsi Riau rencananya dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada bulan Maret mendatang.

Kepala Satpol PP TM Syaifullah menyampaikan dari rencana Kabupaten Inhil dijadikan puncak HUT Satpol PP dan HUT Linmas ini telah disepakati seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau. Dan kesepakatan ini merupakan hasil rapat di kota Pekanbaru pada hari Kamis (12/2/2015) kemaren yang dihadiri seluruh Kepala Satpol PP se-Riau.

“Pada rapat itu saya sudah ekspos disana dan sudah dapat persetujuan, seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau sepakat menunjuk Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah HUT Satpol PP dan HUT Satuan Linmas tahun 2015 ini,” katanya kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Minggu (15/2/2015).

Untuk rencana waktu pelaksaan acara, dijelaskan Syaifullah, ia mengagendakan penetapan harinya pada minggu ketiga dibulan Maret, dan ini telah diminta persetujuan dari Bupati Inhil.

Ia menerangkan dari agenda diminggu ketiga tersebut disebabkan hari puncak HUT Satpol PP dan Sat Linmas untuk tingkat nasional akan diselenggarakan pada tanggal 3 Maret di kota Bandung. Oleh sebab itu, untuk Provinsi Riau diinginkannya setelah terlaksananya puncak acara ditingkat nasional.

“Dalam rangkaian kegiatan disini nanti diisi dengan beberapa kegiatan Bhakti Sosial diantaranya gotong royong massal, pengecatan serta pembersihan rumah ibadah, kemudian donor darah dari Satpol PP se-Riau, kemudian kegiatan-kegiatan olahraga, kegiatan ini kurang lebih memakan waktu dua atau tiga hari,” tuturnya.

Untuk puncak kegiatan, diterangkannya, puncak kegiatan akan dilaksanakan upacara gelar pasukan yang dihadiri minimal 35 anggota Satpol PP yang dikirim disetiap perwakilan. Sedangkan untuk pelaksanaan upacara, ia menyebutkan hal itu menjadi alternatif, disamping memiliki lapangan upacara sendiri, kemungkinan akan dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Inhil.

Meski telah disepakati, namun saat ini ia meminta persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. “Kita tinggal meminta persetujuan dari Gubernur Riau saja lagi, selain itu tidak ada lagi persoalan,” tutupnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, Tenaga Medis Diminta Gencar Lakukan Promosi dan Sosialisasi Kesehatan

Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh tenaga medis di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk gencar melakukan promosi dan sosialisasi tentang kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Ridwan Ahim dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya di bidang pelayanan kesehatan.

Dikatakan Ridwan, para tenaga medis seperti dokter, bidan, perawat dan lain sebagainya harus benar-benar menyadari apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan atau abdi masyarakat.

“Salah satu tugas tenaga medis, yakni harus gencar melakukan promosi dan sosialisasi masalah kesehatan, karena ini sangat penting bagi masyarakat,” tutur Ridwan saat ditemui detikriau.org usai menghadiri prosesi penyerahan SK pengangkatan 32 tenaga honorer dokter sebagai CPNS di lingkungan Pemkab Inhil, yang digelar di aula Kantor Bupati, kemarin.

Selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan oleh tenaga medis, khususnya para dokter adalah dengan meningkatkan kerjasama dan koordinasi bersama masyarakat serta fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di seluruh daerah di Negeri Seribu Parit.

Sementara itu, terkait dengan pengangkatan 32 tenaga honorer dokter menjadi CPNS, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini mengaku bahwa pihaknya merasa sangat terbantu, apalagi penempatannya menyebar ke seluruh pelosok dan daerah terpencil.

“Kita harapkan para dokter ini dapat bekerjasama dan mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dalam rangka mewujudkan Inhil Sehat, menuju kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” imbuhnya.(adi)