Wabup Inhil Sambut Kedatangan 445 Jamaah Haji Kloter 4 di Batam

 

Wabup Inhil, H Rosman malomo didampingi istri, Hj Siti Bungatang saat melepas keberangkatan calon jamaah haji Inhil beberapa waktu lalu di batam
Wabup Inhil, H Rosman malomo didampingi istri, Hj Siti Bungatang saat melepas keberangkatan calon jamaah haji Inhil beberapa waktu lalu di pelabuhan LLASDP Tembiahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 445 Jemaah Haji Inhil yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 tiba di Debarkasi Batam, Senin (13/10).

Kedatangan tamu-tamu Allah ini langsung disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H Rosman Malomo.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat menyambut tamu-tamu Allah. Apa yang sudah dilakukan selama di Tanah Suci Makkah, hendaknya dapat diimpelmintasikan ditengah kehidupan sehari hari,” Sampaikan Wabup dalam sambutannya.

Selama berada di Tanah Suci Makkah, tentu banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang didapat. Jadikanlah semua itu sebagai guru untuk memmperbaiki kualitas hidup. Banyak orang yang mampu secara ekonomi namun belum bisa melaksanakan ibadah haji.

Setelah berisitrahat selama satu malam di asrama haji Batam Provinsi Kepulauan Riau, para jemaah tersebut dijadwalkan akan bertolak ke Tembilahan, Inhil pada hari Selasa (14/10) dengan menggunakan sarana angkutan laut yang telah disedikan panitia.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Meski Dalam Cuaca Panas, Seluruh Jamaah Haji Inhil Berada Dalam Keadaan Sehat

 

Tembilahan (detikriau.org) – Seluruh Jemaah Haji Inhil yang kini berada di tanah suci Makkah berada dalam kondisi sehat walafiat. Saat ini para jemaah sedang melaksanakan ibadah rutin sambil menunggu Wukuf di Arafah bersama jemaah lainya.

“Meskipun dalam kondisi cuaca sangat panas, Alhamdulillah, seluruh jemaah haji kita ada dalam keadaan sehat,” Sampaikan petugas Haji Inhil, Harun melalui sambungan selularnya, rabu (24/9/2014).

Dikatakan Harun, pelaksanaan pekerjaan pembangunan disekitar Masjidil Haram menyebabkan udara bercampur partikel debu. Setiap harinya petugas selalu menginatkan seluruh jamaah haji untuk mengantisipasi kondisi ini.

Tak hanya itu, jemaah juga disarankan selalu mengenakan kaca mata. Setidaknya alat pengaman yang dimaksud bisa menghindari resiko buruk, baik yang diakibatkan karena adanya aktivitas pembangunan maupun hal-hal lainya.

“Kita minta pihak keluarga tidak terlalu menghawatirkan jemaah disini. Bantu dengan doa agar semua rukun dan wajib haji dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kita minta kepada Allah, agar jemaah selalu diberikan kemudahan,” harapnya.

Sesuai jadwal, Wukuf di Padang Arafah akan dilaksanakan pada 3 Oktober mendatang. Ibadah tersebut merupakan salah satu ibadah wajib dan sangat ditunggu-tunggu oleh selurun jemaah. Dengan bimbingan petugas yang ada, Harun yakin pelaksanaanya akan dapat dilakukan dengan baik.(dro/*1)