Jabar Hujani Gorontalo dengan 10 Gol

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat hari ini memetik kemenangan mudah dari lawan tandingnya Gorontalo. Tidak tanggung-tanggung, Jabar dengan garangnya menghujani anak-anak asuh arifin Adrian dengan 10 gol.

Laga perdana di babak perempat final, Jabar dengan berkostumkan biru-biru tampak begitu bersemangat. Setiap serangan yang mereka bangun seakan begitu mudah menerobos jantung pertahanan gorontalo dan gol-pun kembali tercipta.

Gorontalo yang turun dengan kostum kuning hijau hari ini terlihat mati langkah. Serangan balasan yang coba mereka bangun selalu berhasil dipatahkan. Babak pertama, Gorontalo harus rela ketinggalan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, semangat anak-anak jabar semakin membara. Pesta golpun tercipta. 8 kali kulit bundar berhasil menggoyang jala gawang gorontalo diiringi pekikan suporter seakan tiada terputus.

Ketinggalan 10 – 0, menjelang 2 menit akhir pertandingan, dengan perjuangan yang sangat berat barulah Gorontalo berhasil mendapatkan 1 gol. Sampai pertandingan usai, skor tercatat 10-1 untuk kemenangan Jawa Barat.

Mendapat kemenagan dengan angkagol menakjubkan ini, pelatih Tim Jabar menyatakan bahwa timnya saat ini dalam kondisi prima.

Tim futsal jawa barat yang berada di grup d pada laga akhir babak perempat final akan berhadapan dengan tim kuat dari dki Jakarta.  saat ini tim futsal jawa barat sudah mengantongi poin 3, sedangkan tim futsal gorontalo hanya mengantongi point 1 dan tim dki jakarta yang sama-sama berada di grup d hanya mengantongi point 1 setelah imbang 1-1 melawan gorontalo di pertandingan pertama babak perempat final selasa kemaren. (2*/dro)




Sumbar Permalukan Jateng 5 – 0

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kepiawaian Tim Futsal Sumbar menggiring kulit bundar kembali teruji. Dibabak perempat Final, Sumbar permalukan Tim Jawa Tengah dengan skor tanpa balas, 5-0.

Dalam laga tanding yang terkesan tidak berimbang ini, Tim Futsal Jateng bertarung habis-habisan. Memanfaatkan strategi 5 penyerang tanpa kiper, Tim Sumbar yang berisikan 4 orang pemain Timnas tampak tenang. Dengan mudah mereka selalu mematahkan semua serangan yang dibangun Jateng. Hasilnya, dibabak pertama, Tim Sumbar berhasil menyarangkan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, 4 pemain Sumbar yang pernah memeperkuat Tim Futsal Indonesia di Qattar ini semakin menunjukkan permainan dengan tehnik tinggi. Tidak tanggung-tanggung, gawang Jateng tanpa penjaga itu dihadiahi tambahan 3 gol.

Sampai babak akhir selesai, jateng tidak satupun berhasil memasukkan gol balasan. Skor akhir 5-0 untuk kemenangan Tim Futsal Sumbar.

Menerima kekalahan ini, Manajer Tim Futsal Jateng, Sudibyo angkat topi. Ia mengaku skill perorangan yang dimiliki Sumbar belum mampu ditandingi anak-anak jateng.   “Mereka memiliki kemampuan bagus, baik bertahan maupun menyerang. Tim ini tidak bisa dianggap remeh,” Kata Sudibyo.

Sumbar yang kini sudah berada di perempat final tergabung di group E bersama dua kontingen lainnya, Jateng dan Kalsel. Sementara itu, babak perempat final lainnya,3 kontingen berada di group D yakni, DKI Jakarta yang sudah berhadapan denngan Goronalo dengan skor imbang 1-1. Dan Kontigen Group D lainnya adalah, Jawa barat.(Am)




ATLET PON CABANG FUTSAL JALANI SCREENING AKHIR

Tim Futsal SUMUT Juga Targetkan Medali Emas. Akui Siap Tempur

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dua hari menjelang pelaksanaan pertandingan perdana PON XVIII Riau Cabang Futsal, seluruh atlit menjalani screening akhir. Dari lima provinsi yang dijadwalkan akan melakukan screening, hingga sore ini baru dua provinsi yang mengikuti yakni, Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Sumatra Utara.

Berdasarkan data yang diterima detikriau.org, hari pertama pelaksanaan screening, selasa (4/9) Provinsi yang masuk jadwal untuk melaksanakan screening adalah, Jawa Barat, Papua, Kalimantan Selatan, Sumatra Utara dan Tuan Rumah Riau.

Kontingen futsal Provinsi Jawa Barat batal mengikuti screening dikarenakan seluruh data atlitnya tertinggal di Pekanbaru. Sedangkan dua Provinsi lainya, Papua dan tuan rumah Provinsi Riau saat ini masih dalam perjalanan menuju kota Tembilahan.

Seluruh atlit dari 12 Kontingen PON Cabang Futsal dari 12 Provinsi yang mengikuti pertandingan akan diperiksa kebenaran data dirinya.”Sesuai buku petunjuk, kita melakukan pemeriksaan dengan melihat secara langsung Kartu Identitas / Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki masing-masing atlit,” Ujar Anggota Panitia Pelaksana PB PON Riau, Erzon ketika dikomfirmasi  disela-sela pelaksanaan screening bertempat dilantai tiga gedung kantor Dispenda Inhil di Tembilahan, selasa (4/9)

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Futsal Kontingen Provinsi Sumatra Utara, HM. Dharil Siregar ketika sempat berbincang-bincang mengaku optimis dengan kondisi kesehatan dan mental atlitnya.”Atlit kita tidak ada masalah dan kami siap tempur,” Ujarnya optimis sambil mengungkapkan bahwa tim mereka mentargetkan akan memboyong medali emas pada ajang PON XVIII Riau ini.(fsl)




KONTINGEN FUTSAL JABAR PUJI PANITIA SUB PB PON INHIL

Usulkan Masakan Tidak Terlalu Pedas serta Pinta Bagian Dinding Sisi  Venue yang Masih Terbuka untuk di Tutup.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kontingen PON XVIII Cabang Futsal Provinsi Jawa Barat menyampaikan ucapan terimakasih atas pelayanan yang diberikan Panitia Sub PB PON XVIII Riau cabang Futsal, Inhil. Mereka berharap pelayanan ramah dan baik ini dapat terus berlanjut hingga akhir  pelaksanaan PON guna suksesnya Kab. Inhil sebagai salah satu tuan rumah.

Menurut Manajer Kontingen Futsal asal Provinsi Jawa Barat Sigit Iskandar yang saat itu didampingi oleh Wakil Manajer, Oce dan Manajer Bidang Tehnik, Maulana, sambutan baik dan ramah tuan rumah ini sudah mereka rasakan sejak kedatangan mereka, ahad (2/8) sekira pukul 08.00 Wib.’Alhamdulillah, pelayanan ramah dan baik ini semakin membuat kami merasa nyaman dan betah. Panitia sejak kemaren selalu mendampingi dan memberikan semua kebutuhan yang kami perlukan. Jika pelayanan ini bisa dapat dpertahankan hingga akhir PON XVIII,  maka Kab. Inhil wajib untuk mendapatkan penghargaan,” Puji Manajer muda ini ketika ditemui detikriau.org di Pemondokan mereka di Hotel Ar-Rahman II, Tembilahan.

Ditambahkannya, disamping pemondokan yang dinilai mereka sangat layak, ketersediaan sarana latihan, makanan yang disajikan panitia juga mendapatkan acungan jempol.”racikan bumbu tidak jauh berbeda dengan lidah kita orang jawa barat. Hanya saja sedikit saran, kalau memungkinkan kami meminta agar rasa pedasnya agak dikurangi,” Ujarnya dengan tertawa renyai membuat suasana komfirmasi menjadi akrab sambil mengaku demi kesiapan atlit-atlit Jawa barat, sore ini mereka sudah melakukan latihan diarena yang sudah disiapkan panitia.

Ketiga disinggung masalah target, mereka menyatakan bahwa tentunya akan memasang target tinggi sebagai juara. Mereka yakin dengan tehnik, pembekalan dan atlit yang kini mereka miliki, target itu akan mampu mereka raih. “memang kemaren saat ajang Pra PON, kita dikalahkan oleh Tim dari kaliman Selatan. Dalam ajang PON ini, kita yakin akan mampu menundukkan Kalsel,” Katanya sambil memberikan penilaian bahwa yang menguntungkan Tim Kalsel saat ajang Pra PON salah satunya disebabkan mereka sebagai tuan rumah.

Akui Kaget Informasi yang diterima Berbeda dari Kenyataan

Dalam kesempatan komfirmasi ini, Sigit Iskandara mengaku sebelumnnya sempat mendapatkan informasi yang membuat tim mereka agak resah. Setelah berada di Tembilahan, mereka mengakui bahwa informasi itu ternyata tidak benar.

Diceritakannya dan langsung mendapatkan anggukan kepala dari Oce dan Maulana, di kota Tembilahan dikabarkan mereka nantinya harus mandi dengan air kubangan karena kualitas air yang sangat jelek serta harus bermandikan keringat dengan cuaca yang sangat panas.” Hari ini anak-anak semua tertawa. Ternyata informasi itu salah. Air untuk mandi kami nilai tidak kalah dengan kualitas air di Jawa Barat dan Cuacapun kami nilai tidak terlalu berbeda jauh. Sekali lagi aplus kami buat Inhil.” Ujarnya sambil menambahkan dengan sarana dan prasarana yang tersedia ini akan semakin meningkatkan semangat tempur atlit-atlit Jawa Barat untuk memenangkan pertarungan.

Terkait permasalahan Venue, mereka mengaku tidak menuntut banyak.” Menurut mereka yang penting arena lapangan dan sisi dalam Venue sudah bisa dipergunakan. Namun, seperti  keinginan Kontingen Futsal asal Provinsi Kalsel sebelumnnya, mereka juga meminta agar sisi gedung yang masih terbuka segera ditutup. “Ini tentunya agar cahaya matahari tidak sampai membuat silau mata pemain. Sedangkan untuk sisi luar Venue menurut kami bukan masalah”.Pungkasnya. (fsl)