Kunjungi Korban Musibah Kebakaran Pasar Bekawan, Bupati Perintahkan Agar Kebutuhan Para Korban Diperhatikan

Mandah, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan meninjau dan menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Selasa (30/1/18). Bupati menekankan agar segala kebutuhan para korban kebakaran ini benar-benar diperhatikan.

Penyerahan bantuan secara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Inhil dilakukan di Masjid Ath-Thayyibah, Pasar Bekawan Luar, Desa Bekawan.

“Saya atas nama Pemkab Inhil menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Bekawan. Kita harus sabar atas musibah ini. Ini merupakan cobaan dan rahasia-Nya yang tentunya ada hikmah dibalik kejadian ini,” ungkap Bupati Inhil HM Wardan.

Dipesankan, warga yang ditimpa musibah kebakaran ini tidak boleh larut dalam kesedihan, tapi harus bangkit dan terus berusaha untuk masa depan yang lebih baik.

Disebutkan, kedatangannya langsung meninjau lokasi kebakaran di Desa Bekawan ini, agar dapat melihat langsung kondisi dan penanganan korban dan apa saja yang diperlukan bagi mereka pasca musibah ini.

“Saya harapkan segala kebutuhan para korban dapat diperhatikan, segera lakukan langkah-langkah penanganan dengan berkoordinasi dan sinergi antara pihak kabupaten, kecamatan dan desa,” harapnya.

Setelah melakukan penyerahan bantuan, Bupati beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran, Posko Bantuan, Posko BPBD dan Posko Kesehatan.

Kepala Desa Bekawan Ganda Saputra menyampaikan terima kasih atas kunjungan bupati yang segera turun ke desanya pasca kebakaran, malam tadi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kedatangan bapak Bupati HM Wardan, ini merupakan dukungan moril luar biasa bagi warga kami yang terkena musibah kebakaran ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, data terbaru di Posko BPBD jumlah rumah yang terbakar sebanyak 58 unit yang mengakibatkan 61 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 153 jiwa harus kehilangan tempat tinggal./diskominfops_inhil/adv/r*




Kebakaran di Sungai Beringin, 1 Korban Nyaris Terpanggang

Tembilahan, detikriau.org – kebakaran menghanguskan 1 unit rumah warga di jalan Pembangunan Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kab Inhil. Sabtu (25/2/2017).

Amukan api dirumah milik Jafri (39) ini menimbulkan 1 korban, Elfauzi Saputra (25)

Menurut Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra, kebakaran mula diketahui sekira pukul 09.00 WIB. Dumana tetangga sekitar rumah melihat asap tebal muncul dari dalam rumah.

Saat itu rumah hanya ditunggui oleh keluarga dari Jafri, yaitu Elfauzi Saputra yang menderita gangguan jiwa dan baru pulang setelah dirawat di RSJ Tampan.

Melihat adanya asap tebal, warga kemudian mencoba memadamkan api. Setelah bantuan 1 (satu) unit mobil damkar, akhirnya sekira pukul 10.00 WIB. Api dapat di padamkan sekira pukul 10.00 WIB.

“Atas kejadian tersebut rumah korban mengalami kerusakan di bagian kamar depan dan garasi, sedangkan korban Elfauzi Saputra berhasil diselamatkan namun dia mengalami luka bakar dibagian kaki, tangan dan muka dan saat ini telah di rawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.” Sampaikan Kapolsek

Menurut Kapolsek, kerugian akibat kebakaran tersebut belum bisa ditaksir, sedang penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan./ Am




Dilalap Jago Merah, Pengrajin Perahu Kayu di Desa Pungkat Merugi Ratusan Juta Rupiah

Tembilahan, detikriau.org – 1 unit rumah warga di Jalan M. Taher RT 01 RW 01 Desa Pungkat Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau ludes dilalap si jago merah. Jum’at (18/11/2016) sekira pukul 08.00 Wib.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologis peristiwa yang meludeskan rumah pengrajin perahu motor bernama Husin (60) bermula sekira pukul 07.30 Wib saat korban bersama menantunya Syafrizon hendak melaksanakan rutinitas keseharian membuat perahu motor.

Saat itu korban menyalakan mesin pembangkit listrik diesel yang berada di bagian belakang rumahnya untuk mengoperasikan mesin ketam kayu listrik.

Sedang asyik bekerja, tiba-tiba sekira jam 08.10 Wib, Syafrizon tiba-tiba melihat asap mengepul dari pintu jendela kamar anak korban yang terletak disebelah kanan depan rumah.

Korban bersama menantunya kemudian bergegas masuk ke dalam rumah untuk melihat penyebab adanya asap di dalam kamar tersebut.

Begitu pintu kamar tempat asal asap tersebut dibuka ternyata api sudah membesar.

Seketika mereka berteriak minta pertolongan pada tetangga dan kemudian masyarakat yang berdatangan mencoba memadamkan api tersebut dengan menggunakan mesin pompa air, namun karena nyala api sudah membesar, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api terus melalap bangunan tersebut beserta isinya hingga menjadi arang.

“Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api baru bisa dipadamkan sekira pukul 08.55 WIB namun rumah beserta isinya sudah tidak bisa diselamatkan,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum.

Untungnya peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa namun diperkirakan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta./Am




Ditinggal Berobat, 1 Unit Rumah di Sungai Guntung Ludes Terbakar

KATEMAN (detikriau.org) – 1 unit rumah di Gang Satria 2 Jalan Kesehatan Sungai Guntung, Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman ludes jadi abu, Senin (31/10/2016).

Siang itu, kondisi bangunan dalam keadaan kosong. Sebab pemilik rumah, H Jumadi (60) pergi berobat Tanjung Batu Kepulauan Riau.

Peristiwa tersebut mula diketahui oleh tetangganya, Zainuddin sekitar pukul 14.20 WIB. Sontak saja, ia turun dari rumah mengabar kepada petugas Polsek dan Damkar serta masyarakat setempat.

Meski di TKP sedang diguyur hujan, kobaran api tetap melalap bangunan dengan cepat.

“Bangunan terbuat dari kayu, sehingga api cepat membesar,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Selasa (1/11/2016).

Dari upaya bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

“Sampai saat ini penyebab dari kebakaran rumah itu masih dalam penyelidikan petugas Polsek Kateman,” tutupnya./Mirwan

 




Dilalap Jago Merah, Ratusan Juta Harta Benda Warga Tempuling Ludes

Tembilahan, detikriau.org – 1 unit rumah warga di Jln. Poros No. 66 RT. 04 RW. 02 Dusun Suka Jadi, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil ludes dilalap si jago merah. Amukan api yang menimpa rumah Zeno Madi bin Waidi (38) tahun ini terjadi sekira pukul 10.00 Wib, senin (24/10/2016)

Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, sekira pukul 08.00 Wib, Zeno meninggalkan rumah untuk bekerja menggarap lahan pertanian miliknya di SK 4. Satu jam berselang, sekira pukul 09.00 Wib, istri korban, Elizabeth Boru Simanjuntak juga meninggalkan rumah dengan tujuan berobat.

Selanjutnya sekira pukul 10.00 Wib, korban pulang kerumah. Namun naas, saat itu korban menyaksikan tempat tinggalnya sudah terbakar. Korban sontak berteriak meminta pertolongan.

Bersama warga sekitar korban berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya namun dikarenakan kobaran api sudah membesar, upaya memadamkan api dan menyelamatkan harta benda korban tidak membuahkan hasil.

Bangunan rumah yang terbuat dari kayu menyebabkan api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah.

“Baru sekira pukul 11.30 WIB api berhasil dipadamkan namun rumah korban beserta isinya sudah habis terbakar,” Terang Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, senin (24/10/2016)

Menurut Heriman, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,  namun kerugian materi diperkirakan sekitar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus juta rupiah)

“penyebab kebakaran diduga berasal dari sisa obat anti nyamuk bakar yang berada disamping kasur, yang mana, sewaktu korban meninggalkan rumah lupa mematikan obat anti nyamuk bakar tersebut,” Pungkas Herman./Am

 




Awas Tabung Gas. Warga-pun Lari Berhamburan

Tembilahan, detikriau.org – Teriakan “Awas tabung Gas” dari salah seorang warga ditengah upaya pemadaman api pada peristiwa kebakaran di jalan H Arif antara gang 2 dan gang 3 Kecamatan Tembilahan Hulu sontak membuat warga kaget.

Teriakan yang  tidak diketahui sumbernya ini menjadikan jerambah kayu dimana TKP kebakaran terjadi bergoyang akibat beban dari ratusan warga yang berupaya menjauhi lokasi.

“Awas ada tabung gas. Menjauh…menjauh,” teriak salah seorang warga yang seketika berlari menjauhi lokasi.

Untungnya hingga beberapa saat ledakan yang dikhawatirkan tidak terjadi dan warga-pun kembali bahu-membahu melakukan upaya pemadaman.

Menurut penuturan warga setempat, dilokasi ini sudah beberapa kali diamuk jago merah.

Perkampungan penduduk yang berdiri dipesisir bantaran sungai Indragiri ini dijubeli ratusan rumah penduduk dan hampir seluruhnya berbahan kayu. bahkan atap bangunan rumah sebahagian masih berbahan atap daun.  /Mirwan