Pelajar SMPN 4 Keritang, Ismail, Rebut Medali Perunggu 100 M Gaya Dada Putra pada Ajang O2SN di Pekanbaru

Tembilahan, detikriau.org – Atlet renang pelajar Inhil, Ismail berhasil merebut medali perunggu di nomor 100 meter gaya dada putra pada perlombaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se Provinsi Riau tahun 2018 yang dilaksanakan di kolam renang Aquatic Center Rumbai, Pekanbaru (7/5/2018).

Di lima nomor perlombaan lainnya, 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada, 50 meter gaya kupu-kupu, dan 100 meter gaya bebas, pelajar SMPN 4 Kecamatan Keritang ini hanya berhasil mencapai finish diurutan ke 4.

Menurut keterangan Sekretaris Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Inhil, Ari Permana, pada acara tahunan O2SN kali ini, Dinas Pendidikan Inhil mengutus 2 orang atlit renang, satu putra dan satu putri.

“Atlit putri kita, Vickie Ashri Novianti Sugianto memang belum berhasil memboyong medali. Disemua nomor perlombaan yang diikuti, Vickie baru berhasil mencapai finis di posisi 4 dan 5. Tetapi prestasi yang telah diraih itu cukup membuat kami berbesar hati,” Sampaikan Ari kepada detikriau.org di Tembilahan, rabu (9/5/2018)

Prestasi yang berhasil diraih kedua atlit pelajar Inhil dari cabor renang ini menurut Ari merupakan hasil gemblengan pelatih, Sugito, S.Pd, guru mata pelajaran olahraga di SMPN 2 Tembilahan sekaligus pelatih renang di PRSI dan Perkumpulan Renang Milenium Inhil, disamping tentunya, kata Ari juga merupakan kerja keras atlit sendiri, dukungan orang tua dan Dinas Pendidian Inhil.

“Mudah-mudahan kedepannya atlit renang kita akan mampu mengukir prestasi lebih baik. Tak lupa tentunya kita juga berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten, khususnya KONI Inhil. Apalagi Cabor renang merupakan lumbung medali terbanyak dibandingkan cabor lainnya yang diperlombakan.” Akhiri Ari./ Am




Manggala Agni INHU Terus Upayakan Pemadaman Karhutla

Rengat (detikriau.org) – Manggala Agni Kabupaten  Indragiri Hulu (Inhu) terus berupaya untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi wilayah  Inhu. Hal tersebut dikatakan  oleh kepala Ops Manggala Agni  Kab. Inhu, Ismail kepada wartawan, Sabtu (5/9).

“Hingga saat ini, tim kita terus upayakan pemadaman yang terjadi di desa Rawa Mangun dan Rawa Asri, kecamatan Rengat  serta desa Penyaguan, Kecamatan Gangsal  ”, ungkapnya.

Disambungnya, dalam upaya memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya sudah menurunkan sebanyak 4 (empat) tim,  yang masing-masingnya beranggotakan delapan orang “kita menurunkan empat tim dan masing-masing tim dibekali dengan satu unit mesin pemadam.”, ucapnya.

Disampaikannya, karhutla sudah menyebabkan asap tebal di wilayah Inhu dan sangat menggangu jarak pandang “asap pada pagi hari sangat tebal dengan jarak pandang hanya berkisar 200 meter namun siang sudah sedikit menipis karena dibawa angin”, sebutnya.

ditambahkan Ismail, pihaknya tidak akan pernah bosan dan akan terus memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah Inhu hingga tuntas“kita juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membantu petugas dalam upaya memadamkan api”, tutupnya. (Zal)