Pengembangan Ikan, Waktu Dekat, Pemkab Rohil Mou Dengan Norwegia

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menyampaikan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membuat MoU dengan Investor ssal Norwegia, tentang pengembangan ikan senangin dan ikan Salmon.

“Orang Norwegia sudah setuju sekali akan mengembangkan ikan senangin dan salmon,” ujar Bupati Rohil H.Suyatno Kepada wartawan usai membuka secara resmi acara kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada masyarakat perbatasan di Rokan Hilir, di gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Senin (16/03/15) kemaren.

“Ada sambutan positif. Kita akan mengembangkan senangin dan ikan salmon di air tawar dan ini sudah ada komitmen dengan mereka serta tinggal kita membuat MoU nya lagi,” kata bupati.

Tambah Suyatno, jika ikan salmon bisa diternak di darat di air tawar, coba bayangkan. Saat Ini ikan salmon merupakan ikan termahal.

“Saya yakin dan percaya untuk Rohil, itu Insya Allah pasti berhasil. Tapi itu semua tergantung komitmen kita. Kalau kita memprogramkannya separuh hati, lebih baik tak usah. Kita harus komi dan pihak lain, DPRD juga harus komit dan tentunya tidak kalah pentingnya masyarakat juga harus mendukung penuh rencana ini. Jika semuanya komit, program ini akan jalan,” pinta Suyatno mengakhiri. [tris/adv]




Hadapi MEA, Rohil Harus Persiapkan SDM Handal

BAGANSIAPIAPI (detikriau.org) – Plt Setda Rohil, Drs Surya Arpan, MSi menginstruksikan untuk menyikapi serius penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan tenaga kerja asing yang nantinya diyakini akan membanjiri Rohil.

Sebelum MEA diterapkan, Rohil menurutnya sudah harus siap dengan tenaga kerja handal. Menurut Sekda, baru-baru ini sudah ada investor dari Cina, Taiwan dan Hongkong meninjau Pulau Jemur. Rencana pulau itu akan dijadikan lokasi pariwisata.
“Selain investasi, sambungnya, pemerintah berencana akan menggabungkan beberapa dinas yang ada di Rokan Hilir untuk menumbuhkembangkan usaha ekonomi kerakyatan dengan mempermudah perizinan dan pembinaan bagi pengusaha pemula agar bisa menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan produk dari luar” Ujaar Plt Sekda.

Dia mencontohkan, Dinas perindag, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan Kantor Bapemas bisa saja disatukan untuk mempercepat proses pelayanan serta bantuan kepada pelaku usaha untuk dapat memulai usahanya sebagai indikator guna mempercepat penanggulangan kemiskinan dan mengurangi pengangguran di Rokan Hilir. (*/tris/adv)