35 Peserta Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepsek

Kadisdik Inhil, H Helmi Darmawi
Kadisdik Inhil, H Helmi Darmawi

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Sebanyak 35 peserta dari berbagai daerah mengikuti pendidikan dan pelatihan calon Kepala Sekolah tajaan Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (13/10).

Kegiatan yang dipusatkan di aula salah satu hotel di Tembilahan ini, dibuka secara resmi oleh Kadisdik Inhil, H Helmi D dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yakni Master Trainer LPPKS.

Dalam sambutannya, Helmi mengatakan bahwa Kepala Sekolah mempunyai tugas yang sangat kompleks dan menentukan bagi keberadaan suatu sekolah. Untuk itu, Kepala Sekolah harus mempunyai dan mampu merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tepat sebagai pemimpin.

“Kepala Sekolah juga harus mempunyai Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni Kepala Sekolah berperan sebagai pendidik. Kepala Sekolah harus berperan sebagai manager, untuk membuat perencanaan dan harus mampu mengawasi pelaksanaan rencana yang telah dibuat untuk kemajuan sekolahnya,” tutur Helmi.

Selain itu, Kepala Sekolah juga harus mampu bertindak sebagai leader, yaitu mempunyai kemampuan untuk memutuskan sesuatu secara cepat dan tepat dengan penuh renungnan. Kepala Sekolah sebagai inovator dalam perkembangan teknologi informasi harus bisa berinovasi dan membuat perubahan untuk membangun sekolahnya ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia, H Nursyah Fajar dalam laporannya menjelaskan, diklat tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan, umum dan pembangunan pendidikan, demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berkarater.(dro/adv pemkab Inhil)




Esok, 445 Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Batam

Kabag Kesra Setdakab Inhil, HM Arifin
Kabag Kesra Setdakab Inhil, HM Arifin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah melakukan serangkaian ibadah, esok,  Senin (13/10) sekitar pukul 14.00 WIB, 445 Jemaah Haji  yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 akan tiba di Embarkasi Batam, Kepulaun Riau, .

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Indragiri Hilir (Inhil) HM Arifin, prosesi pemulangan akan disambut langsung Wakil Bupati (Wabup) H Rosman Malomo.

“Penyambutan jemaah sekaligus disejalankan dengan penyerahan Jemaah dari BPIH kepadaPemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil,” ujar Kabag Kesra Setdakab Inhil, HM Arifin, Ahad (12/10).

Ditambahkannya, sama seperti pemberangkatan sebelumnya, pemulangan Jemaah Haji dari Batam ke Tembilahan akan menggunakan angkutan laut. Jemaah akan dinaikan di Pelabuhan LSDP, Tembilahan dan dikumpulkan di Masjid Raya Al Huda.

“Insyaallah proses penyambutan di Tembilahan langsung oleh pak Bupati.” Tandas Arifin. (dro/*1/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Lepas 363 Atlit Berlaga di Porprov VIII Riau

Pemasangan Atribut Atlit oleh Bupati Inhil
Pemasangan Atribut Atlit oleh Bupati Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melepas Kontingen Kab. Inhil yang akan mengikuti PORPROV VIII Riau Tahun 2014 yang akan dilaksnakan di Kab. Inhu Rengat.Acara pelepasan dilaksanakan di lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan.Turut  hadir Wabup Inhil, Ketua DPRD Kab.Inhil sementara Unsur MUSPIDA , Ketua KONI Kab. Inhil, Sekda Kab. Inhil,Para Pejabat di lingkungan Pemkab Inhil serta undangan lainnya.Bupati Inhil dalam sambutannya menyampaikan. Ahad (12/10/2014)

Dalam sambutannya, Bupati menaruh keyakinan dan optimisme terhadap peluang prestasi yang akan diraih Atlet Indragiri Hilir pada PORPROV VIII Riau ini. Hal ini menurut Bupati bisa dilihat dari keseriusan pembinaan yang dilakukan masing-masing cabang olahraga, melalui Training Centre beberapa waktu sebelumnya.

Bupati juga mengajak kepada sebanyak 363 atlit yang akan berlaga pada 18 cabang olahraga utusan Inhil ini untuk disiplin dalam menerima tunjuk ajar dari Ketua Tim masing-masing Cabang Olahraga, dan selalu bermental juara yang sportif dalam mengikuti pertandingan.

“Kita semua patut menggantungkan harapan besar kepada seluruh Atlet Indragiri Hilir yang akan  berjuang meraih prestasi tertinggi. Kemenangan bukan suatu kebetulan, tapi karena kerja keras baik selama waktu latihan maupun disaat mengikuti pertandingan.”Dikatakan Bupati

Ditambahkan Bupati, kekalahan dan kegagalan bukan sesuatu yang harus disesali, tapi ia harus dikoreksi untuk keberhasilan pada masa-masa mendatang. Penguatan orientasi dan motivasi aktif merupakan salah satu faktor penentu dalam meraih kemenangan, disamping faktor-faktor teknis dan non teknis lainnya.

Untuk itu Bupati berharap agar seluruh Tim Menejer dan Atlet Kontingen Indragiri Hilir tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan persaudaraan “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” Meskipun untuk mencapai kearah itu dibutuhkan pengorbanan dan kearifan sosial.”Ujar Bupati

Masih menurut Bupati, seluruh Anggota Kontingen merupakan cermin pencitraan nama baik Kabupaten Indragiri Hilir dimata Atlet se Provinsi Riau dan Masyarakat Tuan Rumah. Tiap negeri ada tuannya, dengan adat dan tuahnya pula. Oleh sebab itu seluruh Kontingen Indragiri Hilir diharapkan benar-benar takzim pada adat resam Kabupaten Indragiri Hulu.

Disamping itu kepada masing-masing Tim Cabang Olahraga diharapkan tetap melakukan koordinasi dan komunikasi yang dinamis antar Tim dan kepada Tim Menejer Kontingen. Laksanakan pengawasan dan pemantauan terhadap segala keperluan dan persiapan Atlet, pola makan dan kesehatan, disiplin dan lainnya. Selesaikan suatu persoalan dengan musyawarah secara cerdas dan santun.

Dalam kesempatan itu juga , Bupati Inhil  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jajaran KONI Indragiri Hilir, Pengurus Cabang Olahraga, Pemangku Kepentingan dibidang Olahraga dan semua pihak yang telah menunjukkan dedikasi, dukungan dan kerjasama demi keikutsertaan Atlet Kontingen Indragiri Hilir pada PORPROV VIII Riau Tahun 2014 ini. Usai acara pelepasan dilaksanakan Defile dengan berjalan kaki yang di mulai dari Jalan Gajah Mada, Jl. Kartini, Jl.Abd. Manaf,Jl. Jend.Soedirman kembali ke Jalan Gajah Mada.

Untuk sekedar diketahui, keikutsertaan Atlet Kabupaten Indragiri Hilir pada PEKAN OLAHRAGA TINGKAT PROVINSI RIAU, merupakan untuk yang kedelapan kalinya. Dimana pada PORPROV VII Tahun 2011 lalu, yang pada saat itu masih bernama PORDA, Inhil bertindak sebagai tuan rumah.(dro/rul/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Sarankan Pedagang PKKG Suguhkan Menu Seafood

Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghimbau agar kedepannya pedagang Pusat Kuliner Kelapa Gading untuk dapat menyuguhkan menu makanan yang lebih mencerminkan khas daerah inhil.

“Daerah kita dikenal sebagai daerah perairan yang tentunya kaya dengan hasil laut. beranekaragam panganan sejenis seafood saya yakini tentunya akan lebih sesuai seperti kerang, udang dan berbagai jenis panganan hasil laut lainnya,” Saran Bupati.

Dalam kesempatan kunjungannya ke lokasi Pusat Kuliner Kelapa Gading, jum’at (10/10/2014) malam, Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan untuk menjadikan kawasan Kuliner Kelapa Gading sebagai salah satu tujuan rekreasi bersama keluarga.

Dibeberapa lokasi pedagang yang masih didapati minim penerangan diminta Bupati untuk segera diberikan penerangan yang mencukupi. hal ini dimaksudkan agar para tamu yang hadir akan dapat merasa lebih aman dan nyaman.(dro/rul/adv pemkab inhil)




Lagi Polres Inhil Gari 3 Pelaku karhutla

karhutlaTembilahan (detikriau.org) – kamis (9/10/2014) sekira pukul 17.30 Wib kemaren, Kepolisian Polres Inhil kembali berhasil mengamankan 3 orang tersangka yang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, MSi melalui Kasad Reskrim, AKP Ade Jamrah Sik, jum’at (10/9/2014), informasi adanya pembakaran lahan di TKP RT 02 RW 01 Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan didapatkan dari masyarakat.

Mendapatkan informasi, petugas dari polsek kota langsung mendatangi lokasi. Di TKP, ditemukan TSK, Mulyadi bin kasim (50), Suradi bin Arsyad (45) keduanya adalah warga parit 6 Desa Junjangan sedang membakar lahan.

“Ketika dimintai keterangan tsk mengaku melakukan aktifitas pembakaran lahan atas suruhan pemilik tanah, olopan pardede bin lacius (61),” Terang Ade Jamrah.

Ditambahkan Ade, ketiga tsk kini sudah digelandang ke Mapolres Inhil guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Kasatreskrim mengatakan para pelaku pembakaran lahan akan dijerat dengan Undang-undang nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. menurutnya Polisi tidak pandang bulu terhadap siapa saja pelaku kejahatan pembakaran hutan dan lahan.

“Kepolisian akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melakukan karhutla. Sebab pemerintah kita menyebut pelaku pembakar hutan dengan penjahat kemanusia,” jelas Ade.

Salah satu alasan disebutnya Tsk Karhutla sebagai penjahat kemanusia karena dampak perbuatannya akan dapat merugikan banyak aspek, seperti Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan aspek sosial lainya. (dro)




Sekda Buka Rakor GOW se Inhil

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM membuka kegiatan rakor Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se Kab Inhil. Pada acara yang diselenggarakan di gedung wanita jalan baharuddin jusuf tembilahan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat esselon dilingkungan pemkab inhil. Kamis (9/10/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, Bupati menyampaikan sambutan baiknya dengan terselenggaranya rakor perempuan se-inhil ini. Rakor yang ditujukan untuk melakukan konsolidasi organisasi melalui program kerja diharapkan akan dapat lebih meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi perempuan kedepannya secara prima sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan Inhil.

Harus disadari kata Bupati, permasalahan yang erat kaitannya dengan program pembangunan perempuan selama ini disebabkan belum adanya pendekatan pembangunan yang secara khusus mempertimbangkan manfaatnya secara adil terhadap kaum perempuan dan laki-laki. Hal ini memberikan dampak terhadap timbulnya ketidaksetaraan dan keadilan gender. Kondisi ini semakin diperburuk dengan masih terbatasnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan kebijakan publik. Oleh karenanya, pengarusutamaan gender harus didukung oleh pergeseran paradigma dengan mempertimbangkan sifat pemerintah yang otokratif ke demokratik. Disamping itu, sifat pemerintah yang monolitik perlu dialihkan menjadi pluralistic, dari sentralisitik ke desentralistik serta dari unilateral ke interaksionis. Dengannya diharapkan akan dapat mendorong pemberdayaan perempuan melalui program kerja organisasi mencapai millennium development goals (MDGs).

“Insyaallah pengarusutamaan gender bisa diwujudkan sebagaimana yang diinginkan tanpa mengabaikan kodratnya sebagai seorang ibu,” Ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berharap rakor perempuan ini dapat terwujudnya peran dan partisipasi organisasi perempuan secara bersama-sama dengan pemerintah kab inhil untuk mengatasi berbagai permasalahan daerah yang sangat komplek diantaranya persoalan kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingkat pendidikan yang belum menjangkau semua lapisan masyarakat, kurangnya kesadaran masyrakat terhadap kebersihan serta masih rendahnya partisipasi kaum perempuan dibidang public.

Oleh karenanya diperlukan pemetaan potensi dari masing-masing induk organisasi untuk saling mendukung pelaksanaan program yang sesuai sehingga dapat terciptanya jalinan kerjasama untuk meningktakan program pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan perempuan khususnya.

“Dengan rakor ini saya berharap kedepannya pemberdayaan perempuan dapat lebih terfokus lagi dan tetap mengacu pada kebutuhan praktis dan strategis kaum perempuan,” Tandas Bupati.

Sementara itu, ketua GOW Inhil, Hj Djamilah dalam laporan menyampaikan bahwa rakor ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan pemahaman seluruh anggota dan anggota organisasi perempuab tentang arti dan peran organisasi perempuan dalam pembangunan di inhil.

“Selain itu kegiatan ini menjadi momentum pemantapan komitmen untuk mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki bagi kepentinagan organisasi perempuan di Inhil agar eksistensi dan perannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya kaum perempuan.” Jelasnya.

Rakor yang dilaksanakan dalam 1 hari kerja ini diikuti oleh sebanyak 150 orang peserta yang berasal dari organisasi perempuan yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)