Sekda Buka Kegiatan Sosialiasi UU Tentang Lembaga Keuangan Mikro

Sekda Inhil, H Alimuddin RM menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialiasi
Sekda Inhil, H Alimuddin RM menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialiasi

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati Inhil, Sekda, H Alimuddin RM membuka secara resmi sosialisasi UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro. Kegiatan tajaan Bagian Administrasi Perekonomian Setda Kab. Inhil yang dilaksanakan di Aula Gedung Puri Cendana Tembilahan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil. Rabu (15/10/2014)

 

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda menyampaikan bahwa lembaga keuangan yang menyediakan dana atau modal bagi usaha skala mikro atau usaha skala kecil sangatlah penting dan mendesak. Lembaga keuangan skala mikro ini memang hanya difokuskan kepada usaha-usaha masyarakat yang bersifat mikro, dan Lembaga keuangan ini dikenal dengan sebutan Lembaga Keuangan Mikro (LKM).

 

Berdasarkan Undang-undang nomor 1 tahun 2013, untuk memenuhi kebutuhan layanan keuangan terhadap masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah, perlu disusun suatu undang-undang tentang lembaga keuangan mikro untuk memberikan landasan hukum. Penyusunan Undang-undang ini bertujuan untuk, pertama mempermudah akses masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah untuk memperoleh pinjaman/pembiayaan mikro, kemudian untu memberdayakan ekonomi dan peroduktifitas masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah, dan yang terakhir adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah.

 

Rendahnya akses usaha kecil terhadap Perbankan dinilai Bupati dikarenakan sistem kredit perbankan diselenggarakan atas pertimbangan komersial. Hal ini menyebabkan usaha kecil sulit memenuhi persyaratan teknis perbankan, terutama soal jaminan dan persyaratan administrasi lainnya.

 

”Karena peran lembaga keuangan mikro ditengah-tengah masyarakat sangat penting untuk memudahkan akses maka Pemerintah akan melakukan pengawasan agar peran LKM dapat tetap maju dan profesional dalam membantu perekonomian masyarakat.” Ujar Bupati

 

yang menjadi target lembaga keuangan mikro adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah dan penduduk daerah lainnya yang hidup dibawah garis kemiskinan, dengan kriteria pendapatannya maksimum setara dengan 320 kg beras perkapita pertahun.

 

“Oleh sebab itu Saya sangat menyambut baik diadakannya Sosialisasi Undang-undang nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro karena Sosialisasi ini sangat perlu dilaksanakan dan merupakan agenda yang cukup penting dalam upaya memberikan wawasan dan pengetahuan kepada aparat Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa, sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan usaha ekonomi masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.” Imbuh Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Program Prioritas Inhil, DMIJ diminta Dilaksanakan Secara Serius

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menyebutkan bahwa program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) adalah program prioritas dimasa kepemimpinannya. Agar DMIJ dapat berjalan sesuai harapan perlu adanya evaluasi secara berkelanjutan sehingga berbagai bentuk kekurangan dalam pelaksanaanya bisa segera diketahui dan dicarikan solusi kongritnya.

“Ini program prioritas dimassa kepemimpinan saya. Untuk itu perlu keseriusan dalam melakasanakanya,”ujar Bupati, saat membuka rapat evaluasi dan pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan DMIJ, di Gedung Engku Kelana, Selasa (14/10).

Ketertlibatan Camat, Kepala Desa (Kades), Leader, Fasilitator dan Pendamping Desa menurut Bupati sangatlah besar. Semua pihak tersebut sudah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Khusus kepada Camat, mereka harus membentuk forum yang dapat membantu terlaksananya program ini. Selain itu Camat juga dituntut mensosialisasikannya kepada masyarakat. Saya tidak meninginkan program ini hanya menjadi tanggung jawab Dinas teknis,”Perintah Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga mewanti-wanti jangan sampai program ini dinilai gagal. Bupati mentargetkan capaian minimal 95 persen diakhir tahun nanti.

Bahkan agar progam ini tidak menimbulkan dampak hukum dikemudian hari, Pemkab Inhil juga melakukan kerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP_ perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru.” Tandas Bupati. (dro/*1/adv pemkab inhil)




Kunker sekaligus Pelantikan Pengurus TP PKK desa di Kecamatan Mandah

Kunker TP PKK Inhil di Kecamatan MandahMANDAH (detikriau.org) –  TP PKK Inhil kembali melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) yang dirangkai dengan berbagai kegiatan. selasa (14/10).

Kunker yang dilaksanakan di kecamatan Mandah diselaraskan dengan pelantikan pengurus TP PKK Desa kelurahan se-Kecamatan Mandah masa bhakti 2014-2019 yang dilantik oleh ketua TP PKK Kecamatan Mandah Koneta Nursal Spd.

Hadir dalam kunker tersebut dr Hj Raihana Razaq selaku wakil ketua lV TP PKK Inhil didampingi oleh wakil sekretaris TP PKK Inhik Hj Indra Luswari Dianto dan Kepala Bidang (Kabid) Pengarusutamaan Gender (PUG) dari  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KB) Inhil Drs Muhibuddin Ssos Msi, camat Mandah Drs Nursal, dan ketua TP PKK Kecamatan Koneta Nursal Spd.

Dalam sambutannya dr Hj Raihana Razaq mengatakan bahwa Program-program pemerintah dan pemerintah desa yang berkaitan langsung dengan peran serta masyarakat.

“Terhadap hal ini, ada faktor kunci agar TP PKK mampu malakukan fungsinya secara optimal, antara lain perlunya segenap jajaran TP PKK mengetahui apa yang menjadi program-program pemerintah, tetapi bukan berarti TP PKK hanya mengerjakan apa yang menjadi program Pemerintah saja, karena pada hakekatnya TP PKK itu memiliki 10 program pokok PKK yang perlu dilaksanakan bersama” jelasnya.

Disisi lain Camat Mandah Drs Nursal dalam sambutannya mengatakan selamat datang kepada seluruh TP PKK yang telah hadir di Kecamtan Mandah.

“Kepada seluruh ibu-ibu dari Kabupaten saya ucapkan selamat datang, di Kecamatan Mandah ini kami telah menggalakkan program pemerintah seperti Jumat bersih dan magrib mengaji” tandasnya.(dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Hadiri Penutupan TMMD di Kecamatan Kemuning

foto; bertuahpos.com
foto; bertuahpos.com

Kemuning (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan dan rombongan menghadiri penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Kemuning Muda, Kecamatan Selensen, Senin (13/10).

Program ini dikatakan Bupati merupakan wujud nyata partisipasi TNI bersama masyarakat dalam pembangunan sekaligus membantu pemerintah daerah dalam rangka mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan.

Dengan telah suksesnya kegiatan TMMD bukan berarti tugas membangun daerah telah selesai. Pasalnya tantangan ke depan akan lebih berat dan lebih kompleks lagi yang akan hadapi.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Riau ini berharap melalui TMMD mampu menyentuh dan memberikan kesadaran bagi masyarakat agar ikut bersama-sama melakukan kegiatan positif. Jika itu dapat dilakukan maka dalam jangka waktu tidak lama daerah ini akan maju.

”Kegiatan ini juga sangat bermanfaat untuk mempererat rasa kekeluargaan di antara masyarakat dengan TNI. Dengan begitu, akan terjalin rasa saling respek dan saling membutuhkan di antara TNI dan masyarakat,”imbuh Bupati.

Sementara itu Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf FP Tarigan, menucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan Pemkab dan masyarakat Indragiri Hilir.

”TNI hadir oleh dan karena masyarakat. Karena itu kami siap mendukung berbagai bentuk pembangunan yang sudah di programkan pemerintah,” katanya. Suksesnya TMMD kali itu sekaligus kado yang diberikan Dandim untuk Inhil. Karena ia akan segera pindah dinas ke daerah lain.

Berbagai kegiatan nyata yang telah dilakukan oleh TNI di Desa Kemuning Muda Kecamatan kemuning diantaranya pembangunan MCK, pembangunan lokasi parkir Masjid Baiturrahman, pembangunan Kantor Babinsa, pembuatan Box Culvert, penimbunan jalan, pembangunan Jembatan Beton dan kegiatan non fisik lainya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Sambut Kedatangan 445 Jamaah Haji Kloter 4 di Batam

 

Wabup Inhil, H Rosman malomo didampingi istri, Hj Siti Bungatang saat melepas keberangkatan calon jamaah haji Inhil beberapa waktu lalu di batam
Wabup Inhil, H Rosman malomo didampingi istri, Hj Siti Bungatang saat melepas keberangkatan calon jamaah haji Inhil beberapa waktu lalu di pelabuhan LLASDP Tembiahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 445 Jemaah Haji Inhil yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 tiba di Debarkasi Batam, Senin (13/10).

Kedatangan tamu-tamu Allah ini langsung disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H Rosman Malomo.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat menyambut tamu-tamu Allah. Apa yang sudah dilakukan selama di Tanah Suci Makkah, hendaknya dapat diimpelmintasikan ditengah kehidupan sehari hari,” Sampaikan Wabup dalam sambutannya.

Selama berada di Tanah Suci Makkah, tentu banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang didapat. Jadikanlah semua itu sebagai guru untuk memmperbaiki kualitas hidup. Banyak orang yang mampu secara ekonomi namun belum bisa melaksanakan ibadah haji.

Setelah berisitrahat selama satu malam di asrama haji Batam Provinsi Kepulauan Riau, para jemaah tersebut dijadwalkan akan bertolak ke Tembilahan, Inhil pada hari Selasa (14/10) dengan menggunakan sarana angkutan laut yang telah disedikan panitia.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Disdik Inhil Taja Pelatihan manajemen Lembaga PAUD

Logo PAUDTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tingkatkan SDM, Disdik Inhil menggelar pelatihan manajemen pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Senin (13/10).

Kegiatan melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) itu diikuti sebanyak 50 peserta dari tenaga pendidik penyelenggara PAUD se-Inhil. Kegiatana diatas langsung dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Inhil, Ahmad Ramani, yang bertindak mewakili Kepala Dinasnya.

“Kita akan memberikan pemahaman tentang manageman pengelolaan lembaga PAUD. Karena PAUD ini sangat erat hubunganya dengan dengan masyarakat hingga tingkat paling bawah,” Sampaikan Ramani dalam sambutannya

Dirambahkan mantan Camat keritang ini, kegiatan itu dihrapkan akan mampu meningkatkan pengetahuan para pengelola dan menyiapakan tenaga pengelola PAUD trampil.

Sementara itu Ketua Panitia, Hj Rosmawati, menyebutkan salah satu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan PAUD agar dapat mengarahkan pendidik dengan benar. Pasalnya,  pendidikan merupakan ujung tombak dalam memajukan daerah.

“Melalui pendidikan kita mampu melahirkan generasi-generasi bangsa yang berkualitas dan berkarakter,” tutupnya.(dro/*1).