Bupati Inhil Canangkan Kesatuan Gerak PKK

Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK Inhil serta Unsur Muspida Inhil dengan Anak Murid SLBTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mencanangkan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan, di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf, Senin (20/10/2014).

Kehadirian PKK, kata Bupati memang sangat diharapkan untuk mendukung Pemerintah dalam menyukseskan pembangunan. Terlebih di era kepemimpinannya yang baru menginjak kurang lebih satu tahun. Sehingga masih banyak tugas yang meski diselesaikan.

“Kita sadar bahwa proses pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, maka harus didukung oleh semua lapisan masyarakat,” tegas Bupati Inhil.

Pada kesempatan itu orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga mengajak seluruh organisasi perempuan mendukung penuh segela program pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga tingkat daerah.

Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan tersebut juga disejalankan dengan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN). Momen itu kita Bupati hendaknya dijadikan motivasi untuk mejadikan yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, menyebutkan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap tahunya. Dimana salah satu tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan KB dan Kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat.

”Kegiatan ini merupakan moment starategis dalam melaksanakan program kependudukan  dan KB Kesehatan secara gratis. Hal ini menunjukkan bahwa PKK sangat peduli dengan kepentingan masyarakat dalam membangun keluarga,” jelasnya.(dro/*1/adv pemkab Inhil)




100 peserta Utusan 20 Kecamatan di Inhil Dapatkan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Foto: Way, humas pemkab inhil
Foto: Way, humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka pelatihan penyelenggaraan Jenazah, Jum’at (17/10/2014) malam. Kegiatan tajaan bagian kesra setdakab inhil yang diselenggarakan di aula salah satu Hotel di Tembilahan ini diikuti oleh 100 peserta utusan dari 20 Kecamatan Se Inhil terhitung sejak tanggal 17 – 19 oktober 2014.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa menyelenggarakan jenazah, yaitu sejak dari menyiapkannya hingga membawanya ke kubur dan menguburkannya, adalah perintah agama yang ditujukan kepada kaum muslimin sebagai kelompok. Apabila perintah itu telah dikerjakan oleh sebagian dari mereka sebagaimana mestinya, maka kewajiban melaksanakan perintah itu berarti sudah terbayar. Kewajiban yang demikian sifatnya dalam istilah agama Islam dinamakan fardhu kifayah. Karena semua amal ibadah harus dikerjakan dengan ilmu, maka mempelajari ilmu tentang peraturan-peraturan di sekitar penyelenggaraan jenazah itupun merupakan fardhu kifayah.

Menyelenggarakan jenazah bukan saja setelah seseorang meninggal, tetapi semenjak orang itu sakit, menjelang ajal, diwaktu datangnya ajal, menyiapkannya sesudah itu, sampai selesai menguburkannya, semua dicontohkan dan diajarkan Rasulullah secara rinci, lengkap dan sempurna.

”Setelah pelatihan ini saya berharap tidak ada lagi terdapat perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan jenazah, oleh karena itu setiap peserta diharapkan dapat menyerap dan mempraktekkannya sesuai dengan materi pelatihan dilapangan nantinya.” Pinta Wabup

Selain itu setiap peserta juga diminta untuk mampu memberikan pengetahuan tentang cara penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga tahu dan mampu dalam pelaksanaan penyelengaraan jenazah.(way/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Irup 17 hari Bulan Oktober

foto: Way, Humas Pemkab Inhil
foto: Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo bertindak selaku Inspektur pada upacara 17 hari bulan oktober 2014 bertempat dihalaman kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan. Hadir pada kegiatan rutin bulanan ini unsur Muspida, para pejabat, TNI, Polri serta PNS dan tenaga honorer dilingkungan Pemkab Inhil. Jum’at (17/10/2014)

Dikatakan Wabup pada amarannya bahwa apa yang dilakukan pada hari ini merupakan hal penting dalam mendukung tugas sebagai aparatur penyelenggara pemerintahan di daerah. Sebagai aparatur penyelenggara pemerintah yang sadar akan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan oleh negara, perlu disadari bahwa masih banyak hal-hal yang belum dapat dicapai. Salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan tersebut adalah koordinasi, terutama antara Dinas/Instansi.

“Oleh karena itu melalui momentum apel ini, hendaknya kita jadikan sebagai refleksi, untuk lebih memahami dan memakni arti koordinasi.” Pinta Wabup

Ditambahkan Wabup, koordinasi bukanlah sekedar retorika dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan. Namun lebih dari itu. koordinasi mutlak diperlukan guna terlaksananya pola tindak antar kelompok, ataupun Instansi sebagai bagian dari sebuah sistem yang mengarahkan kegiatan dan aktivitasnya pada sesuai aturan yang telah ditetapkan, serta diikat oleh nilai-nilai dan semangat kebersamaan untuk kepentingan masyarakat secara umum.

“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, maka sikap disiplin yang juga harus diperbaiki dan ditingkatkan. Karena hanya dengan disiplinlah semua tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik.” Imbuh Wabup.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Buka Bimtek Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi

Foto: Syahrul Badrin. Humas Pemkab Inhil
Foto: Syahrul Badrin. Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil BUpati Inhil, H Rosman malomo membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Aula kantor Bappeda, kamis (16/10/2014). Turut hadir dalam kegiatan itu kepala SKPD beserta undangan lainnya.

Dalam Sambutan Wakil Bupati menyampaikan bahwa menciptakan tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa merupakan salah satu agenda pembangunan nasional. Agenda tersebut dilaksanakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan dengan keterbukaan, akuntabilitas, kredibilitas, efektivitas dan efisiensi, menjunjung tinggi supermasi hukum dan membuka partisipasi masyarakat.

Salah satu faktor dan aktor utama yang turut berperan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik (Clean and Good Governance) adalah aparatur penyelengara birokrasi.

“Dalam pengelolaan kebijakan dan pelayanan publik, birokrasi sangat menentukan terwujudnya efisiensi, efektivitas dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.” Ujar Wabup

Ditambahkan orang nomor dua di pemkab inhil ini, hasil evaluasi Pemerintah terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi gelombang I 2008–2009, disebutkan kondisi kinerja birokrasi jauh dari harapan dan belum berjalan sesuai tuntutan masyarakat. Selanjutnya, reformasi birokrasi gelombang II membutuhkan suatu Road Map Reformasi Birokrasi. Road Map Reformasi Birokrasi memberikan kejelasan arah, acuan dan persamaan persepsi mengenai langkah-langkah operasional reformasi birokrasi baik di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan reformasi birokrasi di masing-masing instansinya.

Pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan, menyangkut 8 (delapan) aspek perubahan, yaitu aspek Organisasi, Tatalaksana, Sumberdaya Manusia Aparatur, Peraturan Perundang-Undangan, Pengawasan, Akuntabilitas, Pelayanan Publik, dan Budaya Kerja Aparatur.

“Secara umum dari ke delapan program area perubahan tersebut sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, hanya saja polanya belum sepenuhnya mengarah kepada format yang telah digariskan.” Disebutkan Wabup

Wabup menegaskan kepada seluruh stake holders dan lebih khusus lagi kepada Tim Reformasi Birokrasi yang sudah ditunjuk untuk bersungguh-sungguh mendukung dan melaksanakan program-program reformasi birokrasi yang sudah digariskan oleh pemerintah tersebut, dan kepada tim yang ditunjuk, untuk segera menghimpun berbagai bahan dan informasi yang dibutuhkan dalam Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2014–2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. (rul/adv pemkab inhil)




Dihalaman TK Pertiwi I, TP PKK Inhil Peringati HCTPS Tahun 2014

Asisten, H Fauzan Hamid saat membacakan sambutan Bupati InhilTembilahan (detikriau.org) – TP.PKK Kab. Inhil melaksanakan Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Dunia Tahun 2014 bertempat di halaman TK Pertiwi I Tembilahan. Pelaksanaan peringtaannya secara global ditetapkan oleh PBB pada tanggal 15 oktober setiap tahunnya.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II, Fauzan Hamid menyampaikan bahwa peringatan  HCTPS ini untuk menyerukan perlunya peningkatan praktek Higiene dan Sanitasi di seluruh dunia. Rabu (15/10/2014)

Peringatan HCTPS tahun 2014 yang mengambil tema “Melalui Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kita Tingkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sejak Usia Dini”. ini mengingatkan pentingnya untuk melibatkan anak-anak pada kelompok usia sekolah, bahkan anak usia pra sekolah yang merupakan generasi masa depan.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku sehat yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular, maka penting untuk menyampaikan pesan CTPS sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut lebih luas.

“saya merasa sangat bangga akan semangat kita semua untuk hadir ditempat ini, guna menggaungkan pentingnya perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun bagi Masyarakat Indragiri Hilir. Kita akan bersama-sama berjuang menyelamatkan hidup anak-anak generasi penerus kita agar terhindar dari berbagai penyakit.” Sampaikan Bupati

Bupati juga menyampaikan kepada semua yang hadir untuk dapat membawa keluarga dan masyarakat sekitar untuk ikut membiasakan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun yang sederhana dan dapat dilaksanakan dengan singkat di rumah sendiri, disekolah dan tempat-tempat umum lainnya, sekaligus menjadikannya sebagai perilaku hidup yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini disampaing dihadiri Asisten II, H.Fauzan Hamid juga tampak dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Wakil Ketua TP.PKK Hj Haryati Alimuddin dan Hj . Raihana Ara,  pengurus PKK Kab.Inhil, pengurus Organisai Wanita Kepala Sekolah , Majelis Guru dan Murid-murid TK Pertiwi I Tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)




Pembangunan Bidang Pertanian Harus Mengacu Pada Empat Program Pokok Pertanian

Wabup Inhil, H Rosman Malomo (dua dari kiri) saat menghadiri kegiatan penyuluhan
Wabup Inhil, H Rosman Malomo (dua dari kiri) saat menghadiri kegiatan penyuluhan

Tembilahan (detikriau.org) – Melaksanakan pembangunan dibidang pertanian, harus mengacu kepada empat Program Pokok Pembangunan Pertanian dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian seperlunya berkaitan dengan potensi, kondisi agro-ekosistem dan latar belakang sosial-budaya masyarakat. 

Empat program pokok pembangunan pertanian, yang disebut dengan “Empat Sukses Pembangunan Pertanian”, yakni pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan; kemudian peningkatan diversifikasi pangan; Peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor; serta peningkatan kesejahteraan petani.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam amrannya saat membuka kegiatan pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan se kab Inhil. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BP2KP Inhil ini dilaksanakan di gedung Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (15/10/2014)

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sudah memiliki lembaga penyuluh tersendiri yaitu Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan. Melalui lembaga penyuluhan ini diharapkan akan dapat dilakukan revitalisasi penyuluhan yang mencakup revitalisasi bidang kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan penyuluhan di Kabupaten Indragiri Hilir

“saya minta dalam penyusunan Program Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang dilakukan setiap tahun dapat dikoordinasi dan diintegritasi dengan baik sehingga seluruh kegiatan penyuluh yang direncanakan benar-benar secara efektif dapat menunjang menyukseskan pelaksanaan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir.”Pesan Wabup

Kepada para Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan, serta seluruh peserta pertemuan ini Wabup eminta untuk terus meningkatkan semangat kerja, memahami dengan seksama tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing, serta harus mengenali juga tugas dan fungsi mitra kerja agar dapat mengkoordinasi tugas-tugas dengan pihak lain yang terkait sehingga pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Indragiri Hilir dapat sukses.” Tandas Wabup. (dro/adv pemkab inhil)