Penertiban Pedagang Dilakukan Melalui Upaya Persuasif

Rapat perdana disperindag inhil dengan Tim Pembinaan dan Penertiban Pedagang PasarTembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, H Fahrolrozy meminta agar upaya penertiban pedagang dilakukan melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan. Dengan menyampaikan sosialisasi dan upaya pemahaman secara santun diyakini akan dapat menimbulkan kesadaran para pedagang akan makna pentingnya upaya penertiban yang akan dilakukan.

Disampaikan Fahrolrozy dalam rapat perdana bersama Tim Pembinaan dan Penertiban Pedagang Pasar bertempat di ruang rapat kantor Disperindag Inhil, rabu (29/10/2014) menegaskan bahwa upaya penertiban ini dilakukan pemerintah sebagai sebuah langkah untuk menjadikan kota Tembilahan sebagai kota yang bersih, Indah, tertib dan Asri.

“Apalagi tidak lama lagi kita akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau. Sesuai pesan Bupati, kita harus berbenah agar tamu-tamu kita yang datang dari luar akan merasa nyaman berada di kampung halaman kita.” Ujar Fahrolrozy

Untuk mewujudkan hal itu ditambahkan mantan Kadishubkominfo Inhil ini, salah satu upaya sesuai dengan bidang kerja Disperindag adalah melakukan penertiban pedagang terutama pedagang-pedagang yang memanfaatkan ruang yang bukan diperuntukan untuk lokasi berdagang.

Saat ini, Disperindag Inhil sedang fokus untuk melakukan penertiban pedagang-pedagang di seputaran jalan Yos Sudarso, Jembatan parit XI dan parit VI. Sedangkan pedagang gerobak yang keberadaannya juga dirasakan cukup mengganggu ketertiban terutama kelancaran lalu lintas dikatakannya akan ditangani oleh pihak Kecamatan Tembilahan.

“tugas yang dirasakan cukup berat adalah upaya pemindahan pedagang kaki lima disepanjang jalan Yos Sudarso, pedagang didepan toko Palapa, pedagang depan Kahuripan serta pedagang yang menempel menjelang tanggal 12 Desember mendatang. ” Kata Fahrolrozy

Namun meskipun dirasakan berat, Fahrolrozy berkeyakinan jika dilakukan dengan sosialiasi dan pemberian pemahaman yang baik hingga timbulnya kesadaran pedagang maka upaya penertiban tentunya akan menjadi ringan. “Inilah tugas yang harus segera dilakukan oleh TIM. Berikan sosialisasi dan pemahaman agar pedagang mau memberikan kerjasama yang baik,” Tandasnya.(dro)




Ujian Seleksi CPNS 2014, Pemkab Inhil Pasang TV Monitor di Depan Gor Tasik Gemilang

IMG_3512Tembilahan (detikriau.org) – Untuk mengedepankan prinsip-prinsip Obyektif, Transparan dan Akuntabel, pada pelaksanaan ujian seleksi CPNS Inhil Formasi Umum TA 2014, Pemkab Inhil memasang TV Monitor di depan GOR Tasik Gemilang Tembilahan agar proses itu juga dapat diawasi oleh masyarakat secara terbuka.

Selama berlangsungnya pelaksanaan Seleksi CPNS Formasi Umum itu juga akan diawasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), BPKP, Ombudsman, Inspektorat serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media Massa.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam amarannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (29/10/2014)

Dikatakan Wabup, pengadaan CPNS harus dilaksanakan secara obyektif dan transparan, berdasarkan syarat-syarat yang telah ditentukan serta tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan dan daerah. Tujuannya adalah untuk memperoleh CPNS yang profesional, jujur, bertanggung jawab, netral dan memiliki kompetensi sesuai dengan tugas dan atau jabatan yang akan diduduki serta menjamin transparansi dan mencegah terjadinya  Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Diingatkan Wabup, peserta seleksi CPNS Kab Inhil tahun 2014 tercatat sebanyak 5.213 orang, sedangkan jumlah formasi yang tersedia hanya 100 formasi atau dengan rasio 1:52. Artinya, persaingan peserta dalam Seleksi CPNS Formasi Umum Tahun 2014 ini sangat ketat dan kompetitif. Wabup berharap agar setiap peserta dapat mempersiapakan diri dengan baik agar hasil yang diperolehpun mudah-mudahan akan baik pula.

“Selamat menempuh ujian, Semoga Allah SWT senantiasa memberikan Rahmat dan Ridho-Nya kepada kita semua. Amiin,” Do’a Wabup. (dro/adv Pemkab Inhil)




Pemkab Inhil masih Butuhkan Tambahan 4.802 PNS

IMG_3566Tembilahan (detikriau.org) – Pemkab Inhil hingga saat ini masih mengalami kekurangan Pegawai Negri Sipil (PNS) sebanyak 4.802 orang yang dibutuhkan untuk mengisi pada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum Tahun Anggaran 2014 Inhil bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (29/10/2014). Diterangkan Wabup, berdasarkan penyusunan data perhitungan kebutuhan PNS yang ideal untuk Pemkab Inhil pada tahun anggaran 2012 adalah sebanyak 12.887 orang.

Pada Tahun 2013 Pengangkatan CPNS Tenaga Honorer Kategori I berjumlah 109 orang. PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) dan atau meninggal berjumlah 177 Orang. Sedangkan kondisi riel PNS Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2014 tercatat sebanyak 8.805 orang.

“Dari data ini artinya kita masih membutukan tambahan PNS sebanyak 4.802 orang,” Ujar Wabup

Ditambahkannya, kekurangan pegawai terjadi pada jabatan-jabatan tertentu, ditambah jumlah pegawai yang memasuki batas usia pensiun sehingga diperlukan penambahan pegawai untuk menjaga kualitas pelayanan publik terutama di bidang pelayanan dasar dengan mempertimbangkan kemampuan dan efisiensi keuangan Negara.

Dipenghujung sambutannya, Wabup berharap agar semua calon peserta seleksi CPNS untuk mendengarkan dan mengikuti petunjuk teknis yang disampaikan oleh TIM-CAT BKN dan mematuhi Tata Tertib Ujian serta mengerjakan semua soal dengan cermat dan teliti.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Kepala BKD Inhil, H Syaifudin menjelaskan bahwa formasi CPNS Kab Inhil dari pelamar umum berjumlah sebanyak 100 formasi dengan rincian, tenaga pendidik sebanyak 19 formasi, Tenaga kesehatan 17 formasi serta tenaga teknis dan penyuluh sebanyak 64 formasi.

Berdasarkan data, peserta seleksi CPNS formasi umum berjumlah sebanyak 5.213 orang dengan strata pendidikan S1 dan S2 berjumlah 2.302 orang serta pendidikan D III dan SLTA sederajat sebanyak 3.079

“Syarat untuk lulus seleksi CPNS Formasi Umum ini harus memenuhi Nilai ambang batas (Passing Grade ) sebagaimana dimaksud dalam peraturan Menteri Pembadayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2014 yakni Tes Karaktestik Pribadi (TKP), tes Intelegensia Umum (TIU) serta tes Wawasan Kebangsaan ( TWK ),” Terang H Syaifudin. (dro)




Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Puncak Perayaan Gema Muharam

Bupati pimpin rapat persiapan peringatan 10 muharamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan hari puncak peringatan Gema Muharram yang akan di laksanakan pada 3 November mendatang.

Berbagai persiapan akan dilaksanakan pada hari puncak peringatan Gema Muharram, diantaranya Istighotsah, Tablik Akbar dan doa bersama. Saat itu juga dilakukan pengerahan massa yang mencapai puluhan ribu.

“Selain jumlah massa yang banyak kita juga menyediakan 1.000 termos bubur asyura,” kata Bupati Inhil, HM Wardan, dalam rapat tersebut, Selasa (29/10).

Bupati berharap puncak Gema Muharam itu dapat menjadi iven wisata religi Provinsi Riau. Maka itu pelaksanaanya nanti harus dilakukan sebagus mungkin. Disaat itu panitia juga mengundang Musium Rekor Indonesia (Muri).

“Kitab juga akan mendatangkan KH Bahran Jamil, salah seorang penceramah besar dari Kalimantan Selatan (Kalsel),” jelasnya.

Ia mengajak masyarakatnya dari berbagai daerah untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Sehingga selain menjadi paket wisata religi, momen ini juga menjadi Hari Raya Asyura. Dengan demikian masyarakat yang ada diperantauan dapat pulang ke Inhil.

“Kegiatan itu harus berjalan sukses. Kita tidak ingin pelaksanaanya nati terkesan setengah-setengah seperti kegiatan terdahulunya. Maka itu seluruh panitia harus bekerja dengan serius,” tegas Bupati.(dro/Adv Pemkab Inhil)




Polres Inhil Bekuk 2 Penikmat Daun Ganja

daun ganja keringTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Kepolisian Resort Indragiri Hilir amankan 2 warga Tembilahan yang kedapatan memiliki dan memakai Narkoba jenis ganja.

Penangkapan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Inhil ini, dilakukan pada Senin (27/10) malam kemarin, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penangkapan 2 warga yang berinisial BA (33) dan MU (29) ini berawal dari adanya informasi warga di sekitar rumah tersangka.

“Sebelumnya, kita menerima laporan dari masyarakat sekitar bahwa ada warga yang mengisap ganja kering. Maka kita lakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut,” tutur Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasat Narkoba, AKP Detis Mayer kepada wartawan, Selasa (28/10).

Ketika sedang melakukan penyidikan di TKP, lanjut Detis, tercium aroma daun ganja kering dari rumah tersangka. Namun saat petugas masuk ke dalam rumah, kedua tersangka telah membuang daun ganja kering tersebut.

“kami lakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT setempat. Hasilnya, ditemukan 1 paket kecil daun ganja kering beserta 1 blok kertas yang disembunyikan di balik hiasan dinding pada ruang tengah rumah,” terangnya.

Saat ini, guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka dan Barang Bukti (BB) diamankan di Mapolres Inhil.(dro)




Bupati Inhil Irup Peringatan Sumpah Pemuda ke 86 di Tembilahan

foto bersama usai peringatan sumpah pemudaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Sumpah Pemuda ke-86 tahun 2014, yang digelar di lapangan Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (28/10/2014).

Tampak hadir saat itu, Wakil Bupati, Unsur Muspida, Sekda, sejumlah pejabat eselon, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer, serta perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Inhil, yang menggunakan pakaian adat nusantara.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakan Bupati mengatakan bahwa pada tahun 2015 mendatang Indonesia akan memasuki era Komunitas Asean. Untuk itu, para pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

“Mentalitas bangsa, khususnya para pemuda harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing, sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari semakin kompetitif,” Bacakan Bupati.

Dijelaskan, pemuda yang maju adalah pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreativitas yang tinggi, yang mampu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapinya dan memiliki kompetensi, sehingga mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global.

“Pemuda yang maju adalah pemuda yang mampu berfikir positif, yang senantiasa terus berorientasi pada kejayaan bangsanya demi keunggulan dan kegemilangan masa depan, tidak mudah menyerah, bertanggungjawab dan senantiasa melakukan yang terbaik untuk dirinya, masyarakatnya dan untuk bangsanya,”imbuhnya.(dro/adv pemkab inhil)