Program DMIJ 2014, Rata-rata Seluruh Desa Over Prestasi

Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.
Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun baru mulai diterapkan pada triwulan keempat tahun anggaran 2014 lalu, namun pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya di lapangan dinyatakan telah berjalan dengan sukses, lancar dan sesuai harapan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat ditemui awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Yulizal, pada tahun pertama pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), yang merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 ini, berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian Inspektorat diketahui bahwa pengerjaan fisik di lapangan memperlihatkan hasil yang sangat baik dan memuaskan.

“Rata-rata seluruh desa over prestasi. Dengan hasil ini, kita tentunya sangat mengapresiasi. Apalagi, waktu yang tersedia untuk pengerjaan fisik dan keuangannya hanya sekitar 3 bulan saja,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, mantan Kapala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Inhil ini berpesan, agar ke depan seluruh kepala desa dapat lebih berhati-hati dalam mengelola dana program DMIJ yang telah tersedia, karena untuk desa yang masuk dalam kategori swadaya saja, akan mendapatkan dana sebesar Rp 2 miliar, serta ditambah bantuan dana dari ADD pusat, provinsi dan kabupaten.

“Untuk mendukung dan mensukseskan program ini, maka pelaksanaannya di lapangan harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran dan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan,” terangnya.

Oleh karena itu, seluruh pihak yang terkait didalamnya diharapkan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin, agar spirit baru menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah bisa terwujud sesuai harapan bersama.

“Penggunaan dana DMIJ ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas yang ada di desa masing-masing, agar pembangunan di setiap desa dapat diselaraskan dan menghindari ketimpangan, baik ekonomi maupun keberadaan infrastruktur,” imbuhnya.(di/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Hadiri Malam Syukuran HAB Kemenag ke 69

Wakil Bupati di Dampingi Kepala Kantor Kemenag Inhil menyerahkan kunci kendaraan roda dua secara simbolis kepada Penyuluh teladan.
Wakil Bupati di Dampingi Kepala Kantor Kemenag Inhil menyerahkan kunci kendaraan roda dua secara simbolis kepada Penyuluh teladan.

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo ikut menghadiri Malam Syukuran Hari Amal Bhakti (HAB) Kementrian Agama Ke-69 TH 2015 bertempat di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Inhil, minggu (11/1) malam. Kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam beserta beberapa anggota, Ketua MUI serta Kepala Kemenag dan jajaran Kementrian Agama Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan bahwa Kementerian Agama merupakan salah satu Institusi Pemerintah yang sudah cukup tua dalam menangani urusan agama. Salah satu urusan yang tidak diserahkan kepada Pemerintah Daerah oleh Pemerintah Pusat adalah urusan agama. Ini menandakan bahwa urusan agama adalah urusan yang sangat strategis dan penting bagi bangsa Indonesia.

Meskipun urusan agama menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, bukan berarti Pemerintah Daerah menjadi tidak peduli. Justru karena urusan agama menjadi sesuatu yang strategis maka baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sangat konsen dalam memberikan perhatian. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir selalu melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan Kemenag.

“Harapan saya dengan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik maka persoalan-persoalan dibidang urusan agama dapat terselesaikan dengan baik dan kondisinya semakin baik lagi di masa-masa yang akan datang,” Harap Wabup

Ditambahkan Wabup, Pemkab Inhil menyadari sepenuhnya bahwa pembangunan yang kita lakukan memang tidak bisa hanya dilakukan pada pembangunan fisik semata, tetapi pembangunan mental spiritual dan agama juga harus terbina dengan baik, dan Kementerian Agama memegang peranan itu.

Ketika bangunan fisik sudah berjalan baik, namun mentalitas dan keimanan kita tidak terjaga dengan baik, maka pembangunan yang kita lakukan tidak akan berlangsung lama. Sebaliknya apabila masyarakat sudah memiliki mental, keimanan dan ketaqwaan yang baik apapun agamanya, dan disatu sisi pembangunan fisik belum berjalan baik, maka kita yakin masyarakat itu akan menjadi masyarakat yang pandai bersyukur, memelihara hasil pembangunan yang ada, serta akan segera mengejar kemajuan pembangunan di segala sisi.

Juga kata Wabup tidak dapat memungkiri bahwa kiprah Kementerian Agama dalam menjalankan tugas negara sangat menentukan dan memberikan dinamika Pemerintahan tersendiri di Negara ini. Kementerian Agama merupakan Leading sektor pelaksana keagamaan, yang berarti bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memiliki multi agama dan berbagai kepercayaan. Kementerian Agama merupakan ujung tombak suksesnya Penyelenggaraan keagamaan dalam Pemerintahan.

”Tanpa Kementerian Agama kami yakin bahwa akan ada ketimpangan dan kepincangan dalam manajemen Pemerintahan.” Tambahkan Wabup

Masih menurut Wabup, dalam kiprahnya, Kementerian Agama telah memberikan warna dan sinergi yang inovatif dan positif. Berbagai sinergi itu dapat dilihat antara lain dalam Penyelenggaraan berbagai kegiatan Pemerintahan, dan dalam membina kerukunan antar ummat beragama. Hal ini sejalan dengan Keputusan bersama 3 (tiga) Menteri dalam mengayomi umat beragama. Dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hilir sangat terbantu, karena dengan kerjasama yang baik ini kita dapat mengayomi dan membina kehidupan beragama dengan baik pula.

”atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mengucapkan tahniyah, dan selamat memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-69, semoga Kementerian Agama kedepannya menjadi lebih profesional dan lebih amanah, serta dapat lebih meningkatkan kerjasama dalam membangun Kabupaten Indragiri Hilir,” Ucapkan Wabup

usai menyampaikan sambutan wakil bupati juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-69 TH 2015 Sekaligus penyerahan penghargaan kepada Pemenang olimpiade sains MTs tingkat Nasional dan penyerahan Kendaraan operasional roda dua kepada penyuluh. peringatan HAB Ke-69 mengangkat tema; ” Mari Kita Tegakkan Nilai-nilai Integritas, Profesionalitas, Inovasi, tanggung jawab dan keteladanan sebagai Ruh Budaya Kerja Kementrian Agama”.(dro/adv pemkab inhil)




Dewan Sarankan Bupati Tempatkan Aparatur Yang Mumpuni

yuliantini-golkarTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyarankan kepada Bupati, HM Wardan agar menempatkan aparatur yang benar-benar mumpuni dan menguasai pekerjaan sesuai dengan bidangnya masing-masing, sehingga bisa mendukung dan mensukseskan berbagai kebijakan serta program pembangunan di daerah tersebut.

Usulan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini. Menurutnya,hal ini dimaksudkan guna meningkatkan kinerja aparatur yang ada di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil, terutama dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini juga diharapkan tidak terjebak dengan situasi balas jasa, dalam menentukan para petinggi dan pemangku jabatan di Dinas, Badan maupun Kantor di jajaran pemerintahannya.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya dan harus menjadi perhatian serius dari para pengambil kebijakan, yakni tidak mengabaikan konsep evaluasi kinerja SKPD, seperti yang sering disampaikan oleh Bupati Wardan pada beberapa kesempatan.

“Kami di DPRD sangat berharap dalam menyusun pemerintahan, Bupati tetap konsisten menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuannya dan tidak terjabak pada nepotisme dalam upaya balas jasa,” kata Yuliantini, beberapa waktu lalu.

Dengan begitu, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Inhil ini, Bupati Wardan akan bisa membangun sistem pemerintahan yang professional, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan efektif dan maksimal.

“Dengan sikap konsisten itu, upaya penegakan supremasi hukum, perbaikan birokrasi, pemberantasan korupsi, pemerintahan bebas kolusi maupun nepotisme akan bisa dilakukan, sesuai dengan spirit baru menuju Kabupaten Inhil yang maju, bermarwah dan bermartabat,” terangnya.(adi/adv DPRD Inhil)




Dinsos Inhil Belum Pastikan Realisasi RLH 2015

Pembangunan pemukiman rumah layak huni disalah satu kawasan pesisir Inhil beberapa waktu yang lalu
Pembangunan pemukiman rumah layak huni disalah satu kawasan pesisir Inhil beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini jumlah bantuan Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2015 yang akan direalisasikan pemerintah pusat ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih belum bisa diketahui.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil H Burhan, Jum’at (9/1/2015), pihaknya masih menunggu hasil dari pengajuan usulan ratusan rencana RLH pada tahun 2013 lalu.

Meskipun diakuinya tim survey dari pemerintah pusat telah melakukan pemantauan langsung dan menilai pada tahun 2014 lalu bahwa Kabupaten Inhil ini layak mendapat bantuan RLH. “Kami masih menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah realisasinya sesuai dengan pengajuan, atau malah tidak ada diturunkan sama sekali. Semua itu belum bisa kita pastikan,” kata H Burhan

Jika jumlah bantuan RLH dari pusat terealisasi nantinya tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka dari sejumlah penduduk miskin calon penerima RLH akan didata kembali. tim pendataan dari Dinsos Inhil akan menilai lebih detail siapa yang lebih pantas menerimanya.

Yang jelas katanya, Dinsos Inhil sudah melakukan pengajuan bantuna RLH di kabupaten Inhil ini kepada pemerintah pusat, direalisasi atau tidaknya itu merupakan wewenang pusat.

“Tugas kami cukup menghantarkan saja dan menerima untuk dibangunkan RLH kepada penerima,” tutup Burhan.(mirwan)




TA 2015, Pemkab Inhil dapatkan Kucuran Dana Rp 500 M Lebih dari APBD Provinsi Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun anggaran 2015, Pemkab Inhil mendapatkan tambahan kucuran dana sebesar Rp 500 milyar lebih dari APBD Provinsi Riau. Anggaran sebesar itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melaksanakan berbagai pembangunan di Inhil.

Pada kesempatan kunjungan rombongan anggota DPRD Provinsi Riau, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Inhil, Kamis (8/1), Bupati berkesempatan menyampaikan ucapan terimakasih. Tambahan dana pembangunan ini mneurut Bupati juga merupakan usaha keras anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil.

“Kita minta teman-teman DPRD untuk selalu bersama-sama mendukung pembangunan serta ikut mengawal penggunaan dana yang besar tersebut,” Pinta Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga meminta kepada seluruh jajaran dibawahnya untuk mencarai dukungan dana baik dari Provinsi maupun Pusat. Jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah yang tidak seberapa tentunya proses pembangunan akan berjalan lambat.

“Ini tugas kita semua. Silahkan loby pemerintah disana, bujuk dengan program kita. Jangan hanya mengandalkan kuangan daerah yang terbatas. Kitakan punya teman-teman di DPRD yang bisa membantu,” Pesan Bupati

Adapun rombongan anggota DPRD Riau yang adatang ke Inhil, yakni H Musyaffak Asikkin, Hj Septina Primawati Rusli, Agus Transyah, HM Arfah, Hj Sulastri, Abdul Wahid, dan H Said Ismail. hadir juga dalam pertemuan itu Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

Ketua rombongan H Musyaffak Asikkin berharap agar anggaran yang sebesar itu harus mampu dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat

“pergunakanlah dana itu sebagaimana kebutuhan, baik untuk sektor Pendidikan, Kesehatan dan pembangunan Infrastruktur lainya,” imbuhnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Puskesmas Inhil Berikan Pelayanan UGD 24 Jam

Bupati Inhil saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah PuskesmasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memaksimalkan pelayan kesehatan kepada masyarakat, sejak tanggal 2 Januari 2015 yang lalu, seluruh Puskesmas di Inhil berikan pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam. Pelayanan ini dilaksanakan setiap hari di luar jam kerja Puskesmas.

“Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari 8 program utama spirit baru Pemkab Inhil yakni inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” Ujar Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya dalam kegiatan penyerahan alat kesehatan dan sarana kesehatan serta penandatanganan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam bertempat dihalaman kantor Diskes Inhil di Tembilahan, Kamis (8/1/2015)

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan menurutnya perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga medis yang memadai, ketersediaan obat yang cukup termasuk ketersediaan alat dan sarana kesehatan lainnya.

“Termasuk tersedianya sarana tranportasi diwilayah kerja puskesmas. Selama ini, kurangnya sarana tranportasi menjadi hambatan dalam menunjang pelayanan kesehatan yang salah satunya berdampak cukup tinggi pada angka kematian ibu dan angka kematian bayi akibat terlambatnya mendapatkan pelayanan medis,” ujarnya

Menurut Alvi, alat dan sarana kesehatan penunjang kesehatan yang diserahkan ini bersumber dari dana APBN alokasi tahun anggaran 2014 ini yang terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD, serta 5 unit mobil ambulance.

Alat kedokteran umum itu diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya dan Tanah Merah, alat kedokteran kebidanan diserahkan kepada Puskesmas Enok dan Sungai Piring, alat emergency set atau IGD diserahkan kepada 10 Puskesmas diantaranya Puskesmas Tembilahan Hulu, Pengalihan Keritang, Pengalihat Enok, Sapat, Kuala Lahang, Benteng, Sungai Guntung, Pulau Burung, Teluk Belengkong, dan Puskesmas Batang Tumu. Sedangkan 5 unit mobil ambulance diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Pengalihan Keritang, Puskesmas Pengalihan Enok serta Puskesmas Pulau Kijang.

Selain alat kesehatan dan alat transportasi tersebut, Diskes Inhil juga mendapat bantuan bersumber dana APBN berupa Pembangunan Puskesmas Non Perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Tanah Merah, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas mampu Poned dialokasikan kepada Puskesmas Sungai Piring dan Puskesmas Enok, Rehabilitas 3 Puskesmas dan pembangunan Ipal yang dialokasikan kepada Puskesmas Selensen,” tandas Alvi. (mirwan)