Pemprov Riau diminta Segera Perbaiki Ruas Jalan Provinsi yang Rusak

HerwanissitasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta untuk segera memperbaiki ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang saat ini kondisinya sudah rusak parah dan sangat memprihatinkan.

Pasalnya, selain mengganggu aktifitas dan arus transportasi masyarakat setempat, kerusakan ruas jalan provinsi yang dipenuhi lubang-lubang besar menganga ini, juga telah memakan korban diakibatkan terperosok dan terjatuh saat melintas di jalan tersebut.

“Kebetulan saya ada dilokasi ketika kejadian jatuhnya seorang pengendara di Jalan Telaga Biru Tembilahan kemarin. Jadi, jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalan itu bisa terus menimbulkan korban,” tutur Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas, Senin (16/2/2015).

Dijelaskan Herwanissitas, sesuai dengan Undang-undang lalu lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan angkutan jalan, memungkinkan setiap pengguna jalan raya negara, jalan provinsi, jalan kabupaten dan jalan kota bisa menuntut pemerintah untuk mengganti rugi atas kecelakaan yang dialami oleh setiap warga Negara Indonesia.

Dimana, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, sebagaimana Pasal 273 ayat 1 2,3 dan 4 dikatakan bahwa setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas, sehingga korbannya luka ringan, berat hingga meninggal dunia, maka penyelenggara jalan dalam hal ini Pemerintah dapat dituntut dengan hukuman pidana.

“Jika sampai korbannya meninggal dunia bisa dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp 120 juta. Makanya jangan sampai ada korban baru, kondisi ini sudah sangat memprihatinkan, jadi harus segera diperbaiki,” pungkasnya.(adi)




2015, Inhil Tuan Rumah Pucak HUT Satpol PP dan Linmas

devile-satpol-pp-kab-inhil-saat-peringatan-hut-satpol-pp-ke-63-dan-hut-linmas-ke-51-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-di-jln-gajah-mada-pekanbaru-jumat-19-april-2013TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan HUT Linmas ke-53 tahun 2015 tingkat Provinsi Riau rencananya dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada bulan Maret mendatang.

Kepala Satpol PP TM Syaifullah menyampaikan dari rencana Kabupaten Inhil dijadikan puncak HUT Satpol PP dan HUT Linmas ini telah disepakati seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau. Dan kesepakatan ini merupakan hasil rapat di kota Pekanbaru pada hari Kamis (12/2/2015) kemaren yang dihadiri seluruh Kepala Satpol PP se-Riau.

“Pada rapat itu saya sudah ekspos disana dan sudah dapat persetujuan, seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau sepakat menunjuk Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah HUT Satpol PP dan HUT Satuan Linmas tahun 2015 ini,” katanya kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Minggu (15/2/2015).

Untuk rencana waktu pelaksaan acara, dijelaskan Syaifullah, ia mengagendakan penetapan harinya pada minggu ketiga dibulan Maret, dan ini telah diminta persetujuan dari Bupati Inhil.

Ia menerangkan dari agenda diminggu ketiga tersebut disebabkan hari puncak HUT Satpol PP dan Sat Linmas untuk tingkat nasional akan diselenggarakan pada tanggal 3 Maret di kota Bandung. Oleh sebab itu, untuk Provinsi Riau diinginkannya setelah terlaksananya puncak acara ditingkat nasional.

“Dalam rangkaian kegiatan disini nanti diisi dengan beberapa kegiatan Bhakti Sosial diantaranya gotong royong massal, pengecatan serta pembersihan rumah ibadah, kemudian donor darah dari Satpol PP se-Riau, kemudian kegiatan-kegiatan olahraga, kegiatan ini kurang lebih memakan waktu dua atau tiga hari,” tuturnya.

Untuk puncak kegiatan, diterangkannya, puncak kegiatan akan dilaksanakan upacara gelar pasukan yang dihadiri minimal 35 anggota Satpol PP yang dikirim disetiap perwakilan. Sedangkan untuk pelaksanaan upacara, ia menyebutkan hal itu menjadi alternatif, disamping memiliki lapangan upacara sendiri, kemungkinan akan dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Inhil.

Meski telah disepakati, namun saat ini ia meminta persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. “Kita tinggal meminta persetujuan dari Gubernur Riau saja lagi, selain itu tidak ada lagi persoalan,” tutupnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Maksimalkan Pekerjaan, Rekanan Diminta Lengkapi Peralatan

proyek-DPU-Jalan-ilustrasi-ikonTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh rekanan atau kontraktor yang ingin melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk melengkapi berbagai peralatan yang akan digunakan untuk melaksanakan perkerjaan pembangunan.

Langkah tersebut dalam upaya meningkatkan dan memaksimalkan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan.

Anggota Komisi III DPRD Inhil, Zulbahri mengatakan, peralatan yang lengkap adalah faktor pendukung paling penting yang harus dimiliki..

“Saya tidak mau rekanan itu dalam melaksanakan pekerjaannya ternyata peralatan banyak yang tidak punya,” tutur Zulbahri, belum lama ini.

Dijelaskan, memiliki peralatan yang lengkap merupakan kewajiban bagi rekanan, karena itu adalah konsekuensi yang harus dipenuhi jika memang ingin tetap eksis sebagai kontraktor.

“Kontraktor jangan menyalahkan Pemkab saja bahwa ULP dan segalanya bermasalah, namun kontraktor harus sadar, selama ini peralatan yang mereka miliki belum lengkap,” terangnya.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Inhil ini meminta, baik Pemkab maupun rekanan untuk kedepannya lebih memperbaiki kinerja masing- masing, karena menurutnya APBD Inhil adalah hak yang harus dirasakan oleh masyarakat Inhil pula, jangan sampai karena kesalahan salah satu pihak masyarakat tidak dapat menikmati pembangunan sebagimana semestinya.

“Contohlah yang diluaran sana, mereka lebih profesional dalam bekerja. Jadi, ke depan saya harapkan hasil dari pembangunan harus lebih berkualitas lagi,” pungkasnya.(adi)




Sedang Diperjalanan, Speedboad Terbakar di Perairan Guntung-Inhil

imageKATEMAN (detikriau.org) – Belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya secara pasti, sehingga membuat sebuah speedboad terbakar ketika berada di perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (14/2/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Guntung yang mengetahui kejadian tersebut, api yang membakar speedboad itu muncul karena kondisi mesin yang panas dan kebetulan terdapat jerijen minyak di dekat mesin, sehingga api langsung menyambar.

“Penumpang langsung melompat ke air dan diselamatkan oleh speedboat lainnya yang kebetulan berada dekat lokasi,” kata Ijunk.

Informasi sementara yang didapat dari pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasatpol Air Polres Inhil, AKP Supandi mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan terkait kejadian yang baru saja terjadi ini, sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

“Masih dalam pengumpulan data. Tapi untuk sementara korban jiwa tidak ada, hanya yang menderita luka bakar,” terangnya.(adi)




Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, Tenaga Medis Diminta Gencar Lakukan Promosi dan Sosialisasi Kesehatan

Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh tenaga medis di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk gencar melakukan promosi dan sosialisasi tentang kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Ridwan Ahim dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya di bidang pelayanan kesehatan.

Dikatakan Ridwan, para tenaga medis seperti dokter, bidan, perawat dan lain sebagainya harus benar-benar menyadari apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan atau abdi masyarakat.

“Salah satu tugas tenaga medis, yakni harus gencar melakukan promosi dan sosialisasi masalah kesehatan, karena ini sangat penting bagi masyarakat,” tutur Ridwan saat ditemui detikriau.org usai menghadiri prosesi penyerahan SK pengangkatan 32 tenaga honorer dokter sebagai CPNS di lingkungan Pemkab Inhil, yang digelar di aula Kantor Bupati, kemarin.

Selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan oleh tenaga medis, khususnya para dokter adalah dengan meningkatkan kerjasama dan koordinasi bersama masyarakat serta fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di seluruh daerah di Negeri Seribu Parit.

Sementara itu, terkait dengan pengangkatan 32 tenaga honorer dokter menjadi CPNS, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini mengaku bahwa pihaknya merasa sangat terbantu, apalagi penempatannya menyebar ke seluruh pelosok dan daerah terpencil.

“Kita harapkan para dokter ini dapat bekerjasama dan mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dalam rangka mewujudkan Inhil Sehat, menuju kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” imbuhnya.(adi)




Resmikan Pasar “Umbut Kelapa”, Bupati Inhil Pinta Pedagang Rawat Fasilitas dan jaga Kebersihan

DSC_2033 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan Pasar Umbut Kelapa yang ada di Jalan Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu, Jum’at (13/2/2015) sore. Pasar Umbut Kelapa ini sebelumnya dikenal dengan nama Pasar Kayu Jati dengan fasilitas seadanya.

Dalam sambutannya Bupati berharap kepada para pedagang untuk dapat ,merawat berbagai fasilitas yang sudah dibangun dengan sebaik-baiknya agar dapat bertahan lama.

“Bangunan Pasar ini tidak ada artinya kalau diri sendiri tidak merasa memiliki. Tak lupa saya juga ingatkan jangan ada sampah berserakan disekitar sini, mulailah dari awal untuk selalu menjaga kebersihan,” Pesan Bupati.

Pembangunan kawasan pasar Umbut Kelapa ini menurut Bupati dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan. Diantaranya APBN, Menteri Koperasi, APBD Provinsi Riau, APBD Kabupaten Inhil, CSR dari berbagai perusahaan di Inhil dan dari berbagai pengusaha. Dari kolaborasi dana yang diperoleh itu terbangunlah Pasar Umbut ini dengan sebanyak 336 los.

Tahun 2015, Bupati juga nyatakan untuk merealisasikan anggaran guna memaksimalkan pembangunan pendukung lainnya disekitar Pasar Umbut tersebut.

“Masih banyak lagi sumber-sumber anggaran, jadi kedepan tetap diupayakan untuk membangun berbagai fasilitas yang belum terbangun ataupun yang masih terkendala,” janji Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil H Fahrolrozy saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jumlah dana yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut sebesar Rp 5,6 miliyar. Dan dari jumlah 336 los Pasar Umbut Kelapa ini kedepan akan terus diawasi, baik keamanannya, ketertiban dan lain sebagainya.

“Yang jelas kita sudah siapkan disini ada 6 petugas Trantip dan 2 pengawas, selain itu setiap pedagang di sini akan dibekali kartu pedagang resmi, jadi kita bisa tahu yang mana pedang dan yang mana tidak,” tutur Kadisperindag Inhil.

Disamping kehadiran Bupati, PEresmian Pasar Umbut Kelapa ini juga tampak dihadiri langsung oleh Kepala Disperindag Provinsi Riau, H Ramli Walid, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Riau Sawang, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Sekda Inhil H Alimuddin RM, Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan, serta beberapa Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Kabupaten Inhil. Tidak ketinggalan, para pedagang Pasar Umbut dan masyarakat setempat.(mirwan/adv Pemkab Inhil)