BKD Inhil Segera Tempatkan Dokter PTT Untuk Puskesmas Kempas

Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin
Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) nyatakan untuk segera menempatkan tenaga dokter definitif untuk Puskesmas Kecamatan Kempas. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat yang dilayangkan Dinas Kesehatan terkait kekosongan Tenaga Dokter di Puskesmas Kecamatan tersebut.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala BKD Kabupaten Inhil, H Syaifuddin, Kamis (5/3/2015). Ditegaskannya, ia tidak akan membiarkan tenaga-tenaga kerja di lingkungan Inhil ini sedang kosong, termasuklah tenaga Dokter.

“Walaupun sekarang ini belum bisa memastikan kapan penempatannya, tapi itu pasti kita tanggapi dan sesegera mungkin kita putuskan,” ujarnya.

Ia mengaku, belum mengetahui layangan surat pengajuan penempatan tenaga Dokter di Kecamatan Kempas oleh Diskes tersebut. Meski begitu, informasi kekurangan Dokter tersebut diakuinya telah ia terima.

“Mungkin surat dari Diskes sedang diproses oleh Staf saya, ketika sampai ke saya pasti akan saya putuskan,” tegasnya.

Saat ini lanjut Syafrudin, BKD Inhil sedang dalam proses penerimaan tenaga Dokter. Otomatis katanya dalam waktu dekat akan ada tenaga Dokter baru yang siap bekerja dan mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)




Hadiri Rakerkesnas di Batam, Kadiskes Inhil Nyatakan Komit Bangun dan Tanggulangi Masalah Kesehatan

Alvi Furwanti AlwieTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie menyatakan tetap berkomitmen, untuk membangun dan menanggulangi masalah kesehatan yang ada di daerah setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini saat menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Tahun 2015, Kamis (5/3/2015).

Kegiatanyang dipusatkan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini dihadiri jajaran Kementerian Kesehatan, Bappenas, Kemendagri, BPJS, Diskes Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Barat, serta perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah.

Adapun tema yang diangkat pada kegiatan tersebut, yakni “Pembangunan kesehatan dari pinggir ke tengah dalam pemantapan Program Indonesia Sehat, untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia”.

Dikatakan, saat ini pihaknya terus berupaya menghasilkan berbagai langkah dan terobosan, guna penanggulangan masalah kesehatan, perbaikan kinerja dan menyatukan langkah dalam pembangunan kesehatan di Negeri Seribu Parit ke depan.

“Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, kita semua perlu kerja lebih keras lagi, dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait, termasuk lintas sektor, pihak swasta dan masyarakat,” tutur Alvi.

Selain itu, diperlukan upaya-upaya yang lebih serius dan fokus dengan berbagai pendekatan, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan beserta pendukungnya, kompetensi tenaga kesehatan, transportasi, penyehatan lingkungan, pemukiman sehat, pasar sehat, air bersih dan pelayanan kesehatan yang komprehensif.

“Program Indonesia Sehat adalah upaya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, yang semuanya itu dapat tercapai dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak,” terangnya.(adi/adv)




Milad Inhil Ke-50, Pemkab Agendakan Sayembara Desain Logo

foto: mirwan
foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka HUT Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang ke-50, Pemkab Inhil agendakan sayembara desain logo Milad Inhil.

Pernyataan ini disampaikan kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Inhil, Yun Hawarius saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2015). Dikatakannya, sayembara ini sudah dibuka pada tanggal 2 Maret kemaren hingga tanggal 16 Maret mendatang.

“iya kita agendakan sayembara ini dalam rangka Milad Kabupaten Inhil, dan ini bisa diikuti oleh siapa saja. yang penting putra Inhil. meskipun pesertanya sedang tidak berada di inhil,” ujar Yun Hawarius yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris panitia Pelaksana Sayembara.

Dijelaskan,  peserta yang mengikuti ini mulai dari tingkat Pelajar, Mahasiswa hingga pemuda secara umum. Jika peserta tersebut merupakan pekerja ataupun menempuh Pendidikan di luar Kabupaten Inhil, maka peserta boleh hanya mengirimkan hasil desainnya saja.

Namun demikian, ia tetap berharap pesertanya yang datang ke Inhil, terlebih ke Kota Tembilahan ini agar pihak Panitia bisa lebih kenal dekat.

Ia menyebutkan, hasil desain bagi pemenang nanti, maka desain logo itulah yang akan digunakan sebagai logo Milad kabupaten Inhil yang ke-50. “Ini perdana kita lakukan di Pemkab Inhil, biasanya logo Milad itu hanya disediakan panitia, namun kali ini kita ingin menampilkan hasil yang terbaik dari putra Inhil itu sendiri,” terangnya.

Dimintanya, bagi peserta nantinya tidak perlu mendesain secantik mungkin, yang terpenting itu memilik makna berkaitan dengan Bumi Sri Gemilang ini.(mirwan/adv pemkab inhil)




Tahun Ini, RSUD PH Buka Perawatan Penyakit Paru-paru

didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu
didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – pada tahun anggaran 2015 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan berencana akan membuka pelayanan perawatan penyakit paru-paru.

 

Hal itu diungkapkan Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Irianto saat ditemui detikriau.org usai menghadiri salah satu kegiatan di Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

 

Dikatakan Irianto, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit ini, pihaknya akan terus berbenah serta melengkapi sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan bagi kelancaran proses pelayanan kesehatan.

 

“Jadi, tahun ini kita akan menambah pelayanan perawatan penyakit paru-paru, karena sudah ada dokternya, kalau dulu memang belum ada,” tutur Irianto.

 

Selain itu, lanjut Irianto, rumah sakit berplat merah tersebut juga akan menempatkan ruangan ICU dan cuci darah di bangunan baru, yang tentunya lebih representatif.

 

“Kita juga sudah menganggarkan pembangunan IPAL atau instalasi pembuangan limbah yang sesuai standar, yang insya Allah akan terwujud pada tahun ini,” imbuhnya.(adi/adv)




Masih Kekurangan, Kadiskes Harap Pemerintah Rekrut Tenaga Ahli Gizi

664PILARTEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mendukung dan mensukseskan berbagai program gizi secara nasional, maka diharapkan keberadaan tenaga ahli gizi dapat segera terpenuhi di seluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie terkait masih kurangnya jumlah tenaga ahli gizi di Negeri Seribu Parit .

Dikatakan Alvi, dari 27 Puskesmas yang ada saat ini, hanya terdapat 10 tenaga ahli gizi. Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah dapat segera merekrut tenaga ahli gizi, sehingga kebutuhan di setiap Puskesmas bisa terpenuhi.

“Kita masih kekurangan tenaga ahli gizi. Mudah-mudahan ke depan ada rekrutmen karena kita memang membutuhkanya untuk menjalankan program pemerintah,” tutur Alvi, kemarin.

Sepuluh tenaga ahli gizi yang ada itu, ditempatkan di beberapa Puskesmas, seperti Puskesmas Tembilahan,. Tembilahan Hulu, Puskesmas Gajah Mada, Puskesmas Enok, Puskesmas Teluk Pinang dan Puskesmas Pulau Burung.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), dan Gizi, Dinas Kesehatan Inhil, Siti Munziarni menjelaskan, minimnya jumlah tenaga ahli gizi merupakan salah satu hambatan dalam melaksanakan program gizi di lapangan.

Belum lagi faktor rendahnya pengetahuan masyarakat akan gizi, sehingga sangat dibutuhkan keberadaa tenaga ahli gizi yang bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebutuhan gizi dalam diri manusia.

Berdasarkan hasil survey pada saat melakukan pemantauan status gizi pada 2014 lalu, lanjut Siti Munziarni, di seluruh Puskesmas terdata balita yang kekurangan gizi sebanyak 282 orang, sedangkan yang mengalami gizi buruk  hanya 27 orang.

Kategori Balita yang mengalami gizi buruk adalah mereka yang tidak pernah datang ke posyandu. Meski demikian pihaknya tetap menangani dan tanggulangi dengan bantuan formula minimal selama tiga bulan.(adi)




Asisten III Setdakab Inhil Buka Sosialisasi Penyampaian SPT Tahunan PPh

Asisten III Setda Inhil Membuka Rapat Sosialisasi Penyampaian SPT Tahunan PPH Orang Pribadi (Humas). copy
Asisten III Setda Inhil Membuka Rapat Sosialisasi Penyampaian SPT Tahunan PPH Orang Pribadi (Humas). copy

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Afrizal buka sosialisasi penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Inhil yang digelar oleh kantor Pelayanan Pajak Pratama Rengat. Kegiatan ini juga disejalankan dengan kegiatan sosialisasi penerimaan negara melalui sistem MPN (Modul Penerimaan Negara) Generasi II Oleh bank Riau Kepri, Rabu (4/3/2015).

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan dan dihadiri langsung oleh Pimpinan PT Bank Riau Kepri Syamsul Bahri, Kepala Kantor Pajak yang di wakili Kasi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Rengat Sugiatno serta diikuti seluruh Bendaha Satker dilingkungan Pemkab Inhil.

Asisten III Setdakab Inhil menyebutkan dalam sambutannya bahwa sosialisasi tersebut sangat penting dilakukan sebab itu merupakan aplikasi yang sangat canggih dan harus diaplikasikan yang merupakan kewajiban bersama dalam melakukan pembayaran pajak.

“Saya menyambut baik dengan adanya pola atau sistem yang sudah dibuat oleh Kantor Pelayanan Pajak ini, saya mengajak untuk menyikapi dan menindaklanjuti sebagaimana mestinya serta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Afrizal.

Ia berharap kepada seluruh pejabat terlebih kepada Bendahara SKPD di lingkungan Pemkab Inhil ini untuk melaksanakan pembayaran pajak ini sesuai dengan aturan. Dengan pelaksanaan sesuai aturan ini kata Asisten III, maka kedepan tidak akan menimbulkan adanya temuan-temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu, Kasi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayaan Pajak (KPP) Pratama Rengat, Sugiatno mengatakan SPT tahunan ini merupakan salah satu simbol ketaatan penyelenggaraan Negara dalam menjalankan kewajiban perpajakan yang di harapkan menjadi panutan dan teladan bagi seluruh rakyat indonesia.

Untuk memberikan palayan prima wajib pajak Direktorat Jendral Pajak Kementrian Keuangan tersebut telah memberikan bentuk layanan penerimaan SPT, baik untuk orang pribadi maupun badan seperti, penempatan Drop Box SPT tahunan di lokasi strategis di seluruh wilayah Indonesia ataupun penerimaan langsung di kantor pelayanan pajak dan melalui jasa kurir maupun Kantor POS.

“Bahkan bagi orang yang sibuk dan memiliki waktu yang terbatas mereka dapat melaporkan SPTnya di manapun melalui website yang telah tersedia,” tuturnya.(mirwan/adv pemkab inhil)