Bupati Inhil Sambut Kunker Komisi B DPRD Riau

IMG_3788 - CopyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan sambut Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi B DPRD Provinsi Riau di aula Bappeda Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (18/3/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan bahwa kunjungan wakil rakyat dari Provinsi ini merupakan kunjungan yang ke-10. Pada Kunker pagi itu, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menyampaikan beberapa persoalan serta informasi yang meliputi Kabupaten Seribu Parit.

“Yang kita sampaikan hari ini cukup banyak, secara umum penyampaian program tahun ini serta rencana program tahun 2016 mendatang, terkhusus pada penyampaian program yang berkaitan dengan perekonomian,” tutur Wardan.

Pada intinya, dari pertemuan itu Bupati mengharapkan ada upaya dari Komisi B DPRD Riau untuk meningkatkan pengembangan Inhil, seperti pengembangan produktivitas pertanian baik padi, kedelai maupun jagung, terlebih perkebunan kelapa.

Sebab katanya, Kunker Komisi B kali ini lebih memfokuskan pada persoalan perkebunan. Memang pada persoalan ini diakuinya, Pemkab Inhil terus berupaya mengembangkan melalui APBD Kabupaten Inhil yang akan dialokasikan setiap tahunnya, salah satunya pada perbaikan tanggul.

“Dari seluas wilayah Kabupaten Inhil ini, ada sekitar 14 ribu hektar merupakan wilayah perkebunan kelapa. Maka dari itu kami lebih memfokuskan pada pengembangannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua  Komisi B DPRD Provinsi Riau Marwan Yohanis saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, Kunker yang dilakukannya tersebut bertujuan untuk membahas 3 hal bersama Pemkab Inhil.

Yang pertama, ia ingin tau berapa persen terapan pelaksanaan APBD tahun 2014 lalu. Kedua, dimintanya pelaksanaanAPBD tahun 2015 ini segera dilaksanakan dengan tujuan masyarakat banyak dapat segera menikmati pembangunan. Dan terakhir, Komisi B DPRD Provinsi Riau membuka gerbang kepada Pemkab Inhil terhadap usulan-usulan rencana program kegiatan APBD tahun 2016 mendatang.

“Point ketiga ini yang penting dan menjadi tujuan utama kita, karena kami dari Komisi B tidak menginginkan Pemkab hanya mengusulkan kegiatan pengembangan daerah kepada dinas terkait saja, tapi justru kita menginginkan kerjasama membangun daerah antara Eksikutif dan Legislatif,” pungkas Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Riau ini. (mirwan/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Buka Bimtek Penerapan Aplikasi SIM-PATEN

Pembukaan BIMTEK Penerapan Aplikasi SIM-PATEN TH 2015 yang di tandai dengan Pemukulan gong oleh Wakil BupatiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen – Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (SIM-PATEN) di gedung Engku Kelana Tembilahan, Rabu (18/3/2015).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan harapan dengan pelaksanaan bimtek tersebut aparatur pemerintah dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal.

“Fungsinya bisa kita rincikan menjadi tiga bagian yakni fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan pembangunan dan terakhir fungsi pengaturan,” ungkap Rosman.

Dari keterangan itu, maka Wabup meminta kepada pemerintah kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil ini untuk betul-betul mampu memberi layanan kepada masyarakat. Sebab katanya, kehadiran pemerintahan saat ini tidak patut lagi sebagai yang dilayani, namun harus menjiwai sebagai pelayan masyarakat.

Sementara itu, Kasubit Fasilitasi Pelayana Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri Basuki Harjana menyatakan bahwa dengan adanya PATEN ini bisa mempermudah dalam proses perizinan yang di atur dalam sistem Komputerisasi atau online tanpa menunggu Pejabat Pemberi izin. “Selain itu, pelimpahan PATEN ini juga memperhatikan karakteristik Kecamatan,” katanya.

Pada acara Bimtek ini, Wabup terlebih dahulu melakukan penyerahan Plakat dari Pemkab Inhil kepada Kasubit Fasilitasi Pelayanan Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendragri dan dilanjutkan dengan penyerahan Komputer kepada Perwakilan Kecamatan.

Selain Kasubit Fasilitasi Pelayana Umum Dirjen Pemerintahan Umum Kemendragri, kegiatan yang ditaja Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Inhil ini juga turut hadir beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)




Masyarakat Diimbau Buat Jamban Sehat dan Sederhana

Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti
Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat pedesaan terutama yang tinggal di daerah terpencil dan di sekitar bantaran sungai diimbau, untuk dapat membuat jamban atau WC yang sehat dan sederhana.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti.

Dikatakan Fitri, saat ini masih cukup banyak masyarakat di Negeri Seribu Parit yang menggunakan jamban cemplung, yang dibuat di atas aliran air sungai.

Padahal, kondisi jamban itu termasuk dalam kategori tidak sehat, karena air sungai tersebut juga digunakan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, cuci dan lain sebagainya.

“Inikan tidak baik dan tidak sehat untuk masyarakat. Jadi, kalau bisa dibuatlah jamban yang sehat dan sederhana saja, tutur fitri saat memberikan pelatihan peningkatan kapasias kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), kemarin.

Apabila pembangunan jamban yang sehat dan sederhana itu dirasakan sangat memberatkan masyarakat, dikarenakan butuh biaya yang cukup besar, maka Fitri menyarankan agar pembangunannya dilakukan secara bersama-sama.

“Salah satu caranya, bisa dilakukan dengan mengadakan arisan jamban. Nanti siapa yang dapat giliran, uangnya bisa dibuat untum membangun jamban yang sehat dan sederhana itu,” terangnya.

Yang jelas, lanjut Fitri, untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat ini, sangat diperlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak, khususnya masyarakat itu sendiri.

“Jika masyarakat tidak mau diberdayakan, tentu hal ini akan sangat sulit untuk diwujudkan, karena itu butuh juga dukungan dari petugas kesehatan dan aparatur pemerintahan yang ada di daerah setempat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, jamban yang sehat dan sederhana itu adalah jamban tangki septik atau leher angsa, yakni jamban berbentuk leher angsa, yang penampungannya berupa tangki septik kedap air yang berfungsi sebagai wadah proses penguraian atau dekomposisi kotoran manusia yang dilengkapi dengan resapannya.(dro/adv)




Dinkes Inhil Gelar Pelatihan Kader PHBS di Kuala Lahang

DSC_3964TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pelatihan kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bertempat di aula Puskesmas Kelurahan Kuala Lahang, Senin (16/3/2015) kemaren

Pada pelatihan ini dihadiri Kabid Pembina Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPK PK) Dinkes Kabupaten Inhil Matzen S Kep Msi serta jajarannya, Kepala Puskesmas Kuala Lahang Zulfikar SKM MH, serta beberapa undangan lainnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil Dr Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kabid PPK PK, Matzen saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan PHBS tersebut akan terus dilakukan diseluruh kecamatan yang ada di Bumi Sri Gemilang, minimal pada satu kecamatan tersebut satu desa/kelurahan yang diberi pelatian PHBS dengan materi yang sama.

Dijelaskan, kegiatan tersebut bertujuan agar setiap peserta pelatihan mampu melakukan pendataan minimal 10 KK untuk satu kadernya. Artinya, dalam waktu dekat masyarakat sudah bisa didata secara lengkap terhadap masalah PHBS ini.

“Sangat diharapkan kepada peserta pelatihan kader PHBS ini benar-benar pemahami materi yang telah disampaikan, dan dilanjutkan pemahaman materi tersebut kepada anggota keluarga terdekat dan seluruh masyarakat yang ada disekitar tempat tinggalnya,” tutur Matzen.

Selain persoalan PHBS, pihak Dinkes juga menyampaikan kepada peserta pelatihan kader terhadap manfaat rumah tangga sehat, penyampaian ini berfungsi supaya anggota keluarga tersebut mampu menciptakan keluarga sehat dan tidak mudah sakit, serta menjadikan anggota keluarga giat bekerja.

Perlu diketahui, pada pelatihan kader PHBS kali ini diikuti sebanyak 33 orang kader Posyandu se-Kelurahan Kuala Lahang dengan pemateri sebanyak 3 orang yakni, Kabid PPK PK Dinkes Inhil Matzen S Kep Msi, Kasi Pronkes Dinkes Inhil Fitri Astuti SST, dan Stap Pronkes Dinkes Inhil Mania Hairani.

“Materi yang kami sampaikan sebanyak 10 materi diantaranya seperti melakukan aktivitas fisik setiap hari, memberi bayi ASI eksikutif dan materi lainnya,” tutupnya.(mirwan/adv)




Dewan Pinta Pemkab Inhil Serius Perhatikan Kondisi PDAM Tirta Indragiri

“Tunggakan Pelanggan Tercatat 12 Milyar Lebih”

daniTEMBILAHAN (detikriau.org) – Melihat situasi dan kondisi PDAM Tirta Ibdragiri sangat memprihatinkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera menyikapi kondisi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Inhil, Dani M Nursalam pada rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil bulan Maret di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan, Selasa (17/3/2015).

“Pemkab harus serius perhatikan kondisi PDAM, karena saat ini sudah sangat memprihatinkan, baik dari sisi pelayanannya termasuk juga belum ada direktur definitifnya,” ujar Dani.

Mirisnya lagi, Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil mengaku sangat kaget setelah mengetahui dari hasil hearing kemaren kalau tunggakan pelanggan PDAM Tirta Indragiri ini mulai tahun 2007 sampai 2014 tercatat mencapai Rp 12 miliyar lebih.

Apalagi katanya, modal yang dikantongi pihak PDAM Tirta Indragiri sangat minim. Dan ini menjadi perhatian khusus bagaimana nasib kebutuhan air kota Tembilahan kedepan.

“Kami sangat terkejut, tunggakan masyarakat yang belum bayar itu sangat tinggi. Dari permasalahan ini jadi pertanyaan bagi kami, sepertinya PDAM Tirta Indragiri ini hanya bisa menjual saja, tetapi menagih tidak bisa,” tukasnya.

Dengan demikian, dimintanya kepada Pemkab untuk mencari solusi bagaimana PDAM Tirta Indragiri ini kembali eksis. “Minimal kita pikirkan bersama bagaimana mencarikan modal untuk kembali memulihkan pelayanan PDAM ini,” pungkas Dani.(mirwan/adv)




Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Forkopimda

rapat forkompinda di gedung DPRD InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil bulan Maret 2015 bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan, Selasa (17/3/2015).

Bupati mengatakan, rapat koordinasi kali ini isu teraktual yang menjadi tema besar yakni persoalan pelayanan PLN, sebab diketahui kondisi mesin PLN Rayon Tembilahan saat ini telah menjadi sorotan semua kalangan, baik dari Pemerintah sendiri, maupun masyarakat secara umum.

Disamping itu, tema besar lainnya yang dibahas ialah persoalan pelayanan PDAM Tirta Indragiri. Apalagi katanya, kedua persoalan tersebut baik PLN maupun PDAM Tirta Indragiri ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan.

“Meski ada 8 ekspos dari anggota Forkopimda hari ini yang menyampaikan secara detail, namun tetap 2 persoalan ini yang menjadi sorotan kita bersama, tapi kita sedikit banyaknya menerima masukan bagaimana baiknya kedepan untuk memperbaikinya,” kata Bupati.

Bupati juga menilai dari hasil rapat koordinasi Forkopimda bulan lalu, sudah hampir semua terlaksana dibulan ini.

“Seperti edaran surat ke Mesjid-mesjid tentang pencegahan Karhutla, itu sudah terlaksana. Memang ada juga hasil rapat bulan Februari kemaren yang masih dalam proses di SKPD,” imbuhnya.(mirwan/adv pemkab inhil)