Bupati Hadiri Pisah Sambut Dandim 0314 Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil),HM Wardan menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0314 Inhil di aula Grahabhakti Markas Komando Distrik Militer 0314, Sabtu (5/3/2016) sore.

Perpisahan tersebut dilakukan antara mantan Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Jarot Supriyanto kepada Dandim yang baru Letkol Inf J Hadiyanto. Letkol Inf Jarot Supriyanto kini mendapatkan tugas baru di Mabes TNI Jakarta.

Bupati Inhil menilai kehadiran Letkol Inf Jarot Supriyanto di Kabupaten Inhil banyak tugas terlaksana dengan baik serta kepribadiannya pun dinilai sangat bersahaja.

“Semoga semakin sukses ditempat tugas yang baru. Begitu juga dengan Dandim 0314 Inhil yang baru, semoga bisa menyesuaikan dengan keadaan daerah Kabupaten Inhil,” kata Wardan.

Terkait kesan tersebut, Letkol Inf Jarot Supriyanto dalam sambutannya juga menyatakan beberapa kesan yang serupa. Dimana, selama kurang kebih 1 tahun 4 bulan bertugas di Inhil banyak pengalaman positif yang didapatkan serta jalinan kerjasama yang baik juga dapat ia rasakan.

Namun disamping itu, ia meninggalkan pesan kepada Bupati dan Dandim yang baru untuk tetap melanjutkan program-program yang sifatnya pembangunan daerah, khususnya bidang pelayanan kepada masyarakat.

“Ada sebuah tugas yang tuntas dilaksanakan yakni meresmikan kantor pelayanan masyarakat satu atap di Kecamatan Teluk Belengkong yang sudah ditinjau langsung oleh Pangdam Bukit Barisan, semoga kantor pelayanan itu tetap berlanjut,” paparnya.

Sementara itu, Letkol Inf J Hadiyanto dalam sambutannya meminta kepada Pemkab Inhil hingga masyarakat pada umumnya untuk selalu memberikan masukan dalam ikut membantu melanjutkan pembangunan yang ada.

“Saya harap bantuan dan masukannya, khususnya dari bapak Bupati dan unsur pimpinan Forkopimda Inhil dalam upaya kita mempercepat pembangunan daerah,” tuturnya. Mirwan/adv




Istri Bupati Ajak Kader TP PKK Se-Inhil Berpartisipasi Sukseskan PIN Polio 2016

Istri Bupati Inhil, Hj Zulaikah Wardan
Istri Bupati Inhil, Hj Zulaikah Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh kader Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan turut berpartisipasi untuk mensukseskan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016 yang berlangsung pada tanggal 8 sampai 15 maret mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan di Tembilahan, kemarin. Menurutnya, kegiatan PIN Polio tersebut merupakan salah satu bagian kegiatan PKK karena termasuk dalam 10 program PKK yakni progran Pokja IV bidang kesehatan.

“Untuk itu kegiatan PIN Polio dari Dinas Kesehatan ini harus disukseskan yang dibantu oleh seluruh Kader TP PKK Kecamatan hingga desa  dan kelurahan,” kata Istri Bupati Inhil ini.

Adapun bentuk upaya membantu itu, salah satunya bisa dengan cara berupaya menyebarluaskan informasi serta mengajak seluruh warga yang mempunyai balita sesuai umur yang ditetapkan oleh Dinkes.

Sebab ia menilai, kegiatan tersebut sangat positif bagi balita kedepannya. Apalagi kegiatan itu bukan sekedar kegiatan biasa namun merupakan kegiatan Imunisasi yang digelar secara serentak seluruh Indonesia. Mirwan/adv

 




Zulaikhah Wardan Hadiri Roadshow Organisasi dan Rakor Dharma Wanita Persatuan Riau Tahun 2016

PEKANBARU (detikriau.org) – Ketua Dewan Penasehat Dharma Wanita Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan menghadiri acara Roadshow Organisasi dan Rakor Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau Tahun 2016 di aula Gedung Daerah jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (29/2/2016).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Pusat Dharma Wanita Persatuan Ny Wien Ritola Tasmaya dan turut dihadiri Ny Hj Sisilita Arsyadjuliandi sebagai Panasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau, Ny Hj Sri Wahyuni Irwan sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Riau, Ny Hj Bari Agustini Kasiaruddin sebagai Ketua Roadshow Organisasi  Rakor Dharma Wanita Persatuan dan seluruh Panesehat Dharma Wanita Persatuan se-Riau.

“Dengan adanya roadshow organisasi dan rakor dharma wanita persatuan sangat memberikan manfaat bagi peserta, materi yang diberikan oleh ketua umum sangat jelas dan menambah wawasan bagi anggota dharma wanita persatuan,” kata Zulaikhah.

Menurutnya lagi, jika mendalami pemahaman visi dan misi organisasi dharma wanita persatuan tersebut maka dapat yang dapat membantu pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Selanjutnya akan disusun program sesuai bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya dengan sasaran anggota, keluarga dan lain-lainnya,” imbuhnya. Mirwan/adv




Enam Ciri Manusia yang Nantinya Hancurkan Kabbah

Enam Ciri Manusia yang Nantinya Hancurkan KabbahKabbah merupakan kiblat bagi kaum mukmin ketika melaksanakan salat. Nabi Muhammad SAW menyebutkan, pada akhir zaman nanti, bangunan yang menyerupai kubus ini akan mengalami kehancuran.

Peristiwa ini merupakan salah satu pertanda bahwa kiamat besar akan segera terjadi. Dalam haditsnya, Nabi menyebut bahwa penghancur Kabbah bernama Dzus-Suwaiqatain. Orang ini akan menghancurkan Kabbah dengan linggisnya.

Ternyata golongan ini berasal dari Habasyah (Ethiopia). Rasul pun menjelaskan ciri-ciri Dzus-Suwaiqatain yang nantinya akan menghancurkan rumah Allah ini. Penasaran dengan ciri-ciri mereka? Berikut ulasannya.

  1. Memiliki Dua Betis yang Kecil
    Jika Nabi Ibrahim AS dengan susah payah membangun Kabbah, maka golongan ini dengan mudahnya menghancurkannya. Nama Dzus-Suwaiqatain sendiri memiliki arti Si pemilik dua betis yang kecil. Hal ini diungkapkan Rasulullah SAW dalam sabdanya yang artinya:

    “Orang yang akan menghancurkan Kabbah nanti ciri-cirinya memiliki dua betis yang kecil…” (HR Bukhari).

    Tokoh Muslim, Al Halimi menceritakan bahwa pada zaman Nabi Isa As, ada seseorang yang melaporkan kepadanya tentang orang Habasyah berbetis kecil sedang menuju Kabbah untuk menghancurkannya. Nabi Isa As kemudian memerintahkan tujuh sampai delapan orang untuk mencegah orang Habasyah berbetis kecil itu.

    Ternyata tidak hanya akhir zaman saja, kebencian bangsa Habasyah terhadap kaum muslim sudah terjadi sejak sebelum zaman Rasulullah SAW.

    Berkepala Botak
    Ciri lain yang masih dijelaskan Nabi Muhammad SAW tentang manusia yang akan menghancurkan Kabbah adalah berkepala botak. Dzus-Suwaiqatain yang berkepala botak ini akan merampas kabbah menangggalkan kain kiswahnya.

    “Dzussuwaiqatain dari Habasyah akan menghancurkan Ka’bah, pengikutnya akan merampasnya, dan menanggalkan kain kiswahnya. Seakan-akan saya melihatnya botak dan ditinggalkan.” (Imam Ahmad).

    3. Berkulit Hitam
    Penjelasan Rasulullah SAW selanjutnya terkait ciri manusia yang akan menghancurkan Kabbah adalah berkulit hitam. Mereka ini lah yang nantinya akan melepaskan batu kabbah satu persatu. Dari Abdullah bin Abbas Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

    “Seolah-olah aku mengenalnya seperti orang berkulit hitam dan berkaki bengkok yang melepas batu Ka’bah satu persatu.” (Imam Bukhari).

    4. Berkaki Bengkok
    Lanjut Imam Ahmad sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash,  “Seolah-seolah aku menyaksikan Dzus-Suwaiqatain sebagai seorang yang botak lagi berkaki bengkok.” Selain itu, “Ia menghantam Ka’bah dengan sekop dan linggisnya.” (HR Ahmad).

    5. Berasal dari Habasyah (Ethiopia)
    Inilah salah satu ciri yang paling banyak disebut-sebut Rasulullah SAW dalam hadistnya. Bahkan Rasulullah SAW langsung menunjukan satu wilayah orang yang akan mengahancurkan Kabbah kelak.

    Adalah Habasyah, (Kini, Ethiopia) tempat golongan ini bermukim. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa sejak zaman Nabi Isa, orang-orang ini sudah berencana menghancurkan Kabbah. Hadist tentang penghancur Kabbah pada akhir zaman ini banyak diriwayatkan dalam berbagai kitab. Dari Abu Hurairah sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan,

    “Ka’bah akan dihancurkan oleh Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah (Ethiopia).”

    Dari Abdullah bin ‘Amr Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, bersabda, “Biarkan orang-orang Habasyah selagi mereka membiarkan kamu (tidak mengganggu kamu). Sesungguhnya tidak akan ada orang yang (berani) membongkar barang-barang simpanan dalam Ka’bah selain Dzussuwaiqatain dari Habasyah”. (HR. Abu Daud)

    6. Menggunakan sekop dan Linggis
    Penghancuran Kabbah nantinya menggunakan peralatan seperti sekop dan linggis. Dengan alat-alat ini Dzus-Suwaiqatain menanggalkan kiswah Kabbah, menurunkan batu demi batu kemudian menghancurkannya.

    “Ka’bah akan dirusak oleh Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah; dicopotnya perhiasan Ka’bah, dan dilepas kiswahnya.”

    Lanjut Imam Ahmad sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash,

    “Seolah-seolah aku menyaksikan Dzus-Suwaiqatain sebagai seorang yang botak lagi berkaki bengkok.” Selain itu, “Ia menghantam Ka’bah dengan sekop dan linggisnya.”.

    Lantas, mungkin akan timbul pertanyaan dalam benak sahabat I-Yunik semua. Bagaimana bisa Kabbah di hancurkan sementara Allah berjanji akan menjaga Kabbah ini? Jawabannya: Dia terjaga sampai menjelang hari kiamat dan kehancuran dunia. Begitu yang dikatakan oleh an-Nawawi. Artinya, jika pada akhirnya Kabbah hancur, berarti kehancuran semesta akan segera terjadi.  Wallahu a’lam

 

Sumber infoyunik

 




Koperasi Talang Tayas Keritang Gelar RAT

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Koperasi Talang Tayas parit Karya Baru Desa Sencalang Kecamatan Keritang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di desa Sencalang, Kamis (18/2/2016).

Rapat tersebut dibuka resmi Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Masril serta dihadiri Koordinator PPKL Kabupaten Inhil Dedy Soepgianto dan PPKL Kecamatan Keritang Herniwati.

IMG_20160218_151754Dalam sambutannya, Kabid Koperasi meminta kepada seluruh anggota Koperasi untuk dapat meningkatkan hasil kinerja dimasa mendatang. Dan yang terpenting lagi katanya, anggota Koperasi harus bekerja sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku nomor 25 tahun 1992.

“Dimana, keberadaan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya.

Dalam tata perekonomian nasional lanjutnya, hal itu disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Sehingga, tujuan koperasi dapat tercapai sesuai harapan. Mirwan/adv




Kata Sekda, Pejabat Inhil Jangan Gaptek

Sekda Inhil, H Said Syarifudin
Sekda Inhil, H Said Syarifudin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menegaskan seluruh pejabat Inhil jangan sampai Gagap Teknologi (Gaptek).

“Saya sangat meminta kepada para pejabat Inhil tidak Gaptek. Kalau pun iya, belajarlah sedini mungkin,” kata Said Syarifuddin usai melantik pejabat esselon III di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, kemarin.

Menurutnya, perkembangan teknologi sangat penting untuk menunjang kinerja lembaga kepemerintahan karena mendukung dari segi berkomunikasi dan lain sebagainya.

Jika Gaptek lanjut Sekda, maka proses dalam bekerja dipastikan akan terhambat, minimal berteknologi untuk kebutuhan sendiri. Mirwan/adv