Persiapan HUT Satpol PP dan Sat Linmas Capai 90 Persen.

Diperkirakan Akan Dihadiri 700 Personil Satpol PP se Riau

Foto: Mirwan

Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja yang ke-65 dan HUT Sat Linmas yang ke-53 tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam minggu ini telah capai 90 persen.

Pernyataan ini dilontarkan Kasatpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah saat rakor persiapan bersama Kabag Umum dan Kabag Perlengkapan serta perwakilan Bagian Humas Setdakab Inhil di aula Kantor Satpol PP Jalan Pendidikan Tembilahan, Rabu (25/3/2015) .

“Kita telah membuat panitia kecil dan persiapan sementara telah mencapai 90 persen. Dalam penyelenggaraan ini, Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri, karena yang hadir nantinya sangat banyak, mulai dari Plt Gubernur Riau serta Forkopimda Priovinsi dan Wali Kota dan Bupati se-Riau mulai tanggal 27 hingga akhir bulan Maret ini,” katanya.

Dari sejumlah yang hadir nantinya, diperkirakan Syaifullah akan mencapai kurang lebih 700 orang. Sebab itu, ia mengaku tidak bisa bekerja sendiri dan perlu bantuan partisipasi dari Bagian Umum, Bagian Perlengkapan serta Bagian Humas Setdakab Inhil.

Menurutnya, jika hanya Gubernur Riau, unsur Forkopimda Provinsi, Wali Kota dan Bupati se-Riau serta seluruh utusan Satpol PP se-Riau tersebut masih bisa dilayani dengan baik di kota Tembilahan. Namun katanya, jika yang datang nanti hingga kepala Satker, ia mengaku akan kewalahan.

“Bukan tenaga kita kurang, namun yang menjadi persoalan itu tempat inapnya, karena hotel di kota Tembilahan ini terbatas,” jelasnya.

Sampai hari ini, informasi sementara yang diterima Satpol PP tuan rumah kepala Satker itu belum ada akomodasinya. Jikapun para Kepala Satker Provinsi pada datang nanti katanya, ia sebagai penanggung beban acara akan berkoordinasi kepada para Kepala Satker di lingkungan Pemkab Inhil untuk meminta bantuan.

Untuk diketahui, HUT kedua instansi ini nantinya akan menggelar banyak kegiatan diantaranya pertandingan antar Satpol PP se-Riau seperti, Futsal, Volly Ball dan Domino. Selain itu, juga ada kegiatan Bhakti Sosial seperti pengecatan rumah ibadah, donor darah dan sunatan missal bagi anak-anak kota Tembilahan.

“Pertandingan itu akan berpuncak di gedung Tasik Gemilang dan Venue Futsal. Bahkan untuk donor dara juga akan dilakukan di gedung Tasik Gemilang. Untuk acara puncaknya pada malam minggu dikediaman Bupati bersama Gubernur,” tutupnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Distamben Inhil Kembali Tinjau PLTD Parit 4 Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna memaksimalkan kinerja dan perbaikan sejumlah mesin oleh PLN dan pihak terkait lainnya, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melakukan peninjauan ke PLTD Parit 4 Tembilahan Hulu, Rabu (25/3/2015) kemaren.

Dari hasil tinjauan tersebut, disimpulkan bahwa pada Kamis (26/3/2015) ini, akan datang kembali 2 mesin sewa baru, sehingga bisa menambah ketersediaan pasokan listrik bagi para pelanggan PLN Rayon Tembilahan sebesar 2 Mega att.

“Mesin sewa ada rusak 2, jadi besok datang 2, yang rusak dikeluarkan pasang yang baru. Sehingga. kita presiksi Senin nanti sudah bisa 5 atau 6 hari hidup dan 1 hari mati, tapi asalkan mesin lain tak ikut bermasalah,” tutur Kepala Bidang Ketenaga Listrikan dan Energi, Yusnaldi didampingi Kasi Pembinaan dan Pengawasan Bidang Ketenagalistrikan dan Energi pada Dinas Pertambangan dan Energi, Syahjuri.

Sementara itu, 4 mesin baru berkapasitas 4 Mega Watt terlihat masih berada di dalam mobil fuso, dikarenakan saat ini pondasi mesin masih dalam proses pengecoran.

“Skenario kita, 15 April sudah normal kembali, karena 4 mesin yang baru datang ini sudah bisa dikondisikan. Kita juga jadi surflus 2 Mega Watt,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan Yusnaldi, saat ini beban puncak pemakaian seluruh pelanggan PLN di Tembilahan dan Tembilahan Hulu sebanyak 13,2 Mega Watt, sedangkan jika semua mesin sewa berjalan baik, hanya mampu menampung 11 Mega Watt.

“Jadi, jika 4 mesin kapasitas 4 Mega Watt ini sudah terpasang, kita bisa surflus 2 mega,’” terangnya.

Oleh karena itu, Yusnaldi meminta kepada pihak PLN Rayon Tembilahan serta vendor, untuk bekerja secara profesional dan secepat mungkin mengupayakan perbaikan serta menggesa pemasangan 4 unit mesin yang baru.

“Kita lihat di sini, mesin sudah datang, karena tempat belum siap jadi belum juga bisa dioperasikan, makanya kita minta PLN dan Vendor untuk menggesa ini,” imbuhnya.(adi/adv pemkab inhil)




Terkait Kondisi PDAM TI, Pemkab Inhil Harus Bertindak Atasi Permasalahan Air Bersih

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat penyediaan air bersih bagi masyarakat adalah tugas Pemerintah, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk segera bertindak dan mencari solusi dalam upaya mengatasi permasalahan air bersih di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Inhil, M Sabit saat hearing atau rapat dengar pendapat bersama managemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI), di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Menurut pengakuan managemen PDAM TI, kondisi listrik yang hanya hidup selama 8 jam di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini sangat berdampak pada suplai air bersih kepada para pelanggan. Pasalnya, PDAM TI tidak dapat menghidupkan mesin saat listrik mati.

Selain dikarenakan kondisi mesin yang sudah tua dan sering rusak, alasan lainnya adalah besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan bakar, sehingga tidak dapat disediakan oleh pihak PDAM. Apalagi, tunggakan pelanggan yang saat ini sudah mencapai Rp 12 Milyar.

Oleh karena itulah, Sabit menilai bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan PDAM TI adalah dengan merahab totol seluruh unsur didalamnya.

“Dengan kondisi ini harus rehab total, baik manajemen maupun yang lainnya,” tegas Sabit.

Dijelaskan politisi dari Partai Demokrat Inhil ini, jika berbicara mengenai profit, dengan kondisi sekarang tentunya PDAM sudah bisa dikatakan tidak layak beroperasi lagi.

“Jadi, kalau kita berbicara profit ini harus ditutup, tapi karena pelayanan yang menjadi tanggung jawab, maka mau tidak mau harus tetap berjalan, meskipun dengan kondisi apa adanya,” imbuhnya.(adi/adv)




DKPP Nytakan Komitmen Dukung GNIB

Bup-GoroTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) nyatakan komitmen untuk mendukung Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Sejalan dengan itu, menurut Kepala DKPP Inhil H Edywan Shasbi, Bupati Inhil HM Wardan telah membuat arahan khususnya dalam mewujudkan Tembilahan sebagai kota ibadah untuk meraih Adipura dengan membuat kota bersih dan indah.

“Masalah mendasar yang perlu dilakukan dalam mendukung semua itu adalah penataan kota yang baik, meningkatkan kesadaran masyarakat dan memandang sampah sebagai permasalahan lingkungan.” Ujarnya usai melakukan rakor terbatas membahas persoalan ini bersama Dinas terkait yang saat itu dipimpin langsung oleh Bupati, rabu (25/3)

Menurut Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi ini, untuk mewujudkannya maka perlu adanya singkronisasi dan koordinasi antara DKPP dengan Satuan Kerja (Satker) terkait agar terjalinnya persamaan persepsi sehingga pelayanan publik bisa berjalan dengan baik sesuai harapan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Oleh sebab itu kami membutuhkan dukungan seperti masyarakat dan Satker terkait,” jelasnya.

Contoh singkronisasi antar Satker, lanjut Edy yakni antara pihaknya dengan Dinas Kesehatan (Diskes). Saat ini Diskes tengah melakasanakan peningkatan kapasitas kader prilaku hidup bersih dan sehat.

“Sedangkan Dinas Pendidikan (Disdik) bisa melalui Kebersiahan Keindahan Sekolah dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) melalui program pengelolaan sampah,” sebut Edywan Shasbi.

GNIB merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 22 tahun 2001 tentang pedoman prilaku hidup bersih dan sehat dan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 1995 tentang kebersihan serta visi dan misi daerah. (am/adv pemkab inhil)




Peringatan Hari TB Sedunia, Dinkes Inhil Sebarkan Leaplet Tentang TB Kepada Masyarakat

3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyebarkan leaplet atau selebaran tentang penyakit Tuberkulosis (TB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan TBC kepada masyarakat, Selasa (24/3/2015) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di Simpang Empat Lampu Merah, Jalan M Boya Tembilahan ini, sempena dengan peringatan Hari TB Sedunia tahun 2014, yang mengangkat tema “Bebas TB Indonesia Sehat dan Hebat”.

4Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan, Fitri Astuti mengatakan, saat ini jumlah pasien atau penderita penyakit TB yang ditemukan di Negeri Seribu Parit sebanyak 258 kasus atau 27 persen dari 901 persen target yang telah ditetapkan.

Adapun yang menjadi kendala masih sedikitnya juga pasien yang telah terdata oleh Dinkes Inhil, dikarenakan banyaknya masyarakat yang belum memahami tentang penyakit TB, baik tanda-tanda, bahaya maupun cara penularan penyakit tersebut.

“Kendala lainnya adalah terbatasnya jumlah tenaga analis laboratorium sebagai tenaga penentu hasil pendiagnosaan penyakit TB di Puskesmas,” tutur Fitri.

Oleh karena itu, Dinkes Inhil mengambil berbagai langkah dan kebijakan, diantaranya melakukan pelatihan teknis bagi tenaga non analis sebagai tenaga laboratorium, melaksanakan supervisi OJT (On Job Training), serta memberikan penyuluhan langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat secara lintas program.

Selanjutnya, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil diimbau, untuk memeriksakan diri jika mengalami atau ditemukan adanya gejala-gejala penyakit TB ini, seperti batuk berdahak lebih dari 2 minggu dan gejala lainnya.

“Bagi penderita juga dianjurkan berobat secara tuntas di Puskesmas dan rumah sakit, guna mencegah dan mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran penyakit ini,” imbuhnya.(adi/adv)

 




Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil Ikuti Bimtek dan Peningkatan Kapasitas

bimtek dprdTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pimpinan beserta seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Peningkatan Kapasitas, yang digelar di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (24/3/2015).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Riau ini, menghadirkan fasilitator dari perwakilan Badan Diklat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan dosen Unri.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Inhil, Fauzan Hamid mengatakan, Bimtek ini menyangkut dengan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah.

“Ini merupakan orientasi bagi pimpinan dan anggota DPRD Inhil untuk lebih memahami tentang Ranperda dan LKPJ,” tutur Fauzan.

Setelah pelaksanaan Bimtek tersebut selesai, lanjut mantan Asisten II Setdakab Inhil ini, juga akan diadakan dua Bimtek lainnya, yang rencananya dilaksanakan setelah masa sidang 2 dan 3.

“Ini Bimtek yang kedua, sebelumnya pada November 2014 lalu sudah ada Bimtek pertama. Kita rencanakan tahun 2015 ini ada 3 kali Bimtek, yang dilaksanakan setiap 1 kali masa persidangan,” terangnya.(adi/adv)