Ridwan: Keberadaan SBH Untuk Berikan Pendidikan Pramuka di Bidang Kesehatan Bagi Generasi Muda

Ketua Pamong SBH Diskes Inhil, Ridwan MKes melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada Ranting Kecamatan Kuindra.
Ketua Pamong SBH Diskes Inhil, Ridwan MKes melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada Ranting Kecamatan Kuindra.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pamong Saka Bhakti Husada (SBH) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ridwan Ahim Mkes secara langsung melantik pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada tingkat ranting di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Selasa (16/6/2015).

Prosesi pelantikan yang dipusatkan di Puskesmas Kuindra ini, dihadiri sejumlah pengurus SBH, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, serta diikuti para Penegak yang merupakan siswa SMA sederajat dan Penggalang yang merupakan siswa SMP sederajat.

Ridwan juga menyatakan bahwa keberadaan SBH ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepramukaan kepada generasi muda khususnya tentang dunia kesehatan yang memang menjadi tupoksinya.

Narasumber memberikan pemaparan pada sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan
Narasumber memberikan pemaparan pada sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan

“Bagi pramuka penegak dan penggalang ini, nantinya akan dilatih dan dididik tentang 6 krida, yakni krida bina obat, krida bina lingkungan, krida bina keluarga sehat dan lain sebagainya,” tutur Ridwan.

Oleh karena itu, Ridwan juga menjabat sebagai Sekretaris Diskes Inhil ini berharap agar seluruh instruktur pramuka yang ada di Puskesmas setempat, bisa menyampaikan dan memberikan materi yang berkaitan dengan 6 krida tersebut.

“Pengenalan krida kepada para peserta didik, yang terdiri dari penegak dan penggalang ini, tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi mereka, khususnya ketika akan menimba ilmu di bidang kesehatan,” terangnya.

Dengan begitu, mantan Kabag Humas Setdakab Inhil ini juga berharap, para anggota pramuka bisa mengetahui dan memahami tentang dunia kesehatan dengan baik.

“Paling tidak, bisa untuk diri mereka sendiri dan keluarga, atau kalau memungkinkan dapat disebarkan ke masyarakat luas, seperti di lingkungan sekitar rumah dan sekolah,” imbuhnya.

Usai prosesi pelantikan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan.(adi/adv)




Capaian Progres Minim, Bupati Sidak 5 Kantor SKPD

Bupati HM.Wardan di dampingi Sekda dan Kepala BKD saat mendengarkan penjelasan dari Kadis Cipta Karya Inhil
Bupati HM.Wardan di dampingi Sekda dan Kepala BKD saat mendengarkan penjelasan dari Kadis Cipta Karya Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati HM Wardan didampingi Sekda Inhil, Asisten III, Kepala BKD dan Sekretaris Inspektorat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di 5 kantor SKPD, Selasa (16/6/2015).

Kelima SKPD tersebut yakni Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas Perkebunan (Disbun), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) dan terakhir Dinas Cipta Karya.

Bupati mengatakan, Sidak kali ini dalam rangka melihat kesiapan sejumlah SKPD tersebut dalam mengejar progres tahun 2015, karena katanya saat ini sudah berada ditriwulan ke-2, sementara bobot pekerjaan baru berkisar kurang lebih 30 persen.

“Lima SKPD ini dari hasil presentasinya terkait kontraktual dan lelang baru berkisar kurang lebih 30 sampai 40 persen, sedangkan kita sudah berada pada triwulan kedua, artinya pada bulan Agustus mendatang sudah masuk pada pengerjaannya yang bersifat pekerjaan fisik,” tukas Wardan.

Bupati menargetkan pekerjaan berbagai kegiatan tahun ini haruslebih baik dibandingkan i tahun-tahun sebelumnya. Sebab itu, ia terpaksa menggesa pekerjaan SKPD yang dinilainya masih jauh dari target. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan akan melakukan rapat evaluasi secepatnya terhadap sejumlah SKPD tersebut.(mirwan/advertorial)




Bupati Inhil Resmikan Pencanangan IBI-KB-Kes, Bhakti Sosial TNI-KB-Kes dan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi pencanangan IBI-KB-Kes, bhakti sosial TNI-KB-Kes dan Kesatuan gerak PKK-KB-Kes Kabupaten Inhil yang ditandai dengan pemukulan gong di gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (15/6/2015).

Pada acara tajaan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan dan Perlindungan Anak (BP3AKB) Kabupaten Inhil bekerjasama dengan TNI ini tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta sejumlah pejabat esselon dan camat serta lurah di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dan berpesan kepada Klinik serta Rumah Sakit. Apalagi pusat layanan kesehatan untuk benar-benar memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Dan tak kalah pentingnya juga berfungsi memberikan informasi dan pemahaman yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat supaya terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera,” ungkap Wardan.

Ia menambahkan, bersempena dengan Milad Inhil ke-50, maka diharapkannya kepada seluruh elemen untuk dapat menumbuhkan semangat dan spirit baru pada jiwa masing-masing. Selain itu, peran aktif pada respon program pencanangan bulan bhakti ini juga jangan hanya sebatas seremonial belaka.

Adapun lamanya pelaksanaan Bulan Bhakti IBI KB-Kesehatan ini, berdasarkan data yang dirangkung pihak terkait akan melaksanakan selama 3 bulan yang dimulai dari bulan September hingg Oktober 2015 mendatang. (mirwan/advertorial)




DPRD Gelar Rapat Paripurna Milad Emas Inhil ke-50

Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Milad ke-50 Inhil. Foto: Adi
Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Milad ke-50 Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Milad Emas Kabupaten Inhil ke-50, Minggu (14/6/2015).

Rapat Paripurna Istimewa yang dilaksanakan di aula Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin langsung Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua DPRD, yakni Feriyandi, Mariyanto dan Syahruddin.

Tampak hadir saat itu, Plt Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Zaini Ismail, Bupati Inhil, HM Wardan, Unsur Forkopimda, para Pejabat Eselon dari kabupaten/kota tetangga, Pejabat Sipil, TNI dan Polri, Camat, Lurah dan Kepala Desa, perwakilan partai politik, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Inhil.

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam dalam arahannya berharap melalui peringatan Milad Inhil ini dapat semakin mempererat tali silaturrahmi antar sesama dalam upaya membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit di masa mendatang.

“Mudah-mudahan melalui momen ini dapat lebih meningkatkan pengabdian dan perjuangan kita sebagaimana yang telah diwariskan oleh para pejuang dan pendahulu kita,” tutur Dani.

Senada dengan itu, Bupati Wardan menjelaskan bahwa momentum Milad Emas Inhil ini hendaknya dapat dijadikan sebagai wadah untuk melakukan serangkaian evaluasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan selama ini.

“Marilah bersama-sama kita bangun daerah ini, dengan memberikan kontribusi dalam perjalanan sejarah Kabupaten Inhil, serta meneguhkan komitmen, bersatu padu dan berkatya sesuai bidang dan kompetensi masing-masing,” kata Bupati Wardan.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini mengakui bahwa masih banyak terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan, namun akan terus dilakukan pembenahan sebagaimana spirit baru Inhil, yakni maeuju kabupaten yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah.

“Untuk menyukseskan berbagai program pembangunan daerah di masa kini dan mendatang, mari kita tingkatkan kebersamaan, saling mengingatkan dan memberikan dukungan penuh dalam proses pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau dalam sambutannya yang dibacakan Sekdaprov, Zaini Ismail mengucapkan selamat hari jadi ke-50 bagi Kabupaten Inhil. Diharapkan di usianya yang memasuki setengah abad ini, Bumi Sri Gemilang dapat terus maju dan berkembang.

“Kami ucapkan selamat Milad Inhil ke-50, semoga kita dapat terus bekerjasama dan saling memberi dukungan, dalam upaya mewujudkan pembangunan dan kemajuan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.(adi/adv)




Juni Hingga Desember 2015, 43 Ribu Lebih Masyarakat Miskin Pengguna Jamkesda Diintegrasikan ke BPJS

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dari Bulan Juni hingga Desember 2015 mendatang, sebanyak 43 ribu lebih masyarakat miskin pengguna Kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sudah diintegrasikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat berbincang dengan detikriau.org usai menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Alvi, 43 ribu lebih masyarakat dari kalangan tidak mampu yang ditanggung biaya kesehatannya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut berasal dari seluruh wilayah di Negeri Seribu Parit.

Dimana, total premi atau biaya yang disediakan dan dibayarkan oleh Pemda mencapai sekitar Rp 5,8 miliar, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Inhil dan Provinsi Riau.

“Dananya itu dibagi dua, Pemkab Inhil bayar sekitar Rp 2,9 miliar dan separuhnya lagi ditanggung oleh Pemprov Riau,” tutur Alvi seraya menjelaskan bahwa premi yang dibayarkan ini adalah untuk pelayanan kesehatan di kelas tiga.

Jumlah masyarakat miskin yang diintegrasikan dari Jamkesda ke BPJS tersebut, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, pada tahun 2016 mendatang akan meningkat lebih dari seratus persen atau mencapai sekitar 145 ribu jiwa.

“Dengan meningkatnya jumlah masyarakat tidak mampu pengguna BPJS ini maka tentunya kita harus menyediakan anggaran yang lebih besar lagi, sehingga seluruhnya bisa diakomodir,” imbuhnya.(adi/adv)




Terus Lakukan Pembinaan, Kadiskes Kunjungi Puskesmas dan Pustu di Concong dan Tanah Merah

Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie saat memberikan pembinaan di UPT Puskesmas Concong Luar
Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie saat memberikan pembinaan di UPT Puskesmas Concong Luar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengunjungi UPT Puskesmas dan Pustu yang terletak di Kecamatan Concong dan Tanah Merah, Jum’at (12/6/2015).

Kunjungan mantan Kepala Bappeda Inhil didampingi Kasubag Perencanaan dan Pengendalian, Edi Irawan SKM beserta jajaran di lingkungan Diskes ini dalam rangka melakukan pembinaan secara terus-menerus kepada tenaga kesehatan, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan.

Saat itu, dengan menggunakan kendaraan laut speedboat, rombongan mengawali kunjungannya ke UPT Puskesmas Concong Luar, Kecamatan Concong.

Kadiskes  dan rombongan foto bersama Kepala UPT Puskesmas Concong Luar beserta jajaran
Kadiskes dan rombongan foto bersama Kepala UPT Puskesmas Concong Luar beserta jajaran

Kedatangan rombongan sekitar pukul 09.00 WIB ini disambut langsung oleh Camat Concong, Ricky Putra, Lurah Concong Luar, Ngadirin, Kepala UPT Puskesmas Concong, Rudiyanto dan Ketua TP PKK beserta jajaran.

Pada kunjungannya kali ini, Kadiskes kembali melakukan pembinaan dan penguatan terhadap para petugas dan tenaga kesehatan, serta meninjau kondisi terbaru fasilitas pelayanan kesehaan (fasyankes) di wilayah setempat, guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Usai melakukan pembinaan dan meninjau fasyankes di UPT Puskesmas Concong Luar, rombongan melanjutkan perjalanannya ke Desa Panglima Raja.

Dengan berjalan kaki, rombongan melihat secara langsung kondisi dan aktifitas masyarakat di desa yang terletak di seberang Kelurahan Concong Luar ini.

Bahkan, Kadiskes juga menyempatkan diri melihat keadaan pasien dengan gangguan kejiwaan, yang saat ini sudah menunjukan beberapa kemajuan, setelah melakukan dan mengikuti proses pengobatan dari tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, pasien gangguan jiwa yang ada disini berangsur-angsur sembuh dan ada juga yang telah membaur bersama masyarakat. Ini merupakan suatu peningkatan, dalam upaya menuju Inhil bebas pasung 2017,” tutur Alvi.

Usainya, rombongan kembali melanjutkan perjalanannya menuju Pustu Desa Sungai Laut dan Pustu Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah.

Meskipun sempat diguyur hujan yang cukup deras ketika diperjalanan menuju dua tempat tersebut, namun tidak menyurutkan tekad dan semangat Kadiskes untuk datang serta melihat langsung kondisi fasyankes dan pelayanan kesehatan di wilayah setempat.

“Kedatangan kita ini untuk melihat dan mengetahui apa saja yang menjadi kekurangan dan kendala dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Apalagi, target kita pada tahun 2017 mendatang, seluruh infrastruktur di fasyankes sudah terpenuhi,” terangnya.

Oleh karena itu, dengan adanya komitmen tersebut Alvi menginstruksikan kepada seluruh tenga kesehatan, untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat menjadi puas dan nyaman saat berobat di fasyankes.

“Kita juga meminta dukungan dan kerjasama dari pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, khususnya dalam menjaga keberadaan fasyankes di wilayah kerjanya,” imbuhnya.(adi/adv)