BKD Inhil Ingatkan Pelamar CPNS Cermati Tata Cara Pendaftaran
Kepala BKD Inhil, H Syaifudin
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil mengingatkan kepada pelamar CPNS untuk memperhatikan secara cermat tata cara melakukan pendaftaran. Kesempatan pendaftaran dengan system online yang mulai dilaksanakan pada sabtu 20/9/2014 hingga 3/10/2014 hanyalah satu kali.
“Kalau ada data yang kita masukan salah, tidak ada kesempatan berikutnya. Dengan demikian kita dapat dipastikan tidak akan bisa untuk masuk ke proses selanjutnya,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Ortal Setdakab Inhil itu.
Masih menurut yang bersangkutan, panitia penerimaan CPNS tahun 2014 telah menempel persyaratan untuk mendaftar sebagai CPNS di bebeberapa lokasi diantaranya di Gedung Tasik Gemilang jalan Baharuddin Yusuf dan Kantor BKD Inhil jalan SKB Tembilahan serta di seluruh kantor Camat se Inhil.
Syaifuddin juga mengingatkan kepada masyarakat yang ingin ikut seleksi, untuk melakukan pendaftaran via online sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Bagi peserta yang sudah meregistrasi via online untuk segera melengkapi berkas persyaratan dan langsung mengirimkan ke Kantor BKD melalui jasa kantor POS Indonesia cabang Tembilahan.
“Jika ada yang mengantarnya langsung ke kantor BKD, tidak akan kita terima. Ini sudah menjadi ketentuan,” tutupnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)
2000 an Guru di Inhil Segera Terima Dana Sertifikasi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekitar Rp 16 milyar dana sertifikasi yang diperuntukkan bagi 2 ribuan lebih tenaga guru siap untuk dibayarkan. Proses pencairanya melalui bank-bank yang sudah ditunjuk dan langsung dikirim ke rekening para guru.
“Dananya langsung ditranfer ke rekening masing-masing guru yang memang sudah bersertifikasi,”Sampaikan Plh Disdik Inhil, Ahmad Ramani, Rabu (17/9).
Menurut Ramani, pembayaran dana sertfikasi triwulan ke II ini hanya untuk 2 bulan, yakni bulan April dan Mei. Hal ini disebabkan dana yang dikirim pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan hanya cukup untuk pembayaran 2 bulan sertifikasi.
Ia berharap para guru mempergunakan dana tersebut untuk sarana dan prasarana pembelajaran, sehingga guru yang bersertifikasi lebih inovatif dan kreatif dalam memajukan dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.(dro/*1/adv pemkab inhil)
Dandim Inhil Irup 17 hari Bulan Sekaligus Peringatan Haornas dan Harhubnas
Dandim saat menjadi inspektur upacara 17 hari Bulan sekaligus peringatan Haornas dan Harhubnas di Lapangan upacara kantor Bupati Inhil. Foto, Way, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) – Bertempat dihalaman Kantor Bupati Inhil dilaksanakan Upacara 17 Hari Bulan yang disejalankan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional dan Hari Perhubungan nasional. Bertindak selaku pembina Uapacara, Dandim 0314 Inhil. Rabu (17/9/2014)
Upacara ini juga tampak dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Inhil, Unsur MUSPIDA, Para pejabat di lingkungan PemKab Inhil, para PNS, TNI/POLRI dan tenaga honorer .
Pada kesempatan itu DANDIM 0314 Inhil membacakan Sambutan Menteri Perhubungan dan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Sempena HAORNAS XXXI yang diperingati setiap tanggal 9 September Menpora RI, Roy Suryo menyampaikan ajakan kepada Pimpinan Lembaga, Instansi di Pusat, Kepala Daerah di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menggerakkan masyarakat dan pihak swasta ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pembudayaan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendanaan serta menggalakkan event-event olahraga baik rekreasi, pendidikan maupun prestasi.
Sedangkan Mentri Pehubungan, EE Mangindaan menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi sektor transportasi dari waktu kewaktu semakin kompleks. Baik itu permasalahan tentang aksesibilitas dan keterjangkauan, permasalahan transportasi massal, kelanjutan reformasi disektor transportasi dan kepastian regulasi dalam penyelenggaraan transportasi yang harus segera diselesaikan. Sementara itu, tuntutan masyarakat akan perubahan layanan jasa transportasi terus meningkat sejalan dengan perkembangan teknologi transportasi.
Disamping itu, program pembangunan dan pengembangan tarnsportasi yang terintegrasi dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) belum dapat diwujudkan sepenuhnya. Program MP3EI merupakan program strategis untuk menjamin kesinambungan pembangunan transportasi.
“Dalam kesempatan ini saya juga menyempatkan untuk mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut berperan serta dalam berbagai kegiatan Harhubnas. Semoga semangat Harhubnas ini dapat meningkatkan jiwa korsa dan memberi gairah kerja yang berarti bagi pembangunan transportasi diseluruh pelosok tanah air.´Ucap Menhub yang dibacakan oleh Dandim 0314 Inhil mengakhiri. (dro/adv pemkab inhil)
Wabup Inhil hadiri Lounching dan Bimtek Reguler dan Service Provider PKH
Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo menghadiri Kegiatan Lounching dan Bimbingan Teknis Reguler dan Service Provider tentang program keluarga harapan (PKH). Pada kegiatan yang diadakan diruang rapat kantor Bappeda Inhil ini juga dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kadis Sosial beserta Camat se Kabupaten Inhil. Rabu (17/9/2014)
Dalam sambutannya, Wabup Inhil mengatakan bahwa PKH merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan. Kedudukan PKH adalah bagian dari program-program penangulangan kemiskinan lainnya.
Program ini bukan dimaksudkan sebagai kelanjutan program Subsidi Langsung Tunai (SLT). PKH lebih dimaksudkan kepada upaya membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin.
”Tujuan utama PKH yakni untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin. Tujuan tersebut sebagai upaya mempercepat pancapaian target MDGs,” Terangkan Wabup
Ditambahkan Wabup, secara khusus PKH ditujukan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), kemudian meningkatkan taraf pendidikan anak-anak RTSM, meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, dan anak dibawah 6 tahun dari RTSM serta meningkatkan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi RTSM.
Operator berperan dalam memberikan informasi dan meng-update data yang dibutuhkan sedangkan pendamping merupakan pihak kunci yang menjembatani penerima manfaat dengan pihak-pihak lain yang terlibat ditingkat Kecamatan maupun dengan program ditingkat Kabupaten.
Tugas pendamping termasuk didalamnya melakukan sosialisasi, pengawasan dan mendampingi para penerima manfaat dalam memenuhi komitmennya baik tentang informasi, perubahan data, pengaduan dan lain sebagainya.
Peserta bimbingabn teknis khusus program keluarga harapan berjumlah 111 orang dengan rincian, Reguler sebanyak 21 orang peserta dan Service provider sebanyak 90 peserta. Masing -masing kecamatan diikuti sebanyak 4 atau 5 orang peserta.
Bimtek ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 17 dan 18 september 2014 dengan instruktur dari kementerian sosial republik Indonesia. Wahyono dan dinas sosial provinsi riau, Suratno. (rul/adv pemkab inhil)
Masyarakat dihimbau taat bayar pajak
Kadispenda Inhil, Junaidi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat dihimbau untuk taat membayar pajak. Pajak sangatlah penting bagi segala aspek pembangunan.
“Semakin taat warga membayar pajak, maka semakin baik bagi pembangunan. Karena pajak sangat penting untuk segala aspek pembangunan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidi, kemarin.
Besar kecilnya storan pajak menurutnya tergantung dari tinggi rendahnya penghasilan seseorang. Disana tertera dengan jelas besar kecilnya pajak yang akan diselesaikan oleh seseirang wajib pajak. Taat terhadap pajak secara tak langsung sudah membantu menyukseskan pembangunan.
Dikatakan mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemkab Inhil itu, sejuah ini partisipasi masyarakat untuk memenuhi kewajiban dalam membayar pajak sudah mulai baik.
Junaidi mengakui untuk mencapai target Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Inhil, pihaknya melakukan penagihan secara langsung kepada wajib pajak, yang belum melaksanakan kewajibannya.
“Hal itu dibenarkan. Penagihan dapat dilakukan apabila imbauan dan juga pemberitahuan tidak dipenuhi oleh wajib pajak,” tutupnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)
Bupati Inhil Buka Lomba Pengolahan Produk Berbahan Dasar Kelapa
Bupati dan Wakil Bupati Inhil didampingi istri melihat-lihat berbagai kerajinan yang diproduksi dari berbagai bahan kelapa. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) — Kelapa adalah Pohon Serbaguna yang banyak manfaatnya bagi kehidupan masyarakat. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan, baik ekonomi, sosial dan budaya, mulai dari akar sampai daun, mulai dari produk makanan sampai produk obat-obatan. Bahkan ada yang mengatakan tanaman ini disebut sebagai “Pohon Kehidupan”. Pertanyaannya sekarang, sudah seberapa besar masyarakat kita memanfaatkan kelapa sebagai sumber kehidupan.
Pertanyaan ini dilontarkan Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan berbagai perlombaan mengolah berbagai macam produk berbahan dasar kelapa lokal sempenan peringatan hari keluarga ke XXI Kab Inhil bertempat di gedung engku kelana Tembilahan, senin (15/9/2014)
Dikatakan Bupati sejak dahulu Inhil merupakan sentra penghasil kelapa dengan hamparan kebun kelapa yang luas. Sampai tahun 2013, luas perkebunan kelapa di Indragiri Hilir tercatat sebanyak 421.431 hektar (Disbun Inhil; 2014). Bahkan sejarah juga pernah mencatat bahwa Indragiri Hilir merupakan penghasil Kelapa/Kopra terbesar di Indonesia.
Namun menurut Bupati, dalam pemanfaatannya baru dari hasil buahnya saja, yaitu dengan menjual kelapa bulat atau dijadikan kopra. Padahal kalau dicermati, mulai dari akar sampai pada daunnya, kelapa dapat dijadikan berbagai macam komoditi, seperti akarnya dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan, batang dapat buat bahan bangunan dan meubel, sabutnya dapat dibuat menjadi lapisan jok mobil dan keset, tempurungnya dapat dijadikan karbon, daging kelapa dapat dibuat menjadi tepung kelapa, minyak kelapa dan virgin oil, air kelapa dapat dijadikan minuman, serta daun dan lidinya dapat dijadikan berbagai macam anyaman.
“Jika semua keunggulan kelapa itu dikelola dan diolah oleh Industri Rumah Tangga atau Usaha Kelompok Rumah Tangga, tentu dengan sendirinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan,” Ujar Bupati
Oleh karena itu kedepannya Bupati berharap kepada SKPD terkait agar dapat mencari terobosan dan inovasi serta membuat berbagai macam program guna melatih dan membina kelompok-kelompok organisasi masyarakat agar mampu memanfaatkan kelapa sebagai sumber ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyatakan sambutan baik dengan diadakannya kegiatan tajaan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) ini. Artinya kata Bupati, BP3AKB telah merespon apa yang telah menjadi program utama dirinya selaku Kepala Daerah.
Bupati juga berpesan agar kegiatan ini bukan sekedar untuk mencari siapa pemenang atau juaranya, akan tetapi lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan akan menjadi motivasi bagi petani kelapa khususnya, dan masyarakat Indragiri Hilir umumnya, agar dapat memanfaatkan kelapa, bukan saja buahnya tetapi seluruh bagian kelapa guna mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Indragiri Hilir.
Pada kegiatan yang diikuti oleh oleh Ibu-ibu PKK Kecamatan se kabupaten Inhil ini juga dihadiri oleh Istri Bupati Inhil, Hj Zulaikah Wardan, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan istri, Hj Siti Bungatang Rosman, Istri-istri Camat se Inhil, Muspida Inhil dan sejumlah kepala SKPD Inhil. (rul/adv pemkab inhil)