Pemkab Inhil Tetap Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru
Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru

Tembilahan, detikriau.org – Pembangunan infrastruktur jalan penghubung terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), membangun dan memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambuannya saat melakukan Safari Ramadhan 1437 H di salah satu kecamatan di Negeri Seribu Parit, belum lama ini.

Dikatakan Bupati Wardan, masyarakat harus memahami tentang tanggung jawab pembangunan, yang terbagi antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten.

Seperti Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, yang merupakan kewenangan APBN. Kemudian, Jalan Sungai Luar-Sungai Piring dan juga Jalan Keritang-Kemuning, yang menjadi tanggung jawab pihak Provinsi.

“Tapi saya sebagai Bupati juga tak akan kenal lelah, guna mendesak Pusat dan Provinsi untuk segera membangun jalan penghubung ini,” tutur Bupati Wardan.

Dimana, dengan perjuangan dan dukungan dari seluruh elemen yang ada di Kabupaten Inhil, lanjut Bupati Wardan, beberapa usulan pembangunan jalan penghubung sudah diluluskan, contohnya Jalan Sungai Luar-Sungai Piring.

“Insya Allah, akhir tahun ini jalan tersebut akan bagus, karena sudah masuk dalam kegiatan pusat yang dianggarkan sekitar Rp 130 miliar,” terangnya.

Selain itu, atas usaha yang tidak henti-hentinya mendesak Pemerintah Pusat di Jakarta, akhirnya tahun ini akan dibangun pula Jalan Sungai Gergaji-Sanglar-Pulau Kijang, yang menelan anggaran Rp 60 miliar.

Bahkan, yang saat ini sudah selesai pelelangan pekerjaannya adalah Jalan Simpang Granit menuju Pelabuhan Samudera di Kuala Enok.

“Dengan berbagai pembangunan ini, kita harapkan apa yang dicita-citakan untuk membangun Inhil lebih maju hingga mendorong kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.




Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses, Penyelamatan Kebun Kelapa dan Perbaikan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama

ressesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan rekomendasikan pemkab Inhil untuk mengutamakan program perbaikan infrastruktur jalan dan penyelamatan perkebunan kelapa rakyat.

Desakan ini disampaikan oleh sejumlah anggota DPRD Inhil dalam Rapat Paripurna ke-1, dengan agenda pembukaan masa persidangan III tahun sidang 2015 dan penyampaian laporan hasil reses II tahun 2015, Selasa (1/9/2015).

Juru Bicara (Jubir) Daerah Pemilihan (Dapil) I DPRD Inhil, Muslim merekomendasikan agar Pemkab Inhil memprioritaskan penyelamatan perkebunan kelapa rakyat di Dapil I, yang meliputi Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling dan Kempas.

“Diharapkan Pemprov Riau dan Pemkab Inhil berperan aktif dalam mengatasi permasalahan infrastruktur, seperti jalan penghubung antar parit, dusun, desa, kecamatan dan ibukota kabupaten,” tutur Muslim.

Jubir Dapil II DPRD Inhil, Bambang Irawan yang mewakili Kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka dan Gaung berharap agar Pemkab Inhil membangun trio tata air, guna memperbaiki kondisi perkebunan kelapa rakyat yang sudah sangat kritis.

“Kita minta prioritaskan program penyelamatan perkeebunan rakyat’” Sampaikan Bambang.

Sementara itu Jubir Dapil V DPRD Inhil, Hasmawi yang mewakili masyarakat di Kecamatan Tanah Merah, Enok, Kuala Indragiri dan Concong juga meminta agar pemerintah memprogramkan pembangunan akses jalan penghubung dalam upaya membuka keterisolasian daerah-daerah terpencil di Negeri Seribu Parit.

Menanggapi hal tersebut, Plt Sekda, H Fauzar menyatakan akan menampung seluruh aspirasi ini untuk menjadi masukan dan bahan dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2017 mendatang.

“Nanti semuanya kita padukan bersama hasil Musrenbang tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten, untuk menentukan prioritas kegiatan dan pembangunan daerah ke depan,” imbuhnya.

Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Syahruddin didampingi Ketua DPRD, Dani M Nursalam dan Wakil Ketua DPRD, Ferryandi ini turut dihadiri Bupati diwakili Plt Sekda, H Fauzar, Unsur Forkopimda, sejumlah pejabat eselon dan sejumlah anggota DPRD Inhil. (adi/adv)




Masyarakat Berharap Bupati Inhil Prioritaskan Perbaiki Kerusakan Jalan Penghubung Kecamatan

Foto: Chairul Huda
Foto: Chairul Huda

Tembilahan (detikriau.org) – Memasuki musim penghujan, rusaknya infrastruktur jalan mulai banyak dikeluhkan masyarakat terutama masyarakat diperdesaan. Mereka berharap, persoalan infrastruktur yang dinilai tak pernah tuntas ini dapat menjadi prioritas pemerintah kabupaten Inhil kedepannya.

Adi, pedagang keliling warga Tembilahan menuturkan bahwa setiap penghujung tahun, saat curah hujan tinggi dan naiknya permukaan air, hampir seluruh jalan penghubung kecamatan terutama dibagian utara pesisir Inhil rusak. Akibat tergenang air, badan jalan menjadi becek dan licin.

“Dengan kondisi seperti ini, tranportasi menjadi sulit. Namun karena pekerjaan ini satu-satunya mata pencaharian yang menafkahi keluarga saya, sesulit apapun, kita akan tempuh.” Ungkap Adi di Tembilahan, selasa (25/11)

Ditambahkan Adi, persoalan kerusakan jalan penghubung Kecamatan ini bukan persoalan baru. Kejadian serupa ini terus berulang setiap tahunnya. Hanya saja sejauh ini, persoalan infrastruktur jalan yang dinilainya sudah menjadi kebutuhan vital masyarakat itu seakan tak pernah terselesaikan.

“Kita hanya berharap dibawah kepemimpinan pak Wardan persoalan ini dapat menjadi prioritas untuk dituntaskan,” Harap Adi

Tidak hanya Adi, dalam sebuah kesempatan perbincangan belum lama ini, Herman, warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) juga menyampaikan keluhan senada. Ia juga membenarkan bahwa saat musim penghujan tiba, seluruh ruas jalan menjadi rusak.

“ setiap tahun bang. Entah kapan kami bisa merasakan memiliki infrastruktur jalan yang setidaknya memadai.” Ujar Herman. (dro)