Kadishubkominfo Inhil Maklumi Adanya Pungutan di Pelabuhan Parit 21

img-20141115-07617TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Inhil H Tantawi maklumi adanya pungutan ketika memasuki area di pelabuhan parit 21 Tembilahan.

“Kalau saya bilang stop, mereka akan menyetop pungutan itu, tapi saya maklumi karena mereka bagian dari penjaga pelabuhan itu,” ungkapnya ketika dijumpai saat Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil, Selasa (10/3/2015).

Diakuinya, meski sebagian masyarakat kota Tembilahan sedikit mengeluhkan adanya pungutan itu. Namun juga harus diketahui, keamanan diwilayah sekitar tersebut akan terjaga.

Menurut Tantawi, keberadaannya pihak yang melakkukan pungutan juga tidak mengganggu, begitu juga penjual yang memasang tenda di Pelabuhan. Bahkan katanya para pengunjung disanapun terlihat “happy” saja.

“Sebelum saya menjabat Kadishubkominfo, keberadaannya sudah ada. Setelah saya cek, tidak ada masalah bagi saya, saya kenal dengan penjaga pelabuhan itu, dan untuk penerima pungutan itu bagian dari si penjaga pelabuhan dan mereka juga membantu menjaga,” ujar mantan Kepala BPBD Kabupaten Inhil ini.(mirwan)




Sosialisasi Belum Maksimal, Penerbangan Melalui Bandara Tempuling Masih Sepi

Susi-AirTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengharapkan kepada masyarakat Inhil untuk bisa memanfaatkan jasa transportasi udara untuk bepergian.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (dishubkominfo) Inhil, H Tantawi, sejak dibukanya penerbangan melalui Bandara Tempuling belum tampak antusias masyarakat untuk memanfaatkan sarana tranportasi ini. Dishubkominfo bekerjasama dengan Maskapai Susi Air sudah melayani penerbangan dengan tujuan Pekanbaru Tempuling PP sejak dua mingguan yang lalu.

“Mungkin masih baru, sosialisasi yang kita lakukan juga belum maksimal kepada masyarakat hingga menyebabkan antusiasme tersebut belum terlihat,”Ujar Tantawi melalaui sambungan selularnya, selasa (10/2).

Untuk mensosialisasi rute penerbangan Tembilahan-Pekanbaru tersebut, diakuinya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada berbagai instansi yang ada di Kota tembilahan dan kecamatan dengan tujuan bisa turut serta mensosialisasikannya kepada masyarakat.

Hingga saat ini Bandara Indragiri yang ada di Tempuling itu hanya bisa melayani satu  rute penerbangan dan hanya satu kali dalam seminggu saja. Sebab, peraturan pemerintah bahwa Bandara yang baru merintis jasa penerbangan hanya bisa dilakukan satu kali dalam seminggu.

Namun lanjutnya, jika antusias dari masyarakat dalam memanfaatkan jasa penerbangan ini tinggi maka untuk tahun yang akan datang, jadwal penerbangan bisa ditambah lagi.(mirwan)