Bekerjasama dengan IDI, Kapolres Inhil Ulurkan Bantuan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Tembilahan, detikriau.org – Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik, MH berikan bantuan kepada sejumlah masyarakat kurang mampu disekitaran Kota Tembilahan.

Kegiatan yang dilakukan pada senin (5/11) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kab Inhil kali ini berikan uluran tangan kepada Suharman (67) warga Jalan Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu dan Nurita (42) warga Gg. H. Muji Parit 7 Kecamatan Tembilahan Hulu.

Suharman, menderita penyakit stroke, sedangkan istrinya Rafiah (49) alami penyakit kebutaan akibat katarak.

Sementara Nurita menderita penyakit kebutaan dan memiliki 9 orang anak sedangkan sang suami hanya berpenghasilan dari pekerjaan serabutan.

“kegiatan sosial ini merupakan kerjasama kita dengan IDI Kabupaten Inhil,” Ujar Kapolres.

Disamping memberikan bantuan berupa sembako, para tenaga dokter yang tergabung di dalam IDI melakukan pemeriksaan kesehatan serta memberikan bantuan berupa obat-obatan./ Ari Permana




Plt Sekda Buka Muscab IDI dan Seminar

11Bagansiapapi (detikriau.org) – Pelaksana Tugas (Plt)Sekda Rohil, Drs.Surya Arfan, Msi secara resmi membuka Musyawarah Cabang ( Muscab ) Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) cabang Rokan Hilir dan sekaligus seminar penatalaksanaan kegawatdaruratan pada kehamilan dan bayi. Acara berlangsung dilantai 5 hotel Lion, Bagansiapiapi, Rabu (11/2/15).

Dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Muscab IDI, Surya mengajak seluruh dokter yang bekerja dilingkungan pemkab rohil untuk mensukseskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Indikator keberhasilan kepala daerah dinilai dari segi kesehatan. Jika pelayanan bagus, maka kepala daerah terbilang berhasil,” ujarnya.

Menurutnya, jika para dokter, bidan atau perawat melayani para pasien dengan ramah tamah dan penuh dengan senyuman, pasti pasien cepat sembuh. Karena kesembuhan pasien bukan hanya karena obat.

“Coba dokter, perawat sangar dan galak, pasien yang sakit akan bertambah sakit. Jadi intinya kita berharap, jangan sampai ada lagi keluhan dari masyarakat mengenai kinerja dokter,” kata Surya. .

Dia juga mengatakan, untuk dokter spesialis, pemerintah kabupaten Rokan Hilir akan membuat kontrak kerja dengan tujuannya agar para dokter tidak keluar dari Bagansiapiapi.

“Saya juga berharap, usai seminar ini ada peningkatan dalam pekerjaan,” tutupnya. [tris/adv]