Rangkum Aspirasi Nelayan, Said Syarifuddin Lantik Kepengurusan HNSI di Empat Desa dan Satu Kelurahan di Gaung

Tembilahan, detikriau.org – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin SE MP MSn resmi melantik Pengurus Rukun HNSI Desa Lahang Baru, Desa Lahang Tenggah, Desa Lahang Hulu, Desa Sungai Batu dan Kelurahan Kuala Lahang, Kecamatan Gaung periode 2018-2023 di halaman Kantor Desa Lahang Baru Kecamatan Gaung, Senin, (16/7/2018).

Dalam sambutannya, Said Syarifuddin terangkan bahwa tujuan dibentuknya Kepengurusan Rukun HNSI tersebut sebagai wadah untuk menampung aspirasi segenap nelayan yang ada di Kecamatan GAUNG.

“Melalui HNSI segala aspirasi dari para nelayan dapat direkomendasi kepada Pemerintah selaku pengambil kebijakan,” ungkap Said Syarifuddin

Dengan kebijakan yang diambil tersebut, ditambahkan Said Syarifuddin yang kini juga menjabat sebagai Sekda Kab Inhil itu, diharapkan segala pemaslahatan yang bermuara pada kesejahteraan para nelayan akan dapat tercapai, bahkan memberikan dampak positif terhadap daerah.

“Kabupaten Inhil mempakan daerah yang berada dikawasan pesisir. Sebahagian masyarakat banyak yang berprofesi sebagai nelayan. Seperti hal di Kecamatan GAUNG yang berbatasan langsung dengan lautan. Maka, akan sangat tepat bila Inhil, dalam hal ini Desa dan Kelurahan membentuk Pengurus Rukun HNSI ” Ujar Said

Ia juga berharap kepada seluruh Pengurus Rukun HNSI Kecamatan GAUNG dari 4 Desa dan 1 Kelurahan yang telah terbentuk dapat berperan aktif dalam menghimpun aspirasi nelayan setempat.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Camat GAUNG H Nurmansyah AR Ssos, Kepala Dinas Perikanan Inhil, H Mukhtar T Ketua Banaz Inhil HM Yunus Asby, Kepala Desa, Lurah dan Segenap Pengurus Rukun HNSI serta masyarakat setempat./rul




Said Syarifuddin Lantik Kepengurusan IKA-UR dan Ranting HNSI Gaung

Gaung, detikriau.org – Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA-UR) dan Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)  Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin lantik Pengurus IKA-UR dan Pengurus ranting HNSI Kecamatan Gaung Masa Bhakti 2018-2022, Rabu (2/5).

Said Syarifuddin berharap kepada kedua pengurus organisasi yang baru dilantik dapat mengemban amanah organisasi dengan baik. Khusus kepada pengurus IKA UR, Said Syarifuddin yang kini juga mejabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) inhil itu berharap IKA-UR dapat membantu pemerintah terutama dengan memberikan informasi tentang kondisi didaerah kerjanya masing-masing.

Kepada HNSI, di Gaung, kata Sekda, budidaya perikanan masyarakat lebih kepada sistem tambak, kondisi ini tentu berbeda dengan Kecamatan Tanah Merah dengan topografi daerah laut dan cendrung kepada sistem tangkap.

“Perbedaan tofografi daerah ini tentu bukanlah menjadi halangan, dengan berbekal pengetahuan dan ilmu, kita tentu dapat mengembangkan potensi daerah masing-masing. Ini peran pengurus HNSI diwilayah kerjanya masing-masing,” Ujar Said Syarifuddin.

Disela pelantikan, atas nama Pemkab Inhil, Said Syarifuddin sekaligus mensosialiasikan ajakan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan bahan kimia beracun dalam menangkap ikan. Penggunaan bahan beracun menurut Sekda, akan mencemari lingkungan dan menyebabkan biota air teracuni dan pada akhirnya akan menyebbakan kepunahan.

“Ikan hasil tangkapan dengan menggunakan bahan kimia beracun juga tidak baik untuk kesehatan, dan pastinya ada Pidananya bagi yang kedapatan melakukannya. Maka jangan sampai ini terjadi di daerah kita,” Pesankan Sekda./ rul




Untuk Kesejahteraan Nelayan Inhil, Pjs Bupati Minta Lakukan Hal Ini

Pjs Bupati Inhil H Rudyanto saat mengunjungi Kecamatan Gaung Anak Serka dalam rangka melantik sejumlah pejabat Kepala Desa beberapa waktu yang lalu

Tembilahan, detikriau.org – Kabupaten Indragiri Hilir dikenal dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya dibidang kemaritiman. Karenanya, cukup banyak masyarakat yang menggantungkan sumber penghasilan dengan menjadi nelayan.

Kesejahteraan Nelayan sebagai bagian dari masyarakat menurut Pjs Bupati Inhil Rudyanto, tentu harus diperhatikan dan diperjuangkan.

“Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Inhil, terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka ini perlu di perhatikan,” kata Pjs Bupati Inhil H Rudyanto usai pelantikan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, belum lama ini.

Berdirinya HNSI sebagai wadah nelayan diharapkan Pjs Bupati akan menjadi penyambung lidah bagi nelayan terutama untuk memberikan informasi tentang berbagai program yang di buat pemerintah sehubungan dengan nelayan. HNSI  merupakan satu-satunya organisasi nelayan yang diakui oleh Kementrian Perikanan.

“Kita harapkan HNSI mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat nelayan yang ada di Inhil, terutama dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Melalui wadah organisasi tersebut diharapkan ada banyak program pemerintah pusat maupun daerah yang bisa diakomodir untuk mensejahterakan nelayan, “paparnya.

Pendapat Pjs Bupati, jika dilihat dari karakteristik topografi Inhil dengan bentang perairan yang luas sudah selayaknya pemerintah melalui Kementrian terkait memberikan perhatian lebih. Bantuan peralatan seperti perahu dan alat tangkap menjadi target yang harus dicapai kedepan.

Selain itu, ada pengembangan jenis perikanan tambak, dimana diketahui d Inhil sudah ada tambak tiram yang penjualannya diekspor keluar negeri dengan harga yang menjanjikan.

“Hal-hal seperti ini tentu sebagai upaya untuk meningkatkan penghasilan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan nelayan.” Akhiri Pjs Bupati./Diskominfops_inhil/Am/Adv




Sekda Inhil Harapkan HNSI Mampu Jembatani Makmurkan Nelayan

Sekda Inhil H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin mengharapkan pembentukan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil mampu jembatani makmurkan Nelayan.

“Kami sangat berharap dengan hadirnya HNSI mampu Jembatani nelayan yang ada di Inhil untuk mensinergiskan program-program pemerintah mulai dari Pusat, provinsi hingga ke Inhil yang berimbas kepada kemakmuran dan Kesejahteraan para nelayan dan pelaku usahanya,” tutur Sekda, kemarin.

Dipaparkan, berdasarkan informasi dari Dinas Perikanan Inhil, bahwa terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka menurutnya ini perlu diperhatikan dan perlu ada wadah seperti HNSI sehingga bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak HNSI menerima mandat tersebut dari pengurus Provinsi Riau dan akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) di Tembilahan pada tanggal 21 sampai 22 Maret 2018 mendatang.

Sementara untuk pegelaran Musda nanti akan hadir pengurus HNSI dari Propinsi Riau, namun masih diupayakan ketua Dewan Pimpinan Pusat dan Ketua Koperasi HNSI juga bisa hadir.

“Jadi HNSI ini sudah di dukung oleh koperasi, jika memang diperlukan nanti maka koperasi tersebut bisa juga kita buat kantor cabang di Inhil” pungkasnya./mirwan/adv