HMI Tembilahan Terpecah 2 Kubu, Zulkifli Yakini Terpilih Secara Sah. Rahmat ?

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan telah mengakhiri pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang ke-VI.

Namun pengakhiran kegiatan tersebut menumbuhkan dinamika cukup signifikan. Pasalnya, HMI Cabang Tembilahan terbelah menjadi dua kubu, ini terbukti adanya 2 kader yang dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum.

Pertama Zulkifli, mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISI. Ia ditetapkan sebagai ketua pada hari Jum’at tanggal 31 Maret di Sekretariat HMI Cabang Tembilahan Jalan SKB.

Kemudian pada hari Senin (3/4/2017) malam, salah satu kubu lainnya juga melakukan pemilihan Ketua Umum di salah satu Ruang Serba Guna Tembilahan, saat itu Rahmat Hidayat mahasiswa Fakultas Hukum UNISI yang terpilih.

Terkait persoalan tersebut, kedua ketua terpilih mempertahankan dan berupaya meminta SK resmi dari Pengurus Besar (PB) HMI di Jakarta.

Menjawab konfirmasi detikriau.org, Zulkifli mengaku kuat karena sesuai dengan konstitusi yang ada. Dijelaskan, Konfercab mulai dibuka pada tanggal 25 oktober 2016 di Sekretariat HMI Cabang Tembilahan, dan saat itu juga dilakukan registrasi baik peserta penuh maupun peninjau.

Setelah itu forum pun dibuka oleh SC, hanya saja ada beberapa komisariat tidak melengkapi administrasi hingga akhirnya beberapa Komisariat mendiskualifikasi karena ikhtiarnya untuk melengkapi dinilai tidak ada.

“Sampai disini, forum dipending 1×24 jam dan kemudian dilanjutkan. Ketika dibuka kembali, beberapa alumni HMI tiba-tiba menggrebek agar Konfercab dihentikan, mereka tidak menerima adanya yang didiskualifikasi, ini terjadi beberapa hari setelah pembukaan Konfercab,” terang Zulkifli, kemarin.

Sekitar 5 bulan berikutnya, Konfercab kembali dilanjutkan tepat pada tanggal 31 Maret di Sekretariat HMI Cabang Tembilahan Jalan SKB berdasarkan kesepakatan SC dan beberapa pengurus Cabang. Kala itu, dihadiri oleh 3 komisariat baik peserta penuh maupun peninjau yakni Komisariat STAI Auliaurrasyidin, Komisariat Fakultas Teknik dan Komisariat Fakuktas Ekonomi UNISI.

“Saya kalau tidak sesuai dengan konstitusi, tidak mau juga melanjutkan. Atas dasar konstitusilah Konfercab ini di lanjutkan. Berdasarkan mekanimesme persidangan sudah sah karena dihadiri 50+1 dari peserta penuh dan beberapa peserta peninjau. Sebab semua Komisariat hanya 5, kalau 3 Komisariat yang hadiri berarti sudah cukup,” paparnya.

Sementara itu kubu Rahmat Hidayat hingga berita ini dirilis belum memberi jawaban kepada detikriau.org meski upaya komfirmasi sudah coba dilakukan berulang-ulang kali./Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Musda Badko HMI Riau-Kepri Ke-VII

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Riau-Kepri, Sabtu (28/5/2016).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan yang dihadiri juga oleh Staf Ahli Gubernur Riau Fairuzel Ghazali, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus Badko HMI Riau-Kepri serta para pengurus HMI Cabang Tembilahan dan sejumlah undangan.

“Saya berharap kegiatan ini terselenggara dengan baik dan mampu menjadi peran penting untuk daerah bagi pengurus baru yang terpilih nantinya,” kata Wardan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengaku termotivasi dengan Musda tersebut karena sejalan dengan visi Inhil yang bermarwah dan bermartabat.

Namun disamping itu, HMI diharapkan juga dapat memberikan bantuan setiap dalam forum diskusi untuk kemajuan pembangunan daerah./Mirwan/Adv




Musda Badko Riau Kepri Ke-VIII Resmi Dibuka di Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Musyawarah Daerah (Musda) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko) Riau Kepri yang Ke-VIII resmi dibuka di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Sabtu (28/5/2016).

Kegiatan tersebut dibuka oleh perwakilan Pengurus Besar HMI yang dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Riau Fairuzel Ghazali, Bupati Inhil HM Wardan beserta unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus Badko HMI Riau-Kepri serta para pengurus HMI Cabang Tembilahan dan sejumlah undangan.

“Atas nama pemerintah, kami menyambut baik kegiatan ini dan semoga berjalan lancar,” kata Staf Ahli Gubri, Fairuzel Ghazali dalam sambutannya.

Sekedar untuk diketahui, kegiatan itu bertemakan merumuskan komitmen kolektif pemuda dalam menghadapi persaingan pasar masyarakat Asean. Yang mana, tema tersebut disinyalir mendukung perkembangan peningkatan pembangunan daerah.

“Kepada Pemkab Inhil khususnya, kita ucapkan terima kasih karena telah mendukung secara penuh atas terlaksananya kegiatan ini,” kata Ketua Panitia Musda Badko HMI Riau-Kepri, Angga Saputra./Mirwan




Musda Badko HMI Riau-Kepri, Akbar Tanjung Dijadwalkan Hadir di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri berencana menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 tahun 2016. Dalam kegiatan tersebut, HMI Cabang Tembilahan ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurut informasi dari pantia pelaksana, kegiatan ini akan dimulai pada hari Sabtu (28/5/2016) mendatang. Nantinya, Musda akan dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar HMI Mulyadi P Tamsir yang dihadiri oleh Pengurus Kahmi Pusat Akbar Tanjung (mantan politisi nasional).

“Selain Kanda Akbar Tanjung, pembukaan nantinya juga bakal dihadiri sejumlah pejabat daerah Provinsi Riau serta Kabupaten,” kata Ketua Pelaksana, Benny Saputra kepada detikriau.org, Rabu (4/5/2016).

Adapun peserta, disampaikannya bahwa kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 8 cabang HMI se-Riau Kepri.

Sebenarnya kata Benny, Musda ini dimulai pada tanggal 5 Mei, namun dikarenakan menyesuaikan jadwal kesediaan kehadiran Akbar Tanjung, maka jadwal Musdapun ditunda.

“Persiapan dari sisi administrasi sudah tuntas, tinggal persiapan secara teknis di lapangan saja lagi,” paparnya.

Untuk diketahui, Musda ini dalam rangka memilih ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri masa bhakti 2016-2018./ Mirwan




Pemkab Inhil diminta Lebih Utamakan Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

12969140891868087449TEMBILAHAN (detikriau.org) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk lebih mengutamakan kesejahteraan masyarakat baik sektor perekonomian maupun sektor lainnya.

“Kami dari mahasiswa sangat mendukung penuh Pemerintah memajukan negeri ini, tapi lihat masyarakatnya terlebih dahulu, apakah sejahtera atau tidak. Kesejahteraan itu lebih penting,” ungkap Ketua HMI Cabang Tembilahan, Zulhelmi dalam sambutan Milad HMI ke-68 yang dihadiri Asisten II Setdakab Inhil H Fauzar, kemaren.

Dari survey di lapangan, dikatakannya, mayoritas harapan masyarakat Kabupaten Inhil ini bukan pada peningkatan kemajuan daerah, namun kenyamanan dalam kesehariannya seperti, infrastruktur penghubung yang mendukung untuk beraktivitas.

Selain itu, juga disebutkannya mayoritas masyarakat tidak menginginkan nama Kabupaten menjadi Kabupaten ternama namun mereka yang menjadi korbannya.

Apalagi katanya negeri ini nantinya akan menghadapi pasar bebas asia tenggara, tentu Pemerintah harus memiliki strategi khusus untuk masyarakatnya agar mampu bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang direncanakan akan berlangsung 12 Desember mendatang.

“Mereka itu tidak banyak mintanya, cukup harga kelapa mahal, harga sembako murah, infrastruktur jalan bagus,” sampaikannya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Inhil H Fauzar menanggapi bahwa mulai saat ini optimis pro rakyat, bahkan sudah dari dulu berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hanya saja menurutnya ada beberapa faktor sehingga hingga hari ini pihaknya belum bisa memaksimalkan peningkatan kesejahteraan tersebut.

Meski demikian, terkait pasar bebas, ia menegaskan dalam menghadapi pasar bebas tersebut diajaknya untuk dijadikan sebagai momentum dan sebagai peluang emas untuk kemajuan Kabupaten Inhil khususnya.

“Dalam menghadapi MEA ini harus optimis jadikan momentum dan peluang emas untuk membangkitkan dan memajukan berbagai sektor pembangunan infrastruktur, memajukan ekonomi, keamanan, pendidikan dan sosial budaya dengan kemampuan yang kita miliki,” imbuhnya.(mirwan)