Kadiskes Rohil : Kita Rutin Kirim Data ISPA Ke Propinsi

Kadiskes Rohil, HM Junaidi Saleh
Kadiskes Rohil, HM Junaidi Saleh

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hilir secara rutin mengirimkan data perkembangan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan ke Diskes Propinsi Riau.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Rohil HM Junaidi Saleh, data ISPA di kirim rutin setiap harinya paling lama pukul 15.00 Wib dan itu merupakan intrusksi dari Diskes Riau.

“Seluruh kabupaten/kota di Riau wajib mengirimkan data-data perkembangan penyakit Ispa dua bulan terakhir melalui Email Diskes Riau, ” kata HM Junaidi Saleh di Bagansiapiapi, Kamis (10/9).

diterangkannya, terhitung bulan Juli hingga Agustus 2015 saja tercatat sebanyak 6.377 warga yang terserang Ispa namun penyakit tersebut masih bisa diatasi..

“Alhamdulillah dua hari belakangan ini hujan mulai turun, selain itu penderita Ispa yang sebelumnya meningkat, saat ini sudah berkurang termasuk kesehatan mereka mulai membaik,” ujarnya.

Sebelumnya ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari 17 Puskesmas dimana banyak warga terserang penyakit Ispa akibat kebakaran lahan dan hutan.

Penderita penyakit Ispa rata-rata berasal dari kalangan anak-anak usia 5 tahun keatas, selain itu banyak juga masyarakat mengalami penyakit Pneumonia dengan jumlah 34 orang dan batuk 2.649 orang.

“Untuk bulan Juli 2015 warga yang terserang penyakit Ispa ditemukan sebanyak 2.931 orang dan pada bulan Agustus mengalami peningkatan yakni berjumlah 3.446 orang sehingga total keseluruhan 6.377 orang,” kata Junaidi Saleh, Rabu kemarin (9/9). (ris/adv)




Dinkes Percepat Realisasi Puskesmas 24 Jam

13bBagansiapapi (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Rokan Hilir secepatnnya akan merealisasikan Program Puskesmas 24 Jam di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

Kepala Diskes Rohil dr HM Junaidi Saleh dikonfirmasi menjelaskan kepada awak media, program yang sudah ada di Pemkab Rohil terutama di Dinas Kesehatan sendiri cukup banyak, tapi yang saat ini diprioritaskan adalah penerapan Puskesmas 24 Jam.

“Untuk tenaga medis dinilai sudah cukup memadai, sekarang ini kita masih memenuhi segala perlengkapan, terutama alat-alat medis, obat-obatan dan peralatan mobiler sebagai penunjang alat kerja di setiap Puskesmas yang ada di Rohil,”ujar Kepala Diskes Rohil, Junaidi,baru-baaru ini.

Ditambahkan dr HM Junaidi Saleh, pihaknya ingin segera menciptakan Puskesmas Berakreditasi (Standart mutu pelayanan semua sama) karena BPJS akan kerja sama dengan Puskesmas yang terakreditasi dan diharapkan bisa bersaing dengan fasilitas rumah sakit swasta yang ada.

BPJS sendiri telah memberikan subsidi kepada masyarakat kurang mampu, di Rohil saja BPJS telah memberikan keringan kepada 180 ribu Jiwa, keringanan ini sudah penuh seleksi dari berbagai penentuan, dalam hal ketidakmampuan untuk membayar BPJS.

“Saya menghimbau, untuk kedepannya mari kita tingkatkan pelayanan, jangan sempat mereka pindah dari puskesmas satu ke puskesmas lainnya, kita selaku pelayan masyarakat, ingat utamakanlah pelayanan kita kepada masyarakat terutama di Rokan hilir,” tandas.[tris/adv]