Kata Hasmawi, Meski Seperti Mengangkat Batang Terendam, Pengembangan Pantai Solop Mulai Buahkan Hasil

Anggota DPRD Inhil dari Partai Demokrat, Hasmawi
Anggota DPRD Inhil dari Partai Demokrat, Hasmawi (kanan)

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk mengembangkan objek wisata alam Pantai Solop yang terletak di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah saat ini, diibaratkan seperti membangkit batang yang terendam.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi saat hearing bersama Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) serta pihak terkait lainnya, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Hasmawi, pengembangan objek wisata alam Pantai Solop tersebut telah dimulai beberapa tahun yang lalu, dimasa kepemimpinan HM Rusli Zainal di Negeri Seribu Parit.

“Hanya saja, upaya itu tidak dipertahankan dan dimaksimalkan. Makanya, sekarang kita sebut seperti membangkit batang terendam,” tutur Hasmawi.

Namun dalam beberapa bulan terakhir ini, lanjut Hasmawi, upaya Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dalam mengembangkan objek wisata alam Pantai Solop sudah luar biasa. Itu terbukti dari mulai ramainya pengunjung yang berdatangan ke pantai yang terbentuk dari pecahan kulit satwa laut tersebut, seperti kerang, siput dan lain-lain.

“Kalau melihat kondisi terkini di Pantai Solop, diharapkan adanya inovasi baru dan upaya terus-menerus yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengembangkan kepariwisataan di Inhil,” terangnya.

Salah satu upaya tersebut, kata Hasmawi lagi, dapat dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana penunjang, seperti yang layaknya terdapat dan bisa ditemui di tempat-tempat objek wisata alam yang ada di daerah lain.

“Yang juga tak kalah pentingnya adalah dengan memprioritaskan pengembangan 1 atau 2 tempat objek wisata saja terlebih dahulu sebagai pilot project, sehingga Pemda bisa lebih fokus,” imbuhnya./ Adi




Dewan Minta Guru Didik Siswa Dengan Hati Nurani

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi
Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada tenaga pendidik untuk dapat memberikan dan menyalurkan ilmunya serta mendidik siswa di sekolah dengan lebih mengedepankan hati nurani.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi belum lama ini di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan.

Menurutnya, tugas seorang guru adalah mendidik, mengajar dan melatih. Meskipun demikian, guru juga dituntut untuk menjadi orang tua yang baik bagi anak didiknya, sehingga tidak menganggap siswa dan siswi yang diajarnya sebagai orang lain dan hanya sebatas melakukan pekerjaan sebatas tanggungjawab profesi.

“Dalam mengajar guru seharusnya menjadi figur orang tua yang menyayangi, melindungi dan melakukan yang terbaik untuk masa depan anak didiknya,” tutur Hasnawi.

Hal itu, lanjut Politisi dari Partai Demokrat Inhil ini, untuk menghindari terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti perlakuan yang tidak baik di sekolah.

Selain itu, apabila seorang guru menganggap siswanya sebagai anak sendiri, tentunya guru yang bersangkutan juga akan melakukan dan memberikan yang terbaik bagi anak didiknya.

“Inilah yang kita inginkan. Apalagi jika mengingat keberadaan guru sangat berperan penting dalam mendidik anak-anak, supaya menjadi penerus perjuangan bangsa dan daerah yang berkualitas dan handal,” imbuhnya.(adi)