Berhasil di Tangkap, Harimau Sumatra “Atan Bintang” di Pulau Burung dievakuasi ke Sumatra Barat

Harimau sumatra saat masih dikolong ruko warga Pulau Burung. Foto: ist/detikriau.org

Laporan: Faisal

Tembilahan, detikriau.org – Hari ini, sabtu (17/11) sekitar pukul 10:26 Wib, Harimau Sumatra yang terjebak dikolong ruko warga di Pulau Burung sudah tiba di Tembilahan, Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir, dan segera diberangkatkan ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Sumatera Barat yang berjarak sekitar 15 jam perjalanan darat.

Hewan buas ini berhasil ditangkap sekitar pukul 01.48 Wib, dinihari.

“Berhasil ditangkap sekitar pukul 01.48 Wib, dan sekitar pukul 02.40 Wib dilakukan proses evakuasi dari Pulau Burung menuju Tembilahan menggunakan jalur laut,” Ujar Camat Pulau Burung M Yusuf kepada detikriau.org.

Lanjut Camat, setibanya di Pelabuhan Bea dan Cukai Tembilahan, Harimau yang sudah dikurung dalam kerangkeng ini dipindahkan kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Sumbar.

Dilansir melalui kompas.com, Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, harimau Sumatera berjenis kelamin jantan ini diberi nama Atan Bintang. “Kami beri nama Atan Bintang. Atan artinya anak bujang (dalam) bahasa Melayu, kalau Bintang karena penyelamatan di tengah malam pas ada bintang. Jadilah kami buat nama Atan Bintang,” kata Suharyono

Ia menyampaikan, Atan Bintang berusia sekitar tiga tahun dengan bobot badan sekitar 80 kilogram. “Kondisinya saat ini sehat dan agresif. Sorotan matanya tajam,” ucap Suharyono. Saat ini, Atan Bintang berada di dalam kandang untuk dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera (PRHS) Yayasan Arsari di Sumatera Barat.

“Alhamdulilah, sudah berhasil kami evakuasi yang memakan waktu cukup lama. Ini berkat kerja tim dan bantuan aparat keamanan setempat,” ujarnya.

Sebelumnya, seekor harimau Sumatera terjebak di kolong ruko pasar di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Riau, Rabu (14/11/2018). Harimau tersebut sempat main-main di sela ruko dan menjadi tontonan warga setempat.

Sehari setelah itu, harimau terjebak ke kolong dan tidak bisa keluar. Warga bersama kepolisian dan TNI memasang jaring di kolong tersebut. Kemudian, petugas BBKSDA Riau melakukan pembiusan di lokasi. Pada bius pertama, harimau pingsan. Namun, tidak bisa dievakuasi karena petugas sulit masuk kolong ruko.

Harimau baru bisa dievakuasi pada hari keempat. Petugas terpaksa menjebol dinding dan lantai ruko untuk membawa harimau keluar.




Upaya Evakuasi Harimau Sumatra di Pulau Burung dilanjutkan Esok

Pulau Burung, detikriau.org – Hingga siang berganti malam, Harimau Sumatra yang terjebak dikolong bangunan ruko milik warga di Desa Pulau Burung Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir – Riau belum berhasil dievakuasi. Tim rencanakan proses evakuasi akan kembali dilanjutkan esok hari.

“Mengingat hari semakin malam dan gelap, Tim rencanakan proses evakuasi akan dilanjutkan esok hari,” Ujar Camat Pulau Burung, M Yusuf berikan komfirmasi kepada detikriau.org melalui pesan WhatsApp, Kamis (15/11)

Proses evakuasi harimau sumatra yang terjebak dikolong bangunan ruko di pulau burung oleh tim. Foto: ist/detikriau.org

Menurut Camat, meski siang tadi Harimau sempat ditembak peluru bius, namun proses evakuasi mengalami kesulitan disebabkan kondisi kolong ruko yang sempit.

Foto: ist/detikriau.org

“upaya proses evakuasi memakan waktu cukup lama sehingga efek bius semakin berkurang dan akhirnya harimau kembali siuman,” Jelaskan Camat

Lanjut Camat, Tim berencana esok hari jika proses evakuasi terjadi kendala, setelah ditembak bius dan harimau dalam kondisi pingsan maka akan dilakukan pembobolan lantai bangunan ruko untuk memastikan posisi dan mempermudah proses evakuasi harimau.

Laporan: Faisal