Kurban 5 Ekor Sapi, Herman : Disamping Ibadah, Juga Tingkatkan Kebersamaan dan Silaturrahmi

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki hari ketiga perayaan Idul Adha 1436 H, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi, Sabtu (26/9/2015).

Pemotongan hewan kurban yang dipusatkan di lapangan kantor, Jalan M Boya Tembilahan ini, berasal dari iuran 35 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Diskes Inhil, yang dipungut setiap bulannya oleh pengurus.

Ketua Pelaksana, Herman Mahat mengatakan, tahun ini pemotongan hewan kurban di Diskes Inhil meningkat 1 ekor dari tahun lalu, serta ditambah 1 ekor kambing, yang merupakan titipan untuk aqiqah dari salah seorang pegawai.

image_1“Kita harapkan kegiatan ini dapat menjadi tradisi dan agenda rutin tahunan, sehingga kedepannya jumlaj hewan kurban yang dipotong bisa lebih meningkat,” tutur Herman.

Disamping untuk amal ibadah dan meraih pahala dari Allah SWT, jelas Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan Diskes Inhil ini, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat kebersamaan dan tali silaturrahmi, baik antar sesama pegawai di lingkungan Diskes maupun masyarakat yang ada di lingkungan sekitar.

“Kupon yang kami sediakan dan telah dibagi-bagikan sebanyak 425 lembar, dengan berat daging perkantongnya 7,5 ons,” terangnya.

Selain pemotongan hewan kurban, lanjut Herman, pada kesempatan ini juga dilakukan kegiatan masak dan makan bersama antar seluruh pegawai di lingkungan Diskes Inhil.

“Untuk tahun depan, sampai saat ini sudah ada yang mendaftar dan mengikuti kurban, dengan jumlah hewan kurban yang tercatat sebanyak 3 ekor sapi,” imbuhnya. (adi)

 




164 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Inhil Penyumbang Angka Terbesar

DSC_5130 copyTembilahan (detikriau.org) – Selimut kabut asap semakin hari semakin menebal. Kabupatan Inhil dalam beberapa hari sebelumnya nihil titik panas, saat ini, berdasarkan pantauan satelit (terra dan aqua) senin (31/8/201), Inhil melejit sebagai penyumbang titik panas terbesar dengan 77 hotspot.

Berdasarkan penjelasan kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, di seluruh Riau terdata sebanyak 164 Hot Spot yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 77 tiitk, Indragiri Hulu (Inhu) 31 titik, Pelalawan 29 titik, Siak 10 titik, Bengkalis 6 titik, Kampar 5 titik, Dumai 3 titik, Rokan Hilir 2 titik dan Kuansing 1 titik.

Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau
Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau

“Untuk hotspot dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau hotspot yang mengindikasikan terjadinya karhutla, berjumlah 129, yakni 64 di Inhil, 22 di Inhu, dan18 di Pelalawan.” Sampaikan Sugarin dikutip melalui tribunpekanbaru.com, senin (31/8/2015)

Selain itu ditambahkannya, tujuh di Siak, tiga di Dumai dan Bengkalis, dua di Kampar, dan satu di Rohil..

Saat berita ini di lansir, sejak pagi hari hingga pukul 11. 54 Wib, Selasa (1/9/2015) selimut kabut asap, khususnya di Kota Tembilahan semakin pekat. Cuaca tampak teduh karena matahari tidak dapat bersinar maksimal terhalang pekatnya kabut asap. (dro)




Sambut Idul Fitri, PNS di Inhil Libur Selama 6 Hari

Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin
Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan diliburkan selama 6 hari kerja dimulai pada tanggal 16 sampai 21 Juli 2015 mendatang. Libur itu dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri tahun 1436 H.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil H Syaifuddin kepada awak media, Senin (13/7/2015). Libur bersama selama 6 hari itu menurutnya berdasarkan surat edaran yang ditanda tangani oleh Plt Sekda Inhil H Fauzar dengan nomor: 862.1/BKD-AP/1634 tertanggal 9 Juli 2015.

“PNS kita diliburkan dari tanggal 16 sampai tanggal 21 Juli mendatang,” ungkap Syaifuddin.

Ia menambahkan, meski seharusnya cuti bersama secara nasional itu tidak sepenuhnya selama 6 hari, namun karena Pemkab kali ini sedikit memberi keringanan, maka ditambah libur satu hari.

“Pemberitahuan libur ini semua instansi Pemkab Inhil telah kita edarkan, jadi kami dari BKD sangat mengharap tidak ada lagi PNS yang menambah libur,” tambahnya.

Ia menegaskan, jika ada PNS yang menambah libur nantinya, maka sebagai Kepala BKD akan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Tapi sebelumnya, jika memang ada PNS yang berulah, tentu kata Syaifuddin masing-masing Kepala kantor terlebih dahulu menindaklanjutinya.

“Yang jelas hari pertama masuk setelah lebaran Idul Fitri ini, kita dari BKD akan melakukan Sidak di sejumlah kantor,” pungkasnya.(mirwan/adv)




Target Swasembada Daging, Pemkab Rohil Kucurkan Bantuan Bibit Hewan Ternak

BAGANSIAPIAPI (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diyakini tidak akan lagi melakukan pasokan daging hewan ternak dari daerah luar Rohil untuk berbagai perayaan hari besar sepanjang tahun 2015 ini.

Menurut Bupati Rohil, H Suyatno, Selama ini, kebutuhan daging di Rohil terutama di hari-hari besar cukup tinggi, sementara itu sebelumnya stok daging yang ada di Rohil sangat terbatas. Apalagi, daging potong yang dijual dipasaran, hampir seluruhnya di datangkan dari luar daerah, seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

“Melalui Distanak, tahun 2015, kita telah memprogramkan bantuan bagi peternak Sapi sebanyak 1.200 ekor, Kambing 2.000 ekor, termasuk bagi peternak burung Puyuh, Ayam, serta berbagai bantuan penunjang lainnya. Inilah cara kita untuk menjadikan Rohil sebagai wilayah Swasembada Daging,” kata Suyatno, Kamis (23/4) di Bagansiapiapi.
Jika nantinya bantuan-bantuan ternak itu dapat dieklola dengan baik, saat menyambut hari-hari besar keagaman, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Tahun Baru, dan lainnya, cukup mengandalkan pasokan daging dari masyarakat dan tidak perlu lagi mendatangkan dari luar daerah.

Penyaluran bantuan Sapi, Kambing, dan lainnya bagi kelompok ternak ini kata Bupati dilakukan dengan seleksi yang ketat sesuai aturan yang berlaku.

“Bukan hanya melakukan penyeleksian kelompok peternak calon penerima bantuan saja, kita juga memberikan pembekalan ilmu peternakan kepada mereka. Dengan begitu, bantuan ternak benar-benar bermanfaat dan berkembang biak dengan baik.” Pungkas Suyatno. (tris/adv)




PLN Tembilahan Terus Berulah, Masyarakat Makin Resah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemutusan pasokan listrik PLN kerumah-rumah pelanggan semakin hari semakin tidak terjadwal. Dengan kondisi ini, aktifitas keseharian masyarakat semakin terganggu. Diharapkan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan agar masyarakat tidak terus dirugikan.

“Kita tak habis pikir. Awalnya dikabarkan pemadaman listrik 2 hidup 1 mati. Tapi saat ini, dalam satu hari saja pemutusan terjadi berkali-kali,” Kesal Anto, salah seorang pengusaha percetakan di jalan M Boya Tembilahan

Menurut Anto, usaha yang sudah dijalaninya bertahun-tahun ini sangat tergantung dengan pasokan listrik. Tanpa itu, aktifitas pastinya akan terganggu dan penghasilan turun drastic.

“Bagaimana kita mau dapatkan penghasilan, pekerjaan tak bisa dilakukan sementara gaji karywan kita bayarkan dengan jumlah tetap setiap bulannya,” Kesal Anto, kamis (15/1)

Senada dengan Anto, Afif, pengusaha laundry juga mengeluhkan kondisi yang sama. Dengan listrik normal, ia mengaku dalam sehari ia sedikitnya akan mengantongi penghasilan ratusan ribu. Namun sejak listrik berulah, omset menurut drastic.

“mau gimana lagi, kita tak tau harus mengadu kemana. Kita hanya berharap kalau emmang ada kerusakan, PLN harus segera lakukan perbaikan,” Pinta Afif

Berdasarkan keterangan pihak PLN Rayon Tembilahan, terjadinya pemadaman bergilir kerumah pelanggan ini awalnya disebabkan adanya gangguan beberapa mesin sewa sejak tanggal 3 januari yang lalu. Belum tuntas kerusakan itu diperbaiki, kini 1 unit mesin KHD kembali rusak

Diterangkan, gangguan 1 unit mesin KHD ini terjadi kerusakan pada system pompa minyak dan harus diganti dengan alat baru. Adanya kerusakan ini kembali menyebabkan terjadinya tambahan defisit hingga 1 MW. “ kalau mesin KHD ini tidak tterjadi gangguan mungkin pemadaman bergilir sudah bisa diperpanjang,” Ujar manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman melalui Supervisor ADM Anton Ardhianto, kemaren

Sejauh ini ditambahkannya, perkembangan perbaikan pada 3 unit mesin sewa milik PT Bima Golden, PT Mega Power, maupun PT Tiga Bintang Mas Abadi baru 1 mesin yang sudah beroperasi dengan daya mampu 1 MW.

“Gangguan unit 9 pada mesin sewa milik PT Tiga Bintang Mas Abadi berupa alat Radiator sudah beroperasi. Untuk mesin yang lain, alat-alat mesin penggantinya sudah datang, sekarang dalam pekerjaan pemasangan,” Tambahnya sambil menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih mengalami deficit daya hingga 3 MW dan giliran pemadaman masih diberlakukan dengan durasi 2 hidup 1 mati. (mirwan)