FACR Berbagi Keceriaan Bersama Anak Panti

Peringatan Hari Anak Nasional 2012

PEKANBARU (www.detikriau.org)-Ratusan anak panti asuhan ikut melebur dalam suasana ceria, seiring peringatan Hari Anak Nasional 2012, yang digelar Forum Cinta Anak Riau, Rabu (25/7), di Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. 

Kegiatan yang bertemakan “Selamatkan Anak Bangsa, Penuhi Hak Anak” ini bertujuan membantu anak-anak yang kurang beruntung, meningkatkan kepedulian masyarakat luas terhadap isu pemenuhan anak, mengasah kepedulian sosial anak-anak agar peka terhadap kondisi sekelilingnya.

Menurut koordinator acara, Helda Khasmy, ratusan anak panti asuhan tersebut didatangkan dari Panti Asuhan Al-Istiqlal dan Panti Asuhan Teratak Buluh. Dikatakannya, kegiatan ini merupakan kampanye hak anak. Dalam kegiatan itu, anak-anak tersebut dihibur dengan dongeng, menggambar dan beberapa kegiatan anak lainnya. “Ini merupakan kampanye hak anak, kita berharap pada Hari Anak ini mereka mendapatkan kebahagiaan layak anak lainnya,” ungkap Helda.

Pada akhir acara, saat berbuka puasa, FCAR bersama panitia dan berbagai pihak yang terlibat buka puasa bersama dengan anak-anak panti. Selanjutnya, kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak-anak panti tersebut.

Beri Aplus
Sementara itu, anggota DPD RI, Maimanah Umar memberikan aplusnya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan FCAR merupakan cermin kepedulian masyarakat akan hak-hak anak yang kurang beruntung. “Saya bangga dengan apa yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam FCAR ini,” ungkap Maimanah.

Maimanah umar berharap apa yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergolong dalam FCAR ini juga dilakukan oleh masyarakat banyak karena anak-anak merupakan aset negara yang harus di jaga. “Anak-anak merupakan aset negara yang harus kita semua jaga,” tambahnya.(rls)




Peringatan HAN 2012 Semakin Banyak Partisipan

Pekanbaru (www.detikriau.org) – Rangakaian kegiatan menyambut Hari Anak Nasional 2012 yang diselenggarakan Forum Cinta Anak Riau (FCAR) semakin banyak yang ikut berpartisipasi. Selain Sikari (Sindikat Kartunis Riau) yang sudah lebih dulu, J-Rock Star Community dan Forum Anak Riau juga berpartisipasi penuh mensukseskan dan memeriahkan perayaan HAN 2012 ini.
Demikian dikatakan ketua FACR, Helda di sela-sela acara kampanye, penggalangan koin, buku dan mainan serta menggambar bersama Sikari di arena Car Free Day, Minggu (1/7) kemarin di Jl Diponegoro Pekanbaru. Menurutnya, bentuk partisipasi yang dilakukan Forum Anak Riau adalah membantu menggalang dana dengan pengumpulan koin, menjual pin dan stiker. “Peran serta mereka cukup membanggakan,” kata Helda.
FCAR, lanjut Helda, adalah kumpulan volunter yang beranggotakan Divisi Perempuan AJI Pku, Rumpun Perempuan Anak Riau (RUPARi), ISEC dan Yayasan Siklus membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk memeriahkan HAN 2012 yang jatuh pada Tanggal 23 Juli mendatang. “Siapa saja boleh terlibat di kegiatan ini. Ada beberapa agenda acara yang kita lakukan, antara lain pengumpulan koin, buku (baru/bekas), mainan untuk didonasikan ke anak-anak yang kurang beruntung,” kata Helda.
Untuk menggalang dana, lanjut Helda, FCAR juga melakukan penjualan pin dan stiker. Dengan banyaknya alternatif, masyarakat bisa memilih ingin memberi sumbangan dalam bentuk apa. Hasil sumbangan tersebut sepenuhnya akan didonasikan. ”Dalam acara menggambar bersama Sikari selama dua minggu ini di lokasi Car Free Day, FCAR berhasil mengumpulkan dana hampir Rp400 rb. Jumlah tersebut masih sangat jauh dari harapan kami. Harapan kami, menjelang hari puncak pada 23 Juli, semakin banyak masyarakat yang bersedia dan berpartisipasi memberi sumbangan dalam bentuk apa saja,” harap Helda.
Guna memudahkan masyarakat dalam menyalurkan sumbangan, Helda memberikan beberapa tempat yang bisa dihubungi, antara lain kantor ISEC dan Yayasan Siklus di Jl. Pontianak No.15 Tangkerang Timur. Telepon (0761) 37745 atau ke kantor RUPARi Jl. Srikandi No.27 Perundam Panam. Contact Persen, Helda hp. 0813 28364 574.
Untuk tema pada Hari Anak tahun ini, FCAR memilih “Selamatkan Anak Bangsa, Penuhi Hak Anak”.” Tema tersebut sengaja dipilih karena masih tingginya angka kekerasan terhadap anak, terus bertambahnya jumlah anak yang terinveksi HIV, anak jalanan, pekerja anak, anak yang terlantar, anak suku pedalaman yang kurang mendapat fasilitas pendidikan, anak yang menjadi korban trafficking hingga tingginya angka kematian bayi. Keadaan teresebut menunjukkan fakta yang tidak bisa kita biarkan terjadi terus menerus,” tandas Helda. (rls)