Sekda Inhil Ikuti Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Di Masjid Al Huda, Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin ikuti peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Besar Besar Muhammad SAW tahun 1439 Hijriyah di Masjid Agung Al – Huda, Tembilahan, Jum’at (13/4/2018) malam.

Dalam sambutannya, Sekda menuturkan, Isra’ Mi’raj merupakan sebuah peristiwa agung dan amat sangat penting dalam sejarah Islam. Peringatan Isra’ Mi’raj yang rutin diadakan oleh ummat Islam, khususnya di Kabupaten Inhil menjadi salah satu bukti keimanan terhadap peristiwa bersejarah tersebut sekaligus sebagai tanda kecintaan terhadap ajaran Islam.

“Peringatan isra’ wal mi’raj yang kita laksanakan ini tentu saja memiliki hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik dan renungkan, diantaranya yaitu agar kita dapat mengevaluasi, memperbaiki, serta meningkatkan amal ibadah kita kepada allah swt, terutama ibadah sholat yang merupakan tiang agama, yang sudah sewajibnya untuk didirikan dan dijaga dengan sebaik-baiknya,” jelas Sekda.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil, Sekda nyatakan sambutan baik dan apresiasi dengan diadakannya peringatan Isra’ wal Mi’raj ini.

“Harapan saya, kegiatan keagamaan yang kita gelar ini bisa menjadi sebuah momentum yang tidak hanya dapat mempererat silaturrahim dan Ukhuwah Islamiyah di antara kita semua, tetapi juga mampu memotivasi kita untuk semakin memperkaya ilmu, mempertebal iman, memperbanyak amal sholeh, serta mening-katkan ketakwaan kepada allah SWT,” tambahkan Sekda.

Untuk dapat lebih meningkatkan kualitas keagamaan di Kabupaten Inhil, Sekda mengajak kepada seluruh Jama’ah untuk senantiasa memakmurkan Masjid dan menyemarakkan syiar Islam, misalnya dengan mendirikan sholat berjama’ah, melaksanakan pengajian agama dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

“Semoga dengan penduduk yang selalu beriman dan beramal sholeh, maka allah swt, tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang senantiasa mencurahkan rahmat dan berkah-nya untuk bumi sri gemilang ini,” Harapnya.

Selanjutnya, pada kesempatan itu, Sekda juga menghimbau kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya masyarakat Kota Tembilahan agar senantiasa menjaga kerukunan, Ukhuwah Islamiyah, serta toleransi terhadap perbedaan kepercayaan yang ada, supaya tercipta persatuan dan kesatuan yang kokoh juga kuat serta terwujudnya suasana yang aman, damai dan kondusif./adv/Am




Sekda Inhil Tutup Rapat Kerja Kesehatan Tahun 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menutup resmi rapat kerja kesehatan tahun 2017 di Gedung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tembilahan, Selasa (19/12) malam.

Diketahui, kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil ini dilaksanakan selama 2 hari sejak tanggal 18 Desember lalu.

Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil Hj Sy Rohana Said Syarifuddin, kepala Diskes Inhil H Zainal Arifin SKM M.Kes dan para undangan.

Penutupan diawali dengan makan malam dan pemaparan 12 keberhasilan kesehatan dimasa kepemimpinan Bupati Inhil Drs HM Wardan MP oleh Kepala Diskes.

12 keberhasilan tersebut diantaranya produk hukum peraturan daerah bidang kesehatan dan peraturan bupati bidang kesehatan, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), penurunan Angka Kematian Bayi (AKB), universal coverage blud puskesmas (25 puskesmas), pengembangan gedung puskesmas dan puskesmas pembantu, terakreditasnya puskesmas, jaminan kesehatan masyarakat miskin, prestasi dan penghargaan bidang kesehatan tingkat nasional dan provinsi Riau, Bridging System Pcare BPJS dan Simpus pertama di Sumatera, Inhil bebas pasung, peningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan, bhakti sosial kesehatan.

Suasana makan malam tampak santai karena dihibur oleh penampilan madihin dari Saka Bakti Husada UPT Puskesmas Tembilahan Hulu serta penampilan musik dan seni oleh perwakilan dokter umum berkolaborasi dengan dokter gigi se-kabupaten Inhil.

Selain itu, acara diisi dengan penyerahan rangkaian bunga dalam rangka memperingati hari Ibu dari tenaga kesehatan kepada Ketua TP-PKK Inhil.

Sekda dalam sambutannya menilai berbagai upaya telah dilakukan Pemkab demi meningkatkan derajat kesehatan nasyarakat.

“Upaya tersebut antara lain meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan nasional (JKM) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk masyarakat kurang mampu, menyediakan obat-obatan dan alat-alat kesehatan, peningkatan SDM kesehatan seperti pelatihan dan pendidikan,” urainya.

Ia juga mengungkapkan tantangan ke depan yangbharus dihadapi seperti Health Coverage Tahun 2019, Campin Campak Rubela Tahun 2018, pendataan keluarga sehat, dan akreditasi puskesmas dalam kontek JKN.

“Melalui forum ini saya berharap seluruh peserta rapat yang didukung narasumber dari kementrian kesehatan dan dinas kesehatan provinsi Riau kiranya dapat merumuskan langkah-langkah implementatif, partisipatif dan inklusif,” harapnya.

Menutup sambutannya, Sekda Inhil ini mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat agar bekerjasama dan berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan di kabupaten tercinta ini./Mirwan/adv




Sekda Minta Per Januari 2018 Transaksi Non Tunai Sudah Diterapkan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) H Said Syarifuddin menegaskan, mulai tanggal 1 Januari 2018 mendatang pelaksanaan transaksi non tunai sudah harus diterapkan.

Pernyataan tersebut dilontarkannya saat menghadiri Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai oleh Bank Riau-Kepri di Aula Bappeda Kabupaten Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, Senin (4/12).

“Berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1866/sj tahun 2017, transaksi non tunai harus diterapkan mulai tanggal 1 januari 2018 yang akan datang. Hal ini berarti sejak tanggal tersebut, seluruh transaksi yang meliputi penerimaan dan pengeluaran daerah wajib dilakukan secara non tunai,” kata Sekda.

Oleh sebab itulah, pihaknya melaksanakan sosialisasi transaksi non tunai guna menindaklanjuti surat edaran tersebut sekaligus sebagai persiapan untuk menerapkan transaksi non tunai di lingkungan Pemkab Inhil.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Riau-Kepri yang telah berperan serta turut membantu dan mendukung Implementasi Transaksi Non Tunai di lingkungan Pemkab Inhil.

“Kepada seluruh OPD di lingkup Pemkab Inhil saya minta agar dapat mempersiapkan diri serta memahami tentang transaksi non tunai ini sehingga mampu mengimplementasikannya dengan baik sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Sebab menurutnya, selain sebagai upaya menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Bank Indonesia, penerapan Transaksi Non Tunai ini juga merupakan pelaksanaan instruksi Presiden Nomor 10 tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, karena mampu mencegah terjadinya penyelewengan dan korupsi keuangan daerah./Mirwan/Adv




Sekda Inhil: OPD Tetap Diizinkan Lakukan Perjalanan Dinas

“Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Inhil pinta agar tidak memberikan izin kepada Kepala OPD melakukan perjalanan dinas sebelum pelelangan selesai.”

Sekda Inhil H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin mengizinkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan perjalanan dinas meski disaat proses pelelangan belum selesai.

Pernyataan itu disampaikannya di hadapan sejumlah awak media ketika menghadiri pemusnahan barang yang menjadi milik negara di Halaman KPPBC TMP C Tembilahan, Jalan Jendral Sudirman, Rabu (29/11/2017) kemaren

Hal itu diungkapkan Sekda berkenaan permintaan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Inhil agar tidak memberikan izin kepada Kepala OPD melakukan perjalanan dinas sebelum pelelangan selesai.

”Tergantung mau kemana dulu, jika memang hal yang mendesak dan tidak bisa diwakilkan, ya mau tidak mau harus kita berikan izin,” ungkap Sekda.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dirinya menggesa kepada OPD agar secepatnya memulai melakukan proses pelelangan mengingat APBD 2018 telah disahkan.

”Seperti proses pengawasan kan sudah bisa dilakukan pada akhir tahun 2017, jadi bisa cepat selesai, karena kita tidak mau mengulang kesalahan yang sama setiap tahunnya, dimana pekerjaan fisik terhambat karena proses pelelangan yang lambat dimulai,” tuturnya./Mirwan




Pemkab Inhil Pastikan Tetap Pertahankan Komoditi Kelapa

Sekda Inhil, H Said Syarifuddin
Sekda Inhil, H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tetap mempertahankan hasil panen komoditi perkelapaan. Meski di negeri ini sudah mulai menjamur komoditi sawit.

Pernyataan tersebut diungkapkan Sekda Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin saat mendampingi Bupati Inhil dalam rapat permohonan izin prinsip penanaman modal PT Bintang Alam Raya di salah satu hotel Pekanbaru, Sabtu (16/4/2016) kemarin.

“Kita tetap mempertahankan komoditi kelapa yang merupakan ciri khas Kabupaten Inhil sebagai hamparan kelapa dunia,” kata Said Syarifuddin.

Namun disamping itu, kehadiran perusahan tetap disambut baik dengan catatan mampu memberikan hasil positif bagi masyarakat.

“Kita tetap memperhatikan dampak lingkungan yang di timbulkan pihak perusahaan,” tandasnya./Mirwan/adv




Kata Sekda, Pejabat Inhil Jangan Gaptek

Sekda Inhil, H Said Syarifudin
Sekda Inhil, H Said Syarifudin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menegaskan seluruh pejabat Inhil jangan sampai Gagap Teknologi (Gaptek).

“Saya sangat meminta kepada para pejabat Inhil tidak Gaptek. Kalau pun iya, belajarlah sedini mungkin,” kata Said Syarifuddin usai melantik pejabat esselon III di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, kemarin.

Menurutnya, perkembangan teknologi sangat penting untuk menunjang kinerja lembaga kepemerintahan karena mendukung dari segi berkomunikasi dan lain sebagainya.

Jika Gaptek lanjut Sekda, maka proses dalam bekerja dipastikan akan terhambat, minimal berteknologi untuk kebutuhan sendiri. Mirwan/adv