Organisasi Wanita Inhil Gelar Isra Miraj

Zuhenni Saat Menyampaikan Sambutan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Inhil H Syar’i menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Mesjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) Tembilahan. 

Kegiatan ini ditaja oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil bekerjasama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Inhil, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Inhil, dan Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Inhil, Kamis (15/3/2018).

Pada kesempatan tersebut turut hadir Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Al Kaff selaku penceramah, Istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil Zuhenni Sri Dewiani Rudyanto, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, para undangan, dan masyarakat setempat. 

Peringatan Isra Miraj kali ini mengangkat tema Dengan Peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1439 H/ 2018 M Mantapkan Iman dan Bentangkan Tali Silaturahmi Antar Organisasi Wanita Kabupaten Inhil.

Sesuai dengan tema acara, tujuan dilaksanakannya peringatan ini ialah untuk mempererat silaturahmi antar organisasi wanita Inhil. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana, dr H Raihana Ara.

“Acara ini dapat terselenggara atas hasil kerjasama organisasi perempuan di Inhil. Kami saling bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan ini. Saya sangat berterimakasih kepada semua yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Mudah-mudahan kita mendapat limpahan rahmat dari Allah. Bila terdapat kekurangan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” urainya. 

Sementara itu, Zuhenni Sri Dewiani Rudyanto mengapresiasi kegiatan tahunan ini. Semoga katanya kegiatan religi ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, karena bisa memberikan banyak manfaat dan pengaruh positif.

“Tidak hanya untuk mempererat jalinan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah di antara kita semua, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah untuk memperkuat kecintaan kita pada agama Islam dan meningkatkan keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya mengawali sambutan. 

Wanita yang akrab disapa Henni ini mengajak kepada organisasi wanita yang ada di Inhil agar turut menegakkan syiar Islam di daerah ini, melalui berbagai kegiatan keagamaan, yang ditujukan kepada semua kalangan termasuk generasi muda. 

“Saya juga mengharapkan agar semua organisasi wanita yang ada di Kabupaten Inhil ini tetap menjadi mitra pemerintah yang baik, serta terus memberikan peran dan sumbangsih dalam pembangunan daerah ini menuju kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” harap Ibu dua anak ini. 

Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Al Kaff dalam ceramahnya mengatakan bahwa silaturahmi merupakan lambang persatuan, di mana persatuan adalah rahmat sedangkan berpecah belah adalah azab. “Oleh sebab itu kegiatan seperti ini sangat baik dilaksanakan untuk saling mengisi kekosongan, silaturahmi, bantu membantu dalam urusan taqwa,” sebutnya. 

Selain itu ia juga menjelaskan sejarah peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj adalah salah satu cara supaya kita makin dekat dengam Allah Swt. Isra miraj terjadi di akhir bulan Rajab. Ada suatu ketika di mana Nabi mengalami tahun kesedihan karena dua orang yang membantunya dalam berdakwah wafat, yaitu pamannya dan istrinya. Oleh sebab itu Allah menghibur Nabi Muhammad dengan peristiwa Isra Miraj,” papar Pimpinan Majelis Nuralawy Nusantara Bandung ini./mirwan




Rohana: GOW Inhil Siap Berperan Membangun Bangsa

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Syarifah Rohana Said Syarifuddin menyatakan siap berperan penting dalam membangun bangsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan usai dilantik Sekdakab Inhil sebagai Ketua GOW Inhil periode 2016-2020 di Gedung Wanita Tembilahan, kemarin.

“Wanita juga memiliki  hak yang sama dengan laki-laki hal ini juga didukung dengan adanya sasaran peningkatan peranan wanita dalam pembangunan bangsa kedepannya,” kata Rohana.

Dijelaskan, membangun disini dalam bentuk meningkatkan tarap pendidikan wanita, dengan adanya hal ini diharapkan mampu mendukung upaya mempertinggi  harkat martabat wanita serta makin mantapnya oraganisasi wanita dan eksistensi peran dalam pembangunan daerah.

Dengan begitu, GOW berdiri yang terdiri dari kumpulan organisasi wanita yang memiliki misi yang sama.

Gow inhil ini menurutnya senantiasa berupaya melakukan konsuldasi oraganisasi secara struktural dan menejerial sehingga tangguh menghadapi segala tantangan.

“Pada kesempatan ini saya mengajak para ibu-ibu marilah kita semakin mempererat rasa persatuan dan kesatuan untuk mengisi pembangunan di Inhil,” tandasnya./mirwan/adv




Sekda Buka Rakor GOW se Inhil

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM membuka kegiatan rakor Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se Kab Inhil. Pada acara yang diselenggarakan di gedung wanita jalan baharuddin jusuf tembilahan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat esselon dilingkungan pemkab inhil. Kamis (9/10/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, Bupati menyampaikan sambutan baiknya dengan terselenggaranya rakor perempuan se-inhil ini. Rakor yang ditujukan untuk melakukan konsolidasi organisasi melalui program kerja diharapkan akan dapat lebih meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi perempuan kedepannya secara prima sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan Inhil.

Harus disadari kata Bupati, permasalahan yang erat kaitannya dengan program pembangunan perempuan selama ini disebabkan belum adanya pendekatan pembangunan yang secara khusus mempertimbangkan manfaatnya secara adil terhadap kaum perempuan dan laki-laki. Hal ini memberikan dampak terhadap timbulnya ketidaksetaraan dan keadilan gender. Kondisi ini semakin diperburuk dengan masih terbatasnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan kebijakan publik. Oleh karenanya, pengarusutamaan gender harus didukung oleh pergeseran paradigma dengan mempertimbangkan sifat pemerintah yang otokratif ke demokratik. Disamping itu, sifat pemerintah yang monolitik perlu dialihkan menjadi pluralistic, dari sentralisitik ke desentralistik serta dari unilateral ke interaksionis. Dengannya diharapkan akan dapat mendorong pemberdayaan perempuan melalui program kerja organisasi mencapai millennium development goals (MDGs).

“Insyaallah pengarusutamaan gender bisa diwujudkan sebagaimana yang diinginkan tanpa mengabaikan kodratnya sebagai seorang ibu,” Ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berharap rakor perempuan ini dapat terwujudnya peran dan partisipasi organisasi perempuan secara bersama-sama dengan pemerintah kab inhil untuk mengatasi berbagai permasalahan daerah yang sangat komplek diantaranya persoalan kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingkat pendidikan yang belum menjangkau semua lapisan masyarakat, kurangnya kesadaran masyrakat terhadap kebersihan serta masih rendahnya partisipasi kaum perempuan dibidang public.

Oleh karenanya diperlukan pemetaan potensi dari masing-masing induk organisasi untuk saling mendukung pelaksanaan program yang sesuai sehingga dapat terciptanya jalinan kerjasama untuk meningktakan program pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan perempuan khususnya.

“Dengan rakor ini saya berharap kedepannya pemberdayaan perempuan dapat lebih terfokus lagi dan tetap mengacu pada kebutuhan praktis dan strategis kaum perempuan,” Tandas Bupati.

Sementara itu, ketua GOW Inhil, Hj Djamilah dalam laporan menyampaikan bahwa rakor ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan pemahaman seluruh anggota dan anggota organisasi perempuab tentang arti dan peran organisasi perempuan dalam pembangunan di inhil.

“Selain itu kegiatan ini menjadi momentum pemantapan komitmen untuk mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki bagi kepentinagan organisasi perempuan di Inhil agar eksistensi dan perannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya kaum perempuan.” Jelasnya.

Rakor yang dilaksanakan dalam 1 hari kerja ini diikuti oleh sebanyak 150 orang peserta yang berasal dari organisasi perempuan yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)




Minggu Kedua, TP PKK Inhil Kembali Laksanakan Pesantren Kilat

IMG_8554Tembilahan (detikriau.org) – Minggu kedua ramadhan, TP PKK Inhil kembali melaksanakan kegiatan pesantren kilat. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Huda Tembilahan tajaan TP PKK ini bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan, BKMT serta gabungan organisasi wanita (gow) Inhil. Minggu (13/7/2014)

Kegiatan pesantren Kilat dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci ramadhan 1435 Hijriah diisi dengan shalat dhuha dan zikir bersama dan siraman rohani yang disampaikan oleh Al -Ustadz H. Effendi Lc.

Dalam Tausyiahnya, Ustadz menyampaikan tentang keutamana bersedekah,Ia menyampaikan bahwa ciri dari orang yang beriman diantaranya adalah selain menjaga hubungan dengan Sang Khaliq juga harus mampu menjaga hubungan dengan sesama manusia,yaitu dengan cara bersedekah.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa sedekah itu haruslah pemberian yang baik dan bermakna, dalam artian apa yang disedekahkan adalah apa yang kita sukai bukan sebaliknya yakni barang yang disedekahkan merupakan barang yang mubazir apabila tidak disedekahkan.

“ Sedekah itu memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat menjadi obat dari penyakit, pencegah bala,memperpanjang umur dan mendapat naungan dari AllahbSWT pada hari Kiamat kelak,” Sampaikan Ustadz

Kegiatan pesantern Kilat direncanakan kembali akan dilaksanakan satu minggu kedepannya tepatnya hari minggu tanggal 20 Juli 2014. (adv pemkab inhil)