Pemerintah Diharap Mampu Berikan Keamanan dan Kenyamanan Bagi Pemudik

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (Kanan berkopiah) bersama Bupati dan Kapolres Inhil saat meninjau kesiapan srana tranportasi bagi pemudik di pelabuhan Batan Tembilahan usai upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (Kanan berkopiah) bersama Bupati dan Kapolres Inhil saat meninjau kesiapan srana tranportasi bagi pemudik di pelabuhan Batan Tembilahan usai upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat semakin meningkatnya arus transportasi menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1436 H, maka Pemerintah diharapkan mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat terutama para pemudik.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam usai mengikuti upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat tahun 2015, di Lapangan Gajah Mada Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Dani, di saat keramaian seperti sekarang ini, biasanya dijadikan kesempatan bagi segelintir orang untuk melakukan tindak dan aksi kejahatannya.

Oleh Karena itu, seluruh pihak terkait mulai dari Pemerintah hingga petugas pelayanan dan keamanan di lapangan, hendaknya dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugas, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Intinya, seluruh pihak terkait harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan lebaran,” tutur Dani.

Selanjutnya, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini menyatakan, sangat mengapresiasi seluruh persiapan dan pelaksanaan pengamanan yang telah dilakukan oleh para petugas di lapangan selama ini.

“Kita harapkan perayaan Idul Fitri tahun ini, dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar,” imbuhnya. (adi/adv)




Tindak Lanjut Pengaduan 7 Poktan di Kempas, Dani Sayangkan PT ASI Tak Kirim Utusan Hadiri RDP

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kanan berkopiah) berbincang dengan Bupati Inhil, HM Wardan beserta Unsur Forkopimda disela kegiatan Gelar Pasukan Ops Ketupat 2015
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (kanan berkopiah) berbincang dengan Bupati Inhil, HM Wardan beserta Unsur Forkopimda disela kegiatan Gelar Pasukan Ops Ketupat 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam menyayangkan ketidakhadiran utusan dari PT Agro Sarimas Indonesia (ASI) pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Rabu (8/7/2015) malam kemaren.

Padahal, RDP tersebut bertujuan untuk membahas dan menindaklanjuti pengaduan 7 kelompok tani (poktan) di Kecamatan Kempas, yang merasa pola kemitraan yang terjalin bersama PT ASI tidak sesuai dengan sosialisasi dan perjanjian awal mereka.

Dikatakan Dani, berdasarkan hasil RDP sebelumnya, yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2015) malam lalu, diagendakan kembali pertemuan bersama seluruh pihak terkait malam tadi, untuk mendengarkan ekspose dari PT ASI tentang perubahan pola kemitraan atau bagi hasil yang telah disepakati bersama masyarakat.

“Kita kecewa terhadap PT ASI, karena tidak datang mengirimkan utusannya dan memberikan penjelasan terkait persoalan ini,” tutur Dani kepada detikriau.org usai menghadiri Upara Gelar Pasukan Ops Ketupat 2015, di Lapangan Gajah Mada Tembilahan, Kamis (9/7/2015).

Kendati demikian, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, pihaknya tetap melanjutkan diskusi, meski tanpa kehadiran managemen PT ASI, guna mencari solusi dan jalan keluar yang tepat terhadap permasalahan tersebut, sehingga pihak perusahaan dan petani tidak ada yang merasa dirugikan.

“Kita lihat, pada persoalan ini memang perlu adanya langkah cepat dan tepat yang harus diambil serta dilakukan Pemda,” terang Dani.

Oleh karena itu, Pemkab Inhil diminta untuk segera membentuk tim teknis, yang nantinya berfungsi dan bertugas melakukan pengkajian terhadap berapa sebenarnya besaran hutang yang dibebankan PT ASI kepada masyarakat pemilik lahan, karena dari hasil pembahasan malam tadi jumlahnya mencapai Rp 80 jutaan persatu hektar.

“Kalau sudah seperti ini, bagaimana masyarakat bisa melinasi semua hutang-hutangnya. Sampai seumur hidup pun, saya kira tidak akan lunas hutang itu,” pungkasnya. (adi/adv)




LAMR Lakukan Penabalan Gelar Kehormatan Bupati dan Wakil Bupati Inhil

IMG_3947TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan dan Wakil Bupati, H Rosman Malomo secara bersamaan menerima anugerah dan gelar kehormatan adat masyarakat melayu Riau, Selasa (4/11).

Prosesi penabalan gelar kehormatan adat yang dipusatkan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan ini, sempena dengan pengukuhan jajaran pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhil periode 2014-2019, yang diketuai oleh H Alimuddin RM.

IMG_3964Ketua LAMR Inhil, H Alimuddin RM dalam sambutannya menyatakan bahwa saat ini budaya melayu yang ada di Probinsi Riau, khususnya di Bumi Sri Gemilang sedang diuji dengan masuknya berbagai kebudayaan luar dan modern, yang sudah tidak sesuai dengan adat dan budaya melayu yang bernilai islami.

Untuk itu, sudah menjadi tugas semua pihak terutama pengurus LAMR, untuk terus melestarikan adat dan budaya melayu di tengah-tengah masyarakat, sehingga budaya melayu tetap eksis dan tidak hilang tergerus zaman.

“Kami sangat mendukung kebijakan untuk memasukan pendidikan budaya melayu dalam pelajaran muatan lokal di setiap sekolah, khususnya di Inhil yang sudah mulai diterapkan pada tahun 2014 ini,” tutur Alimuddin.

Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya berjanji akan menjaga serta menjalankan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya.

“Kami harapkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, khususnya yang tergabung dalam LAMR, untuk ikut bahu membahu dan bergandengan tangan agar budaya melayu yang bernilai islami dapat diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini, guna mengantisipasi pengaruh buruk budaya luar,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, prosesi penabalan gelar Datuk Setia Amanah kepada Bupati Inhil, HM Wardan dilakukan langsung oleh Ketua MKA LAMR, H Tenas Effendi. Sedangkan penabalan gelar Datuk Muda Timlaban Setia Amanah kepada Wakil Bupati, H Rosman Malomo dilakukan oleh Ketua MKA LAMR Kabupaten Inhil, Syamsuri Latif.

Tampak hadir saat itu, Gubernur Riau diwakili Said Sarifuddin, Unsur Muspida, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, H Tenas Effendi, Ketua Dewan Pimpinan Harian LAMR, Al Azhar, tokoh masyarakat dan tokoh agama, sejumlah pejabat eselon, serta perwakilan organisasi masyarakat dan pemuda di Kabupaten Inhil.(dro/adv pemkab inhil)