Tahun Ini,Gedung Tertinggi di Swarnabumi Bakal Difungsikan, Tapi Bukan Untuk UNISI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gedung tertinggi milik Pemerintah Daerah (Pemda) Indragiri Hilir (Inhil) ini peruntukannya sudah ditetapkan, tetapi bukan untuk lembaga Universitas Islam Indragiri (Unisi) melainkan untuk keperluan Pemkab sendiri.

Pernyataan tersebut dilontarkan Sekda Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin kepada detikriau.org, Senin (21/3/2016). Ditegaskan, gedung tersebut bakal dijadikan keperluan kepemerintahan salah satu contohnya sebagai kantor SKPD.

“Target dalam tahun 2016 ini sudah kita fungsikan, namun belum tahu persis akan difungsikan kepada SKPD mana, yang jelas sekarang sedang dalam tahap penyesuaian pemanfaatan,” kata Sekda.

Menurutnya, dasar pemanfaatan tersebut ditetapkan dengan tuntasnya pelaksanaan audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) serta hasil kajian pemanfaatan tim di lapangan.

Namun disamping itu ditambahkan Sekda, Pemkab Inhil juga memiliki wewenang kemana gedung tersebut akan diperuntukan karena murni merupakan aset pemerintah.

“Untuk sementara waktu kita juga akan melakukan perbaikan ulang, sebab kondisi dalam gedung cukul memprihatinkan. Mulai dari kerusakan fasilitas hingga hilangnya sejumlah bohlam lampu penerangan ,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya,  gedung tersebut direncanakan akan diperuntukkan kepada Universitas ternama di Kabupaten Inhil sebagai sarana proses belajar-mengajar. / Mirwan




Kepergok Satpol PP, Jam Sekolah, 4 Pelajar Ini Kedapatan Lagi Asyik Ngelem

“Diduga Ulah Ke Empat Remaja Ini Juga Gedung di Jalan Swarna Bumi Hampir Jadi Abu”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bangunan tinggi di jalan Swarna Bumi Tembilahan hampir saja terbakar. Bagaimana tidak, secara tiba-tiba kobaran api membesar melalap rumput-rumput kering yang berada tepat di samping gedung, Selasa (1/3/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut informasi lapangan, kejadian tersebut diduga kuat bermula dari puntung rokok. Sebab bangunan yang awalnya didirikan untuk gedung Universitas kebanggaan Inhil itu hingga saat ini belum dialiri listrik. Dari insiden itu, BPBD Inhil langsung menurunkan 2 unit mobil Damkar dan apipun berhasil dipadamkan.

Saat itu, tanpa disengaja petugas Satpol PP memergoki 4 remaja yang masih mengenakan seragam sekolah sedang asyik nyedot lem kambing disaat petugas Damkar sedang melakukan pemadaman api. Dari 4 remaja tersebut 3 diantaranya laki-laki dan 1 perempuan.

“Keempatnya langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan,” kata salah seorang anggota Satpol PP Kabupaten Inhil, Agus Indra Cahyadi.

Terkait mula munculnya api, pihaknya belum bisa memastikan dari puntung rokok siapa. Yang jelas, 4 remaja saat itu kedapatan ngelem di sekitar TKP dengan waktu yang bersamaan dan sedikit banyaknya sumber api disinyalir kuat dari ulah para remaja ini. / Mirwan