Dua Tahun Cabuli Anak Tiri, Pria Bejat Warga Tembilahan Ini Dipolisikan

Gbr ilistrasi
Gbr ilistrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perbuatan SJL (42) warga jalan H Sidik lorong Merak Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa diamankan petugas kepolisian karena terbukti telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya IS (11) di kediamannya.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Senin (21/9/2015) mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima bahwa tindak pidana ini telah sering dilakukan pelaku terhadap korban sejak setahun yang lalu.

Dijelaskan, peristiwa ini mula diketahui pada hari Minggu (20/9/) ketika itu sekitar pukul 18.00 WIB kakak korban datang kepada ibunya dan menceritakan semuanya terkait perbuatan ayah tirinya itu. Mendengar itu, sang ibu mendesak korban untuk mengaku apa yang telah dilakukan pelaku.

“Dengan desakan itulah, akhirnya korban mengakui bahwa ayah tirinya sering melakukan pencabulan sejak tahun 2013 sampai tanggal 9 September 2015. Setiap melakukan tindakan, pelaku selalu mengancam untuk tidak menceritakan kepada siapapun,” terang Warno.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setiap aksi yang dilakukan pelaku selalu kondisi rumah dalam keadaan sepi. Jenis cabulnya mulai dari memegang hingga merusak keperawanan.

Saat ini, korban telah dilakukan pemeriksaan visum et revertum. Sedangkan pelaku telah diamankan tim Reskrim Polres Inhil dan akan dilakukan proses lebih lanjut. (mirwan)




Warga Kesal, Pasokan Listrik PLTA Kerap Terputus.

Gbr. net
Gbr. net

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Pelanggan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA) merasa kesal. Bagaimana tidak, dalam beberapa hari belakangan ini, pasokan listrik PLTA bagi pelanggan di ujung tanjung dan bagansiapiapi sekitarnya kerap terputus dengan tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan dan pengumuman dari pihak terkait.

“tak beres lagi PLTA ni, dalam 1 hari ini, sudah 3 kali lampu mati, entah apa yang rusak. sekejap hidup, sekejap mati.” Kesal salah satu warga bagan punak, Bagansiapiapi, Riki, Senin ( 7/8/15).

Selain seringnya aliran listrik mati tanpa pemberitahuan,Warga juga kesal dengan daya yang tidak stabil.” lampu ko,Kojap toang, Kojap Malok, asal daya kuang, TV langsung mati.” Tuturnya dengan logat daerah ( Bagan-red).

Riki dan pelanggan PLTA lainnya berharap agar persoalan ini dapat segera dicarikan solusinya agar tidak terus-terusan pelanggan dirugikan.

Hingga berita ini dirilis, komfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat kepada manajer PLN Rayon Bagansiapiapi, Andi Arif belum mendapatkan balasan. (ris)




Lagi, Polisi Temukan Senpi Ilegal

Gbr iustrasi
Gbr iustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polisi dari jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) kembali menemukan sepucuk Senjata Api (Senpi) elegal jenis revolver. Penemuan tersebut ketika petugas kepolisian melakukan penggeledahan disalah satu rumah tersangka berinisial He di jalan Madrasah Parit 7 Tembilahan, Senin (17/8/2015) lalu, sekitar pukul 02.15 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Selasa (18/8/2015) kemaren sore, bahwa berdasarkan hasil penemuan Senpi tersebut, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangaka.

“Penemuan itu merupakan hasil pengembangan dari, sebab sebelumnya sekitar pukul 01.30 WIB petugas menemukan sedikit Narkotika jenis Sabu-sabu, hasil pengembangan itulah kembali ditemukan Senpi beserta 9 butir Amunisi temukan di dalam Tas Sandang warna Hitam milik tersangka yang diletakkannya di dalam lemari kayu,” terangnya.

Kini, barang bukti berupa tas sandang, Senpi serta 9 butir amunisi dan pemiliknya telah diamankan di Mapolres Inhil guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (mirwan)




Dijambret di Jalan, IRT Ini Kehilangan Harta Hingga Jutaan Rupiah

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ayu Ridona (32), ibu rumah tangga warga jalan Prof M Yamin Tembilahan ini terpaksa gigit jari. Bagaimana tidak, jutaan rupiah harta miliknya di dalam tas dijambret OTK saat di perjalanan, Jum’at (24/7/2015).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penjambretan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban berboceng bersepeda motor yang dikendarai anaknya Sri Wahyuni (16).

Waktu itu, korban datang dari jalan Prof M Yamin menuju jalan Bunga 1, di tengah perjalanan tepatnya di jalan Keritang, korban tersentak karena ada orang yang tak dikenalnya tiba dari belakang menggunakan kendaraan roda dua langsung menarik paksa tas yang disandangnya.

Meski saat itu korban yang dibonceng anaknya sempat mengejar pelaku, namun tidak membuahkan hasil, pelakupun berhasil menghilangkan jejak.

“Dalam tas yang dirampas pelaku berisikan uang tunai Rp 900 ribu, kalung emas 1,5 mayam, cincin emas setengah mayam, Handphone 1 unit dan surat-surat berharga, total keseluruhan sekitar Rp 5 juta,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman.

Tindakan yang diambil, lanjut Warno, petugas kepolisian telah menerima laporan ini dan telah mendatangi TKP dan lainnya, yang jelas pelaku penjambretan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (mirwan)