Polisi Amankan 4 Pelaku Penjudi Klotok di Pasar Terapung

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) gerebak penjudi klotok di area belakang Pasar Terapung jalan Yos Sudarso Tembilahan kota, Minggu (14/6/2015) malam.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman kepada sejumlah awak media, Senin (15/6/2015) petugasnya mengamankan 4 pelaku penjudi yakni Ar (45), Ha (45), SE (34) dan Su (34). Semua pelaku ini adalah asli warga Tembilahan.

“Penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa di TKP ada orang yang suka main judi jenis dadu (goncang ataupun klotok, red). Setelah terima laporan, petugas dari Polsek KSKP Tembilahan langsung melakukan penangkapan,” terang Warno.

Setelah dilakukan penggerebekan di TKP, petugas berhasil mengamankan keempat pelaku beserta sejumlah barang bukti berupa uang tunai sejumalah Rp 60 ribu, kartu remi 6 lembar, 3 alat pengguncang dadu dan dadu ukurang kecil 3 buah.

“Saat ini petugas masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku di Mapolsek KSKP Tembilahan,” tutup PAUR Humas.(mirwan)




Ayah Tega Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil

Gbr Ilustrasi. net
Gbr Ilustrasi. net

KEMUNING (detikriau.org) – Sebut saja bunga (14), gadis belia warga Desa Keritang kecamatan Kemuning itu kini dalam kondisi hamil 9 bulan. Mirisnya, anak yang dikandungnya itu adalah buah perbuatan bejat ayah tirinya, AS (31).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa ini bermula pada bulan Juli tahun 2014 lalu. Dimana suatu hari sekitar pukul 07.00 WIB saat itu bunga sedang memasak di dapur rumahnya dan tiba-tiba AS datang menghampiri dan mengajak masuk ke  dalam kamar serta menyetubuhi anak yang seharusnya berada dibawah lindungannya.

Kala itu, korban sempat menolak bahkan berontak hingga lari keluar rumah. Meski begitu, ayah bejat ini mengejar korban sambil membawa sebilah pisau. Apalah daya, bungapun akhirnya terpaksa menuruti kemauan “manusia iblis” ini.

“Kejadian tersebut dilakukan tsk berulang kali hingga akhirnya bunga berbadan dua yang kini memasuki usia kehamilan 9 bulan,” Sampaikan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman kepada sejumlah awak media, Minggu (24/5/2015).

Saat ini, lanjut Warno, tsk telah mendekam di Polsek Kemuning Polres Inhil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tsk diancam kurungan 12 tahun penjara. (mirwan)




Karyawan PT ISK Rumbai Ditemukan Tak Bernyawa di Kanal

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

KEMPAS (detikriau.org) – Warga Kecamatan Kempas mendadak heboh, Nardi (24), seorang karyawan PT ISK ditemukan warga setempat sudah dalam keadaaan tidak bernyawa di kanal RT 017 RW 009 Rumbai Jaya Kecamatan Kempas, Senin (11/5/2015) sekitar pukul 14.45 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo SIk Msi melalui Kapolsek Kempas AKP A R Tarigan S Sos, saat ditemukan, korban tergeletak didalam kanal dengan tubuh diselimuti lumpur. Setelahnya, saksi segera memberi tau warga sekitarnya dan tak lama kemudian datang salah satu saudara korban dan lmengakui kalau mayat itu adalah adiknya.

“Menurut keterangkan istri korban, sebelumnya sekitar pukul 23.00 WIB korban sempat pulang ke rumah namun hanya mengantarkan sepeda motor, setelah itu korban keluar lagi hingga ditemukan sudah menjadi mayat,” kata Tarigan.

mendapat informasi, jajaran Polsek Kempas dipimpin Kapolsek langsung menuju ke TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Berdasarkan hasil Visum dokter, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan, dan saat ini mayat telah disemayamkan oleh pihak keluarga. (mirwan)




Simpan Sabu-sabu, Polisi Amankan Seorang Wanita Belia

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wanita berinisial H (21) terpaksa diringkus pihak kepolisian Polres Inhil. Dari tangannya diamankan narkotika berjenis sabu-sabu, Senin (23/3/2015) kemaren.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penggerebekan dilakukan petugas kepolisian dirumah tante tersangka di jalan SKB Tembilahan sekitar pukul 17.30 WIB. Di TKP, berhasil ditemukankan barang bukti berupa 2 paket kecil sabu-sabu, 1 unit timbangan digital, 1 set bong, 1 buah mancis beserta 1 unit Hp merk Samsung.

“Pengeledahan ini disaksikan langsung oleh ketua RT setempat yang sekaligus menjadi saksi kasus tindak pidana narkotika ini,” ujar Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo SIk MSi melalui PAUR Humas , Iptu Warno Akman, Selasa (24/3/2015).

Saat ini ditambahkan Warno, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan ditahanan Mapolres Inhil guna menjalani proses hokum lebih lanjut. (mirwan)




Asyik Istirahat, Sepeda Motor Digasak Pencuri

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

PULAU BURUNG – Warga Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir, Rahman (33) bernasif naas. Sepeda motor kesayangannya raib ketika di parkir di depan rumah.

Menurut keterangan pihak kepolisian, saat kejadian korban baru saja pulang dari bekerja kemudian memarkirkan sepeda motornya di depan rumah. karena lelah korbanpun beristiraha, tak lama berselang saat korban keluar rumah, sepeda motornya sudah tidak berada lagi ditempat.

“Korban berusaha mencari dan menanyakan kepada warga yang ada disekitar,”ungkap Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK Msi, Rabu (4/3).

Dibantu warga lainnya, pencarian dilakukan hingga ke beberapa lokasi namun usaha itupun sia-sia. Korban kemudian melaporkan kejadian ini kepada petugas kepolisian setempat.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil kurang lebih Rp 7 juta rupiah. Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor ini,” jelasnya.

Untuk mengumpulkan data, saat ini petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk korban.(dro)




Diterjang Longsor, 3 Rumah Warga di Tanah Merah Rusak

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bencana alam tanah longsor kembali menerjang wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Jum’at (20/2/2015) malam.

Pada musibah yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ini, setidaknya 3 unit rumah warga yang terletak di RT 02 RW 02 Lorong Perigi, Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah mengalami kerusakan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya musibah yang cukup sering melanda daerah tersebut, berawal saat para korban yang rumahnya mengalami kerusakan sedang terlelap dalam tidurnya.

“Tidak berapa lama kemudian, korban terbangun karena mendengar teriakan dari warga, yang menyuruh korban keluar dari rumah,” tutur Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kapolsek Tanah Merah, AKP Bahtiar.

Sesampainya di luar rumah, lanjut Bahtiar, korban baru mengetahui bahwa rumahnya sedang dalam keadaan longsor, sehingga ia pun bergegas meninggalkan rumah tersebut untuk menyelamatkan diri.

“Akibat bencana ini, para korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta,” terangnya.

Sementara itu, untuk seluruh korban yang rumahnya mengalami kerusakan, saat ini harus diungsikan ke tempat yang lebih aman, yakni di rumah tetangga dan keluarga dekat korban.

“Kita imbau kepada seluruh masyarakat sekitar, untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya, guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan,” imbuhnya.

Adapun 3 untir rumah warga yang rusak diterjang bencana alam tanah langsor ini, diantaranya rumah milik Samsudin (44) sebanyak dan rumah milik Nurdin (50) 1 unit. (adi)