Warga Gaza Rayakan Keberhasilan Penyanderaan Tentara Israel

sayap bersenjata Hamas mengklaim penangkapan prajurit Israel, Shaul Aaron pada hari Minggu 20 Juli 2014 Sementara itu, militer Israel mengkonfirmasi telah mendapatkan klaim ini dan sedang menyelidiki laporan tersebut. (Palestina Pers News Agency)
sayap bersenjata Hamas mengklaim penangkapan prajurit Israel, Shaul Aaron pada hari Minggu 20 Juli 2014 Sementara itu, militer Israel mengkonfirmasi telah mendapatkan klaim ini dan sedang menyelidiki laporan tersebut. (Palestina Pers News Agency)

Gaza, (detikriau.org) – warga Gaza merayakan keberhasilan al Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Islam Hamas yang menangkap seorang tentara Israel bernama Shaul Aaron identifikasi nomor 6092065, Minggu (20/7) di bagian timur Kota Gaza.

Orang-orang dari Gaza yang sedang berduka dengan banyak korban akibat serangan pendudukan Israel, langsung lega dengan pengumuman, Miraj Islam News Agency (MINA) ‘s koresponden melaporkan dari Gaza, Senin.

Suara takbir menggema di seluruh Jalur Gaza, seolah-olah saat Idul Fitri datang lebih awal di Gaza. Mereka berada di jalan-jalan kota Gaza untuk merayakan berita penyanderaan ini.

Orang-orang di rumah sakit al Shifa, Kota Gaza, di mana banyak pengungsi berkumpul juga berteriak takbir. Dalam perang yang mereka sebut “Ashful Ma’kul”, al Qassam menciptakan kejutan dengan menangkap tentara Israel. Mereka juga berhasil membuat kejutan dengan peluncuran roket terbaru tipe R160 yang mencapai target sejauh Haifa sekitar 150 km sebelah utara dari Jalur Gaza untuk pertama kalinya serta peluncuran pesawat tak berawak mereka.

Al Qassam telah mencapai prestasi yang baik dalam perang ini, media Israel bahkan mengklaim bahwa Al Qassam telah melakukan apa yang pernah dilakukan oleh tentara Arab. Al Qassam berhasil mengguncang hampir seluruh orang Israel dengan serangan roket tak terduga.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Sabtu malam itu dengan memindahkan operasi darat ke wilayah Israel adalah “perkembangan penting” dalam konflik.

Juru bicara Hamas, Fawzy Barhoum, mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat dikutip Anadolu Agency Turki bahwa taktik ini telah mengejutkan musuh Israel. “Israel telah membatalkan rencananya,” tegasnya. “Kami bingung perhitungannya,” kata Fawzy seperti dikutip MEMO.

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, juga mengumumkan pada hari Sabtu malam pembunuhan 11 tentara Israel dalam dua operasi di dalam wilayah Israel. Seorang pejuang Al-Qassam tewas dalam salah satu operasi.

Israel belum menanggapi klaim Hamas. Namun, mereka mengumumkan kematian dua tentaranya, termasuk seorang perwira senior.

Sementara itu, ahli militer strategis Mesir Safwat El-General Zayat mengatakan keputusan pendudukan militer Israel untuk memulai operasi darat adalah bukti nyata kegagalan untuk menekan perlawanan Palestina melalui operasi udara dilancarkan terhadap wilayah kantung itu selama hampir dua minggu.

Dalam wawancara dengan Al-Jazeera Mubasher Misr, El-Zayat menunjukkan bahwa tentara pendudukan Israel sedang mencoba untuk menciptakan daerah aman di pinggiran Gaza karena takut sistem rudal anti-tank yang dimiliki oleh tentara perlawanan Palestina.(dro)

Translate from:
http://mirajnews.com/palestine/gaza-citizens-celebrate-arrested-israel-army/




Pasukan Zionis Israel Sedikitnya Bantai 73 Orang di Kamp Shujaiyah

Foto: shehaiya-masacre, net
Foto: shehaiya-masacre, net

Gaza City- (detikriau.org) – Kurang dari empat jam pendudukan militer Israel, Minggu (20/7) pasukan zionis israel sedikitnya membantai 73 orang yang berada di kamp Shujaiyah, sebelah timur dari Jalur Gaza di tanah terbaru mereka ofensif di daerah kantong yang diblokade.

“Banyak dari mereka yang tewas adalah anak-anak dan perempuan, di mana 400 orang terluka dalam pembantaian yang mirip dengan Shabra Shatilla pembantaian di Lebanon tahun yang lalu,” sebagaiman dikutip detikriau.org dari Mi’raj Islam News Agency (MINA) koresponden dari Gaza.

Penduduk mengatakan, serangan itu dimulai di pagi hari dengan tank pendudukan Israel mendekati pinggir kamp. Pada saat itu, kondisi terlalu berbahaya bagi ambulans dan tim medis untuk bisa mendekati daerah komplik.

Media lokal melaporkan bahwa bantuan tim kemanusiaan dari Palang Merah Internasional meminta tiga jam gencatan senjata untuk memberikan bantuan kepada orang-orang di kamp, tetapi Zionis Israel menolak.

“Ada banyak yang tewas dan terluka di jalan-jalan, tapi tidak ada yang bisa membantu mereka,” kata warga setempat, Ahmed Rabia, seperti dikutip Press TV.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan, putra dan putri mertua dan dua cucu kecil seorang pemimpin senior Hamas, termasuk di antara para korban yang meninggal.

Menurut sumber-sumber lokal lainnya, seorang sopir ambulans dan seorang juru kamera Palestina juga tewas dalam serangan itu.

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat. Masih ada beberapa mayat di bawah reruntuhan rumah yang hancur di lingkungan Shujaiyah.

Puluhan orang terluka dilarikan ke Rumah Sakit As-Shifa di Kota Gaza.

Penembakan Heavy telah menyebabkan ratusan warga mengungsi ke pusat kota Gaza City, dan sejauh ini belum menemukan adanya tempat penampungan yang aman untuk dihuni menyusul serangan udara Israel yang membuat Gaza menjadi lokasi yang tidak aman.

Beberapa orang mencoba untuk mencari perlindungan di keluarga mereka, sementara yang lain menuju sekolah PBB yang telah menjadi tempat penampungan sementara sejak awal agresi pendudukan Israel terhadap Jalur Gaza selama dua minggu terakhir.

Sementara itu, Ezzedeen Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas, mengatakan para pejuangnya bentrok dengan tentara pendudukan Israel di Shujaiyah dan sekitarnya.

Lebih dari 357 orang telah tewas sejak rezim pendudukan Israel melakukan serangan terhadap Gaza dan lebih dari 2.700 lainnya terluka. (dro)




Media massa “Israel”: Sampai saat ini biaya serangan “Israel” ke Gaza melebihi 294 juta dolar

jet-israelGAZA – Laporan-laporan “Israel” menyatakan biaya yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dalam menyerang Jalur Gaza sampai saat ini telah melampaui angka 1 miliar shekel, atau setara dengan US $ 294 juta. Angka itu belum terhitung kerugian-kerugian secara langsung dan tidak langsung yang berjumlah jutaan dolar, dikutip oleh Al-Jazeera pada Rabu (16/7/2014).

Selain membahas besarnya anggaran langsung yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dan peralatan perangnya, media-media massa “Israel” mengkaji kerugian-kerugian lainnya yang terkonsentrasikan pada sektor wisata dan ekonomi kelas bawah, yang belum diungkap sampai saat ini.
Koran Yedioth Ahronot mengatakan biaya yang dihabiskan pasukan “Israel” untuk peperangan dalam sehari adalah sekitar 150 juta shekel, atau sekitar 1 miliar shekel sejak hari pertama serangan “Israel” ke jalur Gaza.

Laporan Yedioth Ahronot menyebutkan kerugian terbesar dialami oleh hotel-hotel, tempat-tempat peristirahatan dan obyek-obyek wisata. Laporan itu menyebutkan angka penjualan mengalami penurunan drastis pada pusat-pusat perdagangan di kawasan “Israel” selatan. Adapun sektor produksi dan industri mengalami perlambatan serius.

Biaya “Iron Dome”

Koran Yedioth Ahronot menjelaskan bahwa biaya setiap rudal dalam sistem pertahanan anti rudal “Iron Dome” yang dibiayai Amerika Serikat adalah 50.000 dolar. Koran itu mengisyaratkan “Israel” telah menembakkan sekitar 200 rudal untuk mencegat roket-roket pejuang Palestina. Selain itu “Israel” menembakkan rudal Patriot yang biaya per satuannya mencapai 2 juta dolar.

Koran itu melaporkan bahwa sampai hari Selasa (15/7/2014) sebanyak 662 klaim asuransi telah diajukan kepada pemerintah “Israel” akibat serangan roket kelompok pejuang Palestina. Ratusan klaim lainnya menunggu untuk diproses terkait kerugian di kawasan pemukiman Yahudi yang berdekatan dengan Gaza.

Koran itu memperkirakan kerugiaan sektor pertanian “Israel” mencapai puluhan juta shekel, dan kerugian sektor pariwisata “Israel” mencapai setengah juta shekel.

Koran utama “Israel” lainnya Haaretz melaporkan bahwa militer dan Departemen Pertahanan “Israel” sebelum melancarkan serangan ke Jalur Gaza telah meminta tambahan anggaran militer sebesar 5 milyar shekel, atau sekitar US $ 1,5 milyar, untuk tahun anggaran 2015. Haaretz memperkirakan Departemen Pertahanan akan meminta tambahan anggaran jika serangan militer kali ini berlangsung lebih lama.

Haaretz mencatat biaya yang diperlukan untuk mengoperasikan terbang sebuah pesawat drone selama satu jam di udara adalah sekitar 1500 dolar, pengoperasian helikopter tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 5000 dolar, dan pengoperasian pesawat tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 15.000 dolar.

Haaretz juga mencatat biaya yang diperlukan untuk setiap orang tentara cadangan selama satu hari bertugas adalah sekitar 130 dolar.
Lebih lanjut Haaretz menyebutkan bahwa kerugiaan jutaan shekel menimpa stasiun-stasiun kereta di Al-Quds menyusul demonstrasi-demonstrasi penduduk muslim Palestina menentang pembunuhan dan pembakaran seorang pemuda muslim Palestina oleh penduduk Yahudi.

– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/17/media-massa-israel-sampai-saat-ini-biaya-serangan-israel-ke-gaza-melebihi-294-juta-dolar.html#sthash.k4o8hSKA.dpuf

 




Brigade Al-Qassam kembali tembakkan 102 roket pada hari Sabtu

GAZA (detikriau.org) – Kemampuan roket dan tempur Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer kelompok pejuang Hamas, benar-benar mengejutkan penjajah zionis Yahudi. Pada hari kelima pertempuran, Sabtu (12/7/2014), roket-roket Brigade Al-Qassam kembali menghantam Tel Aviv, Bat Yam, Demona di wilayah reaktor nuklir gurun Negev, bandara internasional, jip militer dan tank “Israel”.

Situs resmi Brigade Al-Qassam melaporkan pada hari Sabtu Brigade Al-Qassam telah menembakkan sepuluh roket jenis Ja’bari 80 (J 80) yang dilengkapi dengan teknologi canggih ke Tel Aviv. Brigade Al-Qassam menegaskan teknologi terbaru pada kedua roket tersebut sama sekali belum mampu diungkap dan tidak mampu ditangkal oleh sistem pertahanan anti roket “Iron Dome” zionis sehingga kedua roket tersebut sukses menghantam targetnya di Tel Aviv.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh situs resminya, Brigade Al-Qassam menjelaskan roket J 80 ditembakkan ke wilayat Tel Aviv pada hari Sabtu pukul 21.00 malam. Sistem pertahanan anti roket “Iron Dome” tak mampu berbuat apa-apa untuk mendeteksi, apalagi menembak jatuh, roket-roket tersebut. Ini adalah prestasi dan kemampuan roket Brigade Al-Qassam yang tidak dimampui oleh kekuatan militer negara-negara Arab sejak penjajahan Yahudi pada 1948.

Brigade Al-Qassam pada hari Sabtu juga sukses menghantam sebuab jip militer dan sebuah tank pasukan penjajah zionis Yahudi di utara wilayah Gaza dengan roket anti tank jenis Coronet.

Total pada hari Sabtu Brigade Al-Qassam kembali menembakkan 102 roket ke wilayah penjajah zionis Yahudi. Diantaranya adalah 10 roket jenis J 80 ke Tel Aviv dan Bat Yam, dan 7 roket jenis M 75 ke kota Al-Quds, Demona [reaktor nuklir di gurun Negev] dan bandara internasional Ben Gurion. Dua roket jenis Coronet juga ditembakkan terhadap sebuah jip militer dan tank pasukan zionis.

Adapun dari hari pertama sampai hari kelima pertempuran “Peperangan daun-daun yang dimakan ulat”, Selasa (7/7/2014) sampai Sabtu (12/7/2014), Brigade Al-Qassam secara keseluruhan telah menembakkan 571 roket.

Rinciannya adalah empat buah roket jenis R 160, 12 roket jenis J 80, 44 roket jenis yang terkenal M 75, 13 roket jenis terbaru Sajil 55, dan sebuah roket jenis Fajr 5. Sisanya adalah roket-roket dari jenis Grad, Al-Qassam, dan 107. Ditambah roket jenis Coronet yang menghantam jip militer dan tank militer.

Ini adalah pertama kalinya Brigade Al-Qassam memberikan pernyataan rinci terkait roket-roket yang telah mereka tembakkan ke wilayah penjajah zionis Yahudi selama lima hari pertempuran yang telah berjalan.

– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/13/brigade-al-qassam-kembali-tembakkan-102-roket-pada-hari-sabtu.html#sthash.RnFuIWO7.dpuf




Pemerintah RI kecam agresi milter Israel ke Gaza

Marty-NatalegawaJAKARTA– Pemerintah Republik Indonesia mengecam agresi militer Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak. Menurut pemerintah RI, tindakan Israel ini adalah satu lagi hambatan bagi proses perdamaian dengan Palestina.

“Indonesia mengecam aksi militer Israel di Gaza; suatu tindakan yang telah menimbulkan banyak korban sipil yang tidak berdosa di kalangan Palestina dan menciptakan hambatan baru bagi kondisi yang kondusif terhadap proses perdamaian Palestina-Israel,” ujar Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa dalam pernyataannya, Kamis 10 Juli 2014, tulis vivanews.

Sedikitnya 61 orang meninggal dunia dalam serangan brutal roket Israel ke Gaza sejak awal pekan ini. Di antara korban syahid adalah 13 anak-anak yang termuda berusia 18 bulan. Banyak bangunan rumah warga sipil hancur lebur dihajar roket Israel.

“Tindakan Israel ini perlu ditentang. Suatu aksi militer yang semakin menambah penderitaan yang dialami rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat selama ini sebagai akibat pengepungan oleh Israel yang tiada lain merupakan suatu “collective punishment” terhadap rakyat Palestina,” kata Marty.

Marty melanjutkan bahwa inti permasalahan adalah pendudukan Palestina oleh Israel yang harus segera diakhiri melalui proses perundingan. Di antara solusi yang harus diambil adalah mencapai visi dua negara yang hidup berdampingan (two states solution).

Dalam kaitan ini, kata Marty, melalui Perutap RI di PBB, Indonesia akan bekerja sama dengan Palestina, sesama negara GNB, OKI dan negara-negara lainnya dalam mendorong kepedulian internasional mengenai perkembangan di Gaza.

“Menghadapi sikap Israel ini, Dewan Keamanan-PBB, PBB pada umumnya dan masyarakat internasional secara keseluruhan perlu menekan Israel untuk segera menghentikan aksi kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Gaza. Lingkaran kekerasan di kawasan perlu diakhiri,” kata Menlu RI. (*)
– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/10/pemerintah-ri-kecam-agresi-milter-israel-ke-gaza.html#sthash.5vpJTJuW.dpuf




Israel ‘intensifkan serangan ke Gaza’

140709113039_gaza_reuters_512x288_reuters_nocreditdetikriau.org (internasional) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan “mengintensifkan serangan terhadap kelompok Hamas” di Jalur Gaza dengan para pejabat pertahanannya.

Ia mengatakan para milisi Palestina akan “membayar mahal” untuk serangan-serangan roket mereka ke Israel.
Berita terkait

Ketegangan meningkat, Israel panggil tentara cadangan
Janji PM Israel atas pembunuhan remaja Palestina

Topik terkait

Palestina,
Israel,
Timur tengah

Klik Militer Israel mengatakan Hamas menembakkan 82 roket ke kota-kota Israel pada hari Rabu, setelah puluhan serangan udara sepanjang malam di Gaza.

Sekitar 50 orang warga Palestina tewas dalam gelombang serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Israel mengatakan mereka menyasar para pejuang dan fasilitas milik militan, termasuk peluncur roket, gudang senjata, terowongan dan pusat-pusat komando.

140709144754_gaza_512x288_reutersNamun, pejabat medis Gaza mengatakan separuh korban jiwa adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Hamas mengatakan bahwa semua rakyat Israel kini menjadi target dan menuduh Israel melanggar gencatan senjata untuk mengakhiri serangan pada 2012.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada hari Kamis (10/06) untuk mendiskusikan krisis ini, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.(*)
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140710_israel_intensif_serangan.shtml